Rabu, 24 Februari 2010

Bulan Juni

1 Juni



Christopher Marlowe Lahir
Tanggal 1 Juni tahun 1593, Sir Christopher Marlowe, penyair dan penulis terkenal Inggris meninggal dunia. Ia dilahirkan pada tahun 1563 dan menempuh pendidikannya di Universitas Cambridge. Sejak usia muda, Marlowe sudah dikenal orang sebagai penyair yang sangat berbakat. Di antaranya karya tulis Marlowe adalah sebuah kumpulan syair berjudul "Tragedy of Doctor Faustus". "Timur Leng" dan "Edward Kedua" juga termasuk karya Marlowe yang cukup terkenal.

Gempa di Tokyo
Tanggal 1 Juni tahun 1923, terjadi sebuah gempa hebat yang melanda kota Tokyo. Gempa ini terjadi dua kali dalam waktu yang berdekatan. Gempa yang tercatat sebagai salah satu yang terbesar sepanjang sejarah itu menghancurkan setengah kota Tokyo dan menewaskan lebih dari 150.000 warga kota.

Hari Anak Sedunia
Tanggal 1 Juni 1986, sebuah surat perdamaian dilayangkan oleh sekelompok pelajar sekolah dasar ditujukan kepada anak-anak seluruh dunia. Surat itu di antaranya berisikan kata-kata sebagai berikut."Orang-orang tua kita memiliki keyakinan yang pasti. Mereka menyayangi kita karena kita adalah anak-anak mereka. Akan tetapi, tidakkah kalian tahu, dunia macam apa yang mereka siapkan buat kita? Jika sedikit saja kesalahan terjadi pada sistem instalasi nuklir, maka kita semua pasti akan mati ...."
Adanya surat fenomenal ini kemudian menjadi dasar penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Anak Sedunia.
Meskipun hingga kini Hari Anak Sedunia diperingati setiap tahun,akan tetapi fakta menunjukkan bahwa kondisi anak-anak di dunia masih sangat memprihatinkan. Data yang ada menunjukkan bahwa setiap tahun, sekitar enam juta anak di dunia tewas karena kekeliruan makanan. Kemudian, saat ini lebih dari 250 juta anak-anak di bawah umur terpaksa harus bekerja.

Tragedi pada Keluarga Raja Nepal
Tanggal 1 Juni tahun 2001, Pangeran Dipendra melakukan aksi pembunuhan terhadap keluarga kerajaan Nepal. Ayahnya, Raja Birenra, ibunya, serta tujuh anggota keluarganya dibunuh oleh Dipendra. Ia sendiri akhirnya melakukan aksi bunuh diri. Tragedi yang melanda keluarga kerajaan Nepal ini disebabkan perbedaan pendapat tajam di antara mereka terkait pernikahan Dipendra. Setelah tragedi itu berlangsung, Gyanendra, saudara Birenra, naik takhta.
Nepal adalah sebuah kerajaan yang terletak kawasan pegunungan India utara. Negara ini memiliki luas wilayah 140 ribu kilometer² dan berbatasan dengan Cina dan India.






2 Juni
Nazi Jerman Menguasai Libya
Tanggal 2 Juni tahun 1942, Marshal Erwin Rommel, seorang komandan ahli strategi Operasi Anti Serangan Massal asal Jerman, memulai operasinya di utara Afrika. Sebelumnya, tentara Inggris telah menyerbu kawasan Libya dan berhasil merampasnya dari tangan pasukan Nazi Jerman. Akan tetapi, lewat operasi yang berlangsung selama sebulan ini, tentara Jerman bukan saja mampu mengambil alih Libya, mereka bahkan mampu menaklukkan kawasan-kawasan lain di sekitar Libya seperti Al-‘Ilmain dan Kota Pelabuhan Iskandariah di Mesir. Kemenangan tentara Jerman ini sangat mengkhawatirkan pasukan sekutu yang diprediksikan bisa menduduki Terusan Suez. Untuk itulah, Inggris mengerahkan segenap kekuatannya ke kawasan tersebut dan akhirnya, pada bulan November tahun itu, tentara Ianggris kembali berhasil memukul mundur tentara Jerman.

Nazim Hikmat penyair terkenal Turki meninggal dunia
Tanggal 2 Juni 1963, Nazim Hikmat, penyair terkenal asal Turki meninggal dunia. Dia lahir tahun 1902 dan mulai membaca syair sejak usia 12 tahun. Penyair Turki ini, bergabung dalam militer setelah menyelesaikan sekolah menengahnya. Namun pada tahun 1920, dia dikeluarkan dari militer karena kecenderungannya politiknya. Dia kemudian melanjutkan studinya di Moskow, ibukota Uni Soviet. Nazim Hikmat kembali ke Turki setelah menamatkan kuliah di bidang ekonomi-politik. Dia mengkritik rezim westernis dan despotik Presiden pertama Turki, Ataturk, melalui syair revolusiner dan anti-fasisnya. Sambutan luas rakyat dan tentera Turki terhadap syair-syair Hikmat, mencuatkan kekhawatiran pejabat Ankara. Hikmat pun akhirnya dipenjarakan. Setelah 12 tahun mendekam dalam bui, Hikmat ini dibebaskan. Namun, Hikmat segera meninggalkan negaranya menuju Uni Soviet karena ia merasa nyawanya terancam. Pemerintah Turki mencabut kewarganegaraan Hikmat dan dia tinggal di Uni Soviet hingga meninggal dunia pada tahun 1963. Nazim Hikmat merupakan pengagas metode baru dalam syair kontemporer Turki. Syair-syairnya sederhana, mudah, di dikenal di seluruh penjuru dunia.

Sayyid Muhsin Hakim wafat
Tanggal 2 Juni 1969 Hijriah Syamsiah, Ayatullah Sayyid Muhsin Hakim, seorang faqih, cendikiawan, dan marji, menutup mata pada usia 84 tahun. Ia dilahirkan pada tahun 1264 Hijriah Syamsiah. Sejak kecil sangat menyukai AlQuran dan menghafalnya. Kemudian dia belajar ilmu agama dari para guru fiqh terkenal saat itu. Dalam tempo waktu yang relatif singkat, beliau menunjukkan kecerdasan beliau dan mencapai tingkat ijtihad. Setelah itu beliau mulai mengajar, membantu, dan membimbing umat Islam dalam berbagai transformasi politik dan sosial.

Ayatullah Hakim pernah mengirim sebuah telegram kepada para pemimpin negara-negara Islam, beliau menyeru mereka untuk menepis perselisihan dan memikirkan kemaslahatan umat selepas perang enam hari antara Arab dan Rezim Zionis. Dalam pesan ini beliau menekankan pentingnya persatuan Islam untuk menentang Rezim Zionis.
Ayatullah Hakim merupakan tokoh Islam yang harus diperingati. Beliau juga meninggalkan berbagai karya penulisan diantaranya ialah Mustamsikul qurwatul wusqa dalam 14 jilid, Haqayek Usul dan Nahjal Faqahah.






3 Juni
Pembunuhan Massal di Calicut

Tanggal 3 Juni 1502, terjadilah pembunuhan massal di Kalikut, sebuah kota pelabuhan di selatan India yang menjadi pusat perdagangan abad ke-16. Pembunuhan massal yang terjadi atas para pedagang Arab itu dilakukan oleh Vasco Da Gama seorang pelaut Portugis dan pasukannya. Awalnya, Vasco da Gama atas perintah raja Manuel dari Portugal, melakukan ekspedisi laut untuk mencapai India, salah satu tujuannya adalah untuk mencari rempah-rempah. Ekspedisi ini menggunakan empat kapal dengan 160 tentara dan pelaut. Mereka mengangkat sauh dari pelabuhan Lisabon tanggal 8 Juli 1497 dan tiba di pelabuhan Calicut pada tanggal 22 Mei 1498. Sebagaimana imperialis Barat lainnya, Vasco da Gama dengan segera mengklaim Calicut sebagai wilayah dagangnya dan timbulllah pertentangan dengan para pedagang Arab. Akhirnya, Vasco da Gama memerintahkan pasukannya untuk membunuh massal para pedagangan Arab yang berjumlah 800 orang tersebut. Calicut kini telah beralih nama menjadi Kozhikode.

Teknik Transfusi Darah Ditemukan
Tanggal 3 Juni 1667, untuk pertama kalinya dalam sejarah kedokteran dan operasi, dokter asal Perancis, Jean Baptist Denis berhasil melakukan transfusi darah. Keberhasilan operasi transfusi darah pertama ini merupakan lompatan besar dalam ilmu kedokteran karena sebelumnya, banyak sekali pasien yang harus kehilangan nyawanya akibat kekurangan darah.

Teknik Pemisahan Plasma Darah Ditemukan
Tanggal 3 Juni 1904, Charles Richard Drew, seorang dokter penemu teknik pemisahan dan pengawetan plasma darah, terlahir ke dunia di kota Washington D.C. Ia menuntut ilmu kedokteran di McGill University di Montreal, Kanada. Pada tahun 1938, Drew mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Columbia Univesity, New York dan di sana ia melakukan penelitian terhadap berbagai problem yang ditemukan dalam transfusi darah. Selama penelitian itu, dia menemukan bahwa plasma darah atau cairan darah yang tidak mengandung sel, dapat dikeringkan dan disimpan dalam waktu lama tanpa mengalami kerusakan. Penemuan besar Charles Drew ini mendapat sambutan dari dunia inetrnasional dan pada tahun 1939, Drew menerima bantuan dana dari Asosiasi Transfusi Darah dan ia membuka bank penyimpanan darah di Columbia Presbyterian Hospital. Pada tahun 1940, Charles Drew menerima gelar doktor dan menjadi warga AS kulit hitam pertama yang menerima gelar ini. Charles Drew meninggal dunia tahun 1950 akibat kecelakaan mobil.






4 Juni

Imam Khomeini Wafat
Tanggal 4 Juni 1989, Imam Ruhullah Musavi Khomeini, pemimpin revolusi Islam Iran, meninggal dunia. Imam Khomeini dilahirkan pada tahun 1903 di kota Khomein, Iran tengah. Sejak kecil, beliau telah mengenal perjuangan melawan kezaliman, karena ayah beliau juga merupakan seorang ulama yang gigih berjuang melawan penguasa yang zalim dan akhirnya gugur syahid dibunuh penguasa. Pada usia muda, Ruhullah Khomeini menuntut ilmu-ilmu agama di hauzah ilmiah Qom. Sejak tahun 1962, perjuangannya melawan penguasa semakin aktif dan terbuka, sampai-sampai beliau dipenjara, lalu akhirnya dibuang ke Turki, kemudian ke Irak. Selama tiga belas tahun di Irak, selain belajar dan mengajar agama, Imam Khomeini meneruskan perjuangannya melawan pemerintahan dengan cara menyampaikan pidato-pidato yang membuka kedok Shah Pahlevi yang despotik serta tindakan imperialistik AS di Iran.
Pidato-pidato Imam Khomeini di Irak disebarkan secara rahasia melalui tulisan atau rekaman kaset di Iran dan akhirnya, rakyat Iran pun bangkit mengadakan demonstrasi-demonstrasi menentang pemerintah. Ketika penentangan rakyat semakin memanas, pemerintah Iran akhirnya memindahkan Imam Khomeini ke Paris, dengan tujuan untuk menjauhkan beliau dari rakyat Iran. Namun, justru setelah kepindahan beliau ke Paris yang memiliki fasilitas pers dan komunikasi yang modern, pesan-pesan Imam semakin gencar disampaikan ke Iran dan semakin maraklah demonstarsi rayat menuntut mundurnya Shah Pahelvi.
Akhirnya, pada tahun 1979, Shah Pahlevi melarikan diri ke luar negeri dan Imam Khomeini kembali ke Iran. Setelah berpihaknya berbagai unsur pemerintahan dan militer kepada Imam, akhirnya tahun itu juga, revolusi Islam Iran mencapai kemenangannya. Setelah 10 tahun Republik Islam Iran berdiri, Imam Khomeini meninggal dunia akibat sakit.


Ayatullah Khamenei diangkat Sebagai Rahbar
Tanggal 4 Juni 1989 bertepatan dengan tanggal 2 Juni 1989, Majelis Khubregan atau Dewan Ahli Republik Islam Iran memilih Ayatullah Sayyid Ali Khamenei sebagai pemimin tertinggi revolusi Islam Iran menggantikan Imam Khomeini yang wafat pada hari yang sama. Beberapa jam setelah wafatnya Imam Khomeini, Dewan Ahli mengadakan sidang untuk menetapkan pengganti Imam Khomeini dan di dalam sidang itu pula, dibacakan surat wasiat Imam Khomeini.
Dewan Ahli adalah sebuah dewan yang terdiri dari sejumlah ulama yang langsung dipilih oleh rakyat, yang bertugas memilih di antara mereka sendiri ulama yang paling layak untuk menjadi rahbar atau pemimpin tertinggi revolusi Islam. Pemilihan itu dilakukan sekali dalam enam tahun dan sepeninggal Imam Khomeini, Ayatullah Khameini selalu terpilih kembali untuk menjadi rahbar hingga saat ini.






5 Juni
Demonstrasi Akbar menentang penangkapan Imam Khomeini
Tanggal 5 Juni 1963 yang bertepatan dengan tanggal 3 Juni tahun 1963 Masehi, rakyat Iran menggelar demonstrasi akbar menentang penangkapan Imam Khomeini oleh rezim despotik Syah. Imam Khomeini ditangkap setelah menyampaikan pidato berapi-apinya di madrasah Feidziyah di kota suci Qom. Dalam pidato itu, Imam Khomeini membongkar kebejatan rezim Syah.

Demonstrasi besar-besaran yang digelar rakyat Iran dihadapi dengan kekerasan dan senapan sehingga mengakibatkan terjadi pembantaian massal yang menelan banyak korban jiwa. Banjir darah itu membawa hikmah tersendiri karena berkat peristiwa tersebut perlawanan terhadap pemerintahan despotik Syah semakin terorganisir. Akhirnya setelah mengalami berbagai peristiwa penting termasuk pengasingan Imam Khomeini ke Turki dan kemudian Irak, perjuangan ini membuahkan hasilnya dengan kemenangan revolusi Islam dan terbentuknya pemerintahan Republik Islam di Iran.


Perang Enam Hari Israel - Arab
Tanggal 5 Juni tahun 1967, perang besar ketiga antara tentara Zionis yang dibantu oleh AS dan Inggris melawan negara-negara Arab dimulai. Pada hari itu, angkatan udara Israel melakukan serangan tiba-tiba terhadap posisi-posisi tentara Arab. Pesawat-pesawat tempur Isarel mampu melintasi kawasan Mesir, Jordania, dan Suriah. Selama dua jam, posisi-posisi angkatan udara ketiga negara Arab itu diserang habis-habisan hingga bisa dikatakan hancur lebur. Setelah kawasan udara dikuasai, tentara Israel menyerang kawasan darat ketiga negara selama enam hari. Akibat serangan tersebut, sejumlah kawasan penting Arab seperti Gurun Sinai dan pinggiran timur Terusan Suez di Mesir serta Dataran Tinggi Golan di Suriah, direbut tentara Israel. Kemudian, setelah Sungai Jordan dan Baitul Maqdis berhasil diduduki, tentara Israel menyetujui gencatan senjata.
Enam tahun berikutnya, yaitu Tahun 1973, tentara Suriah dan Mesir secara bersamaan melakukan operasi serangan balasan terhadap posisi-posisi tentara Israel. Dalam serangan yang dikenal dengan nama "Perang Oktober" itu, tentara Suriah dan Mesir berhasil melintasi Terusen Suez dan menewaskan sejumlah besar tentara Israel.

Konferensi Lingkungan Hidup Dunia
Tanggal 5 Juni tahun 1972, untuk pertama kalinya diadakan konferensi internasional lingkungan hidup. Konferensi yang diadakan di Stockholm, Swedia, itu diikuti oleh 1.300 utusan dari 113 negara dunia, dengan mengambil tema "Hanya Ada Satu Planet Bumi". Tujuan utama diadakannya konferensi ini adalah untuk merumuskan program pembangunan perumahan yang memperhatikan masalah lingkungan hidup serta pengontrolan atas bahan-bahan kimia yang bisa menimbulkan polusi terhadap lingkungan.






6 Juni
Alexander Pushkin Lahir
Tanggal 6 Juni tahun 1799, Alexander Pushkin, seorang sastrawan era pra-Revolusi Bolshevik, terlahir ke dunia. Pushkin telah mulai menulis puisi pada usia 15 tahun dan ketika ia lulus sekolah, ia dianggap sebagai salah satu sastrawan muda terkemuka saat itu. Karya-karya Pushkin banyak menyuarakan kebebasan sehingga ia sempat dijatuhi hukuman pengasingan oleh Tzar Rusia. Pushkin dianggap sebagai pelopor drama Rusia. Dalam karya drama pertamanya berjudul Boris Godunov , Pushkin memulai beberapa gaya baru, yaitu menggunakan latar belakang sejarah Rusia dan karakter-karakter yang asli Rusia. Umumnya pada zaman itu, drama-drama ditulis dengan meniru gaya Perancis atau Jerman. Pushkin meninggal dunia pada usia 38 tahun.

Konstitusi Baru Swedia Disahkan

Tanggal 6 Juni tahun 1809, konstitusi Swedia disahkan dan peristiwa ini hingga kini dirayakan rakyat Swedia sebagai hari konstitusi. Swedia awalnya merupakan negara dengan sistem pemerintahan monarkhi absolut. Setelah kematian raja Karl XII dan kekalahan Swedia dalam Perang Utara, parlemen negara ini menjadi kuat dan disahkanlah sebuah konstitusi yang menghilangkan absolutisme karajaan dan memberikan kekuasaan kepada Parlemen. Namun Raja Gustav III melalui kudeta damai tahun 1772, mengurangi kekuasaan Parlemen dan mengembalikan bentuk monarkhi absolut. Pengganti raja Gustav III, yaitu Raja Gustav IV pada tahun 1809 dikudeta dan disahkanlah UUD baru Swedia yang mengadopsi pemisahan kekuasaan model Mostesqiu, yaitu pemisahan kekuasaan legislatif, yudikatif, dan eksekutif. Hingga kini Swedia tetap berbentuk kerajaan, namun pemerintahan dijalankan oleh Perdana Menteri.


Zionis Menduduki Libanon
Tanggal 6 Juni tahun 1982, tentara Zionis melancarkan serangan ke Libanon dengan alasan hendak menjaga keamanan kawasan selatan Palestina pendudukan. Dalam serangan ini, tentara Zionis menduduki ibu kota Libanon, Beirut, menghancurkan bangunan-bangunan ekonomi, dan melakukan pembunuhan massal. Tiga bulan kemudian, tentara Zionis melakukan pembunuhan massal di kamp pengungsian Palestina Sabra Satilla, yang terletak di dekat Beirut.

Tentara India Serang Kuil Emas Sikh
Tanggal 6 Juni tahun 1984, tentara India menyerang kompleks kuil terbesar kaum Sikh, yaitu The Golden Temple atau Kuil Emas di kota Amritsar, provinsi Punjab. Dalam serangan ini, sekitar seribu orang kaum Sikh tewas. Pemerintah India secara resmi menyatakan bahwa alasan serangan yang dilancarkan tak lama setelah pembunuhan atas PM India, Indira Gandhi itu, adalah karena adanya simpanan senjata dalam kuil tersebut. Kaum Sikh India adalah kaum yang menganut agama Sikh, sebuah agama yang telah muncul sejak lima abad lalu. Berbeda dengan agama Hindu, agama Sikh tidak mempercayai banyak dewa, melainkan hanya ada satu Tuhan yang ucapan-ucapan-Nya disampaikan oleh orang suci yang disebut sebagai Guru. Agama Sikh juga tidak mengakui sistem kasta sebagaimana yang ada adalam ajaran Hindu. Selama tiga puluh tahun terakhir, pemerintah India selalu melakukan represi dan diskriminasi terhadap kaum Sikh atas tuduhan ingin mendirikan negara Sikh yang terpisah dari India.

Jenazah Imam Khomeini Dikebumikan
Tanggal 6 Juni tahun 1988, jenazah suci pendiri Republik Islam Iran Imam Khomeini dikebumikan dengan diiringi duka pilu seluruh rakyat Iran. Prosesi pemakaman Imam Khomeini mencatat rekor karena diikuti oleh lebih dari 10 juta rakyat Iran dan warga negara lainnya. Sehari sebelumnya, jenazah Imam Khomeini disemayamkan di Mushala Teheran. Setelah itu, pada tanggal 16 Khurdad, jenazah suci tersebut dibawa ke kawasan sekitar Taman Makam Pahlawan Behest-e Zahra, tempat dikebumikannya puluhan ribu syuhada revolusi dan syuhada perang melawan Rezim Ba'aths Saddam.






7 Juni
Paul Gauguin Lahir
Tanggal 7 Juni tahun 1848, pelukis terkenal Perancis, Paul Gauguin terlahir ke dunia. Paul Gauguin dianggap sebagai salah satu pelopor seni post-impresionis tahun 1880-an dan 1890-an. Prinsip-prinsip warna dan komposisi yang digunakan Gauguin memberikan pengaruh kuat pada lukisan modern. Karir Gauguin dipenuhi oleh kemiskinan. Awalnya, ia menjadi pelukis jalanan sambil bekerja sebagai pialang saham. Krisis saham membuatnya beralih kerja menjadi pelukis profesional, tetapi tidak berhasil meraih kesuksesan. Namun, ia meneruskan eksperimen dalam berbagai teknik lukisan. Ia kemudian tinggal di Tahiti dan melahirkan berbagai lukisan tentang penduduk dan alam negara itu yang kelak membuatnya terkenal. Setelah terlilit masalah kesehatan dan kemiskinan, Gauguin akhinya bunuh diri di Tahiti pada tahun 1898.

Perang 5 Tahun Peru-Chili-Bolivia Meletus
Tanggal 7 Juni tahun 1879, meletuslah perang antara Peru, Chili, dan Bolivia. Perang yang berlangsung selama lima tahun ini terjadi akibat pelanggaran perjanjian yang pernah dilakukan antara Bolivia dengan Chilli tahun 1874. Dalam perjanjian itu, Chili mengakui hak Bolivia atas gurun pasir Atacama dan perusahaan Chili di kawsan itu dibebaskan dari pajak selama 25 tahun ke depan. Namun, Bolivia meminta pajak pada tahun 1878, sehingga Chili menduduki pelabuhan Antofagasta. Sebagai reaksi, Bolivia mendeklarasikan perang dengan dukungan Peru. Angkatan laut Chili meraih kemenangan besar dan Bolivia mundur dari perang. Namun, Chili meneruskan perang dengan menduduki ibu kota Peru, Lima. Setelah lewat dua tahun masa pendudukan, Peru menerima rancangan perjanjian damai dari Chili yaitu Treaty of Ancón pada tahun 1883 yang memberikan beberapa wilayah Bolivia dan Peru kepada Chili.

Ernest Hatsfield
Tanggal 7 Juni 1879, Ernest Hatsfield, orientalis dan Iranolog terkenal Jerman lahir. Dia adalah pakar dibidang aksara dan bahasa bangsa kuno. Hartsfield menguasai sejarah Iran dan Irak kuno dan selama bertahun-tahun ia mengajar bidang tersebut di Universitas Berlin. Orientalis Jerman ini berhasil menghasilkan 190 karya berupa buku, tesis, dan makalah tentang sejarah dan bahasa Iran, serta mengenai agama Islam. Ia juga menelaah prasasti Takhte Jamshid, di Shiraz. Buku Iran dan Timur Kuno adalah salah satu karya utama Hartsfield tentang sejarah industri di zaman Iran purbakala. Hartsfield meninggal dunia pada tahun 1947.

Zionis Serang Reaktor Nuklir Irak
Tanggal 7 Juni tahun 1980, pesawat-pesawat Zionis melakukan invasi ke Irak dan membombardir reaktor nuklir Tamuz di dekat kota Bagdad. Aksi militer ini dilakukan oleh rezim Zionis dengan memanfaatkan kelengahan Irak yang saat itu tengah melancarkan invasi terhadap Iran. Meskipun serangan terhadap reaktor nuklir ini mendapat kecaman dari dunia internasional dan Dewan Keamanan PBB, namun tidak ada langkah nyata apapun yang diambil untuk menindak Zionis.

Henry Miller
Tanggal 7 juni 1980, Henry Miller, penulis AS meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1891, pada awal karirnya sebagai penulis, ia tidak begitu berhasil. Namun, setelah sembilan tahun tinggal di Paris dan dalam beberapa kunjungannya ke sejumlah Negara Asia Timur, perlahan-lahan karir Miller menanjak menjadi penulis handal. Pengetahuan Hati, Penulisan Filosofis, Musim Semi Hitam, merupakan di antara karya-karya Miller.

Serangan Teroris di London
Tanggal 7 juni 2005, meledaknya sebuah bus dan tiga stasiun keretapi bawah tanah di pusat kota London menyebabkan tewasnya 50 orang dan melukai 700 orang lainnya. Terjadinya serangan teroris ini bersamaan dengan berlangsungnya sidang delapan Negara industri maju di skotlandia, utara Inggris. Para analis politik menilai, peristiwa ledakan itu merupakan sebentuk protes terhadap sikap Inggris yang bergabung dengan AS untuk menduduki Afghanistan dan Irak. Disisi lain, peristiwa ledakan itu menunjukkan juga lemahnya system inteljen Inggris dalam mewujudkan keamanan di negerinya. Sementara itu, klaim sepihak pemerintahan Inggris yang menuduh warga muslim terlibat dalam aksi tersebut, kian memperburuk tekanan terhadap warga muslim Inggris yang telah berlangsung sejak meletusnya tragedi 11 september.






8 Juni
Said Nafisi Lahir
Tanggal 8 Juni tahun 1895, Said Nafisi, seorang penulis dan penerjemah terkemuka Iran, terlahir ke dunia di kota Teheran. Dia adalah putra dari Ali Akbar Nafisi, seorang cendikiawan terkenal dan penyusun kamus Nafisi. Setelah menyelesaikan pendidikan di bidang hukum dan ilmu politik, Said Nafisi mengajar sejarah dan sastra. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi kebudayaan, baik di dalam maupun luar negeri. Cendekiawan Iran ini meninggalkan karya penulisan di berbagai bidang, seperti sejarah, syair, dan bahasa. Karya-karya Said Nafisi di antaranya berjudul Sejarah Sosial Iran dan Pembahasan Atas Syair-Syair Rudaki. Said Nafisi meninggal dunia tahun 1967.

Zionis Serang USS Liberty
Tanggal 8 Juni tahun 1967, dalam Perang Enam Hari Arab-Israel, pesawat tempur Israel menggempur kapal milik AS, USS Liberty yang saat itu tengah berada di zona laut internasional, di luar jalur Gaza. Tentara Zionis berupaya untuk menenggelamkan kapal itu, namun atas perlawanan gigih tentara AS, tentara Israel akhirnya mundur dan kapal Liberty berhasil mencapai pelabuhan yang aman. Penyerangan yang terjadi di siang bolong terhadap kapal yang jelas-jelas mengibarkan bendera AS itu, menewaskan 35 tentara AS dan 170 lainnya luka-luka. Tujuan Israel dalam penyerangan ini adalah untuk mengkambinghitamkan Mesir, yaitu agar Mesir dituduh sebagai pelaku serangan tersebut. Namun saksi-saksi mata dengan jelas melihat bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pesawat tempur Zionis. Akhirnya, Israel meminta maaf dan menawarkan ganti rugi sekitar 7 juta dolar. Namun, penyelidikan resmi atas serangan ini sampai sekarang tidak pernah dilakukan oleh pemerintah AS yang memang selalu menjadi pelindung Rezim Zionis itu.

Kurt Waldheim Terpilih Sebagai Presiden Austria
Tanggal 8 Juni tahun 1986, Kurt Waldheim, terpilih sebagai Presiden Austria. Pengangkatan Waldheim sebagai preisden menimbulkan kontroversial karena adanya tuduhan keterlibatan Waldheim dalam gerakan NAZI selama Perang Dunia II. Setelah aneksasi Nazi Jerman ke Austria tahun 1938, Waldheim bergabung dengan angkatan militer Jerman dan ikut berperang melawan Rusia hingga tahun 1941.
Sejak tahun 1942 hingga 1945, Waldheim menjadi staf militer Jerman di Balkan, namun ia menyatakan tidak terlibat dalam kejahatan perang. Setelah PD II, Waldheim aktif dalam bidang diplomatik dan pada tahun 1971, ia diangkat sebagai Sekjen PBB. Pada tahun 1986, Waldheim ikut dalam pemilihan presiden dan meskipun diserang oleh berbagai pihak atas keterlibatannya dalam Nazi, dia berhasil jadi presiden. Masa enam tahun kepresidenan Kurt Waldheim ditandai dengan berbagai isolasi internasional yang ditujukan terhadap dirinya.

Mossad Meneror Pejuang Palestina
Tanggal 8 Juni tahun 1992, Athif Besiso, seorang tokoh Organisasi Pembebasan Palestina, PLO, menjadi korban serangan teror organisasi intelijen Zionis, Mossad. Semula Mossad menyangkal keterlibatannya dalam aksi pembunuhan atas Athif Besiso yang terjadi di kota Paris itu. Namun, tujuh tahun kemudian, yaitu tahun 1999, kepolisian Perancis mengumumkan bahwa berdasarkan berbagai bukti yang ditemukan oleh pihaknya, pembunuhan atas Besiso direncanakan dan dilakukan oleh Mossad.






9 Juni
Paraguay Dijajah Spanyol
Tanggal 9 Juni tahun 1535, Paraguay secara resmi menjadi daerah jajahan Spanyol dan tanggal ini menandai dimulainya 276 tahun penjajahan Spanyol atas negara ini. Penduduk pribumi Paraguay adalah bangsa Indian suku Guarani. Pada tahun 1524, petualang Spanyol, Alejo Garcia menjadi orang Eropa pertama yang menginjakkan kaki di Paraguay. Selanjutnya, ekspedisi Spanyol yang dipimpin Pedro de Mendoza mendirikan pemukiman Spanyol di Paraguay dan secara bertahap daerah kekuasaan Spanyol di Paraguay semakin luas sampai akhirnya mencapai Buenos Aires, Argentina. Pada tahun 1811, barulah Paraguay meraih kemerdekaan dari Spanyol. Paraguay adalah negara Amerika Latin yang terletak di antara Brazil, Bolivia, dan Argentina.


Berakhirnya Kongres Wina
Tanggal 9 Juni 1815, Kongres Wina berakhir. Kongres ini dibentuk oleh para raja dan menteri sejumlah Negara-negara Eropa, pasca kekalahan Napoleon Bonaparte menghadapi pemerintahan Negara-negara Eropa. Dalam kongres itu, yang dimulai semenjak September 1814, selain berupaya mengembalikan kekuasaan silsilah dinasti raja-raja sebelumnya di wilayah yang telah dikuasai oleh imperium Napoleon, mereka juga telah menggariskan peta baru Eropa. Sebagai misal, Belgia digabung bersama Belanda, Norwegia dengan Swedia, sementara Polandia dibagi-bagi kepada Rusia, Prusia, dan Austria. Selain itu, Prusia juga berhasil menambah wilayahnya dengan memasukkan sejumlah Negara bagian Jerman ke wilayahnya. Sementara Italia dipecah menjadi beberapa Negara kecil. Berdasarkan hasil keputusan Kongres Wina, sebagian besar Negara jajahan Perancis mesti diserahkan keInggris. Setelah digelanya kongres Wina, para pejuang gerakan republic semakin mendapat tekanan berat.

Charles Dickens Meninggal
Tanggal 9 Juni tahun 1870, Charles Dickens, seorang novelis Inggris terkenal, meninggal dunia. Dickens dianggap sebagai penulis novel Inggris terbesar pada era Victoria. Karya Dickens umumnya berisi serangan terhadap kebobrokan sosial, ketidakadilan, dan hipokritas dalam masyarakat. Dickens dilahirkan pada tahun 1812 di Hampshire dan kemudian menuntut ilmu di London. Setelah sempat bekerja sebagai pegawai di kantor pengacara, pada tahun 1833, Dickens memulai karirnya sebagai penulis fiksi, ketika cerpen-cerpen dan essaynya muncul di beberapa majalah. Sejak tahun 1840-an, ia melakukan banyak perjalanan ke berbagai negara Eropa dan AS untuk berkampanye melawan para penjahat sosial. Karya-karya terkenal Dickens di antaranya berjudul Oliver Twist, A Tale Of Two Cities dan Great Expectations.

Patricia Cornwall Lahir
Tanggal 9 Juni tahun 1956, penulis novel kisah kriminal terkenal
AS, Patricia Cornwall terlahir ke dunia di Miami, Florida. Cornwall memulai karir di bidang penulisan dengan menjadi reporter surat kabar dan kemudian mulai menulis novel pertamanya dengan tokoh Ruth Graham. Dalam usahanya untuk menulis novel kriminal, Cornwall menghabiskan waktu enam tahun untuk mempelajari forensik dan bekerja di rumah mayat. Antara tahun 1984 hingga 1988, ia menulis tiga novel kriminal dengan tokoh Scarpetta. Novel-novel itu sedemikian larisnya sehingga Cornwall meraup uang jutaan dollar. Novel-novel karya Patricia Cornwall telah diterjemahkan ke dalam 22 bahasa.

Kebakaran di Universitas Aljir
Tanggal 9 Juni tahun 1962, terjadi kebakaran besar di Universitas Aljir, Aljazair yang menghanguskan lebih dari 500 ribu buku berharga di perpustakaan universitas ini. Pembakaran universitas Aljir termasuk perpustakaannya itu, dilakukan oleh tentara rahasia Perancis. Kebakaran di Universitas Aljir merupakan salah satu dari serangkaian kebakaran di Aljazair yang terjadi pada hari yang sama, yang dilakukan oleh tentara rahasia Perancis. Tentara rahasia Perancis adalah tentara yang dipimpin sejumlah perwira Perancis yang menentang kebijakan pemerintah pusat Perancis untuk memberikan kemerdekaan kepada Aljazair.






10 Juni
Romawi Menyerang Iran
Tanggal 10 Juni tahun 110, setelah terjalinnya perdamaian selama lima puluh tahun antara dua imperium besar, Iran dan Romawi, atas perintah Kaisar Trajan, para tentara imperium ini menyerang Armenia, yang saat itu merupakan wilayah bagian barat laut milik Iran. Setelah dua tahun berjuang mempertahankan wilayah itu, akhirnya tentara Iran terpaksa mundur. Raja Iran saat itu, yaitu Raja Khusrou dari Dinasti Ashkania dengan membangkitkan semangat rakyat Armenia untuk memihak Iran, akhirnya berhasil merebut kembali wilayah tersebut. Namun kini Armenia menjadi sebuah negara independen yang terpisah dari Iran.

Galileo Menemukan Cincin Planet Saturnus
Tanggal 10 Juni tahun 1610, ilmuwan Italia, Galileo Galilei dengan teleskop buatannya sendiri, berhasil melihat sesuatu benda yang mengelilingi planet Saturnus. Dalam makalahnya, Galileo menulis, kemungkinan Saturnus memiliki semacam lengan yang secara periodik muncul, lalu kembali menghilang. Teka-teki ini akhirnya terjawab ketika astronomi Belanda, Christiaan Huygens dengan menggunakan teleskop yang lebih modern menemukan bahwa yang dilihat oleh Galileo tersebut adalah cincin yang mengelilingi planet Saturnus.
Hingga saat ini komposisi dari cincin Saturnus masih belum diketahui dengan pasti, namun yang jelas, mengandung banyak air. Adanya cincin yang mengelilingi Saturnus membuat planet ini menjadi planet terindah dalam sistem tata surya. Saturnus merupakan planet ke-enam dari matahari, planet kedua terbesar dalam tata surya, dan planet yang memiliki satelit atau bulan terbanyak. Hingga kini, telah ditemukan adanya 18 satelit pada planet Saturnus.

Inggris Menyerang Malaya
Tanggal 10 Juni tahun 1790, tentara Inggris menyerang semenanjung Malaya yang saat itu berada di bawah pendudukan Belanda. Sebelumnya, semenanjung Malaya, yang kini merupakan bagian dari negara Malaysia, telah dijajah dan dikuras kekayaan alamnya oleh Belanda. Secara bertahap, Inggris melakukan infiltrasi ke Malaya dan dengan melancarkan serangan militer, akhirnya berhasil memukul mundur Belanda dari wilayah itu.
Pada tahun 1824, Inggris dan Belanda menandatangani perjanjian, yang berisi penyerahan Malaya kepada Inggris dan sebaliknya, Inggris berjanji tidak mengutak-atik kolonialisasi Belanda atas Indonesia. Malaysia akhirnya merdeka pada tahun 1957, 12 tahun setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya.

Perang Enam Hari Arab-Israel Berakhir
Tanggal 10 Juni 1967, perang enam hari Arab-Israel berakhir dengan gencatan senjata yang dimediatori oleh PBB. Dalam usahanya untuk memperluas wilayah, rezim Zionis menyerang Mesir. Mesir melawan serangan Zionis ini dengan dukungan Syria, Yordania, Irak, Kuwait, dan Aljazair. Namun, hanya dalam dua hari sejak dimulainya perang, pasukan Israel berhasil merebut kota Yerusalem dari Yordania.
Menjelang berakhirnya pertempuran, pasukan Israel telah menduduki seluruh tanah Palestina, termasuk Jerusalem Timur, Jalur Gaza, dan Tepi Barat, Semenanjung Sinai milik Mesir, dan Dataran Tinggi Golan milik Syria. Dengan demikian, wilayah yang diduduki Israel telah bertambah hampir empat kali lipat dari wilayah yang semula diserahkan kepadanya dalam Rencana Pembagian PBB tahun 1947.

Hafez Al-Asad Meninggal Dunia
Tanggal 10 Juni tahun 2000, Hafez Al-Asad, yang saat itu menjabat sebagai presiden Syria, meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Hafez Al-Asad lahir pada tahun 1930. Pada tahun 1964, ia diangkat sebagai komandan angkatan udara Syria dan tiga tahun kemudian diangkat sebagai menteri pertahanan. Pada tahun 1970, Hafez Al-Asad melancarkan kudeta terhadap pemerintahan Syria saat itu dan berhasil merebut kekuasaan.
Setahun kemudian, Al-Asad mengadakan referendum yang hasilnya mengesahkan kedudukannya sebagai Presiden. Jabatan itu dipegangnya sampai akhir hayatnya. Pada era Perang Arab-Isarel tahun 1967, ketika Hafez menjabat sebagai Menteri Pertahanan, tentara Zionis menduduki dataran tinggi Golan. Setelah menjadi presiden, Al-Asad kemudian memperkuat militernya sehingga pada tahun 1973, sebagian dari wilayah itu berhasil direbut kembali oleh Syria. Salah satu keistimewaan utama kepemimpinan Al-Asad adalah penolakannya untuk berdamai dengan Zionis.






11 Juni

Richard Strauss Lahir
Tanggal 11 juni 1864, Richard Strauss, musisi klasik Jerman terkenal, terlahir ke dunia. Pada usia lima tahun, Strauss telah mulai belajar memainkan piano dan setahun kemudian belajar menulis kompososi musik. Tahun 1874, ia belajar di Royal Grammar School dan kemudian aktif menciptakan komposisi untuk berbagai opera. Tahun 1933, setelah Hitler diangkat sebagai kanselir Jerman, Strauss ditunjuk menjadi Presiden Kamar Musik Jerman namun dua tahun kemudian ia dipecat karena kedekatannya dengan orang Yahudi. Robert Strauss banyak melakukan perjalanan keliling Eropa untuk mementaskan opera. Pada tahun 1936, Strauss mendapat medali emas dari Royal Philharmonic Society's di London. Salah satu karya Strauss berjudul Metamorphosen yang ditulisnya tahun 1945 untuk mengenanng pengeboman atas opera di Munich, Dresden and Wina. Richard Strauss meninggal dunia tahun 1949.


Pemisahan Spektrum Cahaya Matahari
Tanggal 11 Juni 1855, dua ilmuwan Jerman, yaitu Gustav Kirchoff dan Robert Bunsen berhasil memisahkan spektrum warna yang menyusun cahaya matahari dengan menggunakan prisma. Pemisahan warna-warna matahari ini juga terjadi secara alami ketika munculnya pelangi setelah terjadinya hujan. Pelangi merupakan hasil proses pemisahan warna-warna matahari oleh tetesan-tetesan air. Jauh sebelumnya, tahun 1700-an, Newton telah menemukan konsep tentang spektrum cahaya, yaitu bahwa cahaya putih ternyata merupakan gabungan dari spektrum yang terdiri dari warna-warni pelangi.


Lapisan Ozon Ditemukan
Tanggal 11 Juni 1913, Charles Fabry, seorang fisikawan Perancis berhasil menemukan adanya lapisan ozon di atmosfer. Lapisan ozon merupakan lapisan tipis gas O3 yang secara alami menyelimuti permukaan bumi dan berada di ketinggian 20 km. Meskipun gas O3 bila berada di udara bebas merupakan gas yang berbahaya, namun adanya gas ozon di lapisan stratosfer itu menjadi tameng yang menghalangi masuknya sebagian sinar ultraviolet yang membahayakan makhluk hidup di bumi. Namun, saat ini, berbagai pencemaran lingkungan telah menyebabkan menipisnya lapisan ozon. Bila lapisan ozon itu sampai berlobang, sinar ultraviolet akan secara bebas mencapai bumi dan menimbulkan dampak negatif, antara lain kanker kulit, kerusakan retina mata, serta membentuk asap beracun dan merusak tanaman.

William Styron Lahir
Tanggal 11 Juni 1925, novelis AS, William Styron, terlahir ke dunia di Virginia. Dia belajar dalam bidang penulisan di Duke University dan kemudian pidah ke New York untuk memulai karir sebagai penulis. Pada tahun 1951, terbitlah novel pertamanya berjudul Lie Down in Darkness. Ia kemudian ikut wajib militer dalam perang Korea. Pengalaman Styron dalam marinir AS dituangkannya dalam novel selanjutnya, The Long March yang menceritakan perlakuan brutal terhadap anggota marinir dalam latihan mereka. Novel ini meraih kesuksesan besar sehingga sejak itu, Styron menjadi terkenal dan semakin produktif melahirkan karya-karya berikutnya. Karya Styron yang paling terkenal dan paling laku berjudul Sophie's Choice.






12 Juni
Chili Mulai Dijajah Spanyol
Tanggal 12 Juni 1540, Chili, sebuah negara yang terletak di pantai barat Amerika Selatan, mulai dijajah oleh Spanyol. Orang Eropa pertama yang datang ke Chili adalah petualang Portugis, Ferdinand Magellan pada tahun 1520. Penduduk pribumi Chili adalah bangsa Indian Araucanian. Pada tahun 1535, setelah Spanyol menguasai Peru, mereka datang ke Chili untuk mencari tambang emas, namun tidak menemukan hasil. Pada tahun 1540, Spanyol kembali ke Chilli dan mendirikan beberapa pemukiman di sana. Mereka mendapatkan perlawanan gigih dari bangsa Indian Araucanian yang terus berlangsung selama 100 tahun berikutnya. Perkembangan negara koloni di Chili berjalan lambat karena tidak memiliki emas atau perak dan tidak ada penduduk pribumi yang mau menjadi buruh bangsa penjajah. Chili lebih banyak dijadikan lahan pertanian untuk menyuplai makanan bagi pemerintahan koloni Spanyol di Peru. Chili akhirnya merdeka dari Spanyol tahun 1810.

Pemberontakan Normandy Meletus
Tanggal 12 Juni 1639, rakyat provinsi Normandy yang terletak di pantai sebelah barat Perancis bangkit memberontak melawan pemerintahan Raja Louis ke-13. Pemberontakan itu dikenal dengan nama pemberontakan Nu-pieds atau "telanjang kaki" karena dilakukan oleh para pekerja kasar di penyulingan garam. Akibat keputusan pemerintah Perancis untuk menaikkan pajak produksi garam, lima ribu pekerja penyulingan garam tersebut menyerang para pengumpul pajak. Penduduk Normandy lainnya juga ikut serta dalam pemberontakan yang dipimpin oleh pendeta lokal, Jean Morel, tersebut. Pemerintah kemudian mengirimkan 4000 tentaranya untuk menumpas pemberontakan itu dan para pemimpinnya dihukum gantung.

Pejuang Philipina Memproklamasikan Kemerdekaan
Tanggal 12 Juni1898, dalam era perang Spanyol-AS, pejuang Philipina, Emilio Aguinaldo memproklamasikan kemerdekaan negaranya yang telah 300 tahun dijajah oleh Spanyol. Hingga pertengahan Agustus tahun tersebut, pejuang Philipina dan tentara AS telah berhasil mengusir tentara Spanyol keluar dari Philipina. Namun ternyata AS dan Spanyol menandatangani perjanjian damai yang berisi penyerahan Philipina kepada AS dan sebaliknya, AS akan memberikan 20 juta dolar kepada Spanyol. Aguinaldo kemudian melancarkan perjuangan melawan penjajahan AS atas negaranya yang dihadapi AS dengan mengirimkan 60.000 tentara. Perang terus berlanjut hingga tahun 1901 ketika tentara AS berhasil menangkap Aguinaldo. Pada tahun 1935 AS menyetujui didirikannya negara persemakmuran Philipina. Barulah pada tahun 1946 Republik Philipina berdiri dan meraih kemerdekaan penuh.

Pemilu Pertama di Rusia
Tanggal 12 Juni1991, dilangsungkanlah pemilu bebas pertama kalinya di Federasi Rusia untuk memilih presiden. Hari pelaksanaan pemilu ini kemudian dijadikan sebagai hari nasional Rusia. Dalam pemilu ini, Boris Yeltsin berhasil meraih 57 persen suara dan diangkat sebagai presiden Rusia. Sebelumnya, pada bulan April tahun yang sama, Federasi Rusia yang merupakan negara bagian terbesar dalam Uni Soviet telah mengumumkan keotonomiannya dalam urusan dalam negeri, sementara urusan luar negeri tetap dilakukan berdasarkan keputusan pemerintah Uni Soviet. Namun, pada bulan Desember 1991, Uni Soviet bubar dan Rusia mendeklarasikan kemerdekaannya






13 Juni
Jean de La Fontane Meninggal Dunia
Tanggal 13 Juni tahun 1995, Jean de La Fontane, seorang penulis dan sastrawan terkenal Perancis meninggal dunia. La Fontane lahir pada tahun 1621. Sejak kecil, ia sudah terlihat memiliki minat yang sangat besar terhadap segala cerita-cerita legenda. Setelah diterima sebagai anggota Lembaga Sastra Penulis Perancis, La Fontane mulai menyusun buku berjudul Fabel atau cerita-cerita hikayat. Ia menyusun buku tersebut dengan banyak mengambil inspirasi dari buku hikayat terkenal asal Timur Tengah, "Kalilah wa Dimnah". Melalui bukunya tersebut, La Fontane menyampaikan falsafah hidup serta nasehat yang diucapkan para tokoh cerita yang diperankan oleh hewan-hewan.

Organisasi Sinn Fein Didirikan
Tanggal 13 Juni tahun 1906, organisasi Sinn Fein, sebuah sayap politik dari tentara Republik Irlandia dideklarasikan. Organisasi itu dibuat untuk memfasilitasi perjuangan warga Kepulauan Irlandia yang menginginkan kemerdekaan Inggris itu. Pelopor pembentukan Sinn Fein, Arthur Griffith, awalnya memimpin organisasi tersebut melakukan berbagai operasi anti Inggris. Setelah melakukan berbagai tindakan perlawanan secara terus-menerus, Sinn Fein akhirnya berhasil membawa warga Irlandia selatan meraih kemerdekaan pada tahun 1921.
Setelah itu, Sinn Fein meneruskan perjuangan diplomatiknya untuk mempersatukan kawasan Irlandia utara dan selatan, yang saat itu masih dikuasai Inggris. Setelah dua tahun melakukan perundingan alot dengan pemerintah Inggris serta kelompok Protestan Irlandia pendukung London, para pemimpin Sinn Fein akhirnya menandatangani perjanjian damai dengan para pejabat Inggris. Dalam perjanjian damai tersebut disepakati berdirinya Negara Irlandia Utara yang bersatus otonom. Akan tetapi, meskipun sudah ada kesepakatan damai, Irlandia utara hingga kini tetap menjadi kawasan sengketa antara pemerintah Inggris dan warga setempat.

Perlawanan Pertama Bangsa Palestina
Tanggal 13 Juni tahun 1921, untuk pertama kalinya warga Palestina melakukan perlawanan bersenjata terhadap pemerintah kolonial Inggris. Perlawanan yang berlangsung di tahun-tahun pertama kolonialisme Inggris tersebut menunjukkan adanya reaksi keras warga Palestina atas berbagai politik yang dijalankan Inggris di kawasan itu. Sebagaimana yang tercantum dalam Perjanjian Balfour, Inggris menyatakan diri sebagai pendukung utama para pemukim Yahudi di kawasan Palestina hingga terbentuknya sebuah negara Israel Raya di sana. Sejak perjanjian Balfour itu diimplementasikan, jumlah warga Yahudi di kawasan Palestina meningkat secara pesat dari sekitar 35.000 orang pada tahun 1923 menjadi lebih dari 600.000 pada akhir tahun 40-an. Dengan demikian, menjelang didirikannya negara ilegal Israel pada tahun 1948, jumlah warga Yahudi di kawasan Palestina menjadi 1/3 dari jumlah keseluruhan warga yang menempati Bumi Palestina.

Rudal dari Darat ke Darat Digunakan dalam Perang
Tanggal 13 Juni tahun 1944, untuk pertama kalinya rudal darat jarak jauh dipergunakan dalam Perang Dunia Kedua. Rudal yang diberi nama V-1 tersebut ditembakkan oleh tentara Nazi Jerman dengan sasaran kawasan Inggris. Sebelumnya, Jerman membombardir kawasan Inggris dengan rudal-rudal yang ditembakkan dari pesawat-pesawat tempur. Operasi seperti ini jelas lebih beresiko bagi tentara Jerman sekaligus menghabiskan biaya yang lebih besar. Untuk itulah tentara Jerman akhirnya berupaya memproduksi rudal dari darat ke darat tersebut. Setelah perang selesai, negara-negara dunia meniru dan mengembangkan jenis rudal ini.







14 Juni

Serangan Mesir ke Sudan
Tanggal 14 Juni 1820, pasukan Mesir yang dipimpin oleh Muhammad Ali Pasha menyerang Sudan dan berhasil menduduki sebagian besar kawasan utara negara ini. Seiring dengan itu, pasukan imperialis Inggris melancarkan invasi ke wilayah selatan Sudan dan berhasil menguasai wilayah tersebut. Tahun 1881, rakyat Sudan di bawah kepemimpinan Mahdi Sudani bangkit melawan pendudukan Mesir dan Inggris.
Empat tahun setelah itu, pada tahun 1885, gerakan perlawanan rakyat Sudan berhasil memberikan pukulan telak kepada pasukan Inggris dan Mesir. Namun pada tahun 1898, gerakan perlawanan Mahdi Sudani kalah dari tentara gabungan Inggris-Mesir. Setahun setelah itu, Inggris dan Mesir melalui kesepakatan bersama memegang kendali pemerintahan di Sudan. Sudan berhasil meraih kemerdekaannya pada bulan Januari tahun 1956.

Pasukan Prancis mendarat di Aljazair
Tanggal 14 Juni 1830, tentara Prancis mendarat di pantai Aljazair yang mengawali serbuan negara imperialis ini ke Aljazair. Prancis menghadapi perlawanan sengit rakyat Aljazair yang menolak penjajahan atas negeri mereka. Dengan berbagai cara, akhirnya Prancis berhasil menduduki Aljazair secara penuh tahun 1910.
Meski demikian perlawanan bersenjata rakyat Aljazair tetap berlanjut dan memuncak seiring dengan berakhirnya perang dunia kedua.tahun 1962, dengan semakin meningkatnya perlawanan rakyat dan tekanan dunia, Presiden Prancis saat itu Charles de Gaulle terpaksa menyetujui pemberian status kemerdekaan penuh kepada Aljazair.

Tragedi Tiananmen
Tanggal 14 Juni 1989, para mahasiswa Cina dibantai di lapangan Tiananmen, Beijing. Ribuan mahasiswa Cina pada hari itu berkumpul di lapangan Tiananmen yang berati ‘kedamaian langit', guna menuntut keterbukaan politik, pengurangan hegemoni parta Komunis, penguatan parlemen dan pemilihan anggota parlemen secara demokratis. Kendati sempat diperingatkan oleh pemerintah, namun para mahasiswa tetap saja nekad menggelar aksi demonya. Akhirnya, aparat polisi bersama tentara Cina membubarkan aksi unjuk rasa mahasiswa itu dengan menggunakan senjata api dan peralatan militer. Dalam peristiwa itu, banyak mahasiswa tewas dan mengalami luka-luka. Reaksi keras pemerintahan Cina terhadap demo mahasiswa itu, dimanfaatkan oleh Barat untuk menekan Cina, dengan melancarkan sejumlah propaganda anti-Cina dan menuduh negeri Tirai Bambu itu melanggar HAM.

15 Juni PDF Print E-mail
Saturday, 13 June 2009
Penumpasan Gerakan Perlawanan di Skotlandia
Tanggal 15 Juni 1708, kerajaan Inggris melakukan aksi penumpasan terhadap gerakan kemerdekaan Skotlandia. Sejak lama, Inggris berusaha untuk mencaplok wilayah Skotlandia dan memasukkannya ke dalam wilayah Britania. Ambisi ini tercapai setelah Raja James I yang berdarah Skotlandia naik tahta tahun 1603. Sejak saat itulah, Skotlandia secara resmi menjadi bagian dari kerajaan Inggris. Gerakan perlawanan bersenjata luas di Skotlandia menunjukkan bahwa rakyat Skotlandia menolak pendudukan Inggris atas negeri mereka. Tahun 1707, London melakukan penggabungan dua parlemen Inggris dan Skotlandia. Kebijakan ini tak urung memicu protes dan kemarahan rakyat Skotlandia yang berakibat pada munculnya gerakan perlawanan bersenjata.

Akhirnya pada tanggal 15 Juni 1708, kerajaan Inggris melakukan penumpasan besar-besaran terhadap gerakan perlawanan rakyat Skotlandia ini. Tahun 1999, menyusul kian meningkatnya tekanan terhadap London, kerajaan Inggris terpaksa menyetujui pemberian hak kepada rakyat Skotlandia untuk membentuk parlemen terpisah.


Berlin Dipilih Sebagai Ibukota Jerman
Tanggal 15 Juni tahun 1848, kanselir Jerman Otto von Bismarck meresmikan kota Berlin yang bersejarah sebagai ibukota Jerman. Setelah pecahnya perang dunia kedua, dan terpisahnya Jerman menjadi dua bagian, Timur dan Barat, kota Berlin yang indah juga terbagi menjadi dua dengan dibangunnya tembok yang memisahkan dua bagian kota itu. Bulan September 1990, setelah ambruknya tembok Berlin, proses unifikasi Jerman mengemuka. Akhirnya setelah bersatunya kembali dua negara yang terpisah lebih dari 40 tahun itu, Berlin kembali ditetapkan sebagai ibukota Jerman.


AS- Uni Soviet Tandatangani SALT II
Tanggal 15 Juni tahun 1979, perjanjian SALT II yang membatasi produksi dan penyimpanan senjata nuklir ditandatangani oleh Presiden uni Soviet Leonid Brezhnev dan Presiden AS Jimmy Carter. Sebelumnya pada tahun 1972, kedua negara adi daya itu telah menandatangani perjanjian SALT I yang berisi kesepakatan untuk memperkecil jumlah senjata nuklir. Namun kedua negara itu tidak pernah komitmen dengan perjanjian yang mereka buat sendiri. Terlebih AS, yang hingga saat ini tetap bersikeras untuk menggarap proyek pertahanan anti rudal balistik setelah sebelumnya menarik diri dari kesepakatan ABM. Asalannya adalah untuk menandingi kemampuan rudal Rusia.






15 Juni
Penumpasan Gerakan Perlawanan di Skotlandia
Tanggal 15 Juni 1708, kerajaan Inggris melakukan aksi penumpasan terhadap gerakan kemerdekaan Skotlandia. Sejak lama, Inggris berusaha untuk mencaplok wilayah Skotlandia dan memasukkannya ke dalam wilayah Britania. Ambisi ini tercapai setelah Raja James I yang berdarah Skotlandia naik tahta tahun 1603. Sejak saat itulah, Skotlandia secara resmi menjadi bagian dari kerajaan Inggris. Gerakan perlawanan bersenjata luas di Skotlandia menunjukkan bahwa rakyat Skotlandia menolak pendudukan Inggris atas negeri mereka. Tahun 1707, London melakukan penggabungan dua parlemen Inggris dan Skotlandia. Kebijakan ini tak urung memicu protes dan kemarahan rakyat Skotlandia yang berakibat pada munculnya gerakan perlawanan bersenjata.

Akhirnya pada tanggal 15 Juni 1708, kerajaan Inggris melakukan penumpasan besar-besaran terhadap gerakan perlawanan rakyat Skotlandia ini. Tahun 1999, menyusul kian meningkatnya tekanan terhadap London, kerajaan Inggris terpaksa menyetujui pemberian hak kepada rakyat Skotlandia untuk membentuk parlemen terpisah.


Berlin Dipilih Sebagai Ibukota Jerman
Tanggal 15 Juni tahun 1848, kanselir Jerman Otto von Bismarck meresmikan kota Berlin yang bersejarah sebagai ibukota Jerman. Setelah pecahnya perang dunia kedua, dan terpisahnya Jerman menjadi dua bagian, Timur dan Barat, kota Berlin yang indah juga terbagi menjadi dua dengan dibangunnya tembok yang memisahkan dua bagian kota itu. Bulan September 1990, setelah ambruknya tembok Berlin, proses unifikasi Jerman mengemuka. Akhirnya setelah bersatunya kembali dua negara yang terpisah lebih dari 40 tahun itu, Berlin kembali ditetapkan sebagai ibukota Jerman.


AS- Uni Soviet Tandatangani SALT II
Tanggal 15 Juni tahun 1979, perjanjian SALT II yang membatasi produksi dan penyimpanan senjata nuklir ditandatangani oleh Presiden uni Soviet Leonid Brezhnev dan Presiden AS Jimmy Carter. Sebelumnya pada tahun 1972, kedua negara adi daya itu telah menandatangani perjanjian SALT I yang berisi kesepakatan untuk memperkecil jumlah senjata nuklir. Namun kedua negara itu tidak pernah komitmen dengan perjanjian yang mereka buat sendiri. Terlebih AS, yang hingga saat ini tetap bersikeras untuk menggarap proyek pertahanan anti rudal balistik setelah sebelumnya menarik diri dari kesepakatan ABM. Asalannya adalah untuk menandingi kemampuan rudal Rusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar