Senin, 08 Februari 2010

Bulan September

1 September
Menara Pisa Mulai Dibangun
Tanggal 1 September 1174, dimulai pembangunan menara Pisa di kota Italia. Tujuan pembangunan menara ini adalah untuk menempatkan sebuah jam besar di atas menara tersebut. Namun, beberapa lama setelah pembangunan dimulai, ternyata menara setinggi 55 meter itu melenceng dari garis lurus sepanjang 5 meter. Oleh karena itulah menara ini disebut sebagai menara miring Pisa. Hingga kini, atas usaha para insinyur dan para ahli berbagai negara, kemiringan menara ini telah diperbaiki sampai batas-batas tertentu.

Perang Dunia II Dimulai

Tanggal 1 September 1939, dengan serangan tentara Nazi Jerman ke Polandia, Perang Dunia Kedua dimulai. Hitler dalam masa kekuasaannya di Jerman, dengan memanfaatkan nasionalisme rakyatnya yang kalah dalam Perang Dunia Pertama, telah memperkuat pasukan dan persenjataan negara ini. Hitler menjustifikasi aksi perluasan kekuasaannya dengan bersandar kepada pemikiran rasialismenya. Dalam waktu singkat, tentara Jerman berhasil menguasai sebagian besar kawasan eropa dan sebagian utara Afrika.
Sementara itu, Italia dan Jepang, dua sekutu Jerman dalam Perang Dunia Kedua, juga menguasai wilayah lain di Afrika dan Asia. Namun, sejak awal tahun 1943, setelah tentara Jerman menghadapi pelawanan kuat rakyat Soviet, mereka mulai mengalami kekalahan beruntun sampai akhirnya menyerah tanpa syarat di bulan Mei 1945. Jepang masih meneruskan peperangan yang juga berakhir dengan penyerahan tanpa syarat setelah kota Hiroshima dan Nagasaki dibom oleh Amerika pada bulan Agustus 1945.Perang Dunia Kedua ini telah menyebabkan 40 juta orang tewas terbunuh dan mengakibatkan kerugian milyaran dolar di berbagai negara.

Konferensi Pertama GNB Diadakan
Tanggal 1 September 1961, diselenggarakan konferensi pertama para pemimpin negara-negara non-blok di Beograd, Yugoslavia. Konferensi yang dihadiri oleh 25 pejabat berbagai negara ini diadakan untuk membentuk organisasi non-blok yang bertujuan melindungi negara-negara dunia ketiga dari perseteruan antara Blok Barat dan Blok Timur. Syarat terpenting keanggotaan dalam organisasi ini adalah tidak memiliki keanggotaan tetap dalam perjanjian-perjanjian keterikatan dengan negara-negara superpower Barat atau Timur. Sejak awal, organisasi ini telah memiliki dua kelompok. Kelompok revolusioner yang dipimpin Tito, presiden Yugoslavia dan Ahmad Sukarno, presiden indonesia, menghendaki perjuangan yang konsisten melawan imperialisme. Kelompok ini juga didukung Nehru dari India. Sementara itu, kelompok lainnya cenderung konservatif dan masih menginginkan adanya hubungan baik dengan negara-negara superpower.
Hingga kini, perbedaan pendapat dalam organisasi non-blok masih terus berlangsung. Hal ini menyebabkan organisasi ini tidak mampu menjadikan diri sebagai kekuatan penentang kekuasaan-kekuasaan besar dunia yang konfrontatif.

Qaddafi Berkuasa di Libya
Tanggal 1 September 1969, dengan melakukan sebuah kudeta, Muammar Qaddafi meraih kekuasaannya di Libya. Sebelumnya, Libya adalah sebuah negara monarki. Pada saat Raja Idris Pertama menjalani pengobatan di Turki, sekelompok perwira muda yang dipimpin oleh Muammar Qadafi melakukan kudeta untuk menyingkirkan raja tersebut. Libya pun kemudian dijadikan negara sosialis yang pro Soviet. Pangkalan-pangkalan militer Inggris dan AS di Libya pun dibubarkan serta beberapa industri minyak dan perbankan Libya dinasionalisasi.

2 September
Perancis Kalah Perang Melawan Ustmani

Tanggal 2 September tahun 1801, setelah terjadi beberapa peperangan antara tentara Utsmani yang bersekutu dengan tentara Inggris melawan tentara Perancis, Perancis mengalami kekalahan besar. Setelah Napoleon menjajah Mesir, Inggris yang pada masa itu merupakan pesaing utama Perancis dalam bidang ekoonmi dan militer merasa kepentingannya terancam. Oleh karena itu, Inggris dengan tujuan mengeluarkan Perancis dari Mesir dan mencegah kemajuan tentara Perancis, bekerja sama dengan pemerintah Utsmani. Setelah kembalinya Napoleon ke Perancis, tentara Perancis yang ada di Mesir menjadi semakin lemah dan setelah mendapat serangan beruntun dari Inggris dan Utsmani, akhirnya mereka kalah dan terpaksa meningalkan Mesir.

Vietnam Merdeka
Tanggal 2 September 1945, Republik Demokratik Vietnam meraih kemerdekaannya dan hari ini dinyatakan sebagai hari nasional Vietnam. Vietnam pada pertengahan abad ke 19 berada di bawah penguasaan Perancis. Namun pada tahun 1940, dalam Perang Dunia Kedua, setelah kekalahan Perancis dari Jerman, Kaisar Jepang menggunakan kesempatan melemahnya Perancis ini dengan menguasai Vietnam. Vietnam pun berada di bahwa kekuasaan Jepang sampai Perang Dunia Kedua berakhir dengan kekalahan Jepang. Pada masa ini, organisasi perlawanan India dan China yang dipimpin Ho Chi Minh berhasil meraih kontrol atas Vietnam dan pada tanggal 2 September 1945 mendirikan republik Vietnam. Beberapa bulan kemudain Ho Chi Minh diangkat sebagai presiden.
Pada tahun 1946, Perancis menyerang Vietnam dan sejak saat itulah dimulai perang panjang antara rakyat Vietnam melawan Perancis dan kemudian agresor AS pun turut campur dengan alasan utnuk menjaga kemerdekaan dan persatuan Vietnam. Dengan perlawanan rakyat Vietnam, pada tahun 1954 Perancis berhasil dikalahkan dan pada tahun 1975, AS berhasil diusir sehingga Vietnam kembali menjadi negara independen.
Vietnam memiliki luas wilayah 329.566 kilometer persegi, terletak di Asia Tenggara, dan berbatasan dengan Laos, Cina, dan Kamboja.

Perang Dunia II Berakhir
Tanggal 2 September tahun 1945, dengan menyerah tanpa syaratnya Jepang, Perang Dunia Kedua dinyatakan berakhir. Setelah kekalahan susul-menyusul Jepang melawan pasukan Sekutu di perang dan dijatuhkannya bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki oleh AS, akhirnya pasukan Jepang terpaksa menyerah kalah. Kejadian ini terjadi empat bulan setelah menyerahnya Jerman. Kemudian, diadakan perjanjian Postdam yang berisi penyerahan Jepang kepada Sekutu. Berdasarkan perjanjian ini, komandan umum militer Jepang diserahkan kepada Jenderal MacArthur dari AS. Pada tahun 1951, 49 negara dunia mengadakan perjanjian damai dengan Jepang dan setahun kemudian Jepang kembali memegang pemerintahannya sendiri.

3 September
Oliver Cromwell Meninggal Dunia

Tanggal 3 September 1658, Oliver Cromwell seorang politikus dan presiden pertama Inggris meninggal dunia. Selepas mengeksekusi Raja Inggris, King Charles 1, Oliver akhirnya menghapus sistem kerajaan di negara ini. Sejak tahun 1649 Ia menjadi penguasa Inggris secara tidak resmi dan pada tahun 1653 dikukuhkan secara resmi. Dia memerintah Inggris secara despotik selama 9 tahun. Kemudian posisi jabatannya digantikan oleh putranya sebagai presiden Inggris. Tetapi dikarenakan ketidaklayakannya, dia pun disingkirkan dan sistem kerajaan kembali menguasai Inggris.

Rais Ali Delwari Gugur
Tanggal 3 September tahun 1915, Rais Ali Delwari pemimpin perjuangan melawan penjajahan Inggris di Iran, gugur syahid. Pada awal Perang Dunia Pertama, tentara Rusia dari utara dan tentara Inggris dari selatan, berusaha menduduki Iran. Pada masa itu, Rais Ali Delwari memimpin perlawanan rakyat atas fatwa para ulama yang mewajibkan jihad demi mempertahankan negara. Rais Ali dan pasukannya yang gagah berani berkali-kali berhasil mematahkan serangan tentara Inggris yang berniat menguasai pelabuhan Bushehr. Perjuangan rakyat Tanggestan yang terletak di dekat Bushehr itu, berlangsung hingga tujuh tahun.

Damaskus Diduduki Tentara Inggris
Tanggal 3 September tahun 1918, kota Damaskus yang merupakan kota tua dan bersejarah umat Islam, diduduki oleh tentara Inggris. Pada Perang Dunia Pertama, salah satu tujuan utama negara-negara Eropa adalah memecah-belah Imperium Utsmani. Satu persatu wilayah kekuasaan Imperium Utsmani akhirnya jatuh ke tangan Inggris dan Perancis, termasuk di antaranya kota Damaskus. Kemudian, berdasarkan perjanjian antara London dan Paris, kekuasaan di Suriah dan ibukotanya, Damaskus, diserahkan kepada Perancis.


Italia Kalah dalam Perang Dunia II

Tanggal 3 September tahun 1943, Italia menyerah kalah dalam Perang Dunia Kedua dengan ditandai oleh penandatanganan sebuah surat perjanjian antara pemerintah Italia dan Sekutu. Menurut surat perjanjian tersebut, Perdana Menteri Italia menyatakan bahwa Italia menyerah tanpa syarat. Dengan demikian, salah satu aliansi utama Nazi Jerman yang terpenting, telah keluar dari medan pertempuran. Paham Nazi dan paham fasisme Italia memiliki kesamaan dalam ambisi memperluas kekuasaan. Oleh karena itulah, Jerman dan Italia bersatu dalam Perang Dunia Kedua tersebut. Namun, setelah kekalahan susul-menyusul yang dialami Italia, Musolini terpaksa menyerah. Setelah ditandatanganinya surat perjanjian tersebut, Pasukan Sekutu menyerang dan mengusir pasukan Jerman yang ada di Italia.

Qatar Merdeka
Tanggal 3 September 1971, Qatar meraih kemerdekaannya dari Inggris dan hari ini ditetapkan sebagai Hari Nasional Qatar. Pada abad ke-19, Qatar berada di bawah kekuasaan Imperium Utsmani. Setelah melemahnya imperium besar tersebut, pada tahun 1882, Qatar jatuh ke tangan Inggris hingga tahun 1971. Pada tahun itu pula, dibentuklah Uni Emirat Arab dan Qatar bergabung di dalamnya. Namun, tak lama kemudian, yaitu pada bulan September 1971, Qatar keluar dari Uni Emirat Arab dan mengumumkan kemerdekaannya. Qatar berbentuk kerajaan dan merupakan negara penghasil gas alam terbesar ketiga di dunia.

4 September
Tentara Perancis Kudeta Kelompok Monarki

Tanggal 4 September tahun 1797, tentara Perancis melakukan kudeta menumbangkan kelompok monarkhi Perancis. Delapan tahun setelah revolusi Perancis, karena kinerja pemerintah dan para pemimpin revolusi yang buruk serta kekalahan yang dialami Perancis dalam berbagai pertempuran di Eropa, rakyat dalam pemilu parlemen memberikan suara kepada kelompok monarkhi. Namun, atas keinginan para komandan militer, diantaranya Napolean Bonaparte, kelompok militer melakukan kudeta di Paris dan 177 wakil kelompok monarkhi disingkirkan serta 65 orang lainya diasingkan. Para pelaku kudeta juga mengasingkan banyak orang pendukung monarkhi serta membredel 42 surat kabar. Akhirnya, kekuatan monarkhi menjadi kacau-balau dan terbuka jalan bagi Napolean untuk menguasai pemerintahan di tahun 1799.


Richard Nathaniel Wright Lahir

Tanggal 4 September 1908, Richard Nathaniel Wright penulis kulit hitam Amerika lahir di dunia. Selepas melalui kehidupan yang penuh kesulitan, dia mulai menulis pada usia 30 tahun. Di antara hasil karyanya yang memperlihatkan kehidupan miskin dan penderitaan warga kulit hitam Amerika ialah Black Boy dan Big boy leaves home. Wright meninggal dunia pada tanggal 28 November 1960.


Thomas Alpha Edison Ciptakan Motor Listrik

Tanggal 4 September 1882, diciptakan motor listrik pertama oleh Thomas Alpha Edison, seorang inventor Amerika. Motor listrik buatan Edison tersebut memiliki kekuatan 300 tenaga kuda. Dengan memanfaatkan motor listrik ini, Edison mendirikan pusat produksi listrik di kota New York yang hasilnya mampu menerangi sebagian kota tersebut. Sebelumnya, di tahun 1879, Edison telah menciptakan lampu listrik.


Demo Pertama Anti Syah
Tanggal 4 September 1978, dilaksanakan demonstrasi pertama rakyat Iran dalam menentang rezim Syah. Demonstrasi ini dilakukan setelah shalat Idul Fitri dan dimulai dari empat penjuru kota Tehran dan secara bertahap peserta demonstrasi semakin banyak memenuhi jalan-jalan kota Tehran. Mereka membawa foto besar Imam Khomeini dan meneriakkan yel-yel kebebasan, kemerdekaan, dan didirikannya pemerintahan Islam di Iran. Demonstrasi besar ini disusul oleh demonstrasi bersejarah yang dilakukan pada tanggal 8 September seusai shalat Jumat.

5 September
Banjir Besar di Cina

Tanggal 5 September 1887, air sungai besar Hwang Hu di Cina mulai meluap. Banjir besar akibat meluapnya sungai ini terus berlangsung hingga satu bulan. Korban jiwa yang jatuh sekitar 900 ribu orang. Beberapa kota, ratusan desa, serta kawasan pertanian yang luas juga hancur akibat banjir tersebut. Sungai Hwang Hu mengalir di bagian timur Cina dan memiliki panjang 5200 kilometer.

Ayatullah Ali Qudusi Gugur

Tanggal 5 September 1981, Ayatullah Ali Qudusi, pejabat tinggi pengadilan Republik Islam Iran, gugur syahid akibat ledakan bom yang dipasang oleh kelompok teroris Mujahidin Al-Khalk. Syahid Qudusi menimba ilmu dari ulama-ulama besar pada masa itu, di antaranya Ayatullah Burujerdi, Allamah Thabathabai, dan Imam Khomeini sampai akhirnya mencapai derajat mujtahid. Beliau kemudian aktif di bidang pendidikan agama dan mendirikan sekolah agama bernama "Haqqani". Sejak tahun 1952, Ayatullah Qudusi memulai perjuangannya melawan rezim Syah. Akibatnya, selama beberapa waktu, beliau dipenjarakan oleh rezim despotik itu. Tahun-tahun terakhir kehidupan Ayatullah Quddusi dibaktikan untuk memperkokoh pondasi negara Islam Iran yang baru berdiri.

Salah Satu Mesjid Terbesar di Dunia, Dibangun di Maroko

Tanggal 5 September 1993, salah satu mesjid terbesar di dunia, dibangun di kota Casablanca, Maroko. Bangunan mesjid ini menggunakan teknik modern dan menaranya memiliki aliran seni Islam. Bagian utama mesjid itu memuat 25 ribu pendiri sholat dan bagian sekitarnya bisa menampung 75 ribu orang. Dinding mesjid ini dihiasi dengan marmer indah yang berpola hindisi. Di dalam kompleks mesjid ini, dibangun pula sebuah perpustakaan dan sebuah hauzah ilmiah.

6 September
Perang Pharsalus Pecah

Tanggal 6 September tahun 48 sebelum Masehi, terjadi perang bersejarah Pharsalus antara Julius Caesar dan Pompey, dua anggota utama The First Triumvirate. The First Triumvirate adalah persatuan tiga ksatria dalam imperium Romawi, yaitu Julius Caesar, Pompey, dan Crassus. Dalam perang ini, Julius Caesar meraih kemenangannya dan Pompey tewas terbunuh. Sebelumnya, Crassus telah tewas dalam peperangan di Timur Tengah. Dengan kemenangan ini, Caesar meraih kekuasaannya di imperium Romawi. Caesar dilahirkan pada bulan Oktober tahun 101 SM dan pada mudanya bergabung dengan tentara Romawi. Secara bertahap, Caesar berhasil menjadi komandan angkatan bersenjata Romawi. Caesar memerintah kekaisairan Romawi dengan tiran sehingga akhirnya tewas dibunuh oleh para senator yang menentangnya.

Perang II India vs Pakistan Pecah
Tanggal 6 September 1965, setelah lebih satu bulan terjadi kekacauan di perbatasan India dan Pakistan, tentara India memulai serangannya ke Pakistan. Ini adalah perang kedua yang terjadi di antara kedua negara akibat memperebutkan wilayah Kashmir. Perang ini berlangsung selama tiga minnggu dan atas perantaraan Soviet, dilakukan gencatan senjata. Pada tanggal 10 Januari 1966, para pemimpin India dan Pakistan memulai perundingan mereka di Tashkent ibukota Uzbekistan dengan mediator Perdana Menteri Uni Soviet. Di akhir perundingan Tashkent itu, dikeluarkan sebuah pernyataan bersama mengenai penyelesaian masalah Khasmir antara India dan Pakistan.

Swaziland Merdeka
Tanggal 6 September 1968, Swaziland yang terletak di selatan Afrika, meraih kemerdekaannya dari tangan Inggris dan hari ini dijadikan sebagai Hari Nasional negara ini. Sejarah Swaziland berawal sejak abad ke-19. Pada masa itu, pengaruh imperialisme Eropa meluas di Afrika dan Swaziland pun termasuk kawasan yang menjadi jajahan Eropa. Selama beberapa waktu, negara ini diatur secara bersama-sama oleh Inggris dan Transvaal, sebuah bagian di Afrika selatan saat ini. Tak lama setelah kemerdekaan Afsel di awal abad ke-20, Swaziland secara penuh menjadi jajahan Inggris. Akhirnya, pada tahun 1968, negara ini berhasil meraih kemerdekaannya. Swaziland adalah negara berbentuk kerajaan, memiliki luas 17.364 kilometer persegi, terletak di di bagian selatan benua Afrika, dan berbatasan dengan Mozambik dan Afsel.

Demonstrasi Besar Besaran Terjadi di Seantero di Iran

Tanggal 6 September 1978, menyusul meningkatnya perlawanan rakyat terhadap rezim Syah Iran yang despotik, terjadi berbagai demonstrasi besar-besaran di hampir seluruh penjuru Iran. Syah Pahlevi kemudian mengeluarkan larangan segala bentuk demonstrasi. Namun, pada saat itu pula, Imam Khomeini dari pengasingannya di kota Najaf, Irak memberikan seruan agar perjuangan rakyat terus dilanjutkan. Beliau menyatakan, "Dengan nama Allah yang Mahakuasa, saya meminta agar kebangkitan rakyat terus ditingkatkan dan demonstrasi dilakukan sebanyak mungkin agar rezim yang zalim dan kejam bisa segera dikalahkan."

7 September
Reamur Meninggal Dunia

Tanggal 7 September 1683, Reamur, fisikawan dan matematikawan Perancis, terlahir ke dunia. Pada usianya ke 20, Reamur telah merilis karya di bidang teknin dan pada usianya ke 25 tahun, dia telah menjadi anggota akademi Perancis. Pada waktu yang relatif bersamaan dengan Fahrenheit, dia melakukan penelitian mengenai suhu udara dan pada tahun 1730, dia berhasil menciptakan sebuah alat pengukur suhu. Reamur meninggal dunia pada tahun 1757.


Brazil merdeka
Tanggal 7 September 1822, Brazil meraih kemerdekaannya dari Portugis dan hari ini dijadikan Hari Nasional negara ini. Portugis menjajah Brazil sejak tahun 1494 dan menjadikan rakyat kulit merah negara ini menjadi budak. Portugis bahkan juga mendatangkan jutaan budak kulit hitam dari Afrika untuk dijadikan pekerja di bidang pertanian. Pada awal abad ke 19, setelah Portugis diduduki oleh Napoleon Bonaparte, Kaisar Portugis dan keluarganya melarikan diri ke Brazil dan sejak itu situasi di negara ini semakin tidak tenteram.
Setelah kekalahan Napoleon, Kaisar Portugis kembali ke negerinya namun, anak laki-lakinya tetap tinggal dan menjadi raja pengganti di Brazil. 14 tahun kemudian, raja pengganti ini mengumumkan kemerdekaan Brazil dari tangan Portugis dan menjadikan dirinya sebagai kaisar Brazil.
Pada tahun 1889, sistem pemerintahan Brazil diubah menjadi republik.
Brazil yang memiliki luas wilayah 8,5 juta kilometer persegi ini merupakan kawasan yang luas di bagian tengah dan timur Amerika Selatan. Negara ini terletak di tepi samudera Atlantik dan berbatasan dengan Argentina, Paraguay, dan Uruguay.

Kaum Boxer Lancarkan Perlawanan di Cina

Tanggal 7 September 1899, terjadi gerakan perlawanan boxer di Cina. Kaum boxer adalah julukan bagi sekelompok militer Cina yang bernama "Ay Hu Chuan" atau pukulan bersama yang telak. Kelompok ini bangkit untuk menentang campur tangan Barat dan Jepang yang kian meningkat di Cina. Kaum boxer menduduki kedubes-kedubes Barat di Beijing dan terjadi bentrokan yang keras dengan para misionaris Eropa. Namun, perlawanan ini bisa ditumpas secara bersama oleh pasukan Eropa, Amerika, dan Jepang. Cina pun terpaksa membayar ganti rugi kepada para imperialis itu dalam jumlah yang sangat besar.

Ayatullah Mirza Muhammad Baqir Ashtiani Wafat

Tanggal 7 September 1984, Ayatullah Mirza Muhammad Baqir Ashtiani, seorang ulama kontemporer Iran, meninggal dunia. Beliau dilahirkan pada tahun 1905 di Teheran, Iran dan setelah melewati pendidikan dasarnya, beliau melanjutkan pendidikan ke hauzah ilmiah di kota Najaf, Irak. Setelah mencapai derajat mujtahid, beliau kembali ke Teheran dan mengajar agama di kota ini. Karya-karya Ayatullah Ashtiani di antaranya berjudul, "Irsyad az Nazar-e Islam" dan "Malikiyat dar Islam."

8 September
Kanada Merdeka

Tanggal 8 September tahun 1763, Kanada berhasil memerdekakan diri dari kekuasaan Perancis. Kemerdekaan itu diperoleh rakyat Kanada melalui berbagai pertempuran yang memakan waktu cukup lama. Akan tetapi, meskipun telah merdeka, Kanada masih terus dirundung konflik antara orang-orang Kanada keturunan Perancis dan orang-orang Inggris yang tinggal di negeri itu. Meskipun secara resmi menyatakan diri merdeka, secara politik Kanada masih berada di bawah pemerintahan Inggris. Selama beberapa waktu, sejak tahun 1867, Kanada diperintah oleh seorang gubernur jenderal yang diangkat oleh ratu Inggris.


Tentara Nazi Kepung Leningrad

Tanggal 8 September tahun 1941, tentara Nazi Jerman berhasil mengepung kota Leningrad, Uni Soviet. Akan tetapi, berbeda yang dibayangkan oleh Hitler, kota ini tidak juga bisa dijatuhkan. Rakyat kota itu bahkan mampu melakukan perlawanan hingga bulan Januari tahun 1944, padahal warga Leningrad sama sekali tidak memiliki fasilitas militer yang cukup. Selama tiga tahun bertempur, mereka hanya memiliki sedikit cadangan makanan yang dikirim dari Iran. Selama masa perlawanan it, lebih dari satu juta warga sipil tewas. Akhirnya setelah warga Leningrad mendapatkan bantuan militer langsung dari tentara Uni Soviet, serta akibat faktor cuaca yang sangat dingin, tentara Jerman terpaksa mundur.

Richard Strauss Meninggal Dunia
Tanggal 8 September 1949, Richard Strauss, seorang komposer Jerman meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1864 dan sudah mengenal musik sejak usia kanak-kanak. Cukup banyak karyanya yang dibuat ketika ia masih muda. Banyak orang menyebut dia sebagai peletak dasar musik romantis baru pada abad ke-19 dan 20. Karya Strauss yang paling terkenal adalah "Waltz" dan "Danau Biru"

Pakta SEATO Diteken di Manila
Tanggal 8 September 1954, sebuah pakta pertahanan bernama SEATO yang merupakan perjanjian keamanan Asia Tenggara ditandatangani di kota Manila, Philipina. Pakta ini ditandatangani oleh AS, Inggris, Australia, Pakistan, Thailand, Perancis, Selandia Baru, dan Philipina. Berdasarkan perjanjian SEATO ini, para anggota perjanjian akan memberikan bantuan militer kepada negara anggota lainnya yang diserang oleh pihak luar. Pada tahun 1975, SEATO dibubarkan setelah terjadinya perubahan besar di kawasan Asia Tenggara, khususnya yang terkait dengan kekalahan AS dalam perang Vietnam.

Demo Akbar Anti Syah Pecah di Teheran

Tanggal 8 September 1978, sebuah demonstrasi besar-besaran dalam rangka menentang Rezim Syah Pahlevi yang despotik, berlangsung di Teheran. Demontrasi ini sebenarnya adalah kelanjutan dari berbagai demonstrasi yang dilakukan beberapa hari sebelumnya. Akan tetapi, demonstrasi hari itu mencapai puncaknya dengan pembantaian massal yang dilakukan para tentara Syah terhadap para demonstran. Hanya dalam satu hari, lebih dari 4000 warga Teheran gugur syahid. Peristiwa tanggal 8 September 1978 itu kini dikenang sebagai hari Jumat Berdarah.

9 September
Imperium Romawi Bertempur Dengan Imperium Persia

Tanggal 9 September tahun 571, terjadi pertempuran sengit antara dua kekuasaan besar besar dunia saat itu, yaitu pasukan kekaisaran Romawi melawan kekaisaran Persia atau Iran. Perang yang dikenal dengan "Pertempuran Tujuh Tahun" itu dimulai dengan serangan yang dilakukan pasukan Romawi terhadap kawasan barat Iran.
Setelah berlangsung pertempuran selama tujuh tahun, pasukan Iran yang dipimpin oleh Raja Anushiravan berhasil memukul mundur tentara Romawi. Akibatnya, Kaisar Romawi Zusti Nin disingkirkan dan Romawi diharuskan membayar ganti rugi peperangan kepada Iran sebesar 45 ribu keping mata uang emas.

Hirohito Istruksikan Peletakan Senjata Tentara Jepang di Cina

Tanggal 9 September tahun 1945, Kaisar Jepang Hirohito mengeluarkan instruksi agar satu juta tentara Jepang yang ada di daratan Cina dan sedang melakukan aksi penjajahan meletakkan senjatanya. Dengan dikeluarkannya instruksi ini, maka berakhirlah peperangan bersejarah antara Jepang dan Cina. Kemenangan Cina ini tidak telepas dari kuatnya persatuan yang dibangun antara tentara nasional Cina dan tentara komunis. Hanya saja, setelah terusirnya Jepang, justru terjadi konflik internal di antara tentara nasional dan tentara komunis. Setelah berlangsuing pertempuran sengit di antara keduanya, pasukan komunis berhasil menguasai seluruh daratan Cina.

Mao Zedong Meninggal Dunia

Tanggal 9 September tahun 1976, pemimpin Cina Mao Zedong meninggal dunia. Ia lahir tahun 1893. Pada tahun 1921, atas ia secara aklamasi diangkat rekan-rekannya menjadi pemimpin Partai Komunis Cina. Dengan berbekal propaganda-propaganda pemihakan kepada para rakyat di pedesaan, Mao dengan segera mampu memperoleh banyak pengikut.
Pada tahun 1934, Mao memimpin peristiwa bersejarah Long March 100 ribu pasukan Cina dari kawasan selatan ke utara Cina. Peristiwa ini dikenang sebagai perjuangan nyata kaum komunis terhadap kelompok nasionalis dukungan Barat.
Pada tahun 1949, Mao berhasil mengusir pemimpin kelompok nasional Cina Chiang Kai-shek yang kemudian mendirikan pemerintahan Taiwan. Saat itulah Mao memproklamasikan Republik Rakyat Cina yang berhaluan komunis. Karena perbedaan haluan komunisnya dibandingkan faham-faham komunis yang dianut Lenin dan Marx, fahamnya itu kemudian dikenal dengan nama Maoisme.

Tajikistan Merdeka

Tanggal 9 September tahun 1991, Tajikistan memproklamasikan kemerdekaannya. Enam abad sebelum masehi, Bangsa Tajikistan telah berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Khahamaneshian, Iran. Kemudian, pada abad ke-9 Masehi, pasukan muslimin datang ke kawasan negara itu untuk membebaskan rakyat Tajikistan. Pada abad 19, intervensi pasukan Rusia mulai terasa di kawasan itu. Akhirnya, meskipun terdapat perlawanan sengit rakyat setempat, Tajikistan dimasukkan ke dalam wilayah Uni Sovyet pada tahun 1917. Selama penguasaan Sovyet , Tajikistan menjadi kawasan yang paling tertinggal dibandingkan kawasan-kawasan lainnya.
Pada akhir dekade 1980, terjadi transformasi politik di Moskow. Yang mengakibatkan runtuhnya Uni Sovyet. Berbagai kawasan Uni Soyet, termasuk Tajikistan, rama-ramai memproklamasikan kemerdekaannya. Hanya saja, proses kemerdekaan yang berlangsung di Tajikistan tidaklah semulus kawasan-kawasan lainnya. Di kawasan ini, terjadi konflik internal yang sangat serius. Akan tetapi, berkat campur tangan PBB serta bantuan Iran dan Rusia, kelompok-kelompok yang bertikai mau menandatangani kesepakatan perdamaian pada tahun 1997.
Tajikistan terletak di kawasan tengah Asia. Negara ini memiliki luas lebih dari 142 ribu km. Persegi. Tajikistan bertetangga dengan Cina, Kirgistan, Uzbekistan dan Afghanistan.

Ahmad Shah Masoud diteror

Tanggal 9 September 2001, Ahmad Shah Masoud seorang komandan mujahidin Afghanistan dan menteri pertahanan Burhanuddin Rabbani, presiden pemerintahan sementara Afghanistan diteror. Ahmad Shah Masoud lahir pada tahun 1952. Saat komunis memasuki ke Afghanistan dan pendudukan negara ini oleh militer bekas Uni Soviet pada tahun 1979, beliau tinggal di kawasan pergunungan utara Afghanistan dalam memerangi penjajah. Dia memperlihatkan kepakarannya dalam memimpin tentaranya sehingga kawasan yang berada di bawah penguasaannya Dareh Panjshir tidak pernah dapat ditembusi oleh tentara Russia maupun pihak penentangnya yang lain termasuklah Taliban. Sehingga beliau dikenali dengan gelaran Singa Panjshir. Pada tahun-tahun akhir usianya, dia memimpin koalisi utara Afghanistan dan berjuang menentang tentara Taliban yang mendapat dukungan dari Pakistan dan Amerika serta beberapa kali mengalahkan Taliban. Selepas teror ke atas Ahmad Shah Masoud, Taliban tidak berusia panjang dan tentara koalisi utara dengan menggunakan kesempatan serangan Amerika ke Afghanistan untuk mengalahkan Taliban secara total.

10 September
Simon Bolivar Menjadi Presiden Peru

Tanggal 10 September, Simon Bolivar diangkat menjadi presiden Peru. Simon Bolivar dilahirkan pada tahun 1783 di Venezuela. Sejak awal tahun 1800-an, ia bergabung dengan kelompok pejuang untuk membebaskan Venezuela dari penjajahan Spanyol. Dalam perjuanangan itu, pasukan Bolivar dipaksa mundur hingga ke Kolombia. Bolivar kemudian menduduki Kolombia, namun kemudian karena kekurangan pasukan, dia terpaksa mundur ke Jamaika. Ia kemudian berhasil mengumpulkan pasukan di Haiti, dan kembali menyerang tentera pendudukan Spanyol di Venezuela.

Akhirnya, perjuangan rakyat Amerika latin di bawah pimpinan Simon Bolivar mencapai hasilnya pada tahun 1819 dan didirikanlah Republik Kolombia yang terdiri dari Ekuador, Kolombia, panama, dan Venezuela. Simon Bolivar berhasil mengusir Spanyol dari Peru dan iapun diangkat menjadi presiden di sana. Sebagian kawasan Peru, yaitu Upper Peru, kemudian memisahkan diri menjadi negara terpisah dengan nama Bolivia, untuk mengenang jasa Simon Bolivar yang dijuluki El Liberator atau Sang Pembebas, meninggal dunia pada tahun 1830.

Perang Jerman vs Rusia di Sekitar Danau Masurian

Tanggal 10 September tahun 1914, meletus perang antara Jerman dan Rusia di seputar Danau Masurian. Perang ini dimulai akibat pecahnya Perang Dunia Pertama dan bergabungnya Rusia ke dalam kekuatan Sekutu. Dalam Perang Masurian, pasukan Jerman di bawah komando Hindenburg dan dengan menggunakan taktik serta senjata modern, berhasil menang. Sekitar 20 ribu tentara Rusia terbunuh dan 45 ribu lainnya ditawan. Akhirnya, setelah terjadinya Revolusi Oktober 1917 di Rusia, negara ini mundur dari medan Perang Dunia Pertama.

Penekenan Perjanjian Saint Germain
Tanggal 10 September tahun 1919, ditandatangani perjanjian Saint Germain antara negara-negara pemimpin Perang Dunia Pertama dengan kaisar Austria. Menurut perjanjian ini, wilayah imperium Austria dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Austria, Hongaria, dan Chekoslovakia. Beberapa bagian dari wilayah Austria juga diserahkan kepada Italia, Yugoslavia, Soviet, Polandia, dan Romania. Dalam perjanjian ini juga disebutkan bahwa perjanjian antara Austria dan Jerman yang telah ditandatangani sebelumnya, dibatalkan dan Austria dilarang mengikat perjanjian apapun dengan Jerman. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah Austria dan Jerman membentuk kembali sebuah kekuatan besar.

Gempa Bumi Dahsyat di Aljazair
Tanggal 10 September tahun 1945, sebuah gempa bumi dahsyat terjadi di Aljazair. Kota Orleansville yang terletak di barat laut Aljazair mengalami rusak total dan 10.000 orang dari 30.000 warga kota itu tewas. Warga yang selamat kehilangan tempat tinggal mereka dan Aljazair juga mengalami kerugian ekonomi yang cukup besar.

Ayatullah Sayyid Muhammad Taleqani Wafat
Tanggal 10 September tahun 1979, Ayatullah Sayyid Muhammad Taleqani, seorang ulama besar Iran, meninggal dunia akibat serangan jantung. Beliau dilahirkan pada tahun 1905. Pada tahun 1963, Ayatullah Taleqani dipenjarakan oleh Rezim Syah karena ikut serta dalam peristiwa Kebangkitan Berdarah tanggal 5 Juni. Selanjutnya, beliau berkali-kali keluar masuk penjara. Setelah kemenangan Revolusi Islam Iran yang dipimpin oleh Imam Khomeini, Ayatullah Taleqani ditunjuk menjadi pimpinan Dewan Revolusi dan Imam Jumat kota Teheran. Dalam pemilu pertama anggota Majelis Ahli, beliau juga terpilih sebagai wakil rakyat Teheran. Di antara karya-karya Ayatullah Taleqani adalah buku tafsir yang berjudul "Partu-e Quran" yang ditulisnya semasa beliau di penjara dan buku berjudul "Sistem Kerajaan dalam Islam."

11 September
Muhammad Ali Jinah Wafat

Tanggal 11 September tahun 1948, Muhammad Ali Jinah yang dijuluki "Qaid A'dzam", pendiri negara Pakistan, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1876 di kota Karachi. Ali Jinah merupakan salah satu pendiri Liga Muslim pada tahun 1906. Awalnya, partai ini aktif di bidang budaya dan agama, namun secara bertahap mulai beralih ke kegiatan politik dan menyuarakan keinginan untuk mendirikan negara muslim yang independen. Dengan kepemimpinan Jinah, banyak kaum muslimin yang bergabung dalam Liga Muslim dan partai ini menjadi sangat besar dan kuat. Dalam pemilu anggota parlemen yang diselenggarakan pasca Perang Dunia Kedua, partai Liga Muslim menang di semua daerah muslim di India. Pada tahun 1947, Pakistan berhasil mencapai kemerdekaannya dengan bentuk pemerintahan gubernur jenderal dan Muhammad Ali Jinah menjadi gubernur jenderal pertama negara ini. Untuk menghormati jasa-jasanya, rakyat Pakistan menggelarinya sebagai Bapak Bangsa.

Augusto Pinochet Lakukan Kudeta di Chili

Tanggal 11 September tahun 1973, Jenderal Augusto Pinochet komandan angkatan laut Chili dengan dukungan Amerika, melakukan kudeta terhadap pemerintahan Salvador Allende. Allende adalah pemimpin Partai Sosialis Chili dan terpilih sebagai presiden pada tahun 1970. Dia kemudian menjalankan program nasionalisasi perbankan, pertambangan, dan industri Chili. Hal ini membuat kepentingan perusahaan-perusahaan Amerika menjadi terganggu. Amerika kemudian mendalangi kudeta untuk menjatuhkan Allande dengan menggandeng beberapa perwira Chili dan dipimpin oleh Pinochet. Setelah meraih kekuasaan, Pinochet memimpin Chili dengan tangan besi dan represif. Pada tahun 1990, atas tekanan dari dalam dan luar negeri, Pinochet terpaksa menyelenggarkan pemilu presiden secara bebas. Dalam pemilu ini, terbentuk sebuah pemerintahan sipil. Namun, karena Pinochet masih memegang posisi sebagai komandan umum angkatan bersenjata Chili, pengaruhnya masih beasar. Akhirnya, pada tahun 1998, Pinochet turun dari jabatannya tersebut. Sejak saat itu, tuntutan para korban HAM selama masa pemerintahan Pinochet semakin menguat.


Ayatullah Sayyid Asadullah Madani Gugur

Tanggal 11 September tahun 1981, Ayatullah Sayyid Asadullah Madani, Imam Jum'at kota Tabriz, gugur syahid akibat serangan kelompok teroris Mujahidin Al-Khalk di saat sedang melaksanakan shalat Jumat.
Ayatullah Madani dilahirkan pada tahun 1914 dan menempuh pendidikan di kota Qom dan Najaf hingga mencapai derajat mujtahid. Selama masa pendidikannya, beliau sudah aktif dalam perjuangan politik. Beliau juga turut serta dalam Kebangkitan 5 Juni 1963 yang mengakibatkannya harus masuk penjara. Setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, Ayatullah Madani ditunjuk oleh Imam Khomeini sebagai Imam Jumat kota Tabriz.

Doktor Muhamad Ramyar Wafat
Tanggal 11 September tahun 1994, Doktor Muhammaad Ramyar, peneliti dan ahli Quran kontemporer Iran, meninggal dunia. Dia dilahirkan di kota Mashhad, Iran dan di kota itulah dia menimba ilmu keislamannya. Dia kemudian melanjutkan pendidikan di bidang hukum dan filsafat. Gelar doktornya di bidang filsafat diraihnya di universitas Edinburgh. Selama beberapa waktu, Doktor Ramyar menjabat sebagai Dekan Fakultas Teologi Universitas Teheran. Di antara karya-karyanya adalah buku berjudul "Tarikh Quran" dan "Kasyful Matalib".

Tragedi Teror Dahsyat di New York dan Washington
Tanggal 11 September 2001, dua dari empat pesawat AS yang telah dibajak, menabrak gedung kembar WTC di New York dan sebuah pesawat lainnya menabrak gedung Pentagon di Washington. Pesawat keempat jatuh karena ditembak oleh radar penangkis udara. Dalam serangan terorisme terbesar abad ini, gedung pusat perdagangan internasional WTO hancur berkeping-keping dan sebagian bangunan Pentagon hancur. Jumlah korban tewas mencapai 3200 orang.
Setelah serangan ini, pemerintah dan media massa Barat terutama Amerika menuduh kelompok Al-Qaida dengan pimpinannya Usama bin Laden sebagai pelaku aksi teroris ini dan dengan alasan ini pula seluruh kaum muslimin dituduh sebagai pelaku kekerasan dan terorisme. George W. Bush presiden AS dengan memanfaatkan kesempatan ini dan menggunakan alasan memerangi terorisme, melancarkan aksi konfrontatif dan perluasan kekuasaannya terhadap negara-negara Islam. Dengan alasan memerangi teroris, AS menduduki Afganistan pada tahun 2001 dan Irak pada tahun 2003 serta membunuhi dan melukai ribuan rakyat sipil.

12 Septembe
Pertempuran di Austria

Tanggal 12 September 1683, terjadi pertempuran antara pasukan Kaisar Utsmani dengan tentara Austria dan Polandia. Wina, ibu kota Austria, selama dua bulan dikepung oleh tentara Utsmani dan kemenangan sudah hampir jatuh ke tangan mereka. Namun, kaisar Austria kemudian mendapat bantuan dari Polandia sehingga kepungan tentara Utsmani bisa dilawan dan mereka terpaksa mundur dari medan pertempuran.

Lahirnya Ilmuwan Penemu Radioaktif

Tanggal 12 September 1897, Irene Curie, ahli kimia dan fisika Perancis, terlahir ke dunia di kota Paris. Ibunya adalah Marie Curie, dan ayahnya adalah Pierre Curie, dua fisikawan terkenal yang berhasil menemukan radioaktif. Irene Curie kemudian meneruskan penelitian di bidang radioaktif tersebut bersama dengan salah satu asisten ibunya. Dia berhasil menemukan cara pembuatan radioaktif buatan. Irene Curie meninggal dunia tahun 1958.

Gugurnya Ayatullah Khiyabani

Tanggal 12 September 1920, Syaikh Muhammad Khiyabani, seorang pejuang pada periode revolusi konstitusional Iran, gugur syahid. Setelah menuntut ilmu-ilmu agama, Syaikh Khiyabani memulai perjuangannya untuk melawan kekejaman penguasa Iran saat itu, yaitu dinasti Qajar. Setelah disingkirkannya Syah Muhammad Ali pada tahun 1908, Syaikh Khiyabani terpilih sebagai wakil rakyat Tabriz di Majelis Permusyawaratan Rakyat Iran. Kemudian, beliau kembali berjuang melawan pemerintahan Wutsuqud-Daulah yang merupakan penandatangan perjanjian kerjasama antara Iran dan Inggris. Syaikh Khiyabani sempat berhasil merebut kekuasaan pemerintahan di kota Tabriz, namun kemudian dalam pertempuran yang tidak seimbang melawan pasukan pemerintah, beliau gugur syahid. Dengan gugurnya Syaikh Khiyabani, gerakan kebangkitan di Tabriz telah ditaklukkan oleh rezim Wutsuqud-Daulah.


Perjanjian AS, Inggris, dan Sovyet
Tanggal 12 September 1944, ditandatangani perjanjian antara Amerika, Inggris, dan Soviet di London yang berisi kesepakatan untuk menduduki Jerman. Kemudian, pasukan Sekutu menyerang Jerman dari barat dan timur sampai akhirnya kekuatan Nazi Jerman berhasil ditaklukkan pada bulan Mei 1945.

13 September
Perang Manshuriah Meletus

Tanggal 13 September 1250, terjadi perang Manshuriah yang merupakan salah satu perang dalam peperangan Salib antara kaum Kristen dan umat Islam. Perang yang terjadi sebuah kawasan bernama Manshuriah di Mesir ini, dimulai oleh St, Louis, raja Perancis. Pasukan muslim yang dipimpin oleh Salahuddin Al-Ayubi berhasil mengalahkan pasukan Kristen dan St Louis ditawan oleh pasukan muslim.

Oliver Cromwell Meninggal Dunia

Tanggal 13 September 1658, Oliver Cromwell, seorang pemimpin revolusi Inggris tahun 1940-1960, meninggal dunia. Setelah mengeksekusi raja Charles Pertama, pada tahun 1648, Cromwell membekukan bentuk kerajaan di Inggris dan menggantikannya dengan persemakmuran. Sejak tahun 1953, Cromwell menjadi penguasa Inggris atau Lord Protector dan memerintah dengan despotik selama sembilan tahun. Setelah kematiannya, pemerintahan di Inggris kembali berbentuk kerajaan.

Ujicoba Elevator Pertama di Dunia

Tanggal 13 September 1780, elevator pertama di ujicoba di kota Chicago. Elevator pertama ini diciptakan oleh seorang berkebangsaan Amerika bernama John Binkley. Pada tahun 1889, elevator listrik pertama diciptakan dan pada tahun 1915, diciptakan elevator otomatis.

Penandatanganan Perjanjian Gaza-Jericho

Tanggal 13 September 1993, nota kesepakatan damai "Gaza-Jericho" ditandatangani oleh Yaser Arafat dan Yitzak Rabin di Washington. Yaser Arafat adalah pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan Yitzak Rabin adalah perdana menteri Israel waktu itu. Dalam kesepakatan damai yang didahului dengan berbagai perundingan dan proses perdamaian antara Arab dan Zionis itu, kedua pihak, yaitu PLO dan Rezim Zionis, saling mengakui keberadaan masing-masing. Selain itu, setelah mendapat banyak konsesi dari pihak Yaser Arafat, Israel bersedia mundur dari 90 persen wilayah Tepi Barat dan berjanji akan menandatangani perjanjian akhir pada tahun 1990 mengenai pembentukan pemerintahan Palestina di kawasan antara jalur Gaza hingga kota Jericho di Tepi barat.
Berdasarkan perjanjian Gaza-Jericho ini, pembangunan kota-kota pemukiman Israel di kawasan pendudukan harus dihentikan, tawanan Palestina dibebaskan, dan pembicaraan mengenai pengembalian pengungsi Palestina dan penetapan garis perbatasan akan dimulai. Namun, rezim Zionis hingga kini tidak menepati satupun dari isi perjanjian itu. Sebaliknya, Yaser Arafat dipaksa memberikan sejumlah konsesi kepada Israel. Akibat lain dari kesedian Yaser Arafat menandatangani perjanjian ini adalah terpecah-pecahnya persatuan kubu bangsa Arab dalam perundingan damai dengan Tel Aviv.

14 September
Imperium Utsmani Menyerbu Serbia

Tanggal 14 September 1389, imperium Utsmani dalam awal usahanya untuk menaklukkan Eropa, menyerang dan menduduki Serbia. Kemenangan ini diraih pada masa Sultan Murad Pertama, raja ketiga dari Imperium Utsmani. Selama hampir lima abad kemudian, Serbia berada dalam jajahan Utsmani, meskipun berkali-kali melakukan perlawanan rakyat. Pada akhir abad ke-19, Serbia dan Rusia bersatu melawan Utsmani dan berhasil mencapai kemenangan. Pada Kongres Berlin tahun 1878, Serbia dinyatakan sebagai negara merdeka.

Alexander von Humboldt Lahir
Tanggal 14 September 1769, Wilhelm von Humboldt, seorang sosialog dan ahli pendidikan dan pengajaran Jerman, terlahir ke dunia. Dia dikenal sebagai reformator kurikulum pengajaran dan pendidikan baru di Jerman. Humboldt mendirikan Pusat Pendidikan Berlin yang kemudian berubah menjadi Universitas Berlin. Dia meninggal pada tahun 1859.

Percobaan Pertama Balon Gas untuk Penelitian Cuaca
Tanggal 14 September 1804, untuk pertama kalinya, balon gas digunakan dalam penelitian cuaca. Balon yang diisi dengan berbagai gas yang lebih ringan daripada gas-gas yang ada di udara ini diciptakan oleh seorang fisikawan dan kimiawan Perancis. Balon tersebut terbang hingga ketinggian 460 meter.

Kebakaran Besar di Moskow

Tanggal 14 September 1812, salah satu kebakaran terbesar dalam sejarah yang dilakukan dengan sengaja, terjadi di kota Moskow. Sehari setelah Moskow diduduki oleh tentara Napoleon Bonaparte, atas perintah penguasa Moskow, kota itu dibakar agar pasukan Perancis tidak memiliki fasilitas apapun untuk tinggal di sana. Dalam kebakaran besar ini, tiga perempat kota Moskow hancur terbakar.

OPEC Berdiri

Tanggal 14 September 1960, piagam pendirian organisasi produsen minyak (OPEC) ditandatangani oleh lima negara, Iran, Arab Saudi, Irak, Kuwait, dan Venezuela. Organisasi ini didirikan dengan tujuan menghadapi perusahaan-perusahaan minyak besar milik Barat yang memonopoli penemuan, eksplorasi, dan penjualan minyak di tingkat dunia. Perusahaan Barat tersebut juga menentukan harga minyak sesuai dengan kepentingan mereka dan hal ini merugikan para produsen minyak. Meskipun pada awalnya, OPEC tidak memiliki banyak kekuatan, namun kemudian secara bertahap setelah bergabungnya Al-Jazair, Libya, Nijeria, Qatar, Emirat, Gabon, Indonesia, dan Ekuador, OPEC semakin kuat. Oleh karena itu, pada krisis minyak akibat perang antara Mesir dan Zionis dan embargo minyak di Barat oleh negara-negara Arab, harga minyak naik hingga tiga kali lipat. Peran OPEC di pasar minyak dunia dan penentuan harga minyak selama dekade 70-an hingga kini, sangat besar. Kini, meskipun Ekuador dan Gabon keluar dari OPEC dan saham OPEC dalam produksi dunia telah menurun, organisasi ini masih memiliki peran besar dalam penentuan harga minyak dunia.

15 September
Lima Negara Benua Amerika Merdeka

Tanggal 15 September 1821, Nikaragua , Honduras, El Salvador, Guatemala, dan Costarica, memproklamasikan kemerdekaannya dari Spanyol. Kemerdekaan ini diraih setelah Napoleon menguasai Spanyol sehingga pemerintah negeri ini menjadi lemah. Kelima negara tersebut kemudian mendirikan Persatuan Amerika Tengah. Dengan bubarnya persatuan ini pada tahun 1838, negara-negara tersebut menjadi negara yang terpisah-pisah. Pada pertengahan abad ke-19, seorang Amerika bernama Wiliam Walker dengan dukungan tentara AS, menduduki kelima negara ini. Namun, dengan persatuan di antara mereka, pasukan AS itu berhasil diusir. Kelima negara Amerika Latin ini, ditambah Meskio, Panama, dan Belize, merupakan negara-negara yang terletak di Amerika tengah dan berada di tepi Lautan Teduh dan Laut Karibia.

Dr. Zamenhof Lahir
Tanggal 15 September 1859, Doktor Zamenhof, seorang dokter, sastrawan, dan ahli bahasa dari Polandia terlahir ke dunia. Dia berusaha menemukan kesamaan di antara berbagai bahasa dunia dan percaya bahwa melalui jalan ini, bangsa-bangsa di dunia bisa saling bersahabat. Zamenhof dengan pengetahuannya yang mendalam terhadap akar bahasa Eropa kemudian menciptakan sebuah bahasa yang dinamakan bahasa Esperanto yang berarti "harapan". Dalam bahasa ini tidak ditemukan masalah dalam penulisan, karena apa yang dibaca sama dengan apa yang dituliskan. Dengan mempelajari 278 huruf dan 16 kaidah, semua orang dengan mudah bisa menggunakan bahasa ini. Namun demikian, bahasa ini tidak begitu berkembang sesuai yang diharapkan Zamenhof dan tidak berhasil menjadi sebuah bahasa internasional.

Penulis Terkenal W. Georgio Lahir
Tanggal 15 September 1916, W. Georgio, penulis dan peneliti Romania, di kota Rusbani, terlahir ke dunia. Setelah menyelesaikan pendidikannya, dia melakukan penelitian di berbagai bidang, di antaranya tentang agama Islam. Buku "Muhammad Nabi Islam yang Harus Dikenal Lagi dari Dasar" adalah salah satu karya utama W. Georgio yang diterima luas oleh dunia Islam, terutama di Iran.

Virus Trachoma Ditemukan
Tanggal 15 September 1958, untuk pertama kalinya dalam sejarah ilmu kedokteran, ditemukan sebuah virus penyakit yang berbahaya yang bernama trachoma. Dengan ditemukannya virus ini, terbuka jalan untuk mengobati penyakit yang hingga saat itu, telah membuat ribuan orang di seluruh dunia kehilangan penglihatannya. Virus ini ditemuka oleh dua dokter Inggris bernama Kulir dan Swa.

Makedonia Merdeka
Tanggal 15 September 1991, Makedonia di tenggara Eropa mencapai kemerdekaannya dari Yugoslavia. Makedonia pada pertengahan abad ke-15 dijajah oleh imperium Utsmani dan pada akhir abad ke-19, menjadi bagian dari Bulgarian. Pada Perang Balkan Kedua di tahun 1914, Serbia menduduki Makedonia dan pada akhir Perang Dunia Pertama, bersama dengan Kroasia dan Slovenia, Makedonia mendirikan sebuah negara merdeka. Namun, rakyat Makedonia menentang persatuan tersebut dan melakukan perlawanan. Setelah Perang Dunia Kedua, Makedonia kembali bergabung dengan Yugoslavia dan menjadi sebuah pemerintahan otonomi. Menyusul perkembangan yang terjadi di Soviet dan Eropa Timur pada dekade 1980-an, dan terpisahnya Kroasia dan Slovenia dari Yugoslavia, Makedonia dengan dukungan Barat juga memisahkan diri dan memproklamirkan kemerdekaannya.
Makedonia memiliki luas wilayah hampir 26 ribu kilometer persegi dan berbatasan dengan negara-negara Yugoslavia, Albania, dan Bulgaria.

Dr. Zarrin Kub Meninggal Dunia
Tanggal 15 September 1999, Doktor Abdul Husain Zarrin Kub, sejarawan dan peneliti terkemuka Iran meninggal dunia karena penyakit jantung. Pada tahun 1922, dia terlahir ke dunia di kota Burujerd, Iran. Doktor Zarrin meraih gelar doktornya di bidang sejarah dan banyak melakukan penelitian dan penulisan di bidang ini. Di antara karya-karyanya adalah buku berjudul "Kemunculan Islam" dan "Catatan Keberhasilan Islam".

16 September
Joseph Garibaldi Meninggal Dunia

Tanggal 16 September 1882, Joseph Garibaldi, komandan militer Italia yang nasionalis, meninggal dunia. Pemimpin peperangan dalam mempersatukan Italia ini dilahirkan pada tahun 1807. Di masa mudanya, dia menjalani berbagai pekerjaan, sampai akhirnya dia bergabung dengan militer. Setelah Garibaldi diangkat sebagai komandan militer, dia berusaha keras untuk mewujudkan persatuan Italia. Atas jasanya tersebut, Garibaldi dikenang sebagai pahlawan nasional oleh rakyat Italia.

Umar Mukhtar Dihukum Gantung
Tanggal 16 September 1931, Umar Mukhtar, pemimpin perjuangan bangsa Libya dalam melawan penjajahan Italia, dihukum gantung. Dia dilahirkan pada tahun 1859 dan merupakan seorang alim agama. Pada tahun 1895, Umar Mukhtar pergi ke Sudan dan ikut serta dalam kebangkitan Mahdi Sudani melawan penjajahan Inggris. Setelah kekalahan perjuangan Madhi Sudani, Mukhtar kembali ke Libya. Pada tahun 1911, Italia dengan tujuan untuk menguasai Libya berperang dengan Utsmani dan meraih kemenangan. Umar Mukhtar dengan dukungan kabilah-kabilah Lybia melakukan perlawanan terhadap Italia dan menjatuhkan banyak korban di pihak lawan. Akhirnya, Italia dengan mengerahkan pasukan yang sangat banyak dan senjata canggih, mengepung Umar Mukhtar dan pasukannya. Umar Mukhtar pun kemudian tertangkap dan dihukum gantung.

Kota Warsawa Polandia Dikepung Tentara Jerman
Tanggal 16 September 1939, kota Warsawa Polandia dikepung oleh tentara Jerman pada bulan pertama Perang Dunia Kedua. Serangan tentara Nazi Jerman ke Polandia itu telah dimulai 15 hari sebelumnya. Meskipun Polandia diserang dari dua arah oleh Jerman dan Soviet, tetapi, rakyat Polandia berjuang sekuat tenaga mempertahankan kota Warsawa. Namun, akhirnya setelah 11 hari bertempur, pada tanggal 28 September, kota ini jatuh ke tangan Jerman. Berdasarkan nota kesepakatan antara Jerman dan Soviet yang ditandatangani sebelum penyerangan itu, Polandia dibagi dua oleh kedua negara itu.

Papua Nugini Merdeka

Tanggal 16 September 1975, Papua Nugini meraih kemerdekaannya. Pada abad ke-16, Belanda menjajah kawasan tersebut, pada tahun 1884, Inggris berkuasa di Papua. Pada tahun 1906, sebagian wilayah Papua dikuasai oleh Australia. Sebagian wilayah Papua lainnya dikuasai oleh Jerman. Kemudian, Papua dibadi menjadi dua bagian, yaitu Papua di bawah kekuasaan Australia dan Nugini yang berada di bawah pengawasan PBB. Pada tahun 1949, kedua wilayah itu bersatu. Baru pada tahun 1975 Papua Nugini menjadi sebuah negara merdeka. Papua Nugini bagian barat berbatasan dengan Indonesia dan bagian selatannya berbatasan dengan Australia. Negara ini memiliki luas wilayah 462 ribu kilometer persegi.

Gempa Bumi Dahsyat di Iran
Tanggal 16 September 1978, terjadi gempa bumi dahsyat sebesar 7,7 skala Richter di timur laut Iran. Gempa ini menghancurkan kota Tabas dan daerah sekitarnya. Dalam peristiwa ini lebih dari 25 ribu orang tewas dan puluhan ribu lainnya terluka. Rezim Syah berusaha memanfaatkan situasi ini untuk menghalangi berlanjutnya gerakan revolusi Islam, namun Imam Khomeini memberikan pesan kepada rakyat Iran untuk menolong para korban bencana dan melanjutkan gerakan revolusi Islam.

17 September
Bernadotte Terbunuh

Tanggal 17 September 1848, Count Bernadotte, mediator PBB dalam masalah Palestina dan perang pertama antara Arab dan Israel terbunuh dalam sebuah serangan teroris. Pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok Zionis bernama "Stern" ini dilakukan di kawasan pemukiman Israel di Baitul Maqdis. Bernadotte mengemban tugas untuk mencari jalan keluar dari permasalahan Palestina dan menghentikan perang Arab-Israel. Bernadotte mengakui keberadaan Rezim Zionis namun juga menekankan bahwa bangsa Palestina adalah penduduk asli kawasan tersebut. Hal inilah yang menimbulkan kemarahan kelompok ekstrim Zionis dan menyebabkan dia terbunuh.

Emil Ludwig Meninggal Dunia
Tanggal 17 September 1948, Emil Ludwig, seorang penulis biografi Jerman, meninggal dunia. Dia terlahir ke dunia pada tahun 1881 dan terkenal atas karya biografinya mengenai Bismarck, Kanselir Jerman pertengahan abad ke-19. Selama Perang Dunia Kedua, Ludwid sebagai seorang wartawan, mewawancarai beberapa tokoh terkenal dunia, seperti Roosevelt, Churchill, dan Stalin dan kemudian menulis biografi mereka. Selain itu, Ludwig juga menulis naskah drama dan novel. Di antara karya-karya Ludwig yang paling penting berjudul "Napoleon", "Goethe", "Dunia yang Aku Lihat", dan "Kehidupan Sebuah Sungai."

Pembunuhan Massal Rakyat Palestina

Tanggal 17 September 1970, dimulai pembunuhan massal rakyat Palestina oleh tentara Yordania. Menyusul kehadiran angkatan bersenjata Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Yordania dan terjadinya perlawanan gerilyawan Palestina terhadap tentara Zionis, Raja Husain bin Thalal merasa kepentingannya terancam. Oleh karena itu, sejak awal September tahun 1970, terjadi berbagai bentrokan sporadis antara tentara Yordania dan kelompok gerilyawan Palestina, khususnya di kota Amman.
Pada tanggal 16 September, pemerintahan militer terbentuk di Yordania, dan sehari kemudian atas perintah Raja Husain, tentara Yordania menyerbu berbagai posisi gerilyawan dan warga sipil Palestina yang mengungsi di Yordania. Ribuan rakyat Palestina terbunuh atau terluka dalam kejadian ini. Pada tanggal 28 September 1970, ditandatangani perjanjian gencatan senjata antara Yaser Arafat dan Raja Husain,. Namun, pada akhir tahun itu pula, kembali terjadi bentrokan antara tentara Yordania dan gerilyawan Palestina. Akhirnya, Raja Husain melarang total para gerilyawan Palestina untuk menyerang tentara Zionis di dalam kawasan Yordania dan kemudian, ratusan ribu pengungsi Palestina diusir keluar dari negeri itu.

Saddam Merobek-Robek Perjanjian Aljazair

Tanggal 17 September 1980, Rezim Irak secara sepihak membatalkan perjanjian perbatasannya dengan Iran, yaitu perjanjian Aljazair yang ditandatangani pada tahun 1975. Pada hari itu, Saddam Husain, presiden Irak dan pemimpin Partai Ba'ats merobek-robek surat perjanjian itu di depan kamera televisi yang disiarkan ke seluruh Irak. Beberapa hari kemudian, tentara Irak memulai invasinya ke Republik Islam Iran dan berlangsung perang selama delapan tahun. Berdasarkan perjanjian Aljazair, garis perbatasan Iran dan Irak telah ditentukan. Pada tahun 1990, Saddam Husain terpaksa kembali mengakui secara resmi perjanjian tersebut.

Pembunuhan Massal Kamp Shabra dan Shatila
Tanggal 17 September 1982, terjadi pembunuhan massal terhadap warga sipil Palestina yang menghuni kamp penampungan Shabra dan Shatila di Libanon oleh kelompok Phalang yang didukung oleh tentara Zionis. Sebelumnya pada bulan Juni 1982, tentara Zionis menyerang Libanon dan setelah mengusir angkatan bersenjata Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) keluar dari Beirut, ibu kota Libanon, kota inipun diduduki oleh tentara Zionis. Dengan persetujuan Menachem Begin, Perdana Menteri Israel dan atas perintah Ariel Sharon, Menteri Perang Israel pada waktu itu, pada dini hari tanggal 17 September, tentara Zionis mengepung kamp pengungsi Shabra dan Shatila. Lalu, kelompok Phalang memasuki kamp tersebut dan memperkosa serta membunuh warga sipil Palestina yang umumnya wanita, anak-anak, dan orang tua. Pembunuhan massal ini berlangsung selama 40 jam dan 3300 orang telah terbunuh.

18 September
Samuel Johnson lahir

Tanggal 18 September 1709, Samuel Johnson, penulis drama, syair, dan novel Inggris, terlahir ke dunia. Johnson memulai aktivitas sastranya dengan menulis kritik sastra dan beberapa lama kemudian mulai menulis syair. Dia kemudian menulis buku "Kehidupan Penyair". Karyanya yang lain berjudul "Kehidupan Sastra di Inggris" dan "Kamus Bahasa Inggris". Samuel Johnson meninggal dunia pada tahun 1784.

Chili Merdeka
Tanggal 18 September 1818, negara Chili berhasil meraih kemerdekaannya dari Spanyol dan hari ini dijadikan sebagai Hari Nasional negara tersebut. Chili pada tahun 1536 dijajah oleh Spanyol dan dijadikan bagian dari wilayah Peru yang juga dijajah oleh Spanyol. Pada tahun 1788, Raja Spanyol Charlos III memisahkan Chili dari Peru. Perjuangan kebebasan pertama rakyat Chili dimulai pada tahun 1814. Namun, pejuang Chili kalah dalam melawan tentara pemerintah Spanyol. Pada tahun 1817, Jose San Martin , komandan Argentina bersama beberapa ribu pasukannya menyerbu beberapa sejumlah wilayah jajahan Spanyol, di antaranya Peru dan chili. Dengan dukungan rakyat Chili, Jose San Martin berhasil mengusir tentara Spanyol dan pada tahun 1818, Chili berhasil menjadi negara merdeka.
Chili memiliki luas wilayah 756.626 kilometer persegi dan terletak di bagian barat Amerika selatan. Negara Chili berbatasan dengan Argentina, Bolivia, dan Peru.

Manchuria Diduduki Jepang
Tanggal 18 September 1931, kawasan Manchuria di timur laut Cina, diduduki oleh tentara Jepang. Pendudukan Manchuria yang memiliki luas wilayah lebih dari satu juta kilometer persegi itu ditengarai sebagai permulaan perang antara Cina dan Jepang. Setelah menduduki Manchuria, Jepang menempatkan pemerintahan boneka Mancheko. Sampai tahun-tahun awal perang Dunia Kedua, sebagian besar wilayah timur dan selatan Cina diduduki oleh Jepang. Pada peristiwa perang Dunia Kedua, Cina mendapat dukungan sekutu dalam melawan Jepang. Menyusul kekalahan Jepang dalam Perang Dunia Kedua tersebut di tahun 1945, tentara Jepang pun meninggalkan seluruh wilayah Cina, termasuk Manchuria.

Sekjen PBB Dag Hammarskjold Tewas
Tanggal 18 September 1961, Dag Hammarskjöld, politikus Swedia dan sekjen PBB yang kedua tewas dalam kecelakaan pesawat. Saat itu, dia sedang dalam menjalankan misi untuk menyelesaikan perang Kongo. Hammasrkjold pada tahun 1952 dipilih sebagai sekjen PBB dan tak lama setelah kematiannya, dia dianugerahi hadiah Nobel Perdamaian.

Husein Syahriar Meninggal Dunia

Tanggal 18 September 1988, Muhammad Husain Syahriar, seorang penyair terkenal Iran meninggal dunia. Dia dilahirkan di kota Tabriz Iran pada tahun 1904. Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di madrasah Darul Funun Teheran, dia memasuki sekolah kedokteran. Namun, di tengah jalan, ia meninggalkan sekolah ini dan kembali ke kota kelahirannya. Pada usianya ke 33 tahun, Syahriar sudah merilis buku syair pertamanya. Syahriar adalah seorang penyair yang dikenal merakyat dan memiliki perasaan yang lembut. Dalam syair-syair Syahriar juga tercermin perasaannya dan reaksinya mengenai rezim yang berkuasa di Iran pada saat itu. Pada masa revolusi Islam Iran, Syahriar mengiringi perjuangan rakyat Iran dengan syair-syairnya yang memberi semangat kepada rakyat. Dia juga menulis syair-syair relijius yang menunjukkan kecintaannya kepada Rasulullah dan ahlul baitnya.
Di antara karya-karya Syahriar yang paling terkenal adalah "Diwan-e Asy'ar" dan "Haydar Baba" yang ditulisnya dalam bahasa Turki. Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Khamanei pernah menyampaikan komentarnya mengenai Syahriar sebagai berikut.
"Kecintaannya terhadap Al-Quran dan spiritualitas merupakan salah satu keistimewaan Syahriar selama tiga dekade terakhir kehidupannya. Hal ini bisa terlihat dengan jelas dalam syair-syair Syahriar. Dia menyambut revolusi Islam dengan jiwa relijius dan pikirannya yang lurus dan lembut. Dia juga memiliki peran yang berpengaruh pada periode-periode sensitif revolusi Islam."

19 September
Minyak buatan Ditemukan

Tanggal 19 September 1907, untuk pertama kalinya dalam sejarah, usaha manusia untuk menciptakan materi yang bisa menciptakan panas dan energi, mencapai hasilnya dengan ditemukannya minyak buatan. Materi baru ini ditemukan oleh James Yong, seorang ahli kimia Skotlandia. James Yong memiliki sebuah pertambangan batu arang dan sebuah laboratorium lengkap. Melalui penyulingan batu arang tersebut, dia berhasil menciptakan minyak buatan.

Kudeta Militer di Argentina

Tanggal 19 September 1955, Presiden Argentina saat itu, Juan Domingo Peron, tersingkir dari posisinya oleh sebuah kudeta militer. Peron yang telah memerintah selama satu dekade itu, meraih kekuasaannya di tahun 1946 dengan dukungan kelas buruh. Penasehat politiknya yang paling besar adalah istrinya sendiri, yaitu Evita Peron. Pada tahun 1952, Evita Peron meninggal dunia dan disusul dengan pecahnya koalisi nasional yang selama ini mendukung Peron. Setelah diusir dari negerinya, ia menetap di Spanyol dan dari sana, ia memimpin Faksi Peronists yang merupakan faksi yang sangat kuat di Argentina.Juan Domingo Peron dilahirkan pada tahun 1895 dan memulai karirnya di bidang militer.

Perjanjian Militer AS dan Kuwait

Tanggal 19 September 1991, Kuwait dan Amerika menandatangani sebuah nota kesepakatan militer. Nota kesepakatan ini dibuat enam bulan setelah berakhirnya pendudukan Irak di Kuwait. Menurut para pejabat Kuwait, kesepakatan ini dibuat untuk mencegah kembalinya agresi Irak. Berdasarkan perjanjian ini, Amerika memiliki hak untuk menggunakan pelabuhan-pelabuhan Kuwait dan mendirikan pangkalan militer di negara itu, serta kedua negara akan melakukan latihan militer bersama.
Pada tahun 1992, Kuwait juga membuat perjanjian serupa dengan Inggris dan Perancis. Pada tahun-tahun berikutnya, Qatar, Bahrain, Oman, and Uni Emirat Arab juga mengadakan perjanjian militer dengan Amerika, Inggris, dan Perancis. Namun, di luar yang dibayangkan oleh negara-negara itu, kehadiran militer Barat di wilayah mereka justru mendatangkan masalah di dalam negeri dan meningkatkan ketidakamanan di Teluk Persia.

Tentara AS Menyerbu Haiti
Tanggal 19 September 1994, 20 ribu tentara AS menyerbu Haiti, sebuah negara kecil di Laut Karibia, dari laut dan udara dan kemudian menduduki negara tersebut. Alasan Washington dalam serangannya tersebut adalah untuk mengembalikan Jean Bertrand Aristide, mantan presiden Haiti, ke kursi kepresidenan. Sebelumnya, pada tahun 1991, Jenderal Raol Cedras melakukan kudeta terhadap Aristide yang delapan bulan sebelumnya terpilih sebagai presiden Haiti. Namun, atas desakan internasional, terutama Amerika, para pelaku kudeta bersedia menyerahkan kembali kekuasaan keapda Aristide. Di luar kesepakatan, tiba-tiba AS menyerang Haiti dan tetap tinggal di negara itu dengan kedok sebagai pasukan penjaga perdamaian. Tindakan AS ini merupakan bukti lain dari pelanggaran undang-undang internasional yang berkali-kali dilakukan oleh negara ini.

20 September
Bus Bertenaga Uap Diciptakan

Tanggal 20 September 1831, untuk pertama kalinya diciptakan bus pertama yang menggunakan tenaga uap. Bus uap ini diciptakan oleh seorang inventor Inggris bernama Gordon Bronz. Bus ini memuat tiga puluh orang dan memiliki kecepatan yang amat rendah. Dewasa ini, bus yang digerakkan dengan bahan bakar bensin telah menjadi salah satu alat transportasi terpenting di dunia.

Pengangkatan Kaisar Austria dan Hongaria

Tanggal 20 September 1867, dengan bergabungnya Hongaria ke Austria, Francis Joseph secara resmi diangkat sebagai kaisar kerajaan gabungan Austria-Hongaria. Hongaria selama sejarahnya, berada dalam kekuasaan-kekusaan negara besar seperti Austria dan Utsmani. Akhirnya, pada akhir Perang Dunia Pertama dan kekalahan Austria pada tahun 1918, Hongaria meraih kemerdekaannya. Hongaria terletak di Eropa timur, dan berbatasan dengan Austria, Cheko, Slovakia, dan Yugoslavia.

Perancis Menaklukkan Roma
Tanggal 20 September 1870, Roma, sebuah kota tua dan bersejarah Italia, berhasil direbut oleh pasukan Viktor Emmanuel Kedua dari tangan Perancis. Sejak abad ke-5, wilayah Italia terpecah-pecah dan dikuasai oleh berbagai bangsa. Usaha untuk mempersatukan Italia dimulai setelah Kongres Wina tahun 1815. Pemimpin gerakan pemersatuan Italia adalah Giuseppe Garibaldi, Camillo de Cavour, dan Giuseppe Mazzini. Pada tahun 1850, tentara Sardinia dengan dukungan Perancis menduduki Austria yang merupakan penguasa Italia saat itu dan hal ini memuluskan jalan untuk mempersatukan negara ini.
Sampai tahun 1870, banyak kawasan lain yang bisa kembali digabungkan ke dalam wilayah Italia. Pada tahun ini pula, Perancis yang menguasai Roma, mengurangi pasukannya di kota itu karena sedang berperang dengan Jerman. Orang-orang Italia menggunakan kesempatan ini untuk menguasai Roma dan dijadikan sebagai ibu kota Italia. Dengan direbutnya Roma, sempurnalah usaha penyatuan kembali wilayah Italia.

Thomas Elliot Lahir

Tanggal 20 September 1888, Thomas Elliot, yang terkenal dengan nama T.S. Elliot, seorang sastrawan dan penyair Inggris kontemporer, terlahir ke dunia. Dia mulai terkenal pada tahun 1922 setelah menerbitkan karya syairnya yeng berjudul "Negeri yang Hancur". Karya-karya lain dari penyair Inggris ini adalah "Perang yang Sia-sia", "Perang Suci", dan "Kejahatan di Gereja".

Kaisar Despotik Afrika Tengah Meninggal Dunia
Tanggal 20 September 1979, Jenderal Jean Bedel Bokassa, kaisar despotik Afrika Tengah, meninggal dunia. Pada tahun 1965, Bokassa melakukan kudeta terhadap pemerintahan David Dacko, presiden Afrika Tengah waktu itu. Kemudian, atas dukungan Perancis, bekas penjajah di negeri itu, Bokassa meraih kekuasaannya. Beberapa lama kemudian, Bokassa mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup dan pada tahun 1976, dia mengangkat diri sebagai kaisar.
Selama empat belas tahun masa pemerintahannya, dia melakukan berbagai pembunuhan dan kejahatan dan menguras kekayaan bangsa ini. Bokassa bahkan pernah dituduh sebagai pemakan daging manusia dan dia tidak pernah menyangkal tuduhan ini. Akhirnya, setelah gerakan pemberontakan rakyat pada tahun 1979, orang-orang Perancis menyingkirkan Bokassa dan David Dacko kembali menjadi presiden negara ini.

21 September
Sistem Negara Perancis Diganti

Tanggal 21 September 1792, tiga tahun setelah kemanangan Revolusi Perancis, sistem kerajaan di negara ini dihapuskan dan digantikan dengan sistem republik. Pada bulan Januari 1793, Raja Louis ke-16 dipenggal kepalanya dengan guillotine dan kemudian sebagian besar anggota keluarganya pun dibunuh. Republik Perancis pertama berlangsung selama 12 tahun dan terbagi ke dalam tiga periode, yang disebut sebagai convention, directory, dan consuler. Napoleon Bonaparte pada tahun 1804 mengembalikan sistem kerajaan di Perancis dan menjadikan dirinya sebagai Kaisar Perancis.

Walter Scott meninggal Dunia

Tanggal 21 September 1832, Walter Scott, seorang penulis roman penyair dan sejarawan Inggris meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1771 dan setelah menyelesaikan pendidikan di bidang hukum, dia berprofesi sebagai pengacara selama 14 tahun. Karena Scott lebih berminat dalam bidang sastra, sampai akhir hayatnya, dia beralih profesi sebagai penulis. Di antara karya Scott adalah buku berjudul "Ivanhoe", "Tentara Skotlandia", dan "Nona Lautan".

HG Wells Lahir
Tanggal 21 September 1866, HG Wells, seorang penulis dan sejarawan Inggris terlahir ke dunia. Dia terkenal karena karya fiksi ilmiahnya. Di antara karya-karya HG Wells adalah buku berjudul "Perang Dunia", "Kota Baru", dan "Kumpulan Sejarah". Wells meninggal dunia tahun 1946.

Kwane Nkrumah Lahir

Tanggal 21 September 1909, Doktor Kwane Nkrumah, seorang pejuang kemerdekaan Ghana, terlahir ke dunia. Nkrumah bergabung dalam gerakan kebangkitan rakyat Ghana melawan Inggris. Setelah diadakan pemilu pertama di Ghana tahun 1950, Nkrumah yang memimpin Partai Konvensi Rakyat, terpilih sebagai perdana menteri. Akhirnya pada tahun 1957, Ghana secara resmi merdeka dan menjadi anggota PBB. Sejak saat itu, berbagai kudeta menimpa pemerintahan Nkrumah. Ketika Nkrumah sedang berkunjung ke Cina, Jenderal Joseph Ankrah melakukan kudeta dan berhasil menggulingkan pemerintahan Nkrumah. Nkrumah meninggal tahun 1972 di Romania. Nkrumah berjasa dalam pendirian organisasi non-blok dan organisasi persatuan Afrika.

Malta Merdeka
Tanggal 21 September 1964, Malta, sebuah negara di lautan tengah Mediterania, meraih kemerdekaannya. Pada tahun 1798, Malta dijajah oleh Perancis dan tak lama kemudian, Inggris menguasai negara ini. Pada tahun 1921, Inggris memberikan status otonomi kepada Malta namun rakyat negara ini menginginkan kemerdekaan penuh. Sejak tahun 1958, gerakan kemerdekaan di negara ini semakin menguat. Akhirnya pada tahun 1964, Malta meraih kemerdekaan penuh dan dipimpin oleh Gubernur Jenderal.

22 September
Pemimpin Kerajaan Zulu Dibunuh

Tanggal 22 September 1828, Shaka, pemimpin kabilah dan pendiri kerajaan Zulu di Afrika Selatan, tewas dibunuh oleh saudara tirinya. Dia memegang tampuk kepemimpinan kabilah Zulu sejak tahun 1815 dan sejak itu, wilayah kekuasaan kerajaan ini kian meluas. Sejak tahun 1830 hingga 1839, rakyat Zulu berperang melawan orang-orang "Boer" atau para imigran Belanda. Pada tahun 1880, Zulu dikalahkan oleh imperialis Inggris dan wilayah kekuasaan kerajaan Zulu dipecah-pecah. Kini, kabilah Zulu merupakan golongan minoritas yang kuat di Afrika Selatan.

Perang Rakyat Cina Melawan InggrisTanggal 22 September 1860, dimulailah Perang Peking yang terjadi antara rakyat Cina melawan tentara Inggris dan Perancis. Dalam perang ini, tentara Cina yang kekurangan senjata dan fasilitas militer, terpaksa menelan kekalahan. Cina kemudian dipaksa menandatangani surat perjanjian yang berisi penyerahan berbagai kekuasaan kepada Inggris dan Perancis. Selain itu, pelabuhan-pelabuhan Cina menjadi terbuka untuk orang-orang asing.

Mali Merdeka
Tanggal 22 September 1960, Mali, sebuah negara yang terletak di barat laut Afrika, meraih kemerdekaannya. Negara ini memiliki peradaban tinggi sejak 2000 tahun yang lalu. Namun, dari abad ke-8 hingga ke-16, Mali dikuasai oleh Sudan. Kemudian, Maroko menguasai negara ini. Pada tahun 1898, Mali dijajah oleh Perancis. Akhirnya, 62 tahun kemudian, barulah Mali berhasil meraih kemerdekaannya.

Agresi Irak ke Iran

Tanggal 22 September 1980, dimulailah agresi Irak terhadap Iran. Pada hari itu, unit-unit lapis baja dan infanteri angkatan darat Irak menyerang perbatasan barat daya Iran. Dalam hari-hari pertama agresi ini, beberapa kota dan puluhan desa di perbatasan Iran diduduki oleh tentara Irak dan ratusan perempuan anak-anak gugur syahid dalam serangan itu.
Rezim Saddam dalam agresinya ke Iran ini mendapat dukungan dana yang amat besar, serta dukungan militer, politik, dan propaganda dari dua negara superpower saat itu, yaitu AS dan Uni Soviet, negara-negara Barat lain seperti, Inggris dan Perancis, serta dari rezim-rezim di kawasan Teluk Persia. Namun, berkat perlawanan rakyat Iran yang tak kenal menyerah, delapan tahun kemudian pada tahun 1988, Saddam terpaksa menerima resolusi gencatan senjata dari PBB dan perang pun berakhir.

23 September
Arthur Schopenhauer Meninggal Dunia

Tanggal 23 September tahun 1860, Arthur Schopenhauer, seorang filosof Jerman, meninggal dunia. Ia dilahirkan pada tahun 1788 dan saat beranjak dewasa, ia mempelajari filsafat secara mendalam. Schopenhauer dikenal sebagai pembaharu aliran filsafat Hegel dan Goethe. Ia dikenal juga sangat menyukai cara-cara berpikir Plato dan Kant. Di antara karya tulisannya yang masih bisa kita baca adalah sebuah buku berjudul "Dunia adalah Kehendak dan Penampilan".

Kerajaan Arab Saudi Berdiri

Tanggal 23 September tahun 1932, Kerajaan Arab Saudi berdiri dengan raja pertamanya Abdul Aziz bin Saud. Pada abad kesembilan masehi, semenanjung Arab terlepas dari kekuasaan Bani Abbasiyyah. Sejak saat itu, situasi di seluruh kawasan itu selalu tidak stabil. Pada abad ke-16, kawasan Arab dikuasai oleh Kesultanan Utsmani. Sejak pertengahan abad ke-17, keluarga Al-Saud memulai upayanya untuk menguasai kawasan Jazirah itu dan upayanya itu mencapai klimaksnya d awal-awal abad ke-20.
Saat Perang Dunia Kedua berlangsung, keluarga Al-Saud membangun hubungan yang sangat baik dengan Inggris. Setelah berakhirnya perang tersebut, yang disertai dengan bubarnya kesultanan Utsmani, secara keseluruhan Arab meraih kemerdekaannya. Saat itu, ada dua kekuatan besar di Semenanjung Arab, yaitu keluarga Al-Saud dan Syarif Husein bin Ali yang menjadi penguasa Kota Mekah. Terjadilah peperangan antara keduanya yang berakhir dengan kemenangan keluarga Al-Saud. Sejak saat itulah, keluarga Al-Saud menancapkan kekuasaannya di seluruh Semenanjung Arab.
Arab Saudi terletak di Asia barat dan memiliki luas 2.240.000 kilometer persegi. Negara ini berbatasan dengan Irak, Yordania, Yaman, Oman, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Sigmund Freud Meninggal

Tanggal 23 September tahun 1939, Sigmund Freud, psikolog terkenal dunia Barat, meninggal dunia. Ia dilahirkan tahun 1856. Selama hidupnya ia melakukan berbagai penelitian mengenai problema kejiwaan manusia. Kemudian, dari hasil penelitiannya itu, ia mencetuskan sebuah teori baru mengenai psikologi.
Freud berkeyakinan bahwa seluruh pemikiran dan aktivitas manusia bersumber dari sesuatu yang tersembunyi dalam jiwanya. Bagi Freud, sebagian besar masalah perilaku yang diidap oleh manusia berangkat dari keinginan-keinginan terpendam yang dimilikinya sejak seseorang masih kanak-kanak. Karenanya, Freud dikenal sebagai peletak dasar psiko-analisis.


Rumah Imam Khomeini di Najaf Dikepung

Tanggal 23 September tahun 1978, pasukan keamanan rezim Ba'ats Irak yang bekerjasama dengan Rezim Syah Pahlevi Iran, mengepung rumah Imam Khomeini di Najaf. Rezim Ba'ats memerintahkan kepada Imam Khomeini agar tidak melakukan wawancara dengan wartawan, mengeluarkan pernyataan, dan mengkritik pemerintahan Iran. Namun, Imam Khomeini dalam menjawab perintah ini menyatakan, " Di manapun saya berada, saya akan menjalankan kewajiban syar'iy." Tak lama kemudian, pemerintah Irak memaksa Imam Khomeini meninggalkan negeri itu. Imam Khomeini kemudian pindah ke Paris dan sejak itulah gerakan revolusi Islam semakin menggema ke seluruh dunia. Pada tahun 1979, revolusi Islam Iran mencapai kemenangannya.

Armenia Merdeka

Tanggal 23 September tahun 1991, Armenia mengumumkan kemerdekaannya dari Uni Soviet. Armenia sejak abad ke-6 sebelum Masehi dikuasai oleh Iran. Kemudian, negara ini silih berganti mengalami masa kemerdakaan, lalu kembali jatuh ke tangan penjajah. Dalam perang Chalderon antara Iran dan Utsmani, sebagian besar wilayah Armenia yang berada di bawah kekuasaan Iran, direbut oleh Utsmani. Tak lama kemudian, Armenia jatuh ke tangan Rusia. Pada tahun 1918, menyusul Revolusi Komunis di Soviet, Armenia mengumumkan kemerdekaannya. Namun, dua tahun kemudian, Armenia digabungkan ke dalam Uni Soviet. Pada awal dekade 1990, melalui sebuah referendum, lebih dari 90 persen rakyat negara ini menginginkan kemerdekaan.
Armenistan terletak di kawasan Kaukasus, memiliki luas wilayah hampir 30 kilometer persegi dan berbatasan dengan Iran, Azerbaijan, Turki, dan Georgia.

24 September
Akhir Operasi Napoleon di Austria

Tanggal 24 September tahun 1805, pasukan "Grande Armee" Napoleon Bonaparte mengakhiri operasi militernya di Austria. Operasi militer ini dilancarkan untuk mencegah serangan tentara Austria. 200 ribu tentara Perancis dalam waktu 27 hari menyerang dari tepi sungai Rhine dan menjatuhkan kekalahan telak kepada tentara Austria. Meskipun Austria merupakan sahabat Perancis, namun dalam perundingan rahasianya dengan Rusia dan Inggris, Austria bermaksud menggulingkan Napoleon.

Jerman Mengebom Warsawa
Tanggal 24 September tahun 1939, dimulailah pengeboman besar-besaran di Warsawa, Polandia, oleh pasawat-pesawat Jerman. Pengeboman ini dilakukan pada awal Perang Dunia Kedua dan terjadi selama tiga hari. Setelah melakukan perlawanan hebat, rakyat Warsawa akhirnya menyerah kepada Jerman. Hitler telah memerintahkan kepada pasukan Nazi agar dengan cara apapun, kota ini harus ditaklukkan. Dalam pengeboman ini, lebih dari 15 ribu rakyat Warsawa tewas.

Guinea Merdeka

Tanggal 24 September tahun 1974, Guinea Bissau meraih kemerdekaannya dari Portugis. Pangeran Henry dari Portugis mendarat di Guinea Bissau pada tahun 1446 dan sejak saat itu, Portugis menjajah negara ini hingga abad ke-20. Selama masa penjajahan Portugis, wilayah ini diberi nama Guinea Portugis. Pada abad ke-17 dan ke-18, negara ini menjadi kawasan perdagangan budak oleh bangsa Eropa. Sejak pertengahan dekade ke 1960, kebangkitan rakyat negara ini dalam melawan penjajah semakin meningkat. Pada tahun 1970, pengontrolan dua pertiga wilayah Guinea Bissau berada di tangan para pejuang kemerdekaan. Akhirnya, Portugis pada tahun 1974 mengakui kemerdekaan Guinea Bissau.
Guinea Bissau memiliki luas wilayah lebih dari 36 ribu kilometer persegi dan berbatasan dengan Guinea dan Senegal.

25 September
Ghumam Hamedani Meninggal Dunia

Tanggal 25 September tahun 1942, Muhammad Yusuf Zadeh, yang terkenal dengan nama Ghumam Hamedani, seorang sastrawan dan penyair Iran, meninggal dunia. Dia amat manguasai bidang logika, filsafat Islam, dan sastra Persia. Selain menggeluti bidang sastra, dia juga aktif dalam perjuangan revolusi konstitusional Iran. Namun, ketika akhirnya revolusi ini menyimpang dari tujuannya semula dan tokoh-tokoh despotik naik menjadi pemimpin, Hamedani memilih keluar dari aktivitas politik dan berkonsentrasi di bidang pendidikan social dan sastra. Satu-satunya karya peninggalan Hamedani adalah Diwan-e As'yar yang hanya memuat kurang dari sepertiga karya-karya syair Hamedani sepanjang hidupnya.

Mirza Tehrani Meninggal Dunia

Tanggal 25 September 1992, Haji Mirza Abdul Karim Rausyan Tehrani, seorang ulama dan ahli sufi Iran, meninggal dunia. Dia dilahirkan di kota Teheran pada tahun 1903. Ketertarikan dan keingintahuannya yang mendalam di bidang irfan atau sufistik dan filsafat membawanya untuk mempelajari ilmu-ilmu Islam. Dia menuntut ilmu dari ulama-ulama terkemuka di zamannya sampai ia sendiri pun akhirnya menjadi ulama terkemuka. Haji Mirza Abdul Karim Rausyan Tehrani selama beberapa waktu pernah mengajar di fakultas Teologi Universitas Teheran.

Khalid Misy'al Diteror Israel

Tanggal 25 September tahun 1997, organisasi mata-mata Mossad, melakukan teror terhadap pejuang Palestina, Khalid Misy'al. Khalid Misy'al adalah ketua biro politik Organisasi Perlawanan Islam Palestina atau HAMAS ini, diserang oleh Mossad di kota Amman, Jordania sehingga mengalami luka-luka berat. Dua pelaku teror tersebut berhasil ditangkap. Pejabat Kanada pun turut marah kepada kedua agen Mossad tersebut karena mereka menggunakan paspor Kanada ketika memasuki Jordania. Peristiwa ini sekali lagi membuka kedok kejahatan rezim Zionis dan menimbulkan krisis hubungan antara Israel dan Kanada.


Edward Said Meninggal Dunia

Tanggal 25 September 2003, Edward Said, penulis dan cendikiawan Palestina meninggal dunia akibat penyakit kanker darah akut yang dideritanya. Edward Said lahir tahun 1953 dari keluarga Kristen di kota Baitul Maqdis. Pada umur 17 tahun ia meninggalkan negaranya menuju Amerika guna melanjutkan pendidikan. Di sana Edward berhasil meraih gelar doktor di bidang sastera di Universitas Harvard.
Tetapi, yang mengharukan, adalah kegigihan Said untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina. Dia menulis hampir tanpa henti di media Barat dan Arab mengenai perampasan hak-hak rakyat Palestina oleh Israel. Sekurang-kurangnya dua buku penting telah ia tulis mengenai pokok soal ini, The Question of Palestine dan The Politics of Dispossession, di samping puluhan kolom dan artikel di koran dan majalah. Sebagian karya-karya Edward Said seperti Kultur dan Imperialisme(Culture and Imperialism) dan Orientalisme(Orientalism) menimbulkan badai perdebatan yang sengit di kalangan para pemikir. Dalam buku Orientalisme yang diterbitkan pada tahun 1978, Edward Said dengan baik menjelaskan bagaimana para orientalis Barat menjadi alat imperialisme Barat guna menjustifikasi eksploitasi kekayaan bangsa-bangsa Timur.
Tokoh Palestina ini pada tahun 1977 menjadi anggota Dewan Nasional Palestina. Namun Edward kemudian memutuskan keluar sebagai aksi protes atas kinerja pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

26 September
Selandia Baru Merdeka

Tanggal 26 September tahun 1907, Kepulauan Selandia Baru meraih kemerdekaannya. Sejak tahun 1769, Selandia Baru dijajah oleh Inggris. Pada abad 19, seiring dengan derasnya arus imigrasi orang-orang Inggris ke kawasan itu, situasi penjajahan makin terasa menekan warga setempat. Atas dasar itu, orang-orang Maori yang merupakan pendudukan asli di sana, pada tahun 1840, menandatangani perjanjian dengan pemerintah Inggris.
Menurut perjanjian itu, suku Maori bersedia mengakui kekuasaan Inggris atas wilayah Selandia Baru dengan syarat bahwa kaum imigran Inggris tidak menjarah sejumlah kawasan tempat tinggal mereka. Akan tetapi, setelah itu pemerintah Inggris melakukan sejumlah pelanggran atas perjanjian itu. Akibatnya, terjadilah dua kali pertempuran berdarah di antara kedua pihak, yaitu pada tahun 1845 hingga 1848 dan tahun 1860 hingga 1870. Dalam kedua perang itu, suku Maori ditumpas. Pada tahun 1907, Selandia dijadikan sebuah kawasan independen dengan bentuk pemerintahan gubernur jenderal.
Negara Selandia Baru terdiri dari dua pulau utama dan sejumlah kepulauan kecil. Negera ini terletak di Samudera Pasifik selatan. Secara keseluruhan, negara ini memiliki luas wilayah 268 ribu kilometer persegi.

Kudeta Militer di Yaman Utara
Tanggal 26 September 1962, system pemerintahan kerajaan di Yaman Utara yang dipimpin oleh sultan-sultan bergelar imam, dibubarkan. Pada hari itu, Kolonel Abdullah Salal melakukan kudeta militer dan mendirikan pemerintahan baru berbentuk republik. Imam Muhamad Badr yang merupakan raja terakhir Yaman Utara, kemudian melakukan perlawanan untuk merebut kembali kekuasaannya. Saat itu, Badr mendapatkan dukungan Raja Arab Saudi. Sementara itu, Kolonel Salal mendapatkan bantuan militer dari pemerintahan Mesir yang dipimpin oleh Gamal Abdul Naser.
Maka, terjadilah pertempuran bersenjata selama empat tahun antara kedua belah pihak. Setelah itu, kedua belah pihak melakukan gencatan senjata. Sedangkan Raja Feishal dan Abdul Naser juga sepakat untuk menarik pasukan masing-masing dari Yaman setelah kedua negara itu terlibat dalam perang enam hari melawan Israel.

Alberto Moravia Meninggal
Tanggal 26 September tahun 1990, Alberto Moravia, seorang penulis roman berkebangsaan Italia meninggal dunia. Ia dilahirkan tahun 1907 di Kota Roma. Roman pertamanya berjudul "Manusia Tanpa Beda", yang ditulisnya ketika ia masih muda. Akan tetapi, roman paling terkenalnya berkaitan dengan masalah keterkaitan manusia dengan realitas. Karya lainnya yang terkenal berjudul "Gerakan Menuju Masa Depan" dan "Wanita Roma".

Ayatullah Kashifi Wafat

Tanggal 26 September tahun 1991, Ayatullah Sayid Mostafa Khansari, atau yang dikenal dengan nama Ayatullah Kashifi, meninggal dunia. Ia termasuk ulama terkenal kontemporer. Ayatullah Kashifi dilahirkan di kota Qom dan menimba ilmu di bawah bimbingan Ayatullah Boroujerdi. Di antara karya-karya tulisannya adalah "Taudhihul Masil', ‘Manasik Haj', dan ‘Izdiwaj dar Islam'.

27 September
Axis Power Terbentuk

Tanggal 27 September 1940, ditandatangani Perjanjian Tripartit oleh Jerman, Itali, dan Jepang. Atas dasar perjanjian ini, terbentuklah kekuatan aliansi atau "The Axis Power" dalam Perang Dunia Kedua. Serangan Jepang terhadap Amerika dan masuknya AS ke dalam kancah Perang Dunia Kedua merupakan di antara akibat perjanjian tripartit ini.

Jerman Menang Perang di Sovyet
Tanggal 27 September 1941, tentara Nazi Jerman dalam serangannya ke kawasan Soviet yang dimulai pada bulan Juni 1941, mencapai sebuah kemenangan besar. Tentara Soviet yang berada di kawasan timur dan tengah mengalami kelelahan serta kehabisan amunisi, diserang dari berbagai arah oleh tentara Nazi. Dalam perang ini, lebih dari 600 ribu orang tentara Soviet ditawan dan sekitar 1200 tank dan 5400 meriam direbut oleh tentara Jerman sebagai rampasan perang. Tak lama kemudian, dengan datangnya musim dingin, tentara Jerman terjebak udara yang sangat dingin dan Soviet memulai serangan balasannya.

Beijing Resmi Menjadi Ibu Kota Cina

Tanggal 27 September 1949, kota Beijing secara resmi dijadikan ibukota Cina. Kota Beijing yang bersejarah ini terletak di timur Cina dan merupakan pusat politik, ekonomi, dan kebudayaan Cina. Pemilihan kota ini sebagai ibukota dilakukan setelah Mao meraih kekuasaannya dan pemindahan pemerintahan Chiang Kai Sek ke Taiwan.

Blokade Irak atas Kota Abadan Dipatahkan
Tanggal 27 September 1981, atas komando Imam Khomeini, tentara Iran berhasil memecahkan blokade tentara agresor Irak di kota Abadan. Kota ini sejak dimulainya perang Iran-Irak yang dipaksakan, telah dikepung oleh tentara Irak selama satu tahun. Dalam operasi militer yang diberi sandi "Tsaminul Aimeh" atau "Imam Kedelapan" ini, Abadan berhasil dibebaskan. Kemenangan operasi ini merupakan kemenangan besar pertama pasukan Iran dalam perang Iran-Irak.

Taleban Menguasai Kabul
Tanggal 27 September tahun 1996, Organisasi Taleban berhasil menguasai Kabul, ibu kota Afghanistan. Kelompok ini dibentuk tahun 1994 dengan dukungan AS. Pemerintah Pakistan juga turut memberikan bantuan militer dan politik kepada organisasi itu. Perlahan namun pasti, Taleban awalnya berhasil menguasai kawasan selatan dan barat Afghanistan. Setelah itu, mereka bergerak menuju Kabul yang terletak di timur Afghanistan. Sehari sebelum jatuhnya Kabul, pasukan pemerintah di bawah komando Ahmad Syah Mas'ud meninggalkan Kabul.
Setelah berhasil menguasai Kabul, Taleban, dengan segala kedangkalan pemahaman atas hukum-hukum Islamnya, memberlakukan peraturan yang luar biasa ketat atas warga Afghanistan, terutama kaum wanitanya. Rakyat Afghanistan dipaksa kembali menjalani kehidupan abad pertengahan. Berbagai langkah keras dan kasar tersebut telah membuat rakyat Afghanistan membenci Taleban.
Kemudian, pada bulan Oktober 2001, pasukan AS dan Front Aliansi Utara melakukan penyerangan ke Kabul. Rezim Taleban dengan cepat jatuh dan terusir dari Kabul. Hanya dalam waktu beberapa hari, seluruh wilayah Afghanistan yang tadinya dikuasai kelompok Taleban berhasil dibebaskan.

28 September
Penemu Neptunus Meninggal

Tanggal 28 September tahun 1877, Urbain Le Verrier, seorang ahli atronomi dan perbintangan Perancis, meninggal dunia pada usianya ke-66 tahun. Sejak mudanya, Le Verrier amat meminati bidang perbintangan dan astronomi dan hingga akhir hayatnya, dia menggeluti bidang ini. Di antara hasil penelitian Le Verrier adalah penemuan planet baru dalam tatasurya, yang dinamakan Neptunus.

Herman Melville Meninggal
Tanggal 28 September 1891, Herman Melville, seorang penulis Amerika, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1819 dan menggeluti profesi sebagai pelaut. Namun, kapal Melville tenggelam dalam sebuah pelayaran dan dia terdampar di sebuah kepulauan yang penghuninya pemakan manusia. Pengalaman Melville dalam melarikan diri dari para pemakan manusia itu dikisahkannya dalam buku berjudul "Typee" dan buku inilah yang menyebabkan namanya menjadi terkenal. Karya-karya Melville yang lain berjudul "Moby-Dick", "White Jacket", "Billy Budd" dan "Redburn".

Gamal Abdul Naser Wafat
Tanggal 28 September tahun 1970, Gamal Abdul Naser, presiden Mesir, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1916. Naser ambil bagian dalam perang pertama antara Arab melawan Zionis pada tahun 1948. Pada tahun 1952, bersama dengan Jenderal Najib, Naser melakukan kudeta terhadap Raja Faruq dan mengganti sistem pemerintahan kerajaan menjadi republik. Dua tahun kemudian, dengan mundurnya Jenderal Najib dari kursi kepresidenan, Gamal Abdul Naser meraih kekuasaannya. Pada masa kepresidenannya, dia mereformasi Mesir dan melawan penjajahan Zionis di Quds.
Pada tahun 1956, kanal Suez dinasionalisasi oleh Abdul Naser. Menyusul tindakannya ini, pasukan Inggris, Perancis, dan Zionis menyerang Mesir. Perlawanan Abdul Naser terhadap pasukan sekutu tersebut membuat namanya menjulang di antara para pemimpouin Arab.
Pada tahun 1958, dengan Suriah dan Yaman, Mesir mendirikan negara Republik Uni Arab yang hanya bertahan 3 tahun. Kekalahan Mesir dalam perang melawan Israel pada tahun 1967 merupakan kegagalan besar bagi Abdul Naser. Tiga tahun kemudian, ia pun meninggal dunia.


PBB Mengeluarkan Resolusi 1073

Tanggal 28 September 1996 Hijriah, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi nomor 1073 yang meminta dihentikannya aksi pembuatan terowongan di bawah kompleks Masjid Al-Aqsha yang dilakukan oleh Rezim Zionis. Semula, dalam konsep resolusi ini dicantumkan kecaman atas tindakan ilegal Zionis itu, namun atas campur tangan AS, kalimat kecaman tersebut dibuang.
Pembuatan terowongan di bawah masjid Al-Aqsha ini menimbulkan bentrokan berdarah antara tentara Zionis dan rakyat Palestina pada tanggal 23 September 1996. Bentrokan ini menewaskan ratusan rakyat Palestina. Meskipun DK PBB telah mengeluarkan resolusi, Israel tetap meneruskan pembangunan terowongan di bawah Masid Al-Aqsha tersebut.

Intifadhah Al-Aqsha Dimulai

Tanggal 28 September 2000, gerakan intifadah Palestina kembali dimulai. Sebelumnya, Ariel Sharon masuk ke Masjidul Aqsha dan melecehkan kehormatan masjid itu. Rakyat Palestina marah atas kejadian ini dan memulai kebangkitan mereka. Ariel Sharon adalah pemimpin Partai fanatis Yahudi, yaitu Partai Likud dan dalang pembunuhan massa di Shabra Satila. Kebangkitan rakyat Palestina ini disebut sebagai Intifadhah Masijid Al-Aqsha.
Dalam melawan gerakan intifadhah ini, rezim Zionis melakukan represi dan serangan-serangan yang keji. Di antaranya, dengan menyerang rakyat Palestina dengan tank, helikopter, dan pesawat tempur. Namun demikian, rakyat Palestina tetap melanjutkan perjuangan mereka tanpa kenal menyerah.

29 September
Enrico Fermi, Ahli Fisika Italia, Lahir

Tanggal 29 September 1901, Enrico Fermi, seorang ahli fisika Italia, terlahir ke dunia di kota Roma. Setelah menyelesaikan pendidikannya, dia menemukan hukum gerakan molekul gas. Selain itu, Fermi melakukan penelitian mengenai perubahan unsur atom dan berhasil membuat baterai dengan cara penguraian atom dan pelepasan energinya. Fisikawan Italia ini meninggal dunia pada tahun 1954.

Emile Zola Meninggal Dunia
Tanggal 29 September 1902, Emile Zola, seorang penulis Perancis, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1840 di Paris. Emile Zola banyak meninggalkan karya tulis, di antaranya berjudul "Nana", "The Miller's Daughter", dan "Captain Burle".

Bulgaria Menyerah Kepada Pasukan Sekutu

Tanggal 29 September tahun 1918, Bulgaria menyerah kepada pasukan Sekutu dalam Perang Dunia Pertama, setelah mengalami berbagai kekalahan. Dalam perang ini, Bulgaria bersekutu dengan Jerman, Utsmani, dan Austria-Hongaria. Pasukan aliansi tersebut bertempur melawan pasukan sekutu yang terdiri dari Perancis, Inggris, Rusia, dan Italia. Menyusul kegagalan Bulgaria dalam perang Makedonia, ditandatanganilah "Perjanjian Solonik" pada tanggal 15 September 1918. Perjanjian itu ditandatangani oleh Bulgaria dan Sekutu di kota Solonik, Yunani. Satu setengah bulan kemudian, pada tanggal 15 November, Jerman juga menyerah dan Perang Dunia Pertama berakhir dengan kemenangan Sekutu.

Hujjatul Islam Sayyid Abdul Karim Hashemi Nejad Gugur Syahid

Tanggal 29 September 1981 Hijriah, Hujjatul Islam Sayyid Abdul Karim Hashemi Nejad, gugur syahid akibat serangan kelompok teroris Mujahidi Al-Khalq. Ruhaniwan Iran yang aktif berjuang dalam melawan rezim Syah Pahlevi ini dilahirkan pada tahun 1933. Beliau menimba ilmu dari ulama-ulama besar, di antaranya Ayatullah Burujerdi dan Imam Khomeini. Akibat keterlibatannya dalam gerakan revolusi Islam Iran, beliau berkali-kali dipenjarakan oleh Rezim Syah. Setelah kemenangan revolusi Islam dan berdirinya Republik Islam Iran, Sayyid Hashemi Nejat mengabdikan diri di bidang pendidikan Islam. Beliau juga meninggalkan banyak karya penulisan, di antaranya berjudul "Masalah-Masalah Zaman Kita" dan "Para Pemimpin yang Benar".

Angola Adakan Pemilu Pertama

Tanggal 29 September 1992, diadakan pemilu pertama yang bebas di Anggola. Dalam pemilu ini Partai MPLA yang sejak tahun 1976 menguasai pemerintahan, meraih kemenangannya dan pemimpin partai ini, Jose Eduardo Dos Santos, kembali menjadi presiden.
Angola meraih kemerdekaannya dari Portugis pada tahun 1975 dan terjadi perang saudara antara kelompok MPLA yang didukung Soviet dan Kuba melawan kelompok Unita yang didukung Amerika dan Afrika Selatan. Meskipun MPLA berhasil meraih kekuasaan pada tahun 1976, namun bentrokan berdarah terus terjadi. Setelah melemahnya kelompok Unita dan terbunuhnya pemimpin kelompok ini, Jonas Savimbi, barulah perang saudara 27 tahun di Angola mereda.

30 September
Donato Baramant Lahir

Tanggal 30 September tahun 1444, Donato Baramant, seorang arsitek dan seniman ternama Italia, terlahir ke dunia. Ia dilahirkan di saat seni arsitek dan patung di Italia tengah berkembang pesat. Ia bersama dua orang rekannya, yaitu Rafael dan Michael Anej, melakukan renovasi terhadap Gereja San Pieter. Karya arsitek Baramant lainnya adalah Gereja St. Mari di Kota Milan. Ia kemudian meninggal dunia tahun 1514.

Penyelenggaraan Konferensi Munich
Tanggal 30 September 1938, diadakan konferensi bersejarah, yaitu "Konferensi Munich" di Jerman. Konferensi ini dihadiri oleh Hitler, Musolini, pemimpin Jerman dan Italia, serta Edward Dalaledia, Nevil Chamberlain, masing-masing perdana menteri Perancis dan Inggris. Tujuan konferensi ini adalah mencari jalan keluar bagi perselisihan antara Jerman dan Chekoslovakia. Hasil dari konferensi ini adalah penggabungan sebagian wilayah Chekoslovakia kepada Jerman. Hal ini memberikan pengaruh kepada perkembangan selanjutnya di Eropa dan memperlihatkan esensi imperialisme negara-negara Barat. Setelah berakhirnya Perang Dunia kedua pada tahun 1945 dengan Jerman sebagai pihak pecundang, kekuasaan atas Chekoslovakia dikembalikan kepada bangsa itu.

Botswana Merdeka

Tanggal 30 September tahun 1966, negara Botswana berhasil meraih kemerdekaannya dari Inggris, dan hari ini kemudian dijadikan sebagai hari nasional negara itu. Botswana sudah dijajah Inggris sejak tahun 1885. Pada tahun 1920, perjuangan untuk meraih kemerdekaan mulai dilakukan rakyat negara itu. Perjuangan mereka mencapai tujuannya pada tahun 1966.
Botswana terletak di kawasan selatan Benua Afrika. Negara yang memiliki luas 600.372 kilometer persegi itu berbatasan dengan negara-negara Afrika Selatan, Zimbabwe, dan Namibia.

Kecelakaan Pesawat Udara Militer di Iran
Tanggal 30 September 1981, sejumlah perwira angkatan udara Republik Islam Iran gugur dalam sebuah peristiwa kecelakaan udara. Para perwira itu sebenarnya sedang pulang ke Teheran setelah sukses melakukan operasi pematahan blokade yang dilakukan oleh tentara Irak terhadap kawasan Abadan di barat daya Iran. Mereka yang gugur dalam peristiwa kecelakaan udara itu adalah Rasyid Islam, Fallahi, Fakuri, Namjur, Kolahdouz, dan Jahan Ara.

Richter Meninggal Dunia

Tanggal 30 September 1985, Charles Richter, ilmuwan penemu alat ukur kekuatan gempa, meninggal dunia di AS dalam usia 75 tahun. Bersama rekan-rekannya sesama ilmuwan, Richter berhasil menemukan alat ukur kekuatan gempa yang didasarkan kepada tingkat energi yang dilepaskan pusat gempa. Richter dan kawan-kawannya membagi tingkat kekuatan gempa itu dari ukuran satu hingga sembilan. Sebelumnya, para ilmuwan mengukur dan membandingkan tingkat-tingkat kekuatran gempa berdasarkan akibat-akibat yang ditimbulkan oleh gempa, yang tentu saja sangat jauh dari ketelitian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar