Kamis, 28 Januari 2010

Bulan Oktober

1 Oktober
Republik Rakyat Cina Berdiri

Tanggal 1 Oktober tahun 1949, Republik Rakyat Cina secara resmi memproklamasikan diri dengan Mao Zedong sebagai presiden. Negara yang memiliki kekayaan peradaban kuno itu, pada akhir abad ke-16 berada di bawah kekuasaan sejumlah negara Eropa. Pada tahun 1912 dimulailah sebuah revolusi besar di bawah pimpinan Sun Yat Sen dengan tujuan untuk meruntuhkan Dinasti Militer Manchu. Revolusi itu berhasil menumbangkan pemerintahan Manchu dan mendudukkan Sun Yat Sen sebagai presiden.
Pada tahun 1931, pasukan Jepang melakukan agresi ke Cina. Pada saat itu, di dalam negeri Cina sendiri tengah terjadi perebutan kekuasaan antara Mao Zedong yang beraliran komunis melawan Chiang Kai Sek yang berhaluan nasionalis. Akhirnya, pada tahun 1945, saat Jepang menyerah kepada pasukan Sekutu yang menandai berakhirnya Perang Dunia Kedua, perang antara Cina dan Jepang juga berakhir. Berakhirnya perang antara kedua negara itu membuat perang saudara antara para pendukung Mao Zedong dan Chiang Kai-shek kembali berlanjut. Perang ini dimenangkan oleh Mao Zedong. Akhirnya, pada tahun 1949, Mao Zedong memproklamasikan berdirinya Republik Rakyat Cina yang berhaluan komunis. Chiang Kai-shek sendiri bersama pendukungnya kemudian melarikan diri ke Pulau Taiwan dan mendirikan pemerintahan baru di sana.
Cina adalah negara dengan penduduk paling banyak di planet bumi ini. Negara ini memiliki luas 9.560.779 kilometer persegi. Cina berbatasan dengan negara-negara Rusia, Mongolia, Korea Utara, Afghanistan, Pakistan, India, Butan, Birma, Laos, dan Vietnam.

Nigeria Merdeka
Tanggal 1 Oktober 1960, negara Nigeria meraih kemerdekaannya dari Inggris.Tanggal 1 Oktober kemudian dijadikan sebagai hari nasional negara itu. Awalnya, Nigeria dijajah Portugis pada abad 15. Satu abad kemudian, kawasan ini dijajah Inggris. Setelah jatuh di bawah kolonialisme Inggris, Nigeria menjadi pusat perdagangan perbudakan dunia.
Tahun 1914, Inggris menyatakan bahwa dua kawasan Nigeria Utara dan Nigeria Selatan digabungkan ke dalam koloni Britania. Empat puluh tahun berikutnya, negara ini menyatakan diri sebagai wilayah otonom dan menjadi anggota negara-negara persemakmuran. Pada tahun 1960, lewat sebuah referendum, rakyat Nigeria menghendaki sebuah pemerintahan independen dan melepaskan diri secara penuh dari kekuasaan Inggris.
Nigeria memiliki luas wilayah 923.768 kilometer persegi dan terletak di bagian barat benua Afrika. Negara ini berbatasan dengan Kamerun, Chad, Niger, dan Benin.

Markas PLO di Tunisia Dibom Israel

Tanggal 1 Oktober 1985, pesawat perang rezim Zionis menggempur markas Organisasi Pembebasan Palestina, PLO di Tunisia. Dalam serangan ini, sekitar 70 orang tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka. PLO telah memindahkan markasnya dari Libanon ke Tunisia karena menyusul serangan Zionis terhadap markas tersebut pada tahun 1982. Serangan Rezim Zionis ini menimbulkan kemarahan dunia internasional, namun karena perlindungan Amerika, Dewan Keamanan PBB tidak bisa mengambil tindakan serius apapun.

2 Oktober
Shalahuddin Al-Ayyubi Merebut Baitul Maqdis

Tanggal 2 Oktober tahun 1187, Shalahuddin Al-Ayyubi, komandan pasukan Islam dalam Perang Salib berhasil membebaskan Baitul Maqdis. Tahap pertama Perang Salib dimulai sejak tahun 1095 dan empat tahun kemudian perang tersebut berakhir dengan serangan tentara Salib ke Baitul Maqdis dan pendudukan kota itu oleh Pasukan Salib. Pada tahap kedua, Shalahudin Al-Ayyubi setelah menduduki Suriah, Libanon, dan Mesir, mengepung Baitul Maqdis dan memaksa Tentara Salib yang bercokol di sana untuk menyerah. Setelah kekalahan ini, pasukan Salib kembali mengirimkan balatentara dalam jumlah besar ke Baitul Maqdis. Namun, Pasukan Salib tidak berhasil menduduki kota ini dan Baitul Maqdis tetap berada di tangan kaum muslimin. Perang Salib terus berlangsung, khususnya untuk menguasai Mesir, pusat kekuasaan kaum muslimin pada zaman itu. Akhirnya pada tahun 1270, perang berakhir dengan kekalahan di pihak Pasukan Salib.

Graham Green Lahir
Tanggal 2 Oktober 1904, Graham Green, seorang penulis terkenal Inggris, terlahir ke dunia. Dalam karya-karyanya, Green selalu menggambarkan pertentangan antara kebaikan dan kejahatan. Green dalam buku terkenalnya yang berjudul "The Power and The Glory" menunjukkan bahwa kesabaran dan menjalani kesulitan adalah sebuah kebaikan. Di antara karya-karya Green yang lain adalah novel berjudul "The Third Man", "The Ministry of Fear", dan "This Gun For Hire". Graham Green meninggal dunia pada tahun 1991.

Kolonel Taqikhan Pesyan Dibunuh
Tanggal 2 Oktober 1921, Kolonel Muhammad Taqi Khan Pesyan, komandan militer provinsi Khurasan, Iran, dibunuh oleh para pendukung pemerintah Iran waktu itu. Karena memiliki pemikiran kebebasan, Kolonel Khan Pesyan memperoleh pengaruh di tengah masyarakat. Setelah terjadinya kudeta terhadap Reza Khan pada tahun 1920, Kolonel Khan Pesyan meraih kekuasaan di provinsi Khurasan. Dia kemudian berjuang melawan pemerintahan pusat karena melihat bahwa pengaruh asing, terutama Inggris di Iran telah menimbulkan kesengsaraan rakyat. Perjuangan yang dipimpin oleh Kolonel Khan Pesyan ini disebut sebagai kebangkitan para perwira militer Khurasan. Dalam sebuah perang melawan tentara yang berpihak kepada pemerintah pusat, Kolonel Khan Pesyan terbunuh dan kebangkitan para perwira militer Khurasan pun ditaklukkan oleh pemerintah pusat.

Hitler Mengistruksikan Penyerangan Kedua ke Soviet
Tanggal 2 Oktober 1941, Adolf Hitler mengeluarkan perintah kepada pasukan Nazi Jerman untuk melakukan serangan kedua terhadap Uni Soviet. Dalam serangan Jerman yang pertama, yang dimulai tanggal 22 Juni 1941, Jerman berhasil menduduki sebagian wilayah Soviet. Tujuan serangan kedua ini adalah untuk menguasai wilayah lainnya, terutama kota Moskow, ibu kota Soviet. Namun, perlawanan kuat dari tentara Merah Soviet, ditambah karena suplai senjata dari sekutunya serta datangnya musim dingin yang sangat dahsyat, membuat tentara Jerman kewalahan. Akhirnya, pada tahun 1944, tentara Jerman terpaksa mundur dari wilayah Uni Soviet.

Ghana Merdeka

Tanggal 2 Oktober 1958, negara Ghana berhasil meraih kemerdekaannya dari Perancis dan hari ini dijadikan sebagai Hari Nasional Ghana. Pada akhir abad ke-19, Portugis menduduki Ghana. Sejak abad ke-19, pengaruh Perancis di Ghana semakin meningkat sampai akhirnya pada tahun 1849, Ghana resmi menjadi negara jajahan Perancis. Pada tahun 1946, Ghana memperoleh status sebagai daerah otonomi. Akhirnya, setelah melalui referendum, negara ini menuntut pemisahan diri dari Perancis dan memproklamasikan kemerdekaannya. Ahmad Sekouture terpilih menjadi presiden Ghana yang pertama.
Ghana terletak di bagian barat benua Afrika dan berbatasan dengan Senegal, Mali, Pantai Gading, Liberia, dan Guinea Bissau, dan Siera Leone.

3 Oktober
Perjanjian Wina Ditandatangani

Tanggal 3 Oktober tahun 1866, Perjanjian Wina ditandatangani oleh Italia dan Austria. Atas dasar perjanjian ini, negara bagian Venesia diserahkan oleh Austria kepada Italia. Selain itu, kekaisaran Austria tidak boleh lagi mencampuri urusan dalam negeri Italia. Perjanjian ini membuka jalan bagi terwujudnya persatuan Italia pada tahun 1870.

Irak Merdeka
Tanggal 3 Oktober 1932, Irak memproklamasikan kemerdekaannnya dari Inggris. Irak memiliki peradaban kuno, yaitu Assyria dan Akkad. Mulai tahun 539 sebelum Masehi, Irak menjadi bagian dari imperium Iran sampai kedatangan pasukan muslimin ke wilayah Irak pada tahun 642. Irak kemudian berada di bawah pemerintahan Dinasti Bani Umayah dan ketika Dinasti Abasiah berkuasa, kota Baghdad dijadikan ibu kota kekhalifahan Islam. Sejak pertengahan abad ke-10, Irak berada di bawah kekuasaan Iran hingga direbut oleh pemerintah Utsmani.
Menyusul kekalahan Utsmani pada Perang Dunia Pertama, Irak diserahkan kepada Inggris. Rakyat Irak dengan dipimpin para ruhaniwan melakukan perlawanan keras terhadap Ingris, sampai akhirnya Inggris terpaksa mengakui kemerdekaan Irak pada tahun 1932.

Uji Coba Bom Atom Pertama Inggris
Tanggal 3 Oktober 1952, Inggris berhasil menguji coba bom atom pertamanya. Selama Perang Dunia Kedua, 50 ilmuwan Inggris bekerja pada program bom atom AS di Los Alamos New Mexico. Setelah perang usai, para ilmuwan tersebut direkrut untuk melakukan program rahasia pembuatan bom atom di Inggris. Proyek pembuatan bom yang disebut sebagai "A-bomb" ini secara resmi dimulai tahun 1947 di bawah pimpinan William Penney. Pada bulan Februari 1952, Perdana Menteri Inggris saat itu, Winston Churchill mengumumkan rencana uji coba senjata nuklir Inggris. Pada tanggal 3 Oktorber 1952, sebanyak 25 kiloton bom atom yang setara dengan berat bom yang dijatuhkan AS di Nagasaki, diledakkan di pulau Monte Bello, di lepas pantai timur laut Australia. Dengan demikian, Inggris menjadi negara ketiga pemilik senjata nuklir, setelah Amerika dan Uni Soviet.

Imam Khomeini Pergi ke Kuwait
Tanggal 3 Oktober 1978, Imam Khomeini meninggalkan Irak untuk menuju Kuwait. Imam Khomeini diasingkan ke Irak oleh rezim Pahlevi karena aktivitas politik beliau yang mengancam kedudukan Shah Pahlevi. Kemudian, pemerintah Irak yang bekerja sama dengan Rezim Shah menyuruh agar Imam Khomeini meninggalkan negeri itu. Namun, Kuwait juga tidak mau menerima kehadiran Imam Khomeini. Oleh karena itu, beberapa hari kemudian Imam Khomeini hijrah ke Perancis dan di sana beliau menggerakkan rakyat Iran untuk meneruskan revolusi mereka untuk menumbangkan Rezim Shah yang despotik.

Jerman Barat dan Timur Kembali Bersatu
Tanggal 3 Oktober 1990, Jerman Barat dan Jerman Timur kembali bersatu secara resmi setelah terpisah selama 45 tahun. Setelah kekalahan Jerman dalam Perang Dunia Kedua, Jerman Timur dikuasai oleh Soviet dan Jerman Barat dikuasai oleh negara-negara Barat. Pada tahun 1949, Jerman Barat dan Jerman Timur masing-masing mendirikan sebuah negara tersendiri dengan bentuk pemerintahan dan sistem ekonomi yang berbeda. Pada tahun 1961, Soviet mendirikan Tembok Berlin dengan tujuan mencegah rakyat Jerman Timur melarikan diri ke Jerman Barat. Perubahan politik dunia pada akhir dekade 1980-an, membuka kesempatan bagi bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur.

4 Oktober
Belgia Merdeka

Tanggal 4 Oktober 1830, Belgia memproklamasikan kemerdekaannya. Negara ini sejak awal abad ke-18 berada di bawah kekuasaan Austria dan pada akhir abad itu pula, Belgia dikuasai oleh Perancis. Namun, setelah kekalahan Napoleon dari negara-negara Eropa, pada tahun 1815, Belgia dan Belanda membentuk negara persatuan. Namun, persatuan ini tidak berlangsung lama karena terjadi peperangan antara rakyat Katolik Belgia dan rakyat Protestan Belanda. Kedua bangsa itu kemudian mendirikan dua negara terpisah. Serangan Belanda ke Belgia berakhir dengan kekalahan karena campur tangan Inggris dan Perancis. Raja Belgia yang pertama adalah Raja Leopold dan sistem pemerintahan negara ini berbentuk monarkhi konstitusional.
Belgia memiliki luas wilayah 30 ribu km persegi dan berbatasan dengan Perancis, Jerman, dan Luxemburg.

Satelit Pertama Diluncurkan Rusia
Tanggal 4 Oktober 1957, satelit pertama yang menyerupai bulan untuk pertama kali diluncurkan oleh Rusia. Peluncuran bulan artifisial ini menandai dimulainya era antariksa. Bulan buatan yang diberi nama Sputnik I ini selama 92 hari mengelilingi bumi sebanyak 1400 kali dan untuk pertama kalinya mengirimkan pesan radio dari ruang angkasa ke bumi. Sputnik I memiliki berat 83 kilogram dan diameter 85 sentimeter, serta dilengkapi dengan dua pesawat pengirim pesan radio.

Angin Topan Menghancurkan Pelabuhan Karibia
Tanggal 4 Oktober 1963, angin topan dahsyat yang dinamakan "Topan Hitam Karibia" mulai bertiup dan menghancurkan semua bangunan di pelabuhan-pelabuhan dan pulau-pulau di lautan Karibia. Kecepatan topan dahsyat ini adalah 150 kilometer perjam. Jumlah korban tewas sekitar 6000 orang, yang sebagian besarnya warga Kuba dan Haiti.

Lesotho Merdeka
Tanggal 4 Oktober 1966, Lesotho berhasil meraih kemerdekaannya dari Inggris dan hari ini dijadikan sebagai Hari Nasional Lesotho. Sebelum merdeka, negara ini bernama Basotuland dan dijajah oleh Inggris sejak tahun 1883. Penjajahan Inggris terhadap negara ini berlangsung hingga tahun 1966. Lesotho memiliki luas wilayah 30355 kilometer persegi dan terletak di selatan benua Afrika.

Gedung Parlemen Rusia Diduduki Pemberontak
Tanggal 4 Oktober 1993, para pemberontak Rusia yang menduduki gedung parlemen Rusia atau "Gedung Putih", menyerah setelah sepuluh jam dikepung oleh pasukan tank baja. Para pemberontak itu dipimpin oleh Wapres Aleksander Rutskoi dan Pemimpin Parlemen Ruslan Khasbulatov. Presiden Rusia saat itu, Boris Yeltsin, sebelumnya baru lolos dari impeachment dari parlemen Rusia (Duma).
Ia kemudian membubarkan parlemen pada tanggal 21 September dan menyatakan akan mengadakan pemilu. Rutskoi, Khasbulatov, dan anggota parlemen garis keras lainnya menanggapi pembubaran ini dengan menduduki gedung parlemen dan memilih Rutskoi sebagai Presiden Rusia yang baru. Yeltsin kemudian mengirimkan pasukan yang mengepung gedung parlemen itu yang berakhir dengan serangan tank. Para pemberontak akhirnya menyerah dan ditahan.
Pada Desember 1993, diadakan pemilihan umum untuk memilih anggota parlemen. Dalam sebuah referendum, disahkan pula undang-undang Rusia yang baru, yang memberikan kekuasaan eksekutif yang lebih luas kepada Yeltsin dan mengurangi otoritas Duma. Setelah memimpin selama satu dekade secara kontroversial, akhirnya pada tahun 1999, Yeltsin mengundurkan diri dan digantikan oleh Vladimir Putin.

Dr. Muhamad Asady Meninggal

Tanggal 4 Oktober 1996, Doktor Murtadha Asady, seorang ilmuwan terkemuka Iran meninggal dunia. Dia banyak mengabdikan dirinya dalam bidang penerjemahan teks sastra dan Islam. Penguasaannya terhadap bahasa Arab dan Inggris membuatnya sangat produktif dalam penerjemahan buku-buku asing ke dalam bahasa Persia. Selain menerjemahkan, dia juga menulis buku-buku. Di antara karya-karya Doktor Murtadha Asady adalah buku berjudul "Peperangan Salib dan Dimulainya Penelaahan Islam di Barat" dan "Dunia Islam". Karya-karya terjemahannya antara lain adalah "Pemuda Muslim dan Dunia Baru", "Filsafat Politik", dan "Baitul Muqaddas".

5 Oktober
August Burger Meninggal Dunia

Tanggal 5 Oktober 1794, Gottfried August Burger, seorang penyair dan penulis Jerman meninggal dunia. Penyair Jerman ini lahir pada tahun 1747. Dia menuangkan kegagalan yang dialaminya dalam hidupnya ke dalam syair-syair yang hingga kini tetap hidup dalam kesusasteraan Jerman. Karya terpenting Burger adalah "Pemburu Kejam dan Lelaki Pemberani" yang dianggap sebagai karya abadi dalam sastra Jerman.

Denis Didero Lahir
Tanggal 5 Oktober 1713, Denis Didero, seorang filsuf dan penulis Perancis, terlahir ke dunia. Karya terpenting Didero adalah ensiklopedia besar yang memakan waktu penyusunan selama 21 tahun. Didero berperan sebagai supervisor tim penulis ensiklopedia tersebut. Selain itu, Didero juga menulis naskah drama dan roman, yang di antaranya berjudul "Bapak Keluarga", dan "Jacques Sam." Denis Didero meninggal dunia pada tahun 1783.

Louis Lumierre Lahir
Tanggal 5 Oktober 1864, Louis Lumierre, seorang ahli kimia dan inventor Perancis, terlahir ke dunia di kota Besancon. Bersama saudaranya, Auguste, Louis Lumierre bekerja di perusahaan fotografi. Louis berperan sebagai fisikawan dan saudaranya, Auguste menjadi manajer. Setelah ayah mereka pensiun, kedua bersaudara ini membuat gambar bergerak. Mereka juga memproduksi alat yang bisa jadi kamera dan proyektor sekaligus yang diberi nama "cinematographer". Eksibisi pertama alat ini dilakukan pada tanggal 28 Desember 1895 di Paris.

Pelabuhan Solonik Direbut Sekutu
Tanggal 5 Oktober 1915, pelabuhan Solonik yang merupakan pelabuhan strategis di timur laut Yunani, direbut oleh Pasukan Sekutu. Kejadian ini terjadi dalam sebuah operasi militer terpenting pada Perang Dunia Pertama. Negara-negara seperti Inggris, Perancis, dan Rusia, telah berusaha keras untuk mempertahankan pelabuhan ini. Namun, karena setengah pasukan mereka telah tewas, mereka mengalami kekalahan dan pelabuhan Solonik pun direbut oleh Sekutu.

Imam Khomeini Hijrah ke Perancis
Tanggal 5 Oktober 1978, Imam Khomeini hijrah dari Irak ke Paris, Perancis. Sebelumnya, selama bertahun-tahun Imam Khomeini berada di Irak untuk menjalani masa pengasingannya yang diberlakukan oleh Rezim Shah Pahlevi. Rezim Ba'ats Irak menghalang-halangi aktivitas politik Imam Khomeini di negara ini. Imam dalam jawabannya kepada para pejabat politik Irak, berkata, "Ini adalah kewajiban syar'iy saya dan saya akan tetap menulis pernyataan, berbicara di mimbar, dan merekam suara saya, serta mengirimkannya ke Iran. Ini adalah kewajiban syar'iy saya dan silakan kalian melaksanakan apapun kewajiban yang kalian miliki."Akhirnya, dengan semakin kerasnya tekanan dari rezim Saddam, Imam berniat hijrah ke Kuwait, namun pemerintah Kuwait menolak kehadiran beliau. Akhirnya, Imam berangkat ke Paris dan dari sanalah beliau meneruskan perjuangannya.

Slobodon Milosevic Dipecat
Tanggal 5 Oktober 2000, Slobodan Milosevic, diktator Yugoslavia, pelaku utama perang berdarah di Balkan, dipecat dari kekuasaannya. Sebelumnya, selama berbulan-bulan, Milosevic mendapatkan protes dan penentangan dari dalam negeri dan dunia internasional. Pada masa Perang Bosnia, Milosevic melindungi orang-orang Serbia di negara ini dan berperan utama dalam pembasmian etsnis muslim Bosnia.
Setelah Perang Kosovo, Milosevic dengan menggunakan berbagai cara, berusaha menggagalkan usaha-usaha untuk menumbangkan rezimnya. Usaha terakhirnya adalah mengubah undang-undang dasar negara dan mengadakan pemilihan presiden. Namun, dalam pemilu itu, Milosevic gagal terpilih kembali dan rakyat Serbia yang mendapat dukungan dari luar negeri, bangkit menentang Milosevic dan memaksanya untuk turun dari kursi kepresidenan. Pengganti Milosevic kemudian menyerahkannya ke pengadilan penjahat perang internasional di Belanda.

6 Oktober
Rusia Mobilisasi Pasukannya ke Polandia

Tanggal 6 Oktober tahun 1768, dalam kelanjutan aksi ekspansi yang dilakukan Kaisar Rusia The Great Cathrine, dikirimlah sebuah pasukan pasukan besar ke kawasan Polandia. Akibatnya, Kesultanan Turki Utsmani mengumumkan perang kepada Rusia. Sepanjang abad 18, sebanarnya telah terjadi berkali-kali pertempuran antara dua kekuatan besar pada saat itu. Akan tetapi, perang yang disebabkan oleh masalah Polandia itu bisa disebut sebagai peperangan terbesar di antara keduanya sepanjang sejarah
Akhirnya, pada tahun 1774, pasukan Turki Utsmani mengalami berbagai kekalahan di berbagai medan pertempuran. Setelah itu, kedua pihak menandatangani perdamaian. Sebagai pihak yang kalah, Turki Utsmani harus melepaskan kawasan Karimah di utara Laut Hitam. Polandia sendiri kemudian dibagi-bagi menjadi tiga bagian dan masing-masing dikuasai oleh Austria, Prusia, dam Rusia.

Perang Keempat Arab-Israel Pecah
Tanggal 6 Oktober 1973, perang keempat antara negara-negara Arab melawan Israel meletus. Dalam peristiwa itu, tentara Mesir melakukan penyerbuan melalui terusan Suez saat tentara penjajah Quds sedang lengah. Setelah mematahkan pertahanan tentara Zionis, pasukan Mesir berhasil memasuki Gurun Sinai. Berikutnya, tentara Mesir beserta Suriah meraih berbagai kemenangan gemilang di medan-medan pertempuran. Mereka bahkan mampu menembak jatuh sejumlah pesawat tempur Isarel.
Akan tetapi, AS kemudian datang memberikan bantuan peralatan militer yang lebih canggih, hingga tentara Israel mampu menduduki kembali sejumlah kawasan yang sempat direbut pasukan Arab. Akhirnya, dengan intervensi AS dan Uni Soviet, diberlakukan gencatan senjata, dan penyelesaian atas masalah sengketa itu kemudian diserahkan kepada PBB. Salah satu pelajaran penting yang bisa diambil dari peristiwa itu adalah runtuhnya mitos bahwa tentara Israel tidak mungkin terkalahkan.


Presiden Mesir Anwar Sadat Tewas

Tanggal 6 Oktober tahun 1981, Presiden Mesir Anwar Sadat tewas di tangan sejumlah perwira militer yang tergabung ke dalam Kelompok Islam Al-Jihad. Sadat menjadi korban pembunuhan karena ia dituduh sebagai pengkhianat Islam dan dunia Arab setelah menandatangani perjanjian memalukan Camp David. Akibat perjanjian perdamaian dengan rezim perampok Israel itu, negara Mesir diasingkan dari lingkungan negara-negara Arab.
Pelaku pembunuhan Sadat sendiri adalah Khalid Islambuli, seorang perwira militer yang melakukan penembakan terhadap Sadat saat ia melakukan parade militer. Akan tetapi, selepas itu, lebih dari 3.000 orang ditangkap karena dianggap terlibat dalam peristiwa itu. Adapun Islambuli sendiri berikut sejumlah perwira lainnya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Mesir.

Sejumlah Perwira Angkatan Udara Republik Islam Iran Gugur
Tanggal 6 Oktober 1981, sejumlah perwira angkatan udara Republik Islam Iran gugur dalam sebuah peristiwa kecelakaan udara. Para perwira itu sebenarnya sedang pulang ke Teheran setelah sukses melakukan operasi pematahan blokade yang dilakukan oleh tentara Irak terhadap kawasan Abadan di barat daya Iran. Mereka yang gugur dalam peristiwa kecelakaan udara itu adalah Rasyid Islam, Fallahi, Fakuri, Namjur, Kolahdouz, dan Jahan Ara.

Charles Richter, Penemu Alat Ukur Kekuatan Gempa, Meninggal Dunia

Tanggal 6 Oktober 1985, Charles Richter, ilmuwan penemu alat ukur kekuatan gempa, meninggal dunia di AS dalam usia 75 tahun. Bersama rekan-rekannya sesama ilmuwan, Richter berhasil menemukan alat ukur kekuatan gempa yang didasarkan kepada tingkat energi yang dilepaskan pusat gempa. Richter dan kawan-kawannya membagi tingkat kekuatan gempa itu dari ukuran satu hingga sembilan. Sebelumnya, para ilmuwan mengukur dan membandingkan tingkat-tingkat kekuatran gempa berdasarkan akibat-akibat yang ditimbulkan oleh gempa, yang tentu saja sangat jauh dari ketelitian.

7 Oktober
Suhrab Sepehri Lahir ke Dunia

Tanggal 7 Oktober 1928, Suhrab Sepehri, penyair dan pelukis kontemporer Iran, terlahir ke dunia di kota Kashan, Iran tengah. Sepehri menerbitkan buku kumpulan syairnya yang pertama pada tahun 1951 dengan judul "Kematian Berwarna". Sepehri dikenal sebagai penyair yang menggunakan bahasa-bahasa yang baru, sederhana, dan pendeskripsian yang unik. Suhrab Sepehri meninggal dunia dan dikuburkan di tanah kelahirannya pada tahun 1980. Karya-karya Sepehri yang lain berjudul "Kehidupan Mimpi", "Musafir", dan "Nyanyian Matahari".

Romania Diduduki Pasukan Nazi
Tanggal 7 Oktober 1940, Romania diduduki oleh pasukan Nazi Jerman dalam Perang Dunia Kedua. Dengan kemenangan Jerman ini, jalan bagi Jerman untuk menyerang Soviet telah terbuka. Serangan terhadap Soviet tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 1941. Romania sebelumnya diperintah dengan sebuah sistem kerajaan.

Negara Jerman Timur Didirikan
Tanggal 7 Oktober 1949, negara Jerman Timur didirikan dengan bentuk pemerintahan Republik Demokratik. Dalam bulan-bulan terakhir Perang Dunia Kedua, bagian timur Jerman dikuasai oleh Soviet sedangkan bagian barat Jerman diduduki oleh negara-negara Barat. Pada bulan Mei 1949, kawasan barat Jerman mendirikan Republik Federal. Pada bulan Oktober tahun itu pula, kawasan timur Jerman membentuk pemerintahan yang berhaluan komunis. Akhirnya, 41 tahun kemudian, pada tahun 1990, kedua bagian Jerman bersatu kembali menjadi sebuah negara.

RRC Serang Tibet
Tanggal 7 Oktober 1950, setahun setelah didirikannya pemerintahan komunis di Cina, tentara negara ini menyerang dan menduduki Tibet. Tibet yang terletak di bagian barat Cina ini, hampir di sepanjang sejarah merupakan bagian dari kekuasaan Cina. Namun kemudian, Inggris menguasai Tibet. Ketika Cina kembali menduduki wilayah ini, rakyat Tibet menentangnya dan melakukan pemberontakan pada tahun 1959 dengan dipimpin oleh Dalai Lama. Pemberontakan ini ditumpas oleh tentara Cina dan Dalai Lama diasingkan. Tibet yang dijuluki sebagai "Atap Dunia" karena letaknya yang sangat tinggi ini, memiliki luas wilayah 1 juta 22 ribu kilometer persegi. Saat ini, Tibet merupakan wilayah otonomi di bawah pemerintahan Cina.

Amerika Memulai Invasi Militernya ke Afganistan

Tanggal 7 Oktober 2001, Amerika memulai invasi militernya ke Afganistan. Serangan ini dilakukan dengan alasan untuk menumpas kelompok teroris Al-Qaeda. Washington sebelumnya telah menuduh Al-Qaida berperan dalam peristiwa teror 11 September 2001 di AS. Selama beberapa hari, tentara AS menyerang berbagai wilayah yang dikuasai oleh Al-Qaida, sehingga sangat banyak rakyat sipil yang tewas, terluka, dan menjadi pengungsi. Meskipun pemerintahan Taliban di Afganistan berhasil ditumbangkan, namun AS tetap tidak berhasil menangkap Usamah bin Laden, pemimpin Al-Qaeda.

8 Oktober
Universitas Sorbonne Didirikan

Tanggal 8 Oktober 1256, Universitas Sorbonne didirikan di kota Paris. Secara bertahap, aktivitas universitas ini semakin meluas dan semakin banyak memiliki jurusan keilmuan, sehingga akhirnya menajdi sebuah universitas terkemuka di dunia. Pendiri salah satu universitas tertua di dunia ini adalah Robert Sorbonne.

Hubungan Gereja Inggris Putus dengan Gereja Roma
Tanggal 8 Oktober 1534, parlemen Inggris yang berada di bawah pengaruh Raja Henry Kedelapan, mengesahkan sebuah hukum yang menyebabkan hubungan antara gereja Inggris dan gereja Katolik Roma terputus. Raja Henry Kedelapan pada awalnya memiliki hubungan yang baik dengan Paus Clement Ketujuh. Namun, ketika Paus menolak permintaan Henry Kedelapan untuk menceraikan istrinya, hubungan keduanya memburuk, bahkan Paus menyatakan bahwa Raja Henry telah kafir. Setelah Raja Henry menikah kembali, dia diangkat sebagai pemimpin gereja Inggris. Dengan demikian, sejak saat itu gereja di Inggris berdiri sendiri dan dikenal dengan nama "Canterbury".

Usaha Pertama Untuk Mengetahui Bentuk Planet Bumi

Tanggal 8 Oktober 1735, dimulailah usaha pertama para ilmuawan geografi dan matematika untuk mengetahui bentuk planet bumi yang sesungguhnya. Usaha ini dilakukan oleh para ilmuwan Perancis dan untuk itu, pemerintah negara ini memberikan anggaran dana yang sangat besar kepada Akademi Perancis. Setelah melakukan banyak penelitian, kelompok ilmuwan dari Akademi Perancis ini berhasil menemukan bahwa ada peninggian di daerah khatulistiwa dan penurunan di dua kutub bumi.

Perancis Mengokohkan Kekuasaannya atas Vietnam

Tanggal 8 Oktober 1885, Perancis mengokohkan kekuasaannya atas Vietnam. Sebelum dikuasai oleh Perancis, Vietnam merupakan bagian dari wilayah Cina. Namun, ketika kekuatan Cina semakin melemah akibat perang saudara dan penjajahan bangsa Eropa di negara itu, Perancis menduduki sebagian wilayah Cina. Perancis sejak pertengahan abad ke-19, memulai pendudukannya atas wilayah Vietnam dan pada tanggal 8 Oktober 1885, Vietnam resmi menjadi jajahan Perancis. 70 tahun kemudian, rakyat Vietnam melakukan perlawanan dan terjadi berbagai peperangan. Akhirnya Perancis terpaksa angkat kaki dari negara ini pada tahun 1945.

Ayatullah Sayyid Muhammad Hasan Mudaris
Tanggal 8 Oktober 1928, Ayatullah Sayyid Muhammad Hasan Mudaris diserang oleh pasukan Syah Reza Pahlevi. Serangan ini dilakukan karena aktivitas perjuangan Ayatullah Mudaris dalam melawan rezim Syah yang diktator. Pasukan Syah Pahlevi kemudian mendatangi rumah Ayatullah Mudaris dan memukulinya sampai luka-luka, lalu membawanya ke luar kota Teheran. Anggota keluarga dan pendukung Ayatullah Mudaris pun ikut ditangkap. Beberapa lama kemudian, Ayatullah Mudaris diasingkan ke kota Kashmer, di timur Iran. Di kota itu pula, pada tahun 1937, beliau gugur syahid setelah diracuni oleh antek-antek Shah Reza.

Zionis Kembali teror Jemaah Sholat di Masjid Al-Aqsha
Tanggal 8 Oktober 1990, tentara Zionis kembali melakukan teror terhadap para jemaah sholat di Masjid Al-Aqsha. Dalam serangan ini, 20 warga Palestina gugur syahid dan puluhan orang lainnya luka-luka. Masyarakat internasional mengecam aksi teror Rezim Zionis ini, namun karena perlindungan AS, tidak bisa dilakukan tindakan nyata apapun terhadap Tel Aviv.

9 Oktober
De Cervantez Lahir

Tanggal 9 Oktober tahun 1547, Miguel de Cervantez, seorang penulis kenamaan Spanyol lahir ke dunia. Pada masa mudanya, ia sempat bergabung ke dalam angkatan angkatan laut Spanyol dan dengan itu, ia melakukan banyak pelayaran ke berbagai tempat di dunia. Pada saat itulah ketertarikannya kepada dunia sastra mulai muncul. Ia kemudian mampu menulis sebuah karya sastra legendaris berbahasa Spanyol berjudul "Don Quixote". Cervantez meninggal dunia pada usia 69 tahun.

Swedia Kalah Perang dari Rusia
Tanggal 9 Oktober 1708, Swedia mengalami kekalahan perang dari Rusia. Perang ini sebenarnya diawali pada bulan Januari tahun itu dengan ditandai oleh serangan yang dilakukan Swedia ke Rusia. Dalam perang ini, sekitar setengah dari jumlah tentara Swedia tewas akibat dinginnya udara Rusia serta habisnya bahan makanan. Selepas ini, pada bulan Juli tahun 1709, tentara Swedia kembali mengalami kekalahan telak dari Rusia. Sisa-sisa tentara Swedia kemudian melarikan diri ke kawasan Turki yang dikuasai oleh kekaisaran Utsmani.

Uganda Merdeka
Tanggal 9 Oktober tahun 1962, Uganda meraih kemerdekaannya dari penjajah Inggris. Sejak tahun 1850, Uganda sudah dikuasai oleh penjajah Inggris. Selama masa penjajahan itu, rakyat Uganda tidak pernah berhenti melakukan perlawanan untuk mengusir tentara Inggris. Akhirnya, pada tahun 1962, pasukan penjajah bisa diusir oleh rakyat setempat. Tiap tahunnya, tanggal 7 Oktober dirayakan oleh rakyat Uganda sebagai hari nasional.
Negara Uganda berbentuk republik. Negara ini terletak di Timur Afrika dan berbatasn dengan Sudan, Kenya, Tanzania, Rwanda, dan Republik Demokratik Kongo. Uganda memiliki luas wilayah 235.880 km persegi.

Guevara Dihukum Mati

Tanggal 9 Oktober tahun 1967, Ernesto Che Guevara, serang revolusioner Amerika Latin, beserta sejumlah kawan-kawan seperjuangannya dihukum mati oleh pemerintah Bolivia. Guevara dilahirkan di Argentina pada tahun 1928. Sikap revolusionernya muncul tatkala menyaksikan kemiskinan dan diskriminasi yang meluas di negaranya. Pada masa mudanya, ia berkenalan dengan Fidel Castro di Meksiko. Mereka berdua kemudian bahu-membahu memimpin revolusi Cuba hingga meraih kemenangan. Setelah itu, Castro menjadi pemimpin di Cuba hingga kini. Sementara itu Guevara pergi ke Bolivia pada tahun 1959. Di sana ia mendirikan organisasi gerilyawan menentang pemerintahan setempat yang dikuasai oleh AS. Akhirnya pada tahun 1967, Guevara ditangkap oleh tentara pemerintah untuk kemudian dihukum mati.

Abu Sharar Dibunuh MOSSAD
Tanggal 9 Oktober tahun 1981, Majid Abu Sharar, salah seorang tokoh perjuangan Palestina dibunuh oleh intelejen Israel, Mossad, di Italia. Abu Sharar adalah pejabat PLO yang bertanggung jawab mengkampanyekan organisasi ini ke seluruh dunia. Saat berkunjung ke Roma, Sharar kemudian menjadi menjadi korban teror licik Rezim Zionis. Pada masa-masa itu, teror terhadap para tokoh Palestina di dalam maupun di luar negeri adalah 'trend' yang diambil oleh Rezim Zionis dalam rangka menumpas perlawanan Bangsa Palestina.

10 Oktober
Pelukis Rafael Meninggal Dunia

Tanggal 10 Oktober tahun 1520, Rafael, pelukis, pematung, dan arsitek Italia, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1483. Setelah berkenalan dengan pelukis-pelukis terkenal dan belajar dari mereka, Rafael akhirnya menjadi salah seorang pelukis terkenal di Italia dan Eropa. Karya-karya terkenal Rafael, di antaranya berjudul "Keluarga Suci", "Sekolah Athena" dan "Kemenangan Relijius".

Francois Gerardon Meninggal Dunia

Tanggal 10 Oktober 1715, Francois Gerardon, seorang pematung Perancis, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1628. Keterkenalan Gerardon telah menarik perhatian Kanselir Perancis saat itu, Cardinal Richelieu, sehingga ia menyuruh Gerardon untuk membuat patung dirinya. Karya-karya Gerardon lainnya adalah "Apollo and The Nymphs" dan "The Rape of Proserpine".

Sidang Pertama Mahkamah Internasional Den Haag

Tanggal 10 Oktober tahun 1902, diadakan sidang pertama Mahkamah Internasional didirikan di kota Den Haag, Belanda. Mahkamah Internasional didirikan pada tahun 1899 atas proposal Tzar Nikola, kaisar kedua Rusia. Mahkamah ini merupakan salah satu lembaga peradilan internasional tertua dan berada di bawah PBB. Salah satu kewajiban terpenting Mahkamah Internasional Den Haag adalah menyelesaikan perselisihan negara-negara dunia dan mencegah terjadinya perang di antara mereka. Dalam Mahkamah Internasional Den Haag, terdapat 15 hakim yang dipilih oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB tanpa mempertimbangkan kewarganegaraan mereka. Negara-negara dunia dapat menerima keputusan Mahkamah Internasional, secara penuh atau dengan syarat.

Marcel Proust Meninggal
Tanggal 10 Oktober tahun 1922, Marcel Proust, seorang penulis roman Perancis meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1871 di Paris. Proust menyelesaikan pendidikannya di bidang hukum di Univesitas Sorbonne Perancis. Karya Proust yang paling terkenal adalah "Remembrance of Things Past" yang berisi otobiografinya sendiri. Di dalamnya, Proust menceritakan masa kecilnya, observasinya terhadap gaya hidup kaum aristokrat, dan berbagai pengalaman pribadi lainnya.

Jaroslav Hasek Meninggal

Tanggal 10 Oktober tahun 1922, Jaroslav Hasek, seorang penulis pejuang kemerdekaan Cheko, meninggal dunia. Dia dilahirkan di kota Praha pada tahun 1889. Pada saat itu, negaranya berada di bawah kekuasaan imperium Austria-Hongaria. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Hasek memulai aktivitas perjuangan untuk kemerdekaan negerinya dan karena itu, dia berkali-kali dipenjarakan. Setelah Perang Dunia Pertama berakhir dan runtuhnya imperium Austria-Hongaria pada tahun 1918, Cheko dan Slovakia merdeka dan mendirikan negara gabungan, yaitu Chekoslovakia. Sebelum masa Perang Dunia Pertama, Hasek telah menghasilkan karya sekitar 500 cerita pendek humor. Karyanya yang paling terkenal adalah "The Adventures of The Good Soldier Scheweik".

Negara Fiji Merdeka
Tanggal 10 Oktober 1970, negara Fiji meraih kemerdekaannya dari Fiji dan hari ini dijadikan sebagai Hari Nasional Fiji. Negara ini mulai dijajah Inggris pada tahun 1873 dan terus berlangsung hingga lebih dari sembilan puluh tahun kemudian. Pada tahun 1965, diberlakukan undang-undang dasar baru di Fiji yang bertujuan untuk mendirikan pemerintahan sendiri. Akhirnya, baru pada tahun 1970, Fiji meraih kemerdekaan penuh.
Fiji adalah sebuah negara yang terdiri dari pulau-pulau dengan luas wilayah 18.274 kilometer persegi dan terletak di barat daya Samudera Pasifik.

11 Oktober
Perang di Antara Kaum Kulit Putih Afrika Selatan

Tanggal 11 Oktober tahun1899, dimulailah perang antara kaum kulit putih Afrika Selatan asal Belanda yang disebut kaum "Boer" dan pasukan Inggris. Orang-orang Belanda datang ke Afsel pada tahun 1652 dan mendirikan koloni di kawasan Tanjung. Pada tahun 1814, pasukan Inggris datang ke Afrika Selatan dan merebut kedudukan penguasa resmi daerah koloni Tanjung. Setelah pertambangan intan dan emas ditemukan, arus imigran dari Eropa, terutama dari Inggris, semakin membanjir ke Afsel. Orang-orang Boer merasa tidak senang sehingga terjadilah pertempuran antara kaum Boer dan imigran Inggris. Perang ini dimenangkan Inggris karena adanya dukungan dari pemerintah Inggris. Sejak saat itu, Afsel menjadi jajahan Inggris dan baru pada tahun 1931 berhasil meraih kemerdekaannya.

Penyair Firuzkuhi Wafat
Tanggal 11 Oktober 1984, Abdul Karim Amiri Firuzkuhi, seorang penyair dan peneliti kontemporer Iran, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1909 di sebuah desa di daerah Firuzkuhi, Iran utara. Abdul Karim Amiri Firuzkuhi mulai menciptakan syair pada masa remajanya. Dia banyak menuntut ilmu-ilmu agama, sehingga salah satu keistimewaan syair-syair Firuzkuhi adalah nilai-nilai Islam yang terkandung di dalam karyanya itu. Dia meninggalkan karya syair sebanyak hampir 15 ribu bait yang dicetak dalam dua jilid buku.

KGB Dibubarkan
Tanggal 11 Oktober tahun 1991, aktivitas agen rahasia Soviet atau KGB, dihentikan tak lama sebelum keruntuhan Uni Soviet. KGB didirikan pada tahun 1954 dengan tujuan untuk menghadapi gerakan-gerakan yang ingin menggulingkan pemerintahan komunis di Soviet. KGB juga bertanggung jawab untuk melakukan represi terhadap para penentang Partai Komunis, kegiatan mata-mata, dan anti mata-mata di dalam dan luar Soviet. Secara bertahap, akhirnya KGB menjadi sebuah lembaga yang sangat kuat pengaruhnya dalam pemerintahan Soviet. Setelah dibubarkannya KGB, tugas-tugasnya dilakukan oleh dua lembaga Rusia, yaitu Dinas Informasi Federal dan Dinas Informasi Luar Negeri.

12 Oktober

Penyair Hafizh Lahir

Tanggal 12 Oktober tahun 1348, Syamsuddin Muhamad Syirazi atau dikenal dengan nama Hafizh, seorang penyair ternama Iran terlahir ke dunia di Kota Syiraz, sebuah kawasan di selatan Iran. Hafizh dikenal menguasai tafsir Al-Quran, filsafat, dan sastra Arab. Karena kemampuannya menghafal Al-Quran dengan berbagai cara bacaannya, ia kemudian dijuluki Hafizh yang artinya penghafal. Hafizh adalah seorang sufi, pemikir, dan sastrawan besar yang meninggalkan berbagai karya sastra legendaris dalam bahasa Persia. Dengan bekal pengetahuannya yang mendalam mengenai Islam dan ilmu Al-Quran, puisi-puisi Hafizh kemudian menjelma menjadi karya sastra Persia yang paling romantis. Karya Hafizh yang paling terkenal adalah sebuah kitab puisi bernama Diwan-e Hafizh.

Serbuan Tentara Spanyol ke Peru
Tanggal 12 Oktober tahun 1532, tentara penjajah Spanyol di bawah pimpinan Francois Pizzaro melakukan penyerbuan ke sebuah kawasan di Amerika selatan yang kini bernama Peru. Saat itu, kawasan Peru berada di bawah kekuasaan sebuah suku Indian bernama Inka. Akan tetapi, para penguasa suku Inka tidak begitu mempedulikan aksi yang dilakukan tentara Spanyol tersebut. Setelah menguasai Peru, Pizzaro menyampaikan tawaran kepada Suku Inka agar mau berada di bawah kekuasaan Spanol.. Tawaran ini lantas ditolak suku Inka. Akibatnya, Pizzaro mengeluarkan instruksi kepada tentaranya agar melakukan pembunuhan secara massal terhadap seluruh suku Inka. Peristiwa pembunuhan massal ini kemudian dikenal sebagai salah satu tragedi sejarah terpahit karena keganasan tentara Spanyol itu sampai membuat peradaban suku Inka musnah tak berbekas.

George Stevenson Meninggal Dunia

Tanggal 12 Oktober tahun 1848, George Stevenson, seorang ilmuwan Inggris penemu lokomotif, meninggal dunia. Stevenson dilahirkan pada tahun 1781. Sejak kecil, ia sudah memperlihatkan minatnya kepada masalah-masalah ilmu pengetahuan. Ia kemudian banyak menggeluti bidang mekanik dan matematika. Akhirnya, ia mampu menciptakan jenis kendaraan yang termasuk paling aman, yaitu lokomotif. Kendaraan pertama ciptaannya itu mampu melaju dengan kecepatan 20 km per jam dengan kapasitas penumpang maksimal 90 orang.

Guinea Merdeka
Tanggal 12 Oktober tahun 1968, negara Guinea meraih kemerdekaannya dari Spanyol, dan hari ini dijadikan sebagai hari nasional negara tersebut. Awalnya, pada abad 15, para pelaut Portugal menemukan kawasan Guinea ini. Pada tahun 1778, Portugal menyerahkan kekuasaan atas kawasan ini kepada Spanyol, hingga akhirnya, rakyat di kawasan ini mampu meraih kemerdekaan dari Spanyol.
Guinea terletak di kawasan barat Afrika. Negara ini memiliki luas wilayah 28.051 kilometer persegi, serta berbatasan dengan Gabon dan Kamerun.

Kudeta Militer di Pakistan

Tanggal 12 Oktober 1999, terjadi kudeta tak berdarah di Pakistan untuk menggulingkan pemerintahan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Nawaz Sharif. Kudeta itu dilakukan oleh Jenderal Pervez Musharraf. Sehari sebelumnya, Musharraf dipecat oleh Nawaz Sharif dari jabatan militernya.
Musharraf mengatakan bahwa aksi penggulingannya itu dilakukan karena Nawaz Sharif terlibat korupsi, tidak mampu mennciptakan keamanan nasional, dan yang paling berat, Sharif dianggap mendalangi aksi pembajakan pesawat terbang yang ditumpangi Musharraf. Setelah terguling, Sharif dijebloskan ke dalam penjara dengan hukuman seumur hidup. Akan tetap, tidak lama kemudian, Sharif diekstradisi ke Arab Saudi.

13 Oktober
Kota Babel Ditaklukkan Cyrus

Tanggal 13 Oktober tahun 539 sebelum Masehi, kota bersejarah Babel, ditaklukkan oleh Cyrus, seorang penakluk dari Persia. Babilonia memiliki tembok pelindung yang sangat kuat. Oleh karena itu, Cyrus dalam menaklukkan kota ini memerintahkan agar aliran sungai Daljah yang mengalir di dalam kota diubah arahnya. Dengan mengikuti aliran sungai tersebut, para tentara Cyrus berhasil masuk ke dalam kota dan akhirnya menaklukkan Babilonia.

Beograd Dibebaskan Jerman
Tanggal 13 Oktober tahun 1944, dalam Perang Dunia Kedua, kota Beograd berhasil dibebaskan dari pendudukan Jerman oleh tentara Yugoslavia dengan dibantu oleh Tentara Merah Soviet. Pembebasan ibukota Yugoslavia ini dipimpin oleh pemimpin nasionalis negara ini, Joseph Tito. Kota Beograd diduduki Jerman pada tahun 1941.

UU Kapitulasi DisahkanPerlemen Iran

Tanggal 13 Oktober 1954 rancangan undang-undang Kapitulasi disahkan oleh Parlemen Iran yang berada di bawah pengaruh Shah Pahlevi. Undang-undang ini memberikan kekebalan hukum kepada tentara AS di Iran dan bila ada tentara AS yang berbuat kriminal di Iran, dia hanya bisa diadili oleh pengadilan AS. Undang-undang ini jelas menginjak-injak kedaulatan pengadilan Iran dan bangsa Iran secara keseluruhan. Oleh karena itu, beberapa hari kemudian Imam Khomeini membacakan sebuah pidato bersejarah yang isinya menolak undang-undang tersebut serta mengecam keras AS dan Shah Pahlevi. Pidato Imam ini membuat beliau diasingkan ke luar negeri oleh rezim Shah yang despotik, pada tanggal 4 November 1954.

Husein Behzad Meninggal Dunia

Tanggal 13 Oktober 1958, Husein Behzad, seorang seniman besar Iran di bidang miniatur, meninggal dunia. Pada masa remajanya, Behzad sudah tertarik pada bidang seni lukis dan secara bertahap, dia melahirkan karya-karya seni bernilai. Akhirnya dia menjadi terkenal dan dianggap sebagai miniaturis terbesar di Iran pada masa itu. Seniman terkemuka Iran ini dikenal menggunakan warna-warna dengan cara yang indah. Melalui warna-warna, dia menyampaikan kesedihan dan kegembiraan kepada para penikmat seni. Di antara karya Husein Behzad yang terkenal berjudul "Shahnameh Firdausi" dan "Penaklukan Babilonia".

14 Oktober
Erwin Rommel Meninggal

Tanggal 14 Oktober 1944, Erwin Rommel, komandan pasukan Nazi Jerman yang terkenal, meninggal dunia akibat bunuh diri atas perintah Hitler. Dalam Perang Dunia Kedua, Rommel adalah komandan tentara Jerman di Afrika utara, dan berhasil memukul mundur tentara Inggris hingga ke utara Mesir. Atas keberhasilannya itu, Rommel diberi gelar Marshall. Namun, kemudian Inggris melakukan serangan balasan. Karena tidak memiliki pasukan dan peralatan yang cukup, Rommel terpaksa mundur dari Afrika utara. Pada tahun 1944, Rommel menjadi komandan pertahanan Jerman di Italia dan Balkan. Kemudian, terjadi pertentangan pendapat antara Rommel dan Hitler. Setelah terjadi percobaan pembunuhan terhadap Hitler, Rommel dicurigai sebagai dalangnya dan Hitler memerintahkannya untuk bunuh diri dengan meminum racun.

Tentara Zionis Melakukan Pembunuhan Massal di Tepi Barat
Tanggal 14 Oktober 1953, kelompok Zionis bersenjata menyerang desa Qibyah di Tepi Barat. Setelah menduduki desa itu, orang-orang Zionis itu selama dua hari melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang Palestina di desa tersebut dan menghancurkan rumah-rumah mereka. Terorisme ini didalagi oleh komandan tentara rezim Zionis saat itu, yaitu Ariel Sharon. Dalam aksi terorisme kejam Zionis ini, 42 laki-laki, perempuan, dan anak-anak Palestina tewas, sejumlah besar warga lainnya luka-luka, puluhan rumah, dan sebuah sekolah dihancurkan dengan bom.

Kruschev Mengundurkan Diri
Tanggal 14 Oktober 1964, Nikita Kruschev, sekjen Partai Komunis Soviet pada waktu itu, mengundurkan diri. Nama Nikita Kruschev menjadi terkenal ke seluruh dunia setelah banyak melakukan perjalanan ke luar negeri. Dia dikenal sebagai pemimpin komunis yang menghapuskan taktik represif Stalin dan memiliki gaya diplomatik yang lancang. Di antara tindakan-tindakan reformasi Kruschev adalah, merehabilitasi ratusan tahanan politik yang dipenjarakan oleh Stalin di Siberia, mengurangi kekuatan polisi rahasia dan mengganti NKVD dengan KGB, serta melarang penyiksaan. Namun, Kruschev juga membubarkan organisasi-organisasi agama dan menghancurkan atau menutup banyak gereja.
Kebijakan yang diambil Kruschev itu mendapatkan banyak penentangan sehingga akhirnya pada tahun 1963, lawan-lawan politiknya memaksanya untuk mengundurkan diri. Nikita Kruschev meninggal dunia karena serangan jantung pada tahun 1971.

Luther King Memperoleh Nobel
Tanggal 14 Oktober 1964, Dr. Martin Luther King, seorang pemimpin gerakan pembelaan hak asasi kaum kulit hitam Amerika, meraih hadiah Nobel atas perjuangannya yang tak kenal lelah dalam menghapuskan rasialisme di AS. Martin Luther King adalah orang termuda yang pernah menerima Nobel, yaitu di usia 35 tahun. Dia dilahirkan pada tahun 1929 di Atlanta dan memiliki gelar doktor di bidang teologi. Pada tahun 1963, ia memimpin sebuah demonstrasi besar di kota Washington dan di sana ia menyampaikan pidato legendarisnya yang berjudul "I Have A Dream". Di dalam pidato itu, ia menyampaikan harapan dan impiannya, bahwa kelak warga AS, baik kulit hitam maupun putih duduk berdampingan dan tidak ada lagi rasialisme. Pad tahun 1964, gerakan pembelaan hak asasi yang dipimpin King meraih dua keberhasilan. Pertama, diratifikasinya "Amandemen ke-24" yang berisi dihapuskannya pajak untuk mendapatkan hak memilih. Kedua, disahkannya "Akta Hak-Hak Sipil 1964", yang berisi larangan diskriminasi ras dalam pekerjaan dan pendidikan serta larangan pemisahan rasial di fasilitas publik.
Pada tahun itu pula, Martin Luther King meraih hadiah Nobel dan menyumbangkan haidah uang yang diperolehnya, yaitu sebesar 54.600 dolar kepada gerakan pembelaan hak warga sipil.

Presiden Tanzania Meninggal Dunia
Tanggal 14 Oktober 1999, Julius Kambarage Nyerere, presiden pertama Republik Tanzania, meninggal dunia. Nyerere dilahirkan di keluarga bangsawan dan meraih gelar masternya di University of Edinburgh Inggris. Setelah kembali ke tanah airnya, pada tahun 1954, Nyerere masuk ke kancah politik. Pada tahun itu, dia mendirikan partai politik pertama di Tanzania, yaitu The Tanganyika African National Union yang menyatukan berbagai faksi nasionalis dan menjadi partai yang membawa Tanzania kepada kemerdekaannya. Pada tahun 1962, Nyerere terpilih sebagai presiden dan di tahun 1985, ia mengundurkan diri. Nyerere meninggal dunia akibat kanker di London pada tahun 1999.

15 Oktober
Jalaluddin Muhamad Akbar Lahir

Tanggal 15 Oktober tahun 1542, Abul Fatah Jalaludin Muhammad Akbar, raja dari Dinasti Timurian India, terlahir ke dunia. Dia dikenal dengan nama Akbar Syah. Dia naik tahta pada usia 13 tahun setelah kematian ayahnya, Hamayun. Setelah berkuasa, Akbar Syah berusaha memperluas wilayah kerajaan. Dia berhasil menguasai Bangal, Kashmir, Sindh, Punjab, Ahmadnegar, dan Kandahar. Ahmad Syah juga berhasil membebaskan semenanjung Dakan yang dijajah oleh Portugis. Masa pemerintahan Akbar Syah dianggap sebagai masa kegemilangan Dinasti Timurian. Akbar Syah meninggal dunia tahun 1605.

Perang Perancis - Prusia
Tanggal 15 Oktober tahun 1806, dimulailah perang antara Perancis dan Prusia. Sehari sebelumnya, Napoleon dalam perang enam hari yang dinamakan Perang Saxon, berhasil mengalahkan pasukan Prusia. Perang periode kedua antara kedua pasukan itu kembali dimenangkan oleh Napoleon. Pada tanggal 28 Oktober, Napoleon dan pasukannya berhasil memasuki kota Berlin, ibukota Prusia.

Pengadilan atas Drefyus
Tanggal 15 Oktober 1894 dimulailah pengadilan terhadap Alfred Dreyfus, seorang perwira Perancis keturunan Yahudi. Dreyfus diadili karena dituduh mengkhianati negaranya dengan memberikan informasi militer rahasia kepada Jerman. Pengadilan yang kontroversial ini akhirnya menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup dan penurunan pangkat kepada Dreyfus. Beberapa tahun kemudian, terbukti bahwa Dreyfus tidak bersalah dan dia dibebaskan dari penjara. Kasus Dreyfus ini dimanfaatkan oleh orang-orang Yahudi dengan melakukan propaganda besar-besaran untuk meningkatkan rasa simpati dunia terhadap bangsa Yahudi.

Ayatullah Isfahani Dibunuh MKO

Tanggal 15 Oktober 1983, Ayatullah Ataullah Asyrafi Isfahani, wakil Imam Khomeini dan Imam Jumat provinsi Kermansyah, gugur syahid akibat teror dari kelompok MKO. Ayatullah Isfahani dalam perjuangan melawan rezim Syah Pahlevi. Aktivitasnya dalam memimpin rakyat Kermansyah membuatnya berkali-kali dipenjara oleh rezim Syah. Setelah kemenangan revolusi Islam, Imam Khomeini menunjuknya sebagai Imam Jumat di Kermansyah. Pada tanggal 15 Oktober 1983, di saat sedang mendirikan shalat Jumat, beliau dibunuh oleh teroris musuh Islam. Mengenai beliau, Imam Khomeini berkata, " Saya mengenal almarhum Syahid Ataullah Asyrafi sebagai orang yang memiliki jiwa bersih dari hawa nafsu serta memiliki ilmu yang bermanfaat dan amal saleh."

16 Oktober
Napoleon Diasingkan

Tanggal 16 Oktober tahun 1815, dimulailah periode kedua pengasingan atas Kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte, ke pulau St. Helen. Karena ambisinya untuk menguasai dunia, Napoleon melancarkan berbagai peperangan dan awalnya berhasil menduduki sebagian besar wilayah Eropa. Namun akhirnya dalam Perang Waterloo, Napoleon dikalahkan oleh Inggris di bawah pimpinan Jenderal Wellington. Akibat dari kekalahan itu, Napoleon diasingkan oleh Inggris ke pulau St. Helen dan akhirnya pada tahun 1821 dia meninggal di dalam pengasingan.

Nietzsche Lahir
Tanggal 16 Oktober tahun 1844, Frederic Wilhelm Nietzsche, seorang filsuf terkenal Jerman, terlahir ke dunia. Setelah menyelesaikan pendidikannya di bidang filologi klasik di Universitas Bonn dan Leipzig, Nietzsche mengajar di Universitas Basel. Pada saat itu, Nietzsche baru berusia 24 tahun. Salah satu filosofi Nietzsche yang paling fundamental adalah bawah nilai agama dan moral yang dipresentasikan oleh Kristen, telah kehilangan kekuatan dalam kehidupan manusia. Nietzsche menyimpulkan pandangan ini dalam sebuah kalimatnya yang terkenal, yaitu "Tuhan telah mati." Nietzsche mengklaim bahwa nilai-nilai baru bisa diciptakan untuk menggantikan nilai-nilai tradisional. Diskusi tentang hal ini kemudian melahirkan konsep superman atau manusia adidaya. Menurut Nietzsche, manusia adidaya merupakan hasil dari kekuatan manusia dan lebih unggul dari semua kebaikan dan keburukan. Karya-karya Nietzsche di antaranya berjudul The Birth of Tragedy dan Beyond Good and Evil. Di akhir hayatnya, Nietzsche mengalami gangguan mental dan akhirnya pada tahun 1900, ia meninggal dunia.

Edgar Allan Poe Meninggal
Tanggal 16 Oktober 1849, Edgar Allan Poe, seorang penulis dan penyair AS, meninggal dunia. Poe dilahirkan pada tahun 1809 dan pada usia tiga tahun, ia telah yatim piatu. Edgar Allan Poe menuntut ilmu di Universitas Virginia. Pada tahun 1827, buku kumpulan puisi pertama karya Poe diterbitkan dengan judul Tamerlane and other poems namun tidak meraih sambutan dari para kritikus. Pada tahun 1845, Poe menerbitkan kumpulan puisinya berjudul The Raven and Other Poems yang membuatnya terkenal di seluruh AS dan bahkan di luar negeri. Sejak itu, Poe dinilai sebagai seorang sastrawan yang jenius.

17 Oktober
Polisi Perancis Bunuh 200 Warga AlJazair

Tanggal 17 Oktober 1962, polisi Perancis melakukan pembunuhan massal terhadap lebih dari 200 warga Aljazair. Warga Aljazair tersebut, pada saat itu sedang melakukan demonstrasi di Paris untuk menuntut diadakannya perundingan damai dalam mengakhiri perang kemerdekaan Aljazair dari penjajahan Perancis. Situasi demonstrasi semakin memanas setelah meledaknya sebuah bom yang menewaskan beberapa polisi Paris. Kepala Polisi Paris waktu itu, Maurice Popon memerintahkan pasukannya untuk membunuhi orang-orang Aljazair. Secara resmi, polisi mengumumkan hanya 3 orang yang tewas dan 67 luka-luka. Namun, saksi mata menyatakan bahwa sangat banyak jasad yang mengambang di Sungai Seine pada kejadian itu.
Pada tahun 1998, Maurice Popon diadili atas kasus kerjasamanya dengan NAZI Jerman. Dalam pengadilan itu, kasus pembantaian warga Aljazair juga ikut terangkat dan terungkap bahwa jumlah yang tewas jauh lebih banyak daripada yang diakuinya. Popon dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara atas kejahatan melawan kemanusiaan.


Arab Produsen Minyak Arab Embargo Amerika dan Inggris
Tanggal 17 Oktober tahun 1973, negara-negara Arab produsen minyak memulai embargo minyaknya terhadap Amerika, Inggris, dan negara-negara lain yang menjual minyaknya kepada Israel. Embargo ini dilakukan karena Amerika dan Inggris memberikan bantuan militer secara besar-besaran kepada Zionis dalam perang antara Rezim ini dengan Syria dan Mesir yang dimulai pada tanggal 6 Oktober tahun itu. Sehari setelah pengumuman dinaikkannya harga minyak oleh OPEC, negara-negara Arab mengumumkan embargonya terhadap AS, Inggris, dan Israel. Akibatnya, harga minyak menjadi semakin tinggi. Negara-negara Barat mendapat kesulitan besar akibat embargo ini dan periode ini disebut sebagai "Oil Shock". Pada bulan Maret 1974, embargo ini ditarik kembali setelah Menlu AS, Henry Kissinger berhasil menegoisasi perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Syria. Peristiwa ini membuktikan bahwa sesungguhnya negara-negara Timur Tengah memiliki senjata yang kuat untuk menekan AS dan Barat pada umumnya agar tidak terus melindungi rezim Zionis.

Raymond Aron Meninggal Dunia
Tanggal 17 Oktober tahun 1983, Raymond Aron, seorang sosiolog terkenal dari Perancis, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1905 dan selama bertahun-tahun mengajar sosiologi di Universitas Sorbonne, Paris. Di antara pendapatnya yang terkenal adalah mengenai tiga hal utama yang menyebabkan manusia terjerumus ke dalam perang, yaitu teknologi, antusiasme yang terorganisasi, dan sekularisme agama. Menurut Aron, teknologi telah membuat manusia menyelesaikan masalah yang seharusnya bisa diupayakan melalui diplomasi, dengan peperangan. Di antara buku-buku karya Aron adalah berjudul "Awal Perang Atom" dan "Tahun-Tahun Akhir Abad Ini".

Husain Khadiv Jam Wafat
Tanggal 17 Oktober 1986, Husain Khadiv Jam, seorang peneliti dan penerjemah kontemporer Iran, meninggal dunia pada usia ke-59 tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya, Husain Khadiv Jam mengajar bidang sastra di Universitas Masyhad dan kemudian pindah mengajar di Universitas Tehran. Dari peneliti terkemuka Iran ini, lahir lebih dari 30 jilid buku di bidang penelitian, revisi, dan penerjemahan. Di antaranya adalah revisi dan penerjemahan dari buku "Kimia-ye Sa'adat" karya Imam Muhammad Ghazali dan "Haqayiqul Akhbar" karya Nashiri.

Murtadha Hanaeh Wafat

Tanggal 17 Oktober 1989, Murtadha Hanaeh, seorang musisi terkemuka Iran, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1922 dan setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, ia mulai menimba ilmu musik. Hananeh adalah salah satu pendiri Orkestra Symphoni Teheran. Selain itu, dia juga banyak aktif dalam pembuatan musik untuk film. Karya-karya musik Murtadha Hanaeh di antaranya berjudul "Langkah-Langkah yang Hilang" dan "Bagaimana Aku Menciptakan Melodi".

18 Oktober
Philipina Menjadi Bagian Koloni Spanyol

Tanggal 18 Oktober tahun 1565, Philipina secara resmi menjadi bagian dari koloni Spanyol di Asia. Kawasan ini ditemukan pada tahun 1521 oleh Ferdinand Magellan, namun baru empat puluh dua tahun kemudian Philipina resmi dijadikan koloni Spanyol. Spanyol menjajah Philipina selama tiga abad dan merampas sebagian besar hasil alam bangsa ini. Pada tahun 1898, menyusul kekalahan Spanyol dari AS, Philipina diserahkan kepada Amerika. Akhirnya, bangsa Philipina berhasil meraih kemerdekaannya pada tahun 1946. Philipina terdiri dari 7000 pulau yang terletak di Asia tenggara dan memiliki luas wilayah tiga ratus ribu kilometer persegi.


Italia dan Kaisar Utsmani Tandatangani Perjanjian Damai

Tanggal 18 Oktober tahun 1912, Italia dan Kaisar Utsmani menandatangani sebuah perjanjian damai. Berdasarkan perjanjian ini, Utsmani harus menyerahkan Libya kepada Italia. Setahun sebelumnya, Italia telah mulai menyerang Lybia. Awalnya, pasukan Utsmani yang menduduki Libya berhasil menang, namun akhirnya harus takluk kepada pasukan Italia dan Lybia pun diduduki oleh Italia. Karena semakin meningkatnya gejala akan terjadinya Perang Balkan Pertama melawan Imperium Utsmani, Kaisar Utsmani terpaksa melakukan perjanjian damai dengan Italia tersebut. Bangsa Lybia kemudian selama bertahun-tahun berperang melawan penjajahan Italia. Setelah terjadi perubahan politik pasca Perang Dunia Kedua, Lybia dikuasai oleh Perancis dan Inggris. Akhirnya, baru pada tahun 1951 Lybia berhasil meraih kemerdekaannya.

Perang Balkan Pertama Pecah

Tanggal 18 Oktober 1912, Bulgaria, Serbia, Yunani, dan Montenegro, memulai Perang Balkan Pertama dengan menyerang imperium Utsmani. Inggris dan Rusia merupakan penggerak terjadinya perang ini. Mereka berharap, dengan terpecah-pecahnya wilayah kekuasaan Utsmani di Eropa, imperium ini menjadi semakin lemah. Pada Perang Balkan Pertama ini, tentara Utsmani yang baru saja kalah dalam peperangan melawan Italia serta tidak memiliki kekuatan yang memadai, terpaksa bertekuk lutut dan kehilangan sebagian kekuasaannya di Eropa.

Radio BBC Didirikan
Tanggal 18 Oktober 1922, Radio BBC Inggris didirikan. Radio ini awalnya merupakan radio swasta, namun kemudian diambil alih oleh pemerintah Inggris pada tahun 1927. Sejak itu pula, anggaran dana radio BBC yang mengudara dalam berbagai bahasa ini dipenuhi oleh pemerintah Inggris. Meskipun BBC mengklaim kenetralan siarannya, namun pada setengah abad terakhir ini, terbukti bahwa radio BBC telah menjadi alat propaganda Inggris dan memberi jalan bagi pemerintahan London untuk mencampuri urusan dalam negeri negara-negara lain. Selain itu, BBC selalu menyiarkan berita dan laporan yang tendensius yang sejalan dengan politik imperialisme dan avonturis Inggris di negara-negara dunia ketiga.

Thomas Alva Edison Meninggal Dunia
Tanggal 18 Oktober 1931, Thomas Alva Edison, penemu listrik, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada bulan Februari tahun 1847 di Amerika Serikat. Edison tidak memiliki gelar pendidikan tinggi, namun dengan melakukan penelitian dan belajar secara otodidak, ia mampu memiliki pengetahuan yang tinggi. Melalui berbagai penelitian yang dilakukannya sejak remaja, Edison berhasil menemukan dan menciptakan banyak hal, yang terpenting di antaranya adalah penemuan listrik, bola lampu, gramafon, dan fonograph.

Syahid Muhammad Rejai Berpidato di depan Majelis Umum PBB
Tanggal 18 Oktober 1980, Syahid Muhammad Rejai, Perdana Menteri Republik Islam Iran saat itu, menyampaikan pidatonya di depan Majelis Umum PBB. Dalam pidatonya itu, Muhammad Rejai menyampaikan kritikannya terhadap perang yang dipaksakan oleh rezim Irak kepada Iran. Selain itu, beliau juga membiacarakan masalah penting dunia lainnya seperti penjajahan Palestina oleh Rezim Zionis, dan politik busuk yang diterapkan negara-negara imperialis di seluruh dunia. Setelah menyampaikan pidato tersebut, wakil-wakil dari AS meminta untuk bertemu dengan Syahid Rejai, namun beliau menolaknya karena politik kriminal AS di seluruh dunia.

19 Oktober
Ottoman Menduduki Kota Sofia

Tanggal 19 Oktober tahun 1386, tentara imperium Ottoman menduduki kota Sofia, Bulgaria. Kemenangan Ottoman ini bersamaan dengan serangan pasukan Timur Gurkani yang terkenal dengan nama Timur Lang ke bagian timur dari wilayah kekuasaan Ottoman. Dengan demikian, imperium Ottoman semakin memperluas wilayahnya di Balkan. Di samping itu, Makedonia dan Serbia pun dikuasai oleh imperium ini. Negara-negara Balkan berada di bawah kekuasaan Ottoman selama lima abad dan baru mencapai kemerdekaannya pada akhir abad ke-19.

Panglima Pasukan Inggris Menyerah Kepada George Washington

Tanggal 19 Oktober tahun 1781, Jenderal Cornwallis, panglima pasukan Inggris, menyerah kalah kepada George Washington, panglima pasukan Amerika. Dengan demikian, Perang Kemerdekaan AS secara resmi berakhir. Perang ini dimulai sejak tahun 1775 antara para imigran Amerika dengan panjajah Inggris. Dua tahun setelah kemenangan para imigran AS tersebut, pada tahun 1783, ditandatangani perjanjian antara kedua pihak yang berisi pengakuan Inggris atas kemerdekaan Amerika Serikat.

Perang Leipzig Berkobar
Tanggal 19 Oktober 1813, berlangsunglah Perang Leipzig atau dikenal pula sebagai Perang Bangsa-Bangsa. Perang ini merupakan perang terbesar dalam era Perang Napoleon dan kekalahan terbesar yang dialaminya. Dalam perang ini, bertarung sekitar 560 ribu pasukan, 300 ribu di antaranya pasukan gabungan beberapa negara, yaitu Swedia, Inggris, Prusia, Rusia, dan Austria. Kekalahan Napoleon di Leipzig ini mengawali kekalahannya dalam perang-perang berikutnya. Pada tahun 1814, Napoleon dibuang ke Pulau St. Elba.

Perang Jepang Melawan Amerika di Philipina Dimulai

Tanggal 19 Oktober 1944, dimulailah perang antara Jepang dengan Amerika di Philipina. Sejak dimulainya Perang Dunia Pertama, Jepang menduduki Philipina, namun setelah kekalahan Jerman, AS di bawah komando Mac Arthur menyerang Philipina, dan mengalahkan Jepang. Sejak saat itu, AS mendirikan pangkalan militer di Philipina dan mengontrol negara tersebut.

Ali Hasan Salamah Diteror MOSSAD

Tanggal 19 Oktober 1976, Ali Hasan Salamah, salah seorang pejabat tinggi PLO, gugur syahid di Libanon akibat teror dari agen mata-mata Israel, Mossad. Agen Mossad itu memasang bom di mobil Ali Hasan Salamah di kota Beirut. Teror Israel yang dilakukan di Libanon ini, kembali membuktikan bahwa invasi dan pelanggaran atas wilayah negara lain adalah salah satu taktik utama Zionis.

Pemerintahan Partai Komunis di Kamboja Berakhir
Tanggal 19 Oktober 1991, periode pemerintahan Partai Komunis di Kamboja yang telah berlangsung selama 13 tahun secara resmi berakhir. Keputusan ini diambil oleh kongres luar biasa Partai Sosialis Kamboja. Setelah berakhirnya kongres ini, di Kamboja dibentuk pemerintahan multi partai. Perubahan ini terjadi setelah runtuhnya Uni Soviet dan Blok Timur.

Habibullah Badi'iy Wafat

Tanggal 19 Oktober 1992, Habibullah Badi'iy, seorang musisi kontemporer terkemuka Iran, meninggal dunia. Dia mengenal musik sejak kanak-kanak dan kemudian, mempelajari biola. Musisi Iran ini menghasilkan karya lebih dari 200 lagu dengan karya pertamanya berjudul "Bulan Kan'an".

20 Oktober
Kebangkitan Kaum Agamawan Mesir

Tanggal 20 Oktober tahun 1177, rakyat muslim Kairo memulai perjuangan mereka melawan penjajahan Perancis. Pada hari ini, rakyat Kairo bersama para ulama kota itu berkumpul di Universitas Al-Azhar. Jenderal Dubois (baca: Deboa), komandan militer Kairo, memerintahkan pasukannya untuk membubarkan kumpulan massa tersebut. Akibatnya, pecah perang antara rakyat yang tidak bersenjata dengan pasukan Perancis. Namun demikian, rakyat Kairo berhasil membunuh sejumlah besar tentara Perancis, termasuk Jenderal Dubois. Melihat besarnya bahaya yang ada di depan mata, tentara Perancis langsung melakukan tindakan ganas dengan cara memborbardir sejumlah kawasan Kairo, khususnya Universitas Al-Azhar, dengan meriam yang ditembakkan dari benteng-benteng sekeliling kota. Akibatnya, sekitar 3.000 orang, sebagian besarnya adalah pelajar agama dan warga sipil, tewas. Jenazah para korban pembunuhan massal itu kemudian dibuang begitu saja ke Sungai Nil. Tahun itu dikenang rakyat Mesir sebagai peristiwa perjuangan yang diakhiri oleh tindakan represif yang luar biasa kejam.

Ochenwall Lahir ke Dunia
Tanggal 20 Oktober tahun 1719, Guttrid Ochenwall, seorang matematikawan dan filsuf Jerman terlahir ke dunia. Ia dikenal sebagai peletak dasar ilmu statistika. Selain menggeluti bidang matematika, ia juga terkenal dengan pengetahuannya yang mendalam tentang filsafat. Di bidang filsafat ini, Ochenwall juga melahirkan sejumlah karya tulisan yang cukup penting. Ochenwall meninggal dunia pada tahun 1771.

Perang Pasukan Turki Melawan Inggris-Perancis-Rusia
Tanggal 20 Oktober 1827, Sebuah perang berlangsung antara pasukan gabungan Perancis, Rusia, dan Inggris melawan pasukan Turki Ottoman. Perang yang berlangsung di perairan utara Laut Mediterania dan dalam rangka pembelaan pasukan gabungan terhadap Yunani itu berakhir dengan kekalahan telak pasukan Turki Ottoman. Disebutkan bahwa pasukan gabungan tiga negara berhasil menghancurkan 60 kapal induk serta menewaskan sekitar 6.000 tentara Turki.
Enam tahun sebelumya, yaitu pada tahun 1821, rakyat Yunani memulai perjuangan mereka untuk meraih kemerdekaan dari Turki. Upaya ini kemudian mendapatkan dukungan meluas dari negara-negara Eropa. Akhirnya, setelah berlangsungnya perang tersebut, Yunani merdeka dari Turki pada tahun 1829.

Leon Tolstoi Meninggal Dunia
Tanggal 20 Oktober 1910, Leon Tolstoi, seorang penulis kenamaan Rusia meninggal dunia. Tolstoi lahir pada tahun 1828. Ia sempat melakukan pengembaraan ke beberapa kawasan Eropa untuk kemudian melakukan riset atas peradaban masyarakat Barat. Kesaksian yang didapatkannya dari pengembaraannya itu membuatnya sangat kecewa dengan peradaban materialis Barat. Tolstoi kemudian menulis sejumlah buku, di antaranya sebuah roman legendaris berjudul "Perang dan Damai".

21 Oktober
De Lamartine Lahir

Tanggal 21 Oktober tahun 1790, Alphonse De Lamartine, seorang penyair Perancis terkenal, terlahir ke dunia. Dia merupakan penyair yang sensitif dan dari sisi kehalusan syairnya, Lamartine merupakan penyair terbesar Perancis. Karya Lamartine yang paling terkenal adalah "Meditasi Penyair". Dia pernah melakukan perjalanan ke Timur dan selama beberapa waktu tinggal di Beirut, Libanon. Perjalanannya itu menghasilkan karya berjudul "Perjalanan Ke Timur".

Perang Trafalgar di Spanyol
Tanggal 21 Oktober 1805, terjadilah Perang Trafalgar di barat daya Spanyol. Dalam perang ini, Angkatan Laut Inggris yang dikomandoi oleh Horatio Nelson, berhadapan dengan Angkatan Laut gabungan Spanyol dan Perancis. Dalam perang yang merupakan bagian dari ambisi Napoleon untuk menguasai Inggris ini, sebagian besar kapal-kapal Spanyol dan Perancis tenggelam sehingga Perancis mengalami kerugian yang sangat besar. Akhirnya, perang ini berakhir dengan kemenangan Inggris dan menjadi kekalahan penting pertama Napoleon pada masa itu.

Alfred Nobel Lahir
Tanggal 21 Oktober 1833, Alfred Nobel, seorang ahli kimia dan pencipta dinamit asal Swedia, terlahir ke dunia. Karena ketertarikannya yang mendalam dalam bidang kimia, dia banyak melakukan penelitian dan berhasil menciptakan dinamit. Berlawanan dengan harapan Nobel, pemerintahan berbagai negara malah menggunakan dinamit dalam peperangan dan menyebabkan pembunuhan massal umat manusia. Nobel yang sangat kaya dan kecewa dengan penyalahgunaan hasil temuannya kemudian menyerahkan kekayaannya sebagai hadiah kepada orang-orang yang berjasa di bidang perdamaian, sastra, dan ilmu. Namun, lagi-lagi, berbeda dengan harapannya, hadiah Nobel dewasa ini dimanfaatkan untuk kepentingan politik Barat.


Paul Muller Meninggal
Tanggal 21 Oktober 1965, Paul Muller, seorang ahli kimia dan peneliti asal Swiss, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1899 di kota Olten, Swiss. Pada tahun 1925, dia meraih gelar doktornya dari Universitas Basle. Dia kemudian menggeluti karir di bidang penelitian mengenai perlindungan terhadap tanam-tanaman. Setelah melakukan penelitian selama bertahun-tahun, Muller berhasil menemukan zat DDT yang berfungsi untuk membasmi serangga.

Aksi Mogok Buruh Kilang Minyak Iran
Tanggal 21 Oktober 1978, para pekerja kilang minyak Iran memulai aksi mogoknya dalam rangka menentang rezim despotik yang berkuasa saat itu, yaitu rezim Shah Pahlevi. Gerakan mogok massal mereka ini membuat ekspor minyak Iran ke luar negeri terhenti dan akibatnya, rezim Shah kehilangan sumber pendapatannya yang terbesar. Selain itu, terhentinya ekspor minyak Iran ke luar negeri mengakibatkan harga minyak di pasar dunia naik tajam. Rezim Shah dengan berbagai cara, termasuk represi, berusaha membuat para pekerja kilang minyak Iran kembali bekerja, namun pemogokan itu terus berlangsung hingga tergulingnya rezim ini.

Abu Ghazaleh Tewas Dibunuh MOSSAD
Tanggal 21 Oktober 1986, Brigader Jenderal Mundzer Abu Ghazaleh, komandan Angkatan Laut Palestina tewas dibunuh oleh agen rahasia Israel, Mossad. Aksi terorisme Mossad ini dilakukan dengan meletakkan bom di mobil Abu Ghazaleh di Athena, Yunani. Abu Ghazaleh adalah satu dari sekian banyak pejabat tinggi Palestina yang gugur syahid akibat aksi terorisme negara yang dijalankan oleh Israel dan mendapatkan dukungan penuh dari AS.


Hatif Isfahani Wafat
Tanggal 21 Oktober 1990, Jawad Qiwampour, yang terkenal dengan nama Hatif Isfahani, seorang penyair Iran terkenal, meninggal dunia pada usia 77 tahun. Dia menyelesaikan pendidikannya di bidang ilmu-ilmu Islam. Syair-syair Hatif Isfahani yang ditulisnya setelah masa kemenangan revolusi Islam di Iran, dikenal memiliki banyak keistimewaan. Di antara karyanya yang terkenal adalah "Neda-ye Del" yang dicetak dalam dua jilid.

22 Oktober
Ekspedisi Kedua Columbus

Tanggal 22 Oktober 1494, dimulailah ekspedisi kedua Christopher Columbus, pelaut Spanyol, untuk menemukan wilayah baru. Dalam ekspedisi ini, Columbus berhasil menemukan kawasan kepulauan Antilles di samudera Atlantik. Kawasan Antilles meliputi Kuba, Jamaika, Haiti, Republik Dominika, Puerto Rico, dan lain-lain.
Columbus dalam ekspedisi pertamanya yang memakan waktu dua bulan, dari bulan Agustus hingga Oktober 1492, berhasil menemukan benua Amerika, namun dia mengira bahwa yang ditemukannya adalah India.

Tahap Terakhir PD II
Tanggal 22 Oktober 1918, dimulailah tahap terakhir dalam Perang Dunia Pertama dengan serangan pasukan Sekutu terhadap tentara Jerman. Perang ini dinamakan perang Flander karena terjadi di kawasan Flander, di barat laut Eropa. Dalam perang ini, pada awalnya, tentara Jerman melakukan perlawanan hebat, namun akhirnya, pasukan Sekutu berhasil mengalahkan Jerman. Kekalahan Jerman pada tanggal 2 November 1918 ini, sekaligus merupakan akhir dari Perang Dunia Kedua.

Pemutusan Hubungan Diplomatik Inggris - Iran
Tanggal 22 Oktober 1952, Dokter Husain Fathimi, Menlu Iran pada pemerintahan Perdana Menteri Mosadheq, mengumumkan diputuskannya hubungan antara Iran dan Inggris. Keputusan pemutusan hubungan itu, setelah disahkan oleh kabinet, diserahkan kepada Kuasa Usaha Inggris di Tehran. Doktor Fathimi menyatakan bahwa alasan pemutusan hubungan Tehran-London ini adalah karena Inggris tidak memenuhi keinginan bangsa Iran yang menyangkut hak-hak Iran, di antaranya dalam masalah nasionalisasi kilang minyak. Dia juga mengingatkan pemerintahan London agar mengubah sikap politiknya terhadap Tehran.

Rencana Serangan ke Mesir
Tanggal 22 Oktober 1956, Perdana Menteri Perancis, Inggris, dan Rezim Zionis, dalam sebuah sidang rahasia di Perancis, membahas rencana serangan mereka ke Mesir. Setelah Presiden Mesir, Gamal Abdul Naser, mengumumkan nasionalisasi Terusan Suez pada tahun 1956, Perancis dan Inggris berniat menduduki terusan itu demi mempertahankan kepentingan illegal mereka di sana. Di sisi lain, rezim Zionis yang memandang Mesir sebagai musuh terbesarnya di dunia Arab, berusaha menggunakan kesempatan itu untuk menyerang Mesir. Seminggu setelah sidang rahasia itu, ketiga negara tersebut menyerang Mesir. Namun, serangan ini gagal untuk mencapai tujuan yang mereka harapkan.

Arnold Toynbee
Tanggal 22 Oktober 1975, Arnold Toynbee, seorang sejarawan terkenal Inggris, meninggal dunia. Toynbee dikenal dengan pandangannya bahwa masa lalu adalah pergantian peradaban, bukan perubahan politik. Di antara buku-buku yang ditulis oleh Toynbee, yang paling terkenal berjudul "A Study of History" yang terdiri dari 12 volume. Buku ini banyak mempengaruhi perilaku modern di bidang sejarah, agama, dan hubungan internasional. Buku ini adalah studi komparatif terhadap 26 peradaban dunia. Di dalamnya, Toynbee menganalisis perkembangan dan disintegrasi peradaban-peradaban tersebut. Menurut hipotesis Toynbee, kegagalan sebuah peradaban untuk bertahan hidup adalah akibat dari ketidakmampuannya untuk merespon tantangan moral dan agama, bukan akibat tantangan fisik atau lingkungan.


Sayyid Mustafa Khomeini Gugur
Tanggal 22 Oktober 1977, Ayatullah Sayyid Mustafa Khomeini, gugur syahid di rumahnya di kota Najaf, Irak, akibat teror dari antek-antek Rezim Shah Pahlevi. Ayatullah Sayyid Mustafa Khomeini adalah putra tertua Imam Khomeini, pemimpin revolusi Islam Iran. Beliau dilahirkan pada tahun 1930 di kota Qom, Iran dan setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, beliau pergi ke kota Najaf untuk melanjutkan pendidikan. Karena kecerdasan dan kemampuannya yang tinggi, beliau telah mencapai derajat mujtahid pada usia 27 tahun dan sejak itu, selama 10 tahun beliau mengajar di hauzah ilmiah Najaf. Ayatullah Sayyid Khomeini selalu mendampiringi ayahnya, Imam Khomeini, sepanjang tahun-tahun berat perjuangan melawan rezim Shah yang despotik. Syahidnya Ayatullah Sayyid Mustafa Khomeini ini semakin meningkatkan semangat rakyat Iran untuk meneruskan perjuangan revolusi mereka. Imam Khomeini dalam menyikapi kematian putranya, mengatakan, "Kesyahidan Mustafa merupakan rahmat tersembunyi dari Ilahi."

23 Oktober
Gautier Meninggal Dunia

Tanggal 23 Oktober 1872, Teophile Gautier, seorang penyair dan penulis Perancis terkenal, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1811 dan menuntut ilmu di kota Paris. Gautier selama beberapa waktu bekerja sebagai wartawan surat kabar. Namun, kemudian dia tertarik untuk menggeluti bidang sastra dan berhasil menciptakan syair-syair yang indah. Di antara karya syairnya yang terpenting berjudul "Albertus" dan "Komedi Kematian". Gautier juga menulis buku yang terkenal, berjudul "The Mummy Foot".

Perang Al-Alamain di Mesir
Tanggal 23 Oktober 1942, dimulailah Perang Al-Alamain di kota Al-Alamain, Mesir utara. Perang yang terjadi antara tentara Inggris dan Nazi Jerman ini, merupakan bagian dari Perang Dunia Kedua. Pasukan Jerman dipimpin oleh Jenderal Irwin Rommel dan pasukan Inggris dipimpin oleh Letnan Jenderal L. Montgomery. Dalam perang ini, Inggris berhasil menang. Namun, perang di antara kedua pihak masih terus berlangsung di bagian lain di Afrika. Akhirnya, bersama dengan kekalahan total Jerman, Afrika pun terbebas dari Perang Dunia Kedua.

Revolusi Rakyat Hongaria
Tanggal 23 Oktober 1956, dimulailah revolusi rakyat Hongaria melawan Uni Soviet. Pada tahun 1953, Partai Komunis Hongaria dibubarkan oleh Imre Nagy, Perdana Menteri Hongaria yang nasionalis. Kemudian, dibentuklah pemerintahan militer yang independen dan terpisah dari Uni Soviet. Namun, kelompok komunis Hongaria, dengan bantuan uang dan militer dari Uni Soviet, menumpas perjuangan rakyat negara ini sehingga ratusan orang tewas menjadi korbannya. Revolusi Hongaria tahun 1956 itu bisa ditumpas, namun perjuangan rakyat negara ini masih terus berlangsung. Akhirnya, pada tahun 1989, Hongaria berhasil meraih kemerdekaannya dan menjadi anggota NATO.

Bom Meledak di barak Angkatan Laut AS
Tanggal 23 Oktober 1983, sebuah truk berisi dinamit ditabrakkan ke barak angkatan laut AS di Beirut. Sebanyak 241 tentara AS tewas akibat bom mati syahid seorang pejuang Libanon ini. Di dalam serangan mati syahid yang lain di hari yang sama, 58 tentara Perancis juga tewas. Tentara AS, Perancis, Inggris, dan Italia merupakan bagian dari pasukan multinasional yang pada bulan Agustus 1982, dikirim ke Libanon untuk mengawasi pengusiran orang-orang Palestina dari negara itu.
Sejak tahun 1975, pecah perang antara orang-orang Palestina di Libanon dengan kelompok Christian Phalange Party dan kelompok-kelompok lainnya. Pada bulan Juni 1982, tentara Zionis memasuki Libanon dengan tujuan untuk mengusir angkatan bersenjata Organisasi Pembebasan Palestina. Pada tanggal 17 September 1982, kelompok Christian Phalange Party dengan dukungan Israel, menyerbu kamp pengungsian Shabra Shatilla. Dalam penyerbuan selama 40 jam itu, para Phalangist memperkosa kaum perempuan Palestina di kamp itu, serta membunuh 3300 orang, sebagian besar wanita, anak-anak, dan orangtua.
Alih-alih mendapat pembelaan, orang-orang Palestina malah diusir keluar dari Libanon dan pengusiran itu diawasi oleh pasukan multinasional di bawah pimpinan AS.
Banyaknya tentara AS yang tewas akibat bom bunuh diri itu, membuat Presiden Reagan banyak mendapat kecaman. Akhirnya, pada bulan Februari 1984, tentara AS ditarik mundur dari Libanon

24 Oktober
Perjanjian Westphlia Ditandatangani

Tanggal 24 Oktober 1648, ditandatangani perjanjian Westphlia oleh Prussia, Austria, Swedia, dan Perancis. Dengan demikian, berakhirlah peperangan antara kaum Protestan dan Katholik. Swedia dan Perancis memulai peperangan dengan Prussia untuk melindungi kaum Protestan di negara ini. Namun, setelah ditandatanganinya perjanjian Westphlia, Swedia mengakui penguasaan Prussia atas kaum Protestan di negara itu. Perancis juga bersedia berdamai dengan Prussia dengan menerima ganti rugi perang dan penguasaan atas sebagian wilayah bagian barat Prussia. Di antara hasil penting perjanjian ini adalah keluarnya sebagian wilayah dari kekuasaan Paus dan menurunnya pengaruh Gereja secara tajam di Eropa.

Eksekusi Pembagian Polandia
Tanggal 24 Oktober 1795, rencana pembagian negara Polandia dilaksanakan. Polandia dibagi-bagi antara Rusia, Austria, Prusia. Dengan demikian, Polandia secara keseluruhan dihapus dari peta geografi dunia. Dua puluh tahun kemudian, Kongres Prussia meresmikan pembagian Polandia ini. Namun, perjuangan rakyat Polandia untuk mendapatkan kemerdekaan dan situasi politik Eropa pasca Perang Dunia Pertama telah memberikan kesempatan bagi rakyat Polandia untuk meraih kemerdekaannya. Akhirnya, pada tahun 1921, Polandia secara resmi merdeka.
Polandia memiliki wilayah seluas 312.683 kilometer persegi dan terletak di Eropa timur.

PBB Berdiri
Tanggal 24 Oktober 1945, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi didirikan untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa. Para wakil dari negara-negara Sekutu pada Perang Dunia Kedua, yaitu AS, Soviet, Inggris, dan Perancis, dalam perundingan-perundingan selama perang tersebut telah memulai persiapan pendirian PBB ini. Akhirnya, dalam konfrensi di San Fransisko, Amerika, para wakil dari 50 negara-negara dunia menandatangani piagam pembentukan PBB.
PBB bermarkas tetap di New York ini. Tujuan utama dididirkannya PBB, seperti yang disinggung dalam piagam PBB, adalah untuk menjaga perdamaian di dunia, mengembangkan hubungan persahabatan antar bangsa, memupuk kerjasama internasional untuk menyelesaikan berbagai masalah ekonomi, sosial, dan budaya, serta mengembangkan penghormatan atas Hak Asasi Manusia dan kebebasan.
Tak dapat disangkal bahwa PBB telah melakukan banyak hal yang patut dipuji. Namun, adanya hak veto untuk lima negara anggota tetap Dewan Keamanan, yaitu AS, Rusia, Inggris, Prancis dan China, telah membuat kebijakan Dewan Keamanan sebagai salah satu badan utama PBB, selalu mengikuti langkah kelima negara tersebut, khususnya AS. Sebaliknya, Majlis Umum yang menjadi forum seluruh anggota PBB justeru tidak memiliki kekuatan yang berarti dibanding dengan Dewan Keamanan. Ketidakadilan inilah yang telah menghambat keberhasilan PBB dalam mengemban misinya, dan bahkan telah melahirkan protes dari banyak negara anggotanya.

Zambia Merdeka
Tanggal 24 Oktober tahun 1964 Zambia berhasil memperoleh kemerdekaan dari Inggris dan hari ini djadikan sebagai Hari Nasional Zambia. Negara ini dijajah oleh Inggris sejak tahun 1888. Pada tahun 1953 hingga 1963, Zambia yang saat itu bernama Rhodesia Utara, bersama dengan Rhodesia Selatan membentuk federasi Afrika Tengah. Setelah bubarnya federasi ini, Rhodesia Utara pada tahun 1963 merdeka dan mengubah namanya menjadi Zambia. Zambia memiliki luas 752.613 kilometer persegi, terletak di bagian selatan benua Afrika dan berbatasan dengan Zaire, Angola, Tanzania, Malawi, Namibia, dan Zimbabwe.

Abul Qasim Halat Wafat
Tanggal 24 Oktober tahun 1992, Abul Qasim Halat, seorang penyair parodi dan penerjemah kontemporer Iran, meninggal dunia. Dia mulai menciptakan syair pada usia 16 tahun dan mahir dalam membuat syair-syair parodi. Halat juga menguasai empat bahasa, yaitu Persia, Inggris, Perancis, dan Arab. Salah satu karya terpenting Abul Qasim Halat adalah penerjemahan kata-kata mutiara Rasulullah SAWW dan Imam Ali a.s. Karya ini dibukukan dalam judul "Furugh-e Binesh" dan "Shekufeha-ye Kherad". Dia juga meninggalkan karya syair yang berupa nasehat-nasehat, akhlak, dan irfan dalam bentuk ghazal dan rubaiyyat.

25 Oktober
Reruntuhan kota Pompey dan Herculaneum Ditemukan

Tanggal 25 Oktober 1711, jejak pertama dari reruntuhan kota bersejarah Pompey dan Herculaneum di Italia, ditemukan oleh seorang warga desa di negara itu. Kota Pompey pada awal abad ke-6 sebelum Masehi, dibangun oleh bangsa Uskan dan menjadi sebuah pelabuhan besar hingga abad pertama setelah Masehi. Akibat letusan gunung vulkanis Vesuvius pada tahun 79 Masehi, kota Pompey dan Herculaneum terkubur di dalam tanah. Setelah ditemukannya jejak pertama dari kedua kota ini, dimulailah proyek penggalian oleh para arkeologis dan secara bertahap, kedua kota ini berhasil dikeluarkan dari bawah tanah.

Pablo Picasso Terlahir ke Dunia
Tanggal 25 Oktober 1881, Pablo Picasso, seorang pelukis Spanyol ternama, terlahir ke dunia di kota Molaga, Spanyol. Ayah Picasso adalah seorang professor di bidang lukisan dan dialah yang mendorong Picasso untuk menggeluti bidang seni. Pada usia ke-13 tahun, Picasso sudah menyelenggarakan pameran lukisan-lukisannya. Picasso merupakan peletak aliran Kubisme yang dengan segera tersebar luas di antara para pelukis Perancis. Selama 80 tahun, dia menciptakan lebih dari 50.000 karya lukis. Picasso selalu berusaha agar aliran Kubisme ciptaannya bisa tersebar luas. Lukisan "Two Girls Reading" merupakan karya pertama Picasso yang menggunakan aliran kubisme. Karya terbesar Picasso dalam aliran ini berjudul "Guernica" yang menggambarkan kengerian akibat pengeboman kota Guernica dalam perang saudara di Spanyol. Pablo Picasso meninggal dunia pada bulan April 1973.

Kaum Komunis Meraih Kekuasaan di Rusia
Tanggal 25 Oktober 1917, kaum komunis di Rusia meraih kekuasaannya. Rakyat Rusia selama bertahun-tahun berjuang melawan para kaisarnya yang kejam dan despotik. Secara bertahap, perjuangan ini meluas hingga ke kalangan miskin Rusia, seperti buruh dan penduduk desa. Akhirnya, kelompok komunis dengan menduduki pusat-pusat dan lembaga-lembaga pemerintah, berhasil meraih kekuasaannya. Pada akhir tahun 1980-an, pemerintahan komunis bubar setelah tujuh dekade berkuasa di Uni Soviet. Negara-negara yang selama ini bergabung dengan Soviet dan berada di bawah kontrol pemerintah pusat di Rusia, satu persatu memisahkan diri dan mengumumkan kemerdekaannya.

Imam Khomeini Memprotes Undang-Undang Kapitulasi
Tanggal 25 Oktober 1944, Imam Khomeini yang baru saja terbebas dari penjara rezim Shah Pahlevi, dalam sebuah pidatonya, memprotes keras pengesahan Undang-Undang Kapitulasi yang memberikan kekebalan hukum kepada warga negara AS di Iran. Imam Khomeini dalam pidatonya itu mengecam AS dan pemerintahan Shah Pahlevi. Pidato Imam ini mengungkapkan secara jelas kepada rakyat mengenai kebobrokan undang-undang ini sehingga membuat marah rezim Syah. Rezim despotik ini kemudian menangkap Imam lalu mengasingkannya ke luar negeri.

26 Oktober
Kawasan Strategis Jammu dan Kashmir Bergabung dengan India

Tanggal 26 Oktober 1947, menyusul kemerdekaan India dari Inggris, dan terpisahnya Pakistan dari India, kawasan strategis Jammu dan Kashmir bergabung dengan India. Rencana sebelumnya, Jammu dan Kashmir yang mayoritas penduduknya muslim itu, akan masuk ke wilayah Pakistan. Namun, penguasa kawasan tersebut, atas provokasi Inggris dan India, mengambil keputusan yang berlawanan dengan keinginan rakyatnya, dan lebih memilih untuk bergabung dengan India.
Setelah diumumkannya penggabungan ke India ini, Pakistan menyerang Jammu dan Kashmir serta menduduki sebagian wilayahnya. Sejak saat itu, Pakistan dan India telah dua kali berperang memperebutkan kawasan tersebut. Perseteruan politik di antara keduanya pun hingga kini terus berlanjut. PBB telah mengusulkan agar diadakan referendum untuk menentukan nasib kawasan ini. Usul ini diterima oleh Pakistan, namun ditolak oleh India. Kawasan Jammu dan Kashmir memiliki luas wilayah 222 ribu kilometer persegi dan hampir dua pertiganya dikuasai oleh India.

Pemerintahan Vietnam Selatan Terbentuk
Tanggal 26 Oktober 1955, akibat konspirasi politik negara-negara Barat, Vietnam yang saat itu tengah berjuang melawan penjajahan Perancis, dipecah dan terbentuklah pemerintahan Vietnam Selatan. Tujuan pendirian pemerintahan Vietnam Selatan yang didukung penuh oleh Barat, khususnya Amerika, adalah untuk melemahkan dan melawan pemerintahan sosialis di Vietnam Utara.
Kemudian, ketika tentara AS pada tahun 1965 memasuki medan perang untuk melawan para pejuang Vietnam, Vietnam Selatan berubah menjadi pangkalan militer AS. Akhirnya, setelah kekalahan AS dalam perang Vietnam, Vietnam Utara menyerang Vietnam Selatan pada tahun 1975 dan menggulingkan pemerintahan Vietnam Selatan. Sejak itu, kedua wilayah Vietnam tersebut kembali bersatu.

Israel dan Jordania Tandatangani Perjanjian Damai
Tanggal 26 Oktober tahun 1994, Raja Husain dari Yordania dan Yitzak Rabin, perdana menteri Rezim Zionis, menandatangani sebuah pejanjian yang mereka istilahkan sebagai perdamaian. Perjanjian ini ditandatangani dalam proses perdamaian antara Arab dan Zionis yang disponsori AS. Proses perdamaian ini dimulai sejak digelarnya Konferensi Madrid tahun 1991.
Berdasarkan perjanjian antara Yordania dan Israel itu, rezim Zionis bersedia mundur dari sebagian wilayah Yordania dan sebaliknya, Yordania membatalkan embargo ekonominya terhadap rezim ini. Atas ditandatanganinya perjanjian itu, AS berjanji untuk membebaskan Yordania dari hutang-hutangnya kepada AS, serta akan memberi bantuan keuangan kepada Yordania. Namun, janji As itu sama sekali tidak ditepati.
Akibatnya, Raja Husain yang sejak lama melakukan kontak rahasia dengan Zionis dan berusaha mencari keuntungan ekonomi melalui perdamaiannya dengan Israel, tidak berhasil mencapai keinginannya itu. Sebaliknya, ia malah menuai kemarahan dari rakyatnya dan dari negara-negara Arab di kawasan itu. Selain itu, perjanjian damai antara Tel Aviv dan Amman juga telah memperlemah persatuan Arab dalam melawan Zionis.

Fathi Syaqaqi Gugur Syahid
Tanggal 26 Oktober tahun 1995, Dokter Fathi Syaqaqi, Sekjen kelompok Jihad Islam Palestina, dan seorang pejuang yang gigih dalam melawan Zionis, gugur syahid di Malta. Beliau menjadi korban teror dari agen rahasia Israel, Mossad. Dokter Fathi Syaqaqi terlahir ke dunia pada tahun 1951 di kamp pengungsi Palestina di kota Gaza. Awalnya, dia bekerja sebagai guru. Kemudian, ia masuk universitas dan belajar kedokteran. Setelah lulus, ia menjadi dokter di rumah sakit Baitul Maqdis.
Sejak masa mudanya, Dokter Fathi telah aktif dalam kegiatan politik melawan Zionis dan pada tahun 1968, ia bergabung dengan kelompok Jihad Islam. Pada tahun 1979, karena menulis buku mengenai Imam Khomeini, Dokter Fathi dipenjarakan di Mesir. Setelah bertahun-tahun berjuang bersama kelompok Jihad Islam, akhirnya dia dipilih menjadi sekjen kelompok ini.
Pejuang Palestina ini pernah berkata, "Intifadah lahir akibat pendudukan Israel, sehingga, selama Israel masih bercokol di bumi Palestina, maka intifadhah akan terus ada."
Ketika Imam Khomeini menetapkan Hari Quds Sedunia sebagai hari solidaritas terhadap bangsa Palestina, Dokter Fathi mengomentarinya dengan menyatakan bahwa hari Quds itu merupakan hari hidupnya kembali Islam dan jihad melawan Zionis di Palestina.

27 Oktober
Norwegia Memisahkan Diri dari Swedia

Tanggal 27 Oktober 1905, Norwegia memisahkan diri dari persatuannya dengan Swedia dan menjadi negara merdeka. Norwegia hingga abad ke-14, merupakan negara imperialis yang kuat . Namun, sejak tahun 1380, negara ini dijajah Denmark selama lebih dari empat abad. Pada tahun 1814, Kongres Wina menyerahkan Norwegia kepada Swedia atas jasa negara itu dalam perang melawan Napoleon. Keputusan ini menimbulkan pemberontakan di kalangan rakyat Norwegia. Akhirnya, pada tahun 1905, Norwegia merdeka dengan pemerintahan berbentuk monarkhi konstitusional. Norwegia terletak di utara Eropa dan memiliki luas wilayah hampir 324 ribu kilometer persegi, serta berbatasan dengan Swedia, Finlandia, dan Rusia.

Jepang Berhasil Menguasai Korea
Tanggal 27 Oktober 1910, Jepang berhasil menguasai Korea setelah memenangkan perang melawan Cina dan Rusia yang berlangsung selama bertahun-tahun . Akibatnya, Jepang harus menghadapi pemberontakan dan perlawanan dari rakyat Korea. Namun, Korea tetap berada di bawah penjajahan Jepang hingga kekalahan negeri "matahari terbit" ini dalam Perang Dunia Kedua pada tahun 1945. Kemudian, Korea Utara diduduki oleh Soviet, sedangkan Korea Selatan diduduki oleh Amerika. Kedua wilayah itu kemudian mendirikan pemerintahan terpisah dengan sistem yang berbeda pula, yang hingga kini masih terus berdiri.

Konstitusi Periode ke-4 Republik Perancis Diresmikan
Tanggal 27 Oktober 1946, undang-undang dasar periode keempat Republik Perancis diresmikan setelah diselenggarakannya referendum di negara ini. Dengan demikian, dimulailah Republik Keempat Perancis. Republik Ketiga Perancis berakhir dengan serangan Nazi Jerman di tahun 1940. Seorang perwira Perancis, yaitu Jenderal Charles De Gaulle, melarikan diri ke Inggris dan mendirikan pemerintahan pengasingan. Pada tahun 1944, Perancis berhasil meraih kemerdekaannya.
Pada tahun 1946, dimulailah pemerintahan Republik Keempat dengan De Gaulle sebagai presiden pertama. Republik Keempat Perancis yang berlangsung selama 12 tahun ini, dipimpin silih-berganti oleh 33 pemerintahan. Dalam periode ini, Perancis banyak menghadapi kesulitan ekonomi akibat Perang Dunia Kedua dan akibat gerakan kemerdekaan sebagian negara-negara koloni Perancis, di antaranya Aljazair dan Vietnam. Kekalahan Perancis dalam perang Aljazair menandai runtuhnya Republik Keempat dan pada tahun 1958, berdirilah Republik Kelima Perancis.

28 Oktober
Columbus Menemukan Kuba

Tanggal 28 Oktober 1492, Christopher Columbus berhasil menemukan pantai timur Kuba dan kemudian, pasukan Spanyol memasuki pulau ini serta menguras kekayaan alam di sana. Untuk memperkuat penguasaannya atas Kuba, pasukan Spanyol kemudian melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang indian yang merupakan penduduk pribumi. Namun, rakyat Kuba terus melakukan pemberontakan secara sporadis dan berakhir pada bentuk perjuangan kemerdekaan. Akhirnya, setelah melalui berbagai tahap, pada tahun 1898, Kuba berpindah ke bawah kekuasaan Amerika. Baru pada tahun 1902, negara ini berhasil meraih kemerdekaannya.

Chekoslovakia Memproklamirkan Kemerdekaannya
Tanggal 28 Oktober 1918, Chekoslovakia memproklamirkan kemerdekaannya. Negara ini terdiri dari etnis Cheko dan Slovakia yang memiliki kedekatan sejak masa lampau dan pada abad ke-9, pernah membentuk sebuah imperium bersama. Bersamaan dengan runtuhnya imperium ini, etnis Cheko dan Slovakia berada di bawah kekuasaan Imperium Austria-Hongaria. Pada akhir Perang Dunia Pertama, Imperium Austria-Hongaria mengalami kekalahan dan wilayahnya terpecah-pecah. Bangsa Cheko dan Slovakia kemudian mendirikan sebuah negara bersama pada tahun 1918. Setelah Perang Dunia Kedua, negara ini berada di bawah pengaruh Soviet dan bergabung dengan Blok Komunis. Setelah runtuhnya Uni Soviet, Chekoslovakia memisahkan diri dari kekuasaan Soviet dan mendirikan dua negara terpisah pada tahun 1992, yaitu negara Cheko dan Slovakia.

Tentara Fasis Italia Menyerang Yunani
Tanggal 28 Oktober 1940, dua ratus ribu tentara Italia atas perintah dari Mussolini, pemimpin pemerintahan Fasis Italia, menyerang Yunani. Serangan ini terjadi ketika api Perang Dunia Kedua telah dikobarkan di Eropa oleh Nazi Jerman yang beraliansi dengan Italia. Namun, serangan ke Yunani ini mengalami perlawanan hebat dari rakyat Yunani dan Italia harus menelan kekalahan.

Aliansi Nazi Jerman Menyerah
Tanggal 28 Oktober 1944, Bulgaria, aliansi Nazi Jerman dalam Perang Dunia Kedua, menyerah tanpa syarat kepada Soviet. Dengan demikian, salah satu aliansi Jerman telah keluar dari medan pertempuran. Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani oleh Bulgaria dan Soviet, Bulgaria akan berada di bawah kontrol Soviet hingga perang berakhir.

Pembunuhan Massal Penduduk Palestina
Tanggal 28 Oktober 1948, pada era Perang Arab-Israel Pertama, tentara Zionis membunuh massal warga desa Ad-Dawaimah di kawasan pendudukan Palestina. Tentara Zionis menyerang masjid di desa ini dan membunuh 75 kaum muslim Palestina yang sedang sholat di sana. Kemudian, mereka membunuh 35 keluarga yang tengah bersembunyi di sebuah gua di luar desa. Setelah membunuh seluruh warga desa itu, tentara Zionis kemudian meratakan desa tersebut dengan tanah. Pada tahun 1984, ketika para pejabat PBB meminta penjelasan dari wakil Israel di PBB mengenai pembunuhan massal di desa itu, para wakil Israel tersebut mengingkari keberadaan desa dengan nama Ad-Dawaimah untuk menutup-nutupi kekejaman yang telah mereka lakukan.

Berakhirnya Krisis Rudal Kuba
Tanggal 28 Oktober 1962, Nikita Khruschev, pemimpin Uni Soviet saat itu, memerintahkan agar kapal-kapal Soviet yang berisi rudal atom memutar haluan dan kembali ke Soviet. Dengan adanya perintah itu, berakhirlah krisis rudal Kuba. Sejak beberapa bulan sebelumnya, Soviet mendirikan beberapa pangkalan rudal dengan hulu ledak nuklir di Kuba yang berjarak 90 mil dari AS. Soviet kemudian mengirimkan beberapa kapal berisi rudal-rudal atom ke Kuba. AS yang merasa sangat terancam atas kehadiran rudal-rudal itu, selain mengepung perairan Kuba juga mengancam Soviet, jika kapal-kapal Soviet tidak kembali, maka AS akan menyerang Soviet dan Kuba dengan senjata nuklir. Meskipun Soviet juga memberikan ancaman balasan, akhirnya atas perintah Khruschev, kapal-kapal berisi atom itu memutar haluan dan berakhirlah krisis rudal atom tersebut.

29 Oktober
Republik Turki Berdiri

Tanggal 29 Oktober 1923, berdirilah pemerintahan Republik Turki dengan presiden pertamanya Musthafa Kamal Pasha yang lebih terkenal dengan Attaturk. Turki adalah pewaris imperium Ottoman, yang setelah berdiri selama 623 tahun terpecah-pecah wilayahnya akibat kekalahan yang dialaminya dalam Perang Dunia Pertama. Attaturk menjadi Presiden Turki selama 15 tahun dan memimpin secara diktator. Dia juga selalu berusaha untuk menghapuskan nilai dan kebudayaan Islam di Turki serta menyebarluaskan kebudayaan Barat. Setelah kematian Attaturk pada tahun 1938, politik anti-Islam ini terus berlangsung di Turki. Pada tahun 1945 secara bertahap sistem demokrasi multipartai mulai berkembang di Turki. namun, militer yang mendukung pemerintahan liberal, tetap mengontrol politik dalam dan luar negeri Turki.
Meskipun pemerintahan liberal Turki terus berusaha menekan gerakan Islam, namun kebangkitan Islam di tengah rakyat Turki tetap berkembang pesat.
Turki terletak di barat laut Timur Tengah dan berbatasan dengan benua Eropa. Luas wilayah negara ini 780 ribu kilometer persegi dan memiliki penduduk lebih dari 60 juta orang.

Ayatullah Sayyid Hasan Mudarres Selamat dari Upaya Pembunuhan
Tanggal 29 Oktober 1926, Ayatullah Sayyid Hasan Mudarres, mengalami percobaan pembunuhan oleh antek-antek Rezim Shah Pahlevi Iran. Ayatullah Mudarres adalah seorang ruhaniwan yang aktif berjuang untuk menyadarkan masyarakat dan membongkar kebobrokan pemerintahan Rezim Pahlevi dan pelindungnya, yaitu pemerintah Inggris. Meskipun Ayatullah Mudarres lolos dari upaya pembunuhan itu, namun beberapa waktu kemudian, atas perintah Shah Reza Khan, beliau diasingkan dan kemudian gugur syahid.

Israel Gempur Semenanjung Sinai
Tanggal 29 Oktober 1956, tentara Zionis menyerang semenanjung Sinai di Mesir. Serangan ini menyusul pengumuman nasionalisasi Terusan Suez oleh Jamal Abdul Naser, Presiden Mesir saat itu, yang dilanjutkan dengan pelarangan atas kapal-kapal Israel untuk melintasi terusan tersebut. Dengan serangan itu, Isreal berharap bisa menduduki Teluk Aqaba di ujung Laut Merah untuk dijadikan jalur lalu-lalang kapal-kapalnya. Dua hari kemudian, Inggris dan Perancis, yang melindungi Israel, menurunkan pasukan penerjun payungnya di sekitar Terusan Suez. Tujuan serangan tiga arah terhadap Mesir ini adalah untuk menggagalkan nasionalisasi terusan yang menghubungkan laut Mediterania dengan laut Merah ini. Sebelum dinasionalisasi, Terusan Suez berada di bawah kontrol Inggris dan Perancis. Selama beberapa bulan, tiga negara agresor itu berhasil menduduki terusan Suez, namun karena derasnya desakan opini dunia dan campur tangan PBB, ketiga negara tersebut meninggalkan Mesir pada tahun 1957. Perang ini dalam sejarah peperangan Arab-Israel dikenal dengan nama Perang Suez.

Zionis Melakukan Pembunuhan Massal di Kfar Ghasem
Tanggal 29 Oktober 1956, Zionis melakukan pembunuhan massal terhadap penduduk desa Kafar Ghasem, Palestina. Pada hari itu, bersamaan dengan serangan Israel ke Mesir, sebagian tentara rezim penjajah ini mengumumkan pemerintahan militer di desa Kafar Ghasem, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Minimalnya 49 warga, laki-laki, perempuan, dan anak-anak dibunuh dan puluhan lainnya luka-luka. Beberapa bulan kemudian, rakyat Palestina melakukan demonstrasi atas pembunuhan massal ini. Akibatnya, rezim ini terpaksa mengadili beberapa pelaku pembunuhan tersebut di depan umum. Namun pada tahun 1960, para pelaku pembunuhan tersebut diampuni.

Mohammad Husein Fahmideh Gugur Syahid
Tanggal 29 Oktober tahun 1980, Mohammad Husein Fahmideh, seorang remaja Iran berusia 12 tahun melakukan aksi heroik hingga mencapai derajat tinggi kesyahidan. Fahmideh yang dilahirkan di Kota Qom, dalam usianya yang masih sangat muda pergi ke medan peperangan di Kota Khorramshahr untuk menghadapi serangan tentara agresor Irak yang menjarah kota itu. Dengan penuh keberanian, Fahmideh melakukan aksi bom mati syahid dengan cara melilitkan sejumlah granat di tubuhnya dan menabrakkan tubuhnya ke sebuah tank tentara Irak. Akibatnya, ia bersama tank tersebut meledak dan hancur lebur. Dalam sebuah pesan yang disampaikan menanggapi gugurnya Husein Fahmideh, Pemimpin Revolusi Islam Iran Imam Khomeini mengatakan,
"Sesungguhnya pemimpin kita semua adalah remaja berusia 12 tahun itu. Hatinya yang masih kecil jauh lebih besar dari ratusan lidah dan pena. Ia melilitkan granat di tubuh untuk kemudian menabrakkan diri ke tank musuh hingga hancur lebur. Dengan aksinya itu, ia telah meminum mata air syahadah".

30 Oktober
Henry Dunant Meninggal Dunia

Tanggal 30 Oktober 1910, Henry Dunant, penggagas berdirinya organisasi Palang Merah Internasional, meninggal dunia. Dunant dilahirkan di kota Jenewa, Swiss, pada tahun 1828. Semasa hidupnya, ia melakukan pengabdian dengan cara memberikan pertolongan pengobatan kepada korban luka-luka perang dan menyelamatkan mereka dari kematian melalui organisasi yang ia dirikan. Atas upayanya ini, Dunant meraih penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 1901. Dunant meninggal dunia pada usia 82 tahun.

Perundingan Damai Timteng Dimulai
Tanggal 30 Oktober tahun 1991, dimulailah sebuah konferensi bernama untuk perdamaian Timur Tengah yang diikuti oleh Israel, Mesir, Jordania, Suriah, Lebanon, dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Konferensi yang diprakarsai oleh AS itu berlangsung di Madrid, ibu kota Spanyol.
Dalam konferensi itu, Rezim Israel mengajukan draft kesepakatan atas dasar "prinsip pertukaran perdamaian", yang diartikan sebagai pemberian perdamaian dari pihak Israel dengan syarat negara-negara Arab juga tidak mengganggu Israel. Akan tetapi, pihak Arab bersikeras dengan "prinsip pertukaran perdamaian dengan tanah", yang artinya, peperangan akan berhenti jika Israel mengembalikan tanah-tanah yang telah didudukinya.
Setelah terbentur dengan prinsip masing-masing pihak, akhirnya dengan bantuan AS, Tel Aviv berhasil memecah belah barisan negara-negara Arab. Kemudian, Rezim Zionis menandatangani kesepakatan perdamaian secara terpisah masing-masing dengan PLO dan Jordania. Akan tetapi, beberapa tahun sesudahnya, Rezim Zionis Israel sama sekali tidak mematuhi kesepakatan yang telah dibuatnya dengan PLO dan Jordania itu. Mereka bahkan makin memperkeras aksi represifnya terhadap bangsa Palestina.

Fedrico Fellini Meninggal Dunia
Tanggal 30 Oktober tahun 1993, Fedrico Fellini, seorang sutradara film kenamaan asal Italia meninggal dunia. Ia termasuk tokoh di dunia perfilman yang berperan dalam melakukan penyempurnaan di dunia yang digelutinya itu. Pada tahun 1938, saat pertama kali memasuki dunia film, Fellini adalah seorang penulis skenario. Kemudian, pada tahun 1945, Fellini menjadi asisten sutradara ternama Italia lainnya bernama Roberto Roselini dan membuat film legendaris berjudul "Roma, Kota Tanpa Pelindung". Pada musim semi tahun 1993, yaitu enam bulan sebelum kematiannya, Fellini mendapatkan penghargaan Piala Oscar karena dinilai mampu membuat sejumlah karya yang sangat bernilai di dunia sinematografi.

31 Oktober
Tentara Italia Kalah Pasukan Napoli

Tanggal 31 Oktober 1860, tentara Italia yang dipimpin oleh Giussepe Garibaldi, seorang nasionalis fanatik Italia, berhasil mengalahkan tentara Napoli. Kemenangan Garibaldi ini merupakan langkah besar dalam proses penyatuan Italia yang kemudian terwujud secara utuh pada tahun 1870. Sebelum takluk di tangan tentara Garibaldi, Napoli adalah sebuah negara independen. Kini, Napoli adalah salah satu kota penting di kawasan selatan Italia.

Parlemen Nasional Iran Pecat Ahmad Syah dari Jabatannya Sebagai Raja
Tanggal 31 Oktober tahun 1925, Parlemen Nasional Iran mengumumkan bahwa Ahmad Shah, raja terakhir dari silsilah Dinasti Qajar, telah dipecat dari jabatannya, dan dengan demikian, kekuasaan dinasti itu selama 135 tahun atas Iran dinyatakan berakhir. Setelah itu, melalui intervensi Inggris, dibentuklah sebuah pemerintahan sementara di bawah kepemimpinan Reza Khan. Sebulan kemudian, Reza Khan menyatakan diri sebagai shah atau raja Iran dan keluarganya ia namakan sebagai Dinasti Pahlevi yang memiliki kekuasaan penuh atas Iran. Peristiwa ini kemudian menjadi permulaan eksploitasi dan represi besar-besaran AS dan Inggris atas bangsa Iran.

Indira Gandhi Tewas Diteror
Tanggal 31 Oktober tahun 1984, Perdana Menteri India Nyonya Indira Gandhi tewas dibunuh dalam sebuah aksi teror yang dilakukan oleh dua orang pengawalnya. Kedua pembunuh Gandhi yang kemudian diidentifikasi sebagai pengikut aliran Sikh itu melakukan tindakannya karena Perdana Menteri India tersebut dianggap bersalah telah mengeluarkan instruksi penyerangan terhadap Kuil Emas milik para pengikut Sikh yang terdapat di Negara bagian Punjab. Gandi sendiri mengeluarkan instruksi itu karena warga Punjab yang mayoritasnya adalah pengikut Sikh menjadikan Kuil Emas sebagai markas perjuangan mereka untuk menjadikan Punjab sebagai sebuah negara merdeka.
Nyonya Indira Gandhi adalah putri Jawaharlal Nehru, salah seorang pemimpin kemerdekaan India. Gandhi naik ke kursi perdana menteri India pada tahun 1967, tiga tahun setelah kematian ayahnya. Selama memerintah, Gandi dihadapkan kepada banyak persoalan, termasuk di antaranya pemberontakan kelompok separatis Sikh. Pemberontakan Sikh tersebut terus berlanjut sampai saat putra Indira Gandhi, yaitu Raziv Gandhi menjadi perdana menteri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar