Selasa, 26 Januari 2010

Bulan November

1 November
Panama Lepas dari Spanyol

Tanggal 1 November 1821, Panama lepas dari penjajahan Spanyol dan bergabung dengan Kolombia. Panama dijajah oleh Spanyol sejak tahun 1501. Pada tahun 1513, Spanyol membangun Terusan Panama yang menghubungkan Samudera Pasifik dengan Atlantik. Seiring dengan mundurnya Spanyol dari Panama, terusan itu menjadi sepi. Pada tahun 1848, setelah ditemukannya tambang emas di California, Terusan Panama kembali ramai dilalui para pedagang. Karena terusan ini pula, Panama bersengketa dengan Kolombia. Akibatnya, pada tahun 1903, Panama memisahkan diri dan mendirikan negara independen.

Austria dan Hongaria Memisahkan Diri
Tanggal 1 November 1918, akibat kekalahan yang dialami dalam Perang Dunia Pertama, imperium Austria-Hongaria memisahkan diri dan menjadi dua negara dengan pemerintahan republik. Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, imperium ini merupakan salah satu kekuatan besar di Eropa.

Permulaan Perang Kemerdekaan Aljazair
Tanggal 1 November 1954, dengan didirikannya Gerakan Pembebasan Aljazair oleh Ahmed Ben Bella, perang kemerdekaan negara ini pun dimulai. Aljazair pada awal abad ke-20 secara penuh dijajah oleh Perancis dan selama itu perjuangan bangsa Aljazair bersifat sporadis. Akhirnya, setelah 132 tahun dijajah oleh Perancis, Aljazair berhasil meraih kemerdekannya pada tahun 1962 dan Ben Bella menjadi presiden. Namun, pemerintahan Ben Bella tidak berlangsung lama karena pada tahun 1965, ia digulingkan oleh Menteri Pertahanannya sendiri, Kolonel Boumedienne.

Ali Qadi Thabathabai Gugur
Tanggal 1 November 1979, Ayatullah Sayyid Muhammad Ali Qadhi Thabathabai, seorang ruhaniwan Iran terkemuka, gugur syahid akibat teror kelompok Furqan. Beliau dilahirkan pada tahun 1904 di kota Tabriz di barat laut Iran. Beliau memulai pendidikan dasar agamanya di bawah bimbingan ayahnya sendiri dan kemudian melanjutkan menuntut ilmu di hauzah-hauzah ilmiah terkemuka dan menjadi murid ulama-ulama besar saat itu, di antaranya Imam Khomeini. Akibat aktivitas perjuangannya melawan rezim despotik Shah Pahlevi, Ayatullah Thabathabai berkali-kali dipenjara dan diasingkan. Setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, Ayatullah Thabathabai ditunjuk Imam Khomeini sebagai imam Jumat di kota Tabriz.

Jawad Tondgoyan Disandera Tentara Irak
Tanggal 1 November 1980, Muhammad Jawad Tondguyan, Menteri Perminyakan Iran waktu itu, disandera oleh tentara Irak. Tondguyan bersama beberapa pejabat lainnya sebulan setelah invasi Irak ke Iran, dikirim ke Iran selatan untuk memeriksa fasilitas perminyakan di sana. Selama beberapa waktu, penyanderaan Tondguyan ini dirahasiakan oleh Rezim Baghdad. Tondguyan akhirnya gugur syahid dalam penyanderaan itu akibat siksaan keji yang dilakukan antek-antek Saddam Husein.

Salman Herati Meninggal Dunia
Tanggal 1 November 1986, Salman Herati, seorang penyair kontemporer Iran, meninggal dunia pada usianya ke 27 tahun. Dia dilahirkan di sebuah desa di Iran utara dan setelah menyelesaikan pendidikannya, ia berprofesi sebagai guru. Salman Herati menciptakan syair dalam berbagai bentuk, seperti ghazal, matsnawi, syair dua bait, dan syair empat bait atau ruba'iy. Karya-karya syairnya tersebut dibukukan dalam tiga jilid berjudul "Dari Langit Hijau", "Pintu Rumah Matahari", dan "Dari Bintang ke Bintang".

2 November
Abrecht Durer Lahir

Tanggal 2 November 1471, Albrecht Durer, seorang seniman dan pelukis besar Jerman, terlahir ke dunia di kota Nurnberg. Periode aktivitas dan kehidupan seni dan sastra pelukis ini bersamaan dengan dimulainya kebangkitan renaissance di Jerman. Oleh karena itu, dia dianggap sebagai salah satu pelopor kebangkitan ini. Durer meninggal dunia tahun 1527.

Sharif Husein menjadi Penguasa Arab
Tanggal 2 November 1916, Sharif Husain, penguasa kota Mekah dan Madinah mengangkat dirinya sebagai Raja Arab. Sejak 5 Juni tahun itu, atas provokasi Inggris, dia memulai perlawanan terhadap pemerintahan Imperium Ottoman. Saat itu, Ottoman juga tengah berperang melawan pasukan Sekutu dalam Perang Dunia Pertama. Inggris menjanjikan kepada Sharif Husain bahwa setelah perang, dia akan diangkat sebagai raja Arab. Namun, kemudian Inggris melanggar janjinya kepada Sharif Husain dan mendukung dinasti Saud untuk menguasai tanah Arab. Untuk menutupi muka karena telah mengingkari janji, Inggris mengangkat anak-anak Sharif Husain menjadi raja di Irak dan Yordania yang saat itu merupakan koloni Inggris.

Penerbitan Deklarasi Balfour
Tanggal 2 November 1917, diterbitkanlah Deklarasi Balfour oleh Lord Arthur James Balfour, menlu Inggris saat itu. Melalui deklarasi ini, dimulailah upaya untuk menciptakan negara Israel di atas tanah bangsa Palestina. Saat itu, Kawasan Palestina berada di bawah penjajahan Inggris. Deklarasi ini membuktikan bahwa Inggris menyetujui berdirinya sebuah pemerintahan Yahudi di Palestina dan memberi bantuan dari berbagai segi dalam pembentukan negara illegal ini. Akhirnya 31 tahun kemudian, yaitu tahun 1948, diumumkanlah berdirinya negara Israel. Setiap tahun, pada hari deklarasi Balfour ini, rakyat muslim sedunia menunjukkan kemarahan dan kecaman mereka kepada Israel dan negara-negara pendukungnya.

Penandatanganan Perundingan KMB
Tanggal 2 November 1949, Indonesia dan Belanda menandatangani hasil perundingan Konferensi Meja Bundar atau KMB. KMB diadakan di Den Haag Belanda, setahun setelah Belanda melakukan agresi militernya yang kedua pada bulan Desember 1948 terhadap Indonesia. Agresi ini mendapat kecaman internasional dan atas desakan PBB, kedua pihak mengadakan konferensi tersebut. Hasil KMB antara lain penyerahan kedaulatan kepada Indonesia. Indonesia kemudian mendirikan Republik Indonesia Serikat dengan Ir. Sukarno sebagai presiden pertama.

3 November
Dimulainya Kongres Wina

Tanggal 3 November 1814, dimulailah Kongres Wina di kota Wina, Austria dengan dihadiri oleh para kepala negara Eropa. Kongres yang diadakan setelah kekalahan Napoleon Bonaparte, Kaisar Perancis ini, diadakan dengan tujuan untuk memperbaharui peta Eropa. Arsitek di balik kongres ini adalah Matternich, Kanselir Austria waktu itu. Dia bersama raja-raja despotik Eropa lainnya berkeinginan untuk sekali lagi memaksakan penerapan sistem monarkhi despotis di benua Eropa serta mengembalikan raja-raja yang sudah terguling ke posisinya semula. Keputusan kongres Wina yang berlangsung selama setahun itu, selama beberapa dekade berlaku di Eropa, namun kemudian secara bertahap terjadilah reformasi politik dan sosial di benua ini.

Perang Heroin di Cina Meletus
Tanggal 3 November 1839, Perang Heroin meletus dengan adanya serangan angkatan laut Inggris terhadap kapal-kapal sipil Cina. Perang ini semakin memanas sejak bulan Juli 1840. Perang ini pecah karena tindakan Inggris yang ingin memperluas perdagangan heroin yang menggunakan wilayah Cina sebagai jalur perdagangan. Akibatnya, banyak rakyat Cina yang menjadi pecandu heroin. Pemerintah Cina kemudian membuang 20 ribu peti heroin milik pedagang Inggris ke laut dan akibatnya, meletuslah perang antara kedua pihak. Dalam perang ini, Cina mengalami kekalahan dan terpaksa membayar ganti rugi perang yang sangat banyak kepada Inggris. Namun, Inggris masih belum puas dengan kemenangan ini karena ingin memperluas perdagangan heroinnya. Pada tahun 1856, Inggris dan Perancis kembali berniat memerangi China. Pada tahun 1860, China menyerah dan Inggris semakin leluasa melakukan perdagangan heroinnya.

Edward Branley Lahir
Tanggal 3 November 1844, Edward Branley, seorang ahli fisika terkenal Perancis, terlahir ke dunia. Sejak masa mudanya, ia sudah melakukan berbagai penelitian fisika. Karya besar Branley adalah penemuan telegraf tanpa kabel. Branley meninggal dunia tahun 1940.

Panama Memisahkan Diri
Tanggal 3 November 1903, Panama berhasil memisahkan diri dari Kolombia dan hari ini dijadikan Hari Nasional Panama. Sejak tahun 1501, Panama dijajah oleh Spanyol. Pada saat yang sama, Spanyol juga menjajah Kolombia dan negara-negara Amerika Latin lainnya. Bersamaan dengan serbuan Napoleon ke Spanyol pada awal abad ke-19, perjuangan kemerdekaan pun meletus di seluruh Amerika Latin. Pada tahun 1812, Kolombia menguasai Panama. Pada tahun 1819, Simon Bolivar, pemimpin Kolombia memproklamirkan berdirinya republik Kolombia Raya, yang meliputi Panama. Pada tahun 1903, warga Panama berontak ketika Senat Kolombia menolak memberi izin kepada AS untuk membangun kembali Terusan Panama. Atas dukungan AS, akhirnya Panama memisahkan diri dari Kolombia dan menjadi negara merdeka. Namun akibatnya, AS selalu campur tangan dalam urusan dalam negeri republik ini.

Tentara Israel Menyerang Khan Yunes
Tanggal 3 November 1956, dalam era perang Mesir-Israel, tentara Israel menyerang kota Khan Yunes di Jalur Gaza dan membunuh massal warga kota itu. Setelah menduduki kota ini, tentara Israel kemudian membunuh 25 tentara Mesir. Kekejaman mereka masih belum berhenti sampai di sana, karena kemudian mereka menyerang rumah sakit kota Khan Yunes. Seluruh pasien, perawat dan para dokter di rumah sakit itu gugur syahid dalam serangan itu. Selanjutnya, tentara Israel meledakkan sebuah tempat perlindungan yang berisi puluhan wanita dan anak-anak. Secara keseluruhan, korban yang tewas dalam serangan keji Zionis ini mencapai 275 orang.

4 November
Imperium Austria-Hongaria Menyerah

Tanggal 4 November 1918, seminggu sebelum berakhirnya Perang Dunia Pertama, Imperium Austria-Hongaria menyerah kepada pasukan Sekutu. Imperium yang merupakan pemulai perang ini adalah sekutu Jerman yang terpenting. Namun, karena kekalahan beruntun yang dialaminya, Imperium Austria-Hongaria akhirnya bersedia untuk menyerah dan menandatangani perjanjian Padova. Setelah perang berakhir, wilayah kekuasaan imperium ini dibagi-bagi menjadi beberapa negara dan dengan demikian berakhirlah kekuasaan kaisar dari dinasti Hansburg.

Unesco Terbentuk
Tanggal 4 November 1946, UNESCO dibentuk oleh 43 negara dunia. Lembaga ini bergerak di bidang ilmu, budaya, dan pendidikan. Tujuan pendirian organisasi ini adalah untuk membangun hubungan ilmu dan kebudayaan di antara berbagai negara serta menyebarkan buku-buku dalam berbagai bahasa. Dengan cara ini, diharapkan ikatan kebudayaan dunia semakin meningkat. Di antara poin penting yang tercantum dalam piagam pendirian UNESCO adalah penghormatan terhadap keadilan, pemerintahan hukum, perlindungan HAM, dan kebebasan asasi. Badan utama dalam UNESCO adalah Sekjen, Badan Pelaksana, dan Sidang Umum. Markas UNESCO terletak di Paris.

Imam khomeini Ditangkap
Tanggal 4 November 1954, Imam Khomeini ditangkap di rumah beliau di kota Qom oleh antek-antek rezim Shah Pahlevi. Beliau kemudian diasingkan ke Turki. Tujuan rezim Shah dari pengasingan Imam Khomeini adalah untuk menghentikan perjuangan beliau dan rakyat Iran dalam menentang rezim Shah. Namun, harapan rezim despotik tersebut tidak tercapai karena rakyat Iran malah melakukan demonstrasi besar-besaran menuntut agar Imam dikembalikan ke Iran. Dari tempat pengasingannya pun, Imam tak berhenti berjuang dengan terus menyebarluaskan pidato dan seruan perjuangan kepada rakyat Iran. Revolusi Islam di Iran mencapai kemenangannya pada tahun 1979 dengan tergulingnya pemerintahan Shah dan berdirinya Republik Islam Iran.

Demonstrasi Berdarah di Teheran
Tanggal 4 November 1978, terjadi demonstrasi berdarah yang dilakukan oleh para mahasiswa dan pelajar Iran, di kota Teheran. Dalam demonstrasi yang mengenang hari diasingkannya Imam Khomeini ke Turki ini, para pelajar dan mahsasiwa yang berkumpul di depan Universitas Teheran untuk mengecam rezim Shah. Para tentara rezim Shah menghadapi para demonstran dengan peluru, sehingga menimbulkan banyak korban jiwa di kalangan pelajar dan mahasiswa Iran. Oleh karena itulah, tanggal 4 Nopember di Iran diperingati sebagai Hari Pelajar.

Pendudukan Kedubes AS oleh Mahasiswa Iran
Tanggal 4 November 1979, dalam peringatan atas hari diasingkannya Imam Khomeini ke Turki dan peringatan atas terbunuhnya para mahasiswa dan pelajar Iran di tahun sebelumnya, para pelajar dan mahasiswa Iran melangsungkan demonstrasi besar-besaran di Teheran. Dalam kesempatan ini, sekelompok mahasiswa muslim yang menamakan diri sebagai "Mahasiswa Pengikut Imam" menduduki Kedubes AS dan menyandera para pegawainya. Sebelum kejadian ini, kementrian luar negeri Republik Islam Iran berkali-kali menyampaikan protes resmi kepada Washington atas campur tangan mereka terhadap urusan dalam negeri Iran.
Dalam penyanderaan Kedubes AS itu, ditemukan berbagai dokumen resmi yang membuktikan bahwa Kedubes AS untuk Iran telah berubah fungsi sebagai kantor agen mata-mata AS, CIA. Hari penyanderaan kedubes AS ini hingga kini diperingati di Iran sebagai "Hari Perlawanan Terhadap Kaum Arogan Dunia". Dalam mengomentari aksi para mahasiswa Iran ini, Imam Khomeini berkata, "Pembongkaran sarang mata-mata AS merupakan revolusi yang lebih besar daripada revolusi pertama."

Yitzhak Rabin Terbunuh
Tanggal 4 November 1995, Perdana Menteri Israel, Yitzak Rabin, tewas akibat dibunuh seorang Yahudi ekstrim. Rabin yang berasal dari Partai Buruh ini, menjadi Perdana Menteri Israel sejak tahun 1974 hingga 1977, namun karena skandal keuangan, dia terpaksa mundur. Pada tahun 1992, dia kembali terpilih sebagai Perdana Menteri dan aktif melakukan perundingan dengan pihak Palestina. Aktivitasnya inilah yang membuat kalangan Zionis fanatik membunuhnya. Rabin adalah seorang komandan kelompok teror Israel dan bertanggung jawab atas berbagai aksi teroris terhadap rakyat Palestina.

5 November
Pierre Laplace Meninggal Dunia

Tanggal 5 November 1827, Pierre Laplace, seorang ahli matematika Perancis terkenal, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1749, dan menghabiskan umurnya dengan penelitian dan penelaahan di bidang matematika dan astronomi. Laplace mengemukakan teori bahwa bumi jutaan tahun yang lalu terpisah dari matahari dan secara bertahap kulit luarnya mengering dan mengeras. Pada tahun 1773, di depan Akademi Perancis, dia membuktikan bahwa gerakan planet-planet adalah stabil. Penemuan Laplace lainnya adalah di bidang integral kalkulus, differensial terbatas, persamaan differensial, dan astronomi.

Wabah Influenza di Islandia
Tanggal 5 November 1918, wabah influenza mulai menyebar di Islandia yang dicurigai dibawa oleh para penumpang kapal Botnia dari Denmark. Banyak orang jatuh sakit pada beberapa hari pertama dan secara cepat penyakit ini menyebar di Islandia. Dalam dua minggu saja, di kota Reykjavik, ibu kota Islandia, 10.000 orang tewas akibat penyakit ini.
Tahun 1918-1819 adalah tahun ketika wabah influenza menyebar luas di Eropa. Pada musim semi tahun 1918, penyakit tersebut menyebar di Perancis dan dikenal dengan nama Flu Spanyol. Pada musim panas tahun itu, di Amerika, ribuan tentara tewas akibat flu Spanyol ini. Pada akhir musim panas, influenza menyebar ke Jerman dan lebih dari 400.000 warga Jerman tewas. Di Inggris, influenza mulai muncul pada bulan Mei 1918 dan menyebar dengan cepat hingga menewaskan 228.000 orang. Diperkirakan, di seluruh dunia lebih dari 70 juta orang tewas akibat wabah ini.

Alexis Carrel Meninggal Dunia

Tanggal 5 November 1944, Alexis Carrel, seorang dokter, ahli lingkungan hidup dan filsuf perancis, meninggal dunia. Dia adalah seorang ahli bedah inovatif yang eksperimennya dalam mentransplantasi organ hewan telah membawa kemajuan dalam bidang bedah.
Carrel juga orang pertama yang menemukan teknik penjahitan pembuluh darah. Atas penemuannya tersebut, Carrel dianugerahi Nobel pada tahun 1912.
Selain menggeluti bidang kedokteran, Carrel juga melakukan perjalanan ke berbagai negara dunia dan mengamati berbagai kebudayaan dan agama dari dekat. Hasil dari perenungannya dituangkan dalam buku filsafat berjudul "Manusia, Wujud Yang Tak Dikenali".

PM Sharif Emami Mengundurkan Diri

Tanggal 5 November 1978, Perdana Menteri Sharif Emami, terpaksa mengundurkan diri akibat meluasnya gerakan perlawanan rakyat terhadap rezim Shah Iran. Shah Iran kemudian mengangkat Azhari sebagai perdana menteri, yang kemudian mendirikan pemerintahan militer. Namun, tindakan ini juga tidak bisa membendung revolusi Islam di Iran.

6 November
Abraham Lincoln Menjadi Presiden AS

Tanggal 6 November 1860, Abraham Lincoln terpilih sebagai presiden AS dan menjadi presiden pertama dari Partai Republik AS. Lincoln mendapat penentangan dari sebagian warga AS karena perjuangannya dalam menghapuskan perbudakan di AS. Pada tanggal 4 Maret 1861, saat Lincoln dilantik sebagai presiden, delapan negara bagian memisahkan diri dan membentuk pemerintahan Konfederasi. Sebulan kemudian meletuslah perang sipil di antara pasukan Konfederasi melawan pasukan pemerintah Lincoln atau pasukan Union. Pada tahun 1863, seiring dengan kekalahan Konfederasi, Lincoln menghapuskan perbudakan. Pada tahun 1864, diadakan pemilu ulang dan Lincoln berhasil menang. Pada bulan April 1865, Lincoln dibunuh oleh seorang pendukung Konfederasi. Pembunuhan ini terjadi hanya lima hari setelah Perang Sipil AS resmi berakhir dengan menyerahnya komandan pasukan Konfederasi.

Pemberontakan Bolshevik di Rusia
Tanggal 6 November 1917, terjadilah pemberontakan Bolshevik di Rusia. Partai Bolshevik di bawah pimpinan Lenin menggulingkan pemerintah Rusia saat itu dan dalam dua hari, terbentuklah pemerintahan baru dengan Lenin sebagai pemimpinnya. Pemerintahan Bolshevik Rusia kemudian berganti nama dengan Republik Sosialis Uni Soviet dan merupakan negara Marxis pertama di dunia.Lenin dilahirkan pada tahun 1870 dan sejak muda telah aktif dalam gerakan Marxis yang bertujuan menggulingkan kekaisaran Rusia. Akibatnya, dia pernah dipenjara dan dibuang ke Siberia. Setelah menjalani masa pembuangannya, Lenin pergi ke London dan di sana ia mendirikan Partai Buruh Sosial Demokratik Rusia. Sejak awal, ada dua kubu yang berseteru dalam partai ini. Pertama, kubu Bolshevik yang cenderung pada militerisme di bawah pimpinan Lenin dan kedua, kubu Menshevik yang cenderung demokratis. Pada tahun 1912, Lenin mendirikan Partai Bolshevik. Setelah kemenangan revolusi Rusia 1905, Lenin kembali ke Rusia, namun pada tahun 1907 ia dibuang oleh Kaisar Nicholas II yang berkuasa saat itu. Pada tahun 1914, meletuslah Perang Dunia Pertama yang mengakibatkan tergulingnya Kaisar Nicholas II dan berakhirnya era kekaisaran di Rusia. Pada tahun 1917, Lenin kembali ke Rusia dan mendirikan Uni Soviet.

Resolusi Anti Apharteid PBB

Tanggal 6 November 1962, Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi anti apartheid di Afrika Selatan dan mengajak seluruh anggotanya untuk menghentikan hubungan ekonomi dan militer dengan Afsel. Pada tahun 1960, terjadi pembunuhan massal terhadap para demonstran kulit hitam di Johannesburg. Sejak itu, gerakan internasional menenetang apartheid mendapat dukungan luas. Meskipun ada beberapa kekuatan Barat yang tidak mendukung embargo terhadap Afsel, namun gerakan anti apartheid terus meluas dan pada tahun 1973, PBB mengeluarkan resolusi yang menyatakan bahwa sistem apartheid telah melakukan kejahatan melawan kemanusiaan. Namun, baru pada tahun 1993, sistem apartheid resmi dihapuskan di Afrika Selatan.

Karyawan Radio Televisi Iran Mogok Massal
Tanggal 6 November 1978 para karyawan radio dan televisi Iran melakukan mogok massal untuk memprotes rezim Shah Pahlevi. Pemogokan ini bertujuan untuk menekan Shah dan mempercepat tergulingnya rezim despotik ini. Pada hari ini pula, para tentara Shah menyerang berbagai kantor penerbitan suratkabar dan menahan sejumlah karyawan mereka. Akibatnya, berbagai suratkabar ber-oplah banyak di Iran terpaksa berhenti terbit.

Demonstrasi Menentang Pemerintahan Militer Azhari

Tanggal 6 November 1978, rakyat Iran di berbagai penjuru negara ini, mengadakan demonstrasi menentang pemerintahan militer Azhari, yang baru saja berdiri atas dukungan Rezim Shah Pahlevi dan Amerika. Rakyat Iran saat itu mengeluarkan resolusi bahwa perubahan pemerintahan yang hanya bersifat kamuflase tidak akan bisa menghentikan Revolusi Islam. Tiga hari sebelumnya, para pelajar dan mahasiswa Iran juga mengadakan demonstrasi besar-besaran, yang dihadapi Rezim Shah dengan senjata. Akibatnya, sejumlah pelajar dan mahasiswa gugur syahid dalam demonstrasi tersebut.

Mehdi Bazargan Mengundurkan Diri

Tanggal 6 November 1979, pemerintahan sementara Mahdi Bazargan di Iran mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaan kepada Imam Khomeini. Pemerintahan sementara ini mulai bertugas sejak akhir tahun 1978, namun karena ketidakmampuan mereka dalam mengikuti gerakan revolusi Islam, pemerintahan ini terpaksa mengundurkan diri. Urusan pemerintahan Iran kemudian dijalankan sementara oleh Dewan Revolusi sampai diadakan pemilu.

7 November
Deklarasi Doktrin Monroe

Tanggal 7 November 1823, dideklarasikan Doktrin Monroe oleh Presiden AS kelima, James Monroe. Dalam doktrin ini dinyatakan bahwa benua Amerika adalah milik bangsa-bangsa Amerika dan tidak ada pemerintahan selain bangsa Amerika yang boleh berkuasa di benua ini, terutama di Amerika Serikat. Sebaliknya, Amerika juga berjanji tidak akan mencampuri urusan Eropa. Deklarasi ini dijalankan dengan tegas oleh AS, sehingga negara-negara Eropa terpaksa menerimanya. Di dalam deklarasi ini juga sangat ditekankan mengenai pembentukan koloni baru bagi AS. Sesungguhnya, dengan dikeluarkannya deklarasi ini AS telah memonopoli penjajahan di Amerika Selatan dan Tengah untuk dirinya sendiri.

Marie Curie Lahir
Tanggal 7 November 1867, Maria Sklodowska yang terkenal dengan nama Marie Curie, dilahirkan di Warsawa, Polandia. Ayahnya adalah seorang guru sekolah menengah dan Marie Curie mendapat pendidikan menengah dari ayahnya sendiri. Pada tahun 1891, Marie Curie melanjutkan pendidikan ke Universitas Sorbonne, Perancis. Tiga tahun kemudian, ia bertemu dan menikah dengan Pierre Currie, seorang profesor fisika Perancis. Kedua suami istri itu kemudian bersama-sama melakukan berbagai penelitian di bidang fisika dan kimia dalam kondisi laboraturium yang sangat menyedihkan dan keuangan yang sulit. Penemuan radioaktif oleh Henry Becquerel pada tahun 1896, telah memberi inspirasi kepada mereka berdua untuk menganalisis pemisahan plonium dan radium. Sepeninggal Pierre Curie, Marie Curie diangkat sebagai profesor di Fakultas Ilmu Sorbonne, dan menjadi wanita pertama yang meraih posisi ini. Marie Curie dianugerahi Nobel dua kali, yaitu di bidang fisika dan kimia. Dia meninggal dunia tahun 1934.

Albert Camus Lahir
Tanggal 7 November 1913, Albert Camus, seorang penulis terkenal Perancis, terlahir ke dunia di Aljazair. Ketika Camus berusia setahun, ayahnya meninggal dan mereka hidup dalam kemiskinan di Aljazair. Kemampuannya yang besar memberinya kesempatan menuntut ilmu hingga ke Universitas Aljeria. Setelah meraih gelar di bidang filsafat, ia pindah ke Perancis. Di sana ia aktif di bidang jurnalistik dan politik. Setelah pecah Perang Dunia II, ia mengkonsentrasikan diri di bidang penulisan dan berhasil melahirkan karya tulis yang membuatnya terkenal, di antaranya berjudul "The Stranger", "The Plague", dan "The Rebel". Pada tahun 1957, Albert Camus menerima hadiah Nobel di bidang sastra. Tiga tahun kemudian, yaitu tahun 1960, dia tewas akibat kecelakaan mobil.

Perang Terusen Suez Berakhir
Tanggal 7 November 1956, perang Terusan Suez di Mesir berakhir atas campur tangan PBB. Perang ini dimulai dengan agresi Israel ke semenanjung Sinai dan serangan pasukan penerjun payung Inggris dan Perancis ke daerah sekitar Terusan Suez. Alasan agresi ketiga negara itu terhadap Mesir adalah karena tindakan Presiden Mesir saat itu, Gamal Abdul Naser, yang menasionalisasi Terusan Suez.

8 November
John Milton Meninggal Dunia

Tanggal 8 November 1674, John Milton, salah satu penyair Inggris terbesar, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1906 di kota London. Pada tahun 1951, matanya menjadi buta, namun sepertinya, kebutaannya itu malah meningkatkan kekayaan bahasa yang dimilikinya. Karya Milton yang paling terkenal berjudul "Paradise Lost" yang diciptakannya pada tahun 1667. Kekuatan bahasa dan kefasihannya memberi pengaruh mendalam gaya syair abad ke-18. Selain menulis puisi, Milton juga menerbitkan pamflet-pamflet yang memperjuangkan hak sipil dan hak beragama.
Conrad Rontgen Menemukan Sinar X
Tanggal 8 November 1895, sinar X ditemukan oleh Conrad Rontgen, seorang ahli fisika terkenal Jerman. Pada tahun 1901, atas penemuannya itu, Rontgen dianugerahi hadiah Nobel. Rontgen menamai sinar yang ditemukannya dengan nama "X" karena ia tidak mengenali sinar tersebut. Sinar ini mampu menembus jaringan badan manusia sehingga menjadi alat terbaik untuk memfoto dan melihat bagian dalam tubuh yang rusak atau patah.

Margaret Mitchell Lahir
Tanggal 8 November 1900, Margaret Mitchell, seorang penulis Amerika terkenal, terlahir ke dunia di kota Atlanta, Georgia. Selama beberapa waktu, Mitchell menuntut ilmu di fakultas kedokteran, namun setelah kematian ibunya, ia sangat terpukul dan berhenti kuliah. Sejak usia 22 tahun, Mitchell memulai karir di bidang penulisan dan selama beberapa waktu bekerja sebagai wartawan. Nama Margaret Mitchell menjadi terkenal ke seluruh dunia atas novel legendarisnya yang berjudul "Gone With The Wind". Novel ini, hingga kini terus dicetak ulang dan telah diterjemahkan dalam hampir seluruh bahasa di dunia.

9 November
Penandatanganan Perjanjian Seville

Tanggal 9 November 1729, ditandatangani perjanjian Seville di kota Seville, Spanyol. Berdasarkan perjanjian ini, dua negara Perancis dan Spanyol yang memiliki perselisihan di bidang politik dan batas wilayah, akan menyingkirkan segala perselisihan mereka dan menghentikan segala klaim atas batas wilayah dan daerah jajahan mereka. Berdasarkan perjanjian ini, Perancis berjanji bahwa sejak saat itu, dalam semua perang yang melibatkan Spanyol, Perancis akan berpihak kepada Spanyol.
Ivan Turgenev Lahir
Tanggal 9 November 1818, Ivan Turgenev, seorang penulis novel terkenal asal Rusia, terlahir ke dunia. Dia menuntut ilmu di bidang bahasa sambil melakukan aktivitasnya di bidang sastra. Karya pertama Turgenev berjudul "Old Pine". Di sebagian besar karya-karyanya, Turgenev menunjukkan pembelaan terhadap kebebasan dan hak-hak warga pedesaan. Oleh karena itulah, dia mendapat tekanan dari para Tzar Rusia. Turgenev kemudian hijrah ke Perancis. Karya lain dari Turgenev adalah "A Hunter Sketches" dan "Fathers and Sons".

Muhamad Iqbal Lahore Lahir
Tanggal 9 November 1873, Allamah Muhammad Iqbal Lahore, penulis, pemikir, dan penyair Pakistan, terlahir ke dunia. Sejak masa remajanya, Iqbal telah menciptakan syair dan karya syair pertamanya berjudul "Rintihan Anak Yatim". Setelah menyelesaikan pendidikannya di Pakistan, Iqbal pergi ke Jerman dan Inggris selama empat tahun untuk belajar filsafat. Setelah kembali ke negaranya, Iqbal berjuang menggugah bangsanya untuk bersatu dan berupaya keras untuk mempersatukan pemikiran kaum muslimin melalui syair-syairnya, khususnya dalam bahasa Persia. Iqbal adalah seorang pejuang reformasi agama di India dan aktif memperjuangkan kemerdekaan Pakistan dari India. Iqbal banyak meninggalkan karya-karya dalam bahasa Persia dan Urdu.

Kaisar Terakhir Jerman Mengundurkan Diri
Tanggal 9 November 1918, menyusul kekalahan beruntun yang dialami Jermand dan Sekutu pada Perang Dunia Pertama dan meningkatnya penentangan di dalam negeri yang berakhir dengan diproklamasikannya Republik Jerman, William Dua, Kaisar terakhir dalam Imperium Jerman, mengundurkan diri. Dua hari kemudian, dia mengungsi ke Belanda dan dengan demikian, berakhirlah periode kekaisaran di Jerman. Presiden pertama Republik Jerman bernama Friedrich Ebert.

Tembok Berlin Diruntuhkan
Tanggal 9 November 1989, Tembok Berlin, setelah 28 tahun membagi kota ini menjadi Berlin Barat dan Berlin Timur, diruntuhkan. Setelah Perang Dunia Kedua, bagian timur Jerman dikuasai oleh Soviet dan bagian baratnya dikuasai oleh Amerika, Inggris, dan Perancis. Pada tahun 1961, meningkatnya ketidaktentraman dan pelarian penduduk Jerman Timur ke Jerman Barat, membuat pemerintah Jerman Timur dan Jerman Barat khawatir. Mereka kemudian membangun Tembok Berlin dan secara bertahap, tembok ini menjadi simbol pemisahan Jerman. Namun, runtuhnya Uni Soviet yang juga mempengaruhi perkembangan di Jerman Timur, membuat rakyat kedua belah kota Berlin bersatu untuk menghancurkan tembok itu pada tahun 1989. Jerman kini menjadi sebuah negara yang bersatu.

10 November
Kudeta Bromer di Perancis

Tanggal 10 November 1799, kudeta Broumer yang terkenal terjadi di Prancis. Broumer adalah nama bulan dalam penanggalan revolusi Prancis atau sama dengan bulan Nopember pada penanggalan Masehi. Ketika Napoleon sedang berada di wilayah utara Afrika, ia secara diam-diam dipanggil oleh salah seorang anggota pemerintahan Direktorat ke Prancis. Dengan mengandalkan kekuatan militer yang dimilikinya, Napoleon mengumumkan pembubaran parlemen dan Konvensi Nasional. Kemudian dia mengangkat dirinya menjadi Konsul Pertama dalam pemerintahan Konsulat dan memegang kekuasaan penuh Prancis. Tahun 1802, Napoleon dinobatkan menjadi Konsul Pertama seumur hidup. Namun dua tahun kemudian Napoleon mengangkat dirinya sebagai Kaisar Prancis.
Maroko Dijajah Perancis dan Spanyol
Tanggal 10 November 1912, Maroko resmi dijajah oleh Prancis dan Spanyol. Sebelumnya Maroko menjadi jajahan Rusia, Ottoman dan Italia. Menyusul terjadinya pergolakan dan persaingan antar kekuatan imperialis di awal abad ke-20, negeri ini dinyatakan berada dibawah kekuasaan Prancis dan Spanyol melalui sebuah perjanjian. Sejak saat itulah, rakyat Maroko bangkit mengadakan perlawanan bersenjata. Setelah melalui perjuangan panjang dan berdarah, akhirnya rakyat Maroko berhasil memperoleh kemerdekaan negeri mereka tahun 1956.

Perlawanan Rakyat Surabaya Melawan Sekutu
Tanggal 10 November 1945 kota Surabaya, ibukota propinsi Jawa Timur Indonesia, dengan dalih: kematian Brigjen Mallaby, rakyat dan pemuda menghalangi perlucutan tentara Jepang oleh Sekutu, rakyat dan pemuda tidak mau menyerahkan tawanan Jepang dan senjatanya kepada Sekutu, pada tanggal 10 Nopember 1945 kota Surabaya dibombardir oleh kapal-kapal Sekutu dari laut dan pesawat-pesawat tempur mereka dari udara. Ribuan rumah di kota Surabaya hancur dan ribuan mayat bergelimpangan di mana-mana, berhari-hari Sekutu melakukan serangan tersebut dengan kejam tanpa pertimbangan perikemanusiaan sama sekali. Tujuan mereka supaya rakyat dan pemuda minta ampun dan menyerah kepada Sekutu. Tetapi rakyat dan pemuda Surabaya di bawah pimpinan Soemarsono (PRI) dan satuan-satuan bersenjata lainnya yang pantang menyerah dan pantang minta ampun, makin menguatkan tekad dan semangat untuk meneruskan perlawanan bersenjata terhadap siapa saja yang akan memaksakan kembalinya penjajahan di Indonesia. Atas dasar ideologi dan semangat rakyat dan pemuda Surabaya yang pantang menyerah itulah maka tanggal 10 Nopember dijadikan "Hari Pahlawan" di Indonesia.

Doktor Husein Fatimi Dihukum Mati
Tanggal 10 Nvember 1954, Doktor Sayyid Husein Fatimi, Menteri Luar Negeri Iran pada kabinet Doktor Mosaddeq dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan militer rezim Syah. Doktor Fatimi setelah terjadinya kudeta yang dilakukan AS terhadap pemerintahan kebinet Mosaddeq tahun 1953, hidup secara sembunyi-sembunyi. Akhirnya ia ditangkap oleh agen-agen Syah dijatuhi hukuman mati.

11 November
Dimulainya Pelayaran Vasco Da Gama

Tanggal 11 November 1498, ekspedisi laut Vasco Da Gama, seorang pelaut besar Portugis dimulai. Tujuan ekspedisi ini adalah mengelilingi benua Afrika untuk menemukan jalan menuju India. Setelah melakukan pelayaran yang lama mengelilingi Afrika, akhirnya ekspedisi ini mencapai hasilnya dengan menemukan negeri India. Keberhasilan Vasco da Gama ini memainkan peran penting dalam dimulainya penjajahan bangsa-bangsa Eropa di Asia.
Nichepore Niepce Lahir
Tanggal 11 November 1765, Nicephore Niepce, seorang kimiawan Perancis penemu teknik fotografi, terlahir ke dunia. Dia adalah orang pertama yang menemukan bahwa citra yang dibentuk di bawah cahaya matahari dapat dipertahankan dengan cara melapisi sebuah plat logam dengan bitumen, sebelum menempatkannya di dalam kamera obscura untuk memperpanjang usianya. Pada tahun 1829, Niepce melakukan kerjasama dengan Daguerre dan berhasil mendesain kamera foto pertama.

Ali Isfandiar Lahir
Tanggal 11 November 1897, Ali Isfandiar, yang kerap dipanggil "Nima Yushij", seorang penyair kontemporer Iran, terlahir ke dunia di desa Yush, Mazandaran, di utara Iran. Setelah melalui masa kanak-kanaknya, ia pergi ke Teheran untuk menuntut ilmu di bidang bahasa Perancis dan bahasa Arab. Atas dorongan salah seorang gurunya, Nima Yushij mulai menulis syair. Syair-syairnya memiliki kekhasan tersendiri yang menggunakan persesuaian nada. Karya terpenting Nima Yushij berjudul "Afsaneh'. Penyair Iran ini meninggal dunia tahun 1959.

Berakhirnya Perang Dunia Pertama
Tanggal 11 November 1918, Perang Dunia Pertama diakhiri dengan penandatanganan perjanjian penghentian perang. Perang yang berlangsung sejak tahun 1914 hingga 1918 itu, terjadi antara negara-negara Sekutu yang terdiri dari Rusia, Inggris, Perancis, dan Italia melawan negara-negara Axis, yakni Jerman, Bulgaria, Ottoman, dan Imperium Austria-Hongaria. Selama perang ini, lebih dari 15 juta orang terbunuh dan 20 juta lainnya luka-luka. Selain itu, kerusakan yang dialami negara-negara yang terlibat perang, mencapai 150 milyar dolar. Setahun kemudian, negara-negara Sekutu menandatangani perjanjian Versailles yang memberikan hukuman politik, ekonomi, dan militer yang keras terhadap Jerman.

Virus Folio Ditemukan
Tanggal 11 November 1953, virus polio yang merupakan penyebab penyakit yang sangat berbahaya, yaitu penyakit polio, berhasil ditemukan. Virus yang lebih banyak menyerang anak-anak ini ditemukan oleh Dokter Salk. Beberapa lama kemudian, Dr. Salk berhasil menciptakan vaksin untuk melawan virus ini. Kini, di sebagian negara, penyakit polio sudah berhasil dilenyapkan dan di sebagian negara lainnya, menunjukkan penurunan.

Angola Merdeka
Tanggal 11 November 1975, Angola meraih kemerdekaannya dari Portugis dan hari ini dijadikan sebagai Hari Nasional Angola. Pada tahun 1483, Portugis menginjakkan kakinya ke Angola yang pada saat itu merupakan bagian dari Kerajaan Kongo. Selama abad ke-16, Portugis membangun pusat-pusat perdagangan budak di sepanjang pantai Angola dan memulai imperialismenya di kawasan ini. Pada tahun-tahun pasca Perang Dunia Kedua, negara-negara Afrika mulai berjuang melepaskan diri dari penjajahan, termasuk Angola. Setelah melalui berbagai peperangan, Angola berhasil meraih kemerdekaannya pada tahun 1975.
Angola memiliki luas wilayah 1.246.700 kilometer persegi dan terletak di bagian tenggara benua Afrika, serta berbatasan dengan Kongo, Zambia, dan Namibia.

Bom Mati Syahid di Markas Serdadu Israel
Tanggal 11 November 1982, markas komando pasukan Israel di kota Shur di selatan Libanon, hancur akibat aksi bom mati syahid yang dilakukan seorang pejuang muslim Libanon, Ahmad Qashir. Dalam aksi bom mati syahid ini, 89 tentara Zionis tewas dan 86 lainnya luka-luka. Sebelumnya, tentara Israel menyerang Libanon pada bulan Juni tahun itu dan bergerak maju hingga ke Beirut, ibukota Libanon. Aksi militer Israel itu menyebabkan ribuan warga sipil Libanon tewas atau luka-luka. Pada bulan September tahun ini pula, terjadi pembantaian massal terhadap warga Palestina di kamp pengungsian Shabra Shatila, Libanon.


Yasser Arafat Meninggal Dunia
Tanggal 11 November tahun 2004, Yasser Arafat, Pemimpin Otorita Palestina dan Ketua Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) meninggal dunia. Yasser Arafat dilahirkan pada tahun 1929, sejak usia remaja ia mulai aktif melawan pendudukan Rezim Zionis Israel. Pada tahun 1946, ia hijrah ke Mesir untuk melanjutkan studinya di Cairo Unversity, dan dalam jangka waktu lima tahun, ia telah menamatkan kuliahnya di jurusan arsitektur. Pada tahun 1965, Arafat kembali ke Palestina, kemucian ia mendirikan gerakan Fatah untuk melawan Rezim Zionis Israel. Empat tahun kemudian, ia duduk sebagai ketua Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) hingga akhir hayatnya. Organisasi ini merupakan afiliasi dari beberapa organisasi lain yang ada di Palestina.
Selama dekade 1970-an, Arafat aktif memimpin gerakan melawan Tel Aviv. Akan tetapi pada tahun 1982, setelah Rezim Zionis Israel menggempur Lebanon, Arafat mengeluarkan perintah kepada pasukannya untuk menarik diri ke wilayah Tunisia. Aksi ini praktis menandai berakhirnya perlawanan bersenjata PLO terhadap Rezim Zionis Israel. Pada tahun 1988, Arafat secara resmi mengakui keberadaan Rezim Zionis Israel, dan tiga tahun kemudian, ia memulai perundingan damai dengan Tel Aviv. Dan pada tahun 1993, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan Rezim Zionis Israel menandatangani kesepakatan damai Oslo. Karena Rezim ini tidak komitmen dengan kesepakatan-kesepakatan yang mereka buat, akhirnya pada tahun 2000, rakyat Palestina mendeklarasikan dimulainya intifadah masjid Al-Aqsa. Sejak tahun 2002, Rezim Zionis Israel memberlakukan tahanan kota kepada Arafat, dan ia dilarang keluar dari kota Ramallah Tepi Barat Sungai Jordan. Akan tetapi, karena menderita sakit parah, akhirnya ia dilarikan ke Paris untuk menjalani perawatan. Setelah dua pekan dirawat, pada tahun 2002, Arafat meninggal dunia di rumah sakit dalam usia 75 tahun.

12 November
Pematung August Rodin Lahir

Tanggal 12 November 1840, August Rodin, seorang pematung terkenal abad ke-19, terlahir ke dunia di Paris. August Rodin dianggap sebagai salah satu pematung terbesar dan paling produktif abad ke-19 dan 20. Karya-karyanya sangat inovatif dan non-konvensional, sehingga awalnya ditolak oleh para kritikus senirupa Perancis. Bertentangan dengan tradisi senirupa pada masa itu, Rodin meyakini bahwa patung haruslah merefleksikan subjek secara realistis, bukan dalam bentuk ideal. Namun akhirnya, kejeniusan Rodin dikenali oleh para kritikus dan pemerintah Perancis membeli patung "The Age of Bronze" sebagai karya pertama Rodin yang dimiliki oleh negara. Rodin meninggal dunia tahun 1917.
Bulgaria Merdeka
Tanggal 12 November 1908, Bulgaria meraih kemerdekaannya. Negara ini dijajah oleh imperium Ottoman sejak tahun 1393. Lima abad kemudian, pada tahun 1878, menyusul kekalahan Ottoman dari Rusia, Bulgaria Utara dinyatakan sebagai wilayah kerajaan yang dikuasai oleh bangsa Bulgaria, meskipun tetap di bawah pengawasan Ottoman. Sementara itu, Bulgaria Selatan tetap dikuasai oleh Ottoman. Pada tahun 1885, Pangeran Alexander merebut kembali wilayah Bulgaria selatan dan pada tahun 1908, Bulgaria menyatakan kemerdekaannya dari Ottoman. Pada Perang Dunia Pertama dan Kedua, Bulgaria selalu bergabung dalam negara-negara axis bersama Jerman. Akibat kekalahan dalam Perang Dunia Kedua, Bulgaria dikuasai oleh Soviet dan terbentuklah pemerintahan sosialis di negara itu. Seiring dengan keruntuhan Uni Soviet di akhir dekade 1980-an, pemerintahan komunis di Bulgaria pun dihapuskan.

Pembunuhan Massal Warga Rafah
Tanggal 12 November 1956, tentara Israel melakukan pembunuhan massal di kamp pengungsian besar Palestina di kota Rafah, Jalur Gaza, Mesir. Kejahatan Zionis ini dilakukan hanya beberapa hari setelah diumumkan gencatan senjata dalam perang antara rezim ini, Inggris, dan Perancis, melawan Mesir. Dalam pembunuhan massal terhadap penghuni kamp pengungsian tersebut, tercatat 110 laki-laki, perempuan, dan anak-anak tewas dan sekitar 1000 orang lainnya luka-luka.

Said Nafisi Meninggal Dunia
Tanggal 12 November 1965, Said Nafisi, sastrawan, penulis, dan peneliti besar Iran, meninggal dunia pada usia 71 tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di Iran, dia pergi ke Perancis dan menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang hukum dan ilmu politik. Sekembalinya ke Iran, Said Nafisi mengajar di beberapa universitas. Selain itu, dia menjadi anggota tetap organisasi kebudayaan Iran. Nafisi meninggalkan karya lebih dari 180 judul tulisan dan terjemahan, di antaranya koreksi atas teks "Sejarah Baihaqi" dan "Ghazaliyat Athar" dan terjemahan atas buku "Sejarah Politik Sosial Kontemporer Iran". Karyanya yang terpenting lainnya adalah "Kamus Besar Bahasa Perancis-Parsi."

13 November
Antoinne De Lavoisier Lahir

Tanggal 13 November 1743, Antoinne Lauren De Lavoisier, seorang kimiawan terkenal Perancis, terlahir ke dunia di kota Paris. Lavoisier adalah penemu prinsip perubahan kimia dan melakukan inovasi dalam perkembangan ilmu kimia. Di antara penemuan Lavoisier adalah unsur-unsur penyusun air, yaitu oksigen dan hydrogen, cara pemisahan senyawa tersebut, dan peran oksigen dalam proses oksidasi.
Namun, ahli kimia jenius ini pada tahun 1794 dituduh menentang revolusi Perancis dan dijatuhi hukuman mati.

James Clerk Maxwell Lahir
Tanggal 13 November 1831, James Clerk Maxwell, fisikawan dan matematikawan Skotlandia, terlahir ke dunia. Pada masa pendidikan menengahnya, Maxwell sudah mampu menemukan metode untuk menggambar garis kurva yang membentuk elips sempurna dan metode ini dia serahkan kepada Dewan Kerajaan Skotlandia.
Maxwell pada akhir masa pendidikannya di bidang matematika Universitas Cambrige dan Edinburgh melakukan penelitian di bidang astronomi dan gerakan molekul-molekul gas dari sudut matematika. Karya terpenting Maxwell adalah buku "Gerakan elektrisitas dan magnetisme" yang didalamnya Maxwell membuktikan bahwa eletrisitas dan magnetisme tidak terpisah satu sama lain. Maxwell meninggal dunia tahun 1879.

Parlemen Ketiga Iran Dibubarkan
Tanggal 13 November 1915, parlemen periode tiga di Iran dibubarkan atas perintah Ahmad Shah, raja terakhir dari Dinasti Qajar. Tindakan illegal Ahmad Shah ini dilakukan setelah pertemuannya dengan menteri-menteri Rusia dan Inggris. Pada masa itu, pemerintahan Inggris dan Rusia berusaha untuk menarik Iran agar terlibat dalam Perang Dunia Pertama melawan Jerman. Oleh karena itu pula, kedua negara mendatangkan pasukannya ke Iran. Pasukan Rusia masuk ke Iran dari arah utara dan pasukan Inggris dari arah selatan. Perlemen Iran menentang kedatangan pasukan asing ini dan mendirikan komite pertahanan nasional. Namun, komite ini tidak mampu berbuat banyak karena lemahnya posisi Shah Iran di hadapan negara-negara asing. Akhirnya, pada tahun 1917, seiring dengan revolusi di Rusia, pasukan negara ini ditarik keluar dari Iran. Namun, Inggris masih tetap bercokol di Iran untuk melebarkan sayap imperialismenya di negara ini.

Topan Besar di Bangladesh
Tanggal 13 November 1970, terjadi topan besar dan angin puting-beliung di Bangladesh. Bencana ini terjadi pada masa puncak perjuangan rakyat negara ini untuk memerdekakan diri dari Pakistan. Akibat topan ini, 200 ribu orang tewas dan 800 ribu lainnya luka-luka. Akibatnya, ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan menimbulkan kerusakan besar pada tanah pertanian, pabrik-pabrik, dan fasilitas ekonomi lainnya. Bangladesh adalah negara yang hampir tiap tahun dilanda topan dan banjir yang banyak menimbulkan korban jiwa dan materil.

Mehrdad Bahar Wafat
Tanggal 13 November 1994, Doktor Mehrdad Bahar, seorang ahli bahasa-bahasa kuno Persia, meninggal dunia. Dia adalah putra dari Malik Syuara Bahar, seorang penyair terkenal Iran dan karena itulah, sejak masa kanak-kanaknya, Mehrdad Bahar telah mengenal dunia sastra dan bahasa. Pendidikan tinggi Doktor Mehrdad Bahar ditempuhnya di London dan sekembalinya ke Iran, ia mendirikan pusat kebudayaan sastra dan seni, serta aktif mengajar di universitas. Dia pun banyak melakukan penelitian terhadap bahasa-bahasa kuno dan pertengahan Iran. Di antara karya-karyanya, adalah buku berjudul "Legenda-Legenda Iran" dan "Pembahasan Mengenai Shahnameh".

14 November
Ekuador Ditemukan

Tanggal 14 November 1533, Ekuador ditemukan oleh para petualang Spanyol dan dijadikan sebagai jajahan Spanyol. Setelah tiga abad dijajah oleh Spanyol, akhirnya pada tahun 1822, perjuangan kemerdekaan rakyat Ekuador di bawah pimpinan Simon Bolivier, mencapai hasilnya dan Ekuador bergabung ke dalam Federasi Kolombia Raya. Namun, federasi ini tidak berdiri lama dan pada tahun 1830 dibubarkan dan masing-masing anggotanya mendirikan negara independen, termasuk Ekuador. Ekuador memiliki luas wilayah 283.561 kilometer persegi dan berbatasan dengan Kolombia dan Peru.
Wilhelm Leibniz Meninggal Dunia
Tanggal 14 November 1716, Wilhelm Leibniz, matematikawan dan filsuf Jerman, meninggal dunia pada usia 70 tahun. Dia dilahirkan pada tahun 1646 dan sejak usia 15 tahun dia telah serius melakukan penelaahan dan penelitian di bidang matematika dan filsafat, sampai akhirnya berhasil meraih gelar doktor. Leipniz pada tahun 1676 menemukan prinsip penghitungan differensial dan kalkulus integral sehingga menempatkan namanya di antara matematikawan besar dunia.

Kelahiran Jawaharlal Nehru
Tanggal 14 November 1889, Jawaharlal Nehru, salah satu pemimpin besar perjuangan rakyat India dalam melawan penjajahan Inggris, terlahir ke dunia di kota Allahabad, India utara. Nehru adalah lulusan pendidikan tinggi di bidang hukum dan dengan menjadi anggota gerakan Kebangitan Nasional India, dia memulai perjuangannya melawan penjajahan Inggris. Akibat aktivitasnya itu, Nehru berkali-kali dipenjarakan. Selama di penjara, Nehru melahirkan karya berjudul "Hidupku", "Meninjau Sejarah Dunia", dan "Penemuan India". Setelah bergabungnya Mahatma Gandhi dalam Kebangitan Nasional India, gerakan perjuangan rakyat India semakin kuat dengan dipimpin oleh kedua pemimpin besar itu. Akhirnya, pada bulan Agustus 1947, India meraih kemerdekaannya. Setelah India merdeka, selama 16 tahun Nehru menjabat sebagai Perdana Menteri India. Nehru meninggal pada tahun 1960.

Aset Keuangan Iran Dibekukan AS
Tanggal 14 November 1979, pemerintah AS membekukan aset-aset keuangan Iran di bank-bank seluruh dunia. Tindakan illegal AS ini dilakukan beberapa hari setelah aksi pendudukan atas Kedubes AS di Teheran yang dilakukan oleh mahasiswa revolusioner Iran karena kedubes tersebut telah berubah menjadi sarang kegiatan mata-mata, Akibat tindakan ini, tekanan ekonomi terhadap Iran semakin berat, namun Iran berhasil melalui masa embargo ekonomi itu dan tetap tegak berdiri sebagai Negara Islam.

Dewan Ahli Iran Merampungkan Draft Konstitusi Negara Islam
Tanggal 14 November 1979, Dewan Ahli yang baru terbentuk di Iran berhasil merampungkan penyusunan konstitusi baru negara Islam ini. Kemudian, rancangan konstitusi baru itu diajukan dalam referendum. Hasilnya, mayoritas mutlak rakyat Iran menyatakan persetujuannya dengan konstitusi baru yang berasaskan hukum Islam itu. Hasil referendum tersebut membuktikan bahwa rakyat Iran dengan tanpa paksaan siap untuk menjalani kehidupan bernegara dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Allamah Thabathabai Wafat
Tanggal 14 November 1981, Allamah Sayid Muhamad Husein Thabathabai, seorang filsuf, mufasir, dan ulama besar Iran meninggal dunia pada usianya 80 tahun. Beliau dilahirkan di kota Tabriz, sebuah kawasan di barat laut Iran, dari sebuah keluarga religius dan pecinta ilmu.
Allamah Thabathabai dikenal sebagai ulama yang memberikan warna kesegaran dalam dunia pengajaran keagamaan di hauzah ilmiah Iran. Dalam mengajarkan filsafat, tafsir, dan ‘irfan di hauzah, Allamah memperkenalkan cara-cara baru. Hal yang sama ia lakukan dalam bidang penulisan. Kitab Tafsir "Al-Mizan", sebuah karya agung di bidang tafsir kontemporer, adalah salah satu karya tulisannya. Dalam kitab tafsir itu, untuk pertama kalinya dunia tafsir dikenalkan dengan metodologi tafsir baru yaitu penafsiran ayat dengan ayat.

15 November
Johannes Keppler Meninggal Dunia

Tanggal 15 November 1630, Johannes Kepler, seorang astronom ternama Jerman, meninggal dunia pada usia 59 tahun. Kepler dilahirkan pada tahun 1571. Setelah menyelesaikan masa belajarnya, ia pergi ke Austria dan mengajar di negara itu. Di Austria, ia berkenalan dengan salah seorang astronom berasal dari Denmark. Sejak saat itulah Kepler mulai berminat untuk mendalami ilmu astronomi. Kepler kemudian berhasil merumuskan sebuah hukum peredaran planet-planet yang mengitari matahari. Dunia astronomi kemudian menamakan rumus yang dikemukakan Kepler itu dengan nama "Hukum Kepler". Ia juga menulis sebuah buku berjudul "Astronomi Baru".

Konferensi Berlin Dimulai
Tanggal 15 November 1884, dimulailah Konferensi Berlin di Jerman yang membahas pembagian koloni negara-negara Eropa di kawasan Afrika. Konferensi yang berlangsung hingga bulan Februari tahun berikutnya itu, dihadiri oleh Perancis, Inggris, Rusia, Belgia, Portugis, Austria, dan Jerman. Tujuan utama penyelenggaraan konferensi itu adalah untuk menyelesaikan persengketaan di antara negara-negara peserta konferensi menyangkut perluasan daerah koloninya di Afrika. Saat itu, benua Afrika dikenal sebagai daerah yang memiliki sumber daya alam yang subur serta tenaga kerja orang-orang kulit hitam yang sangat murah.
Dalam konferensi itu dihasilkan kesepakatan bahwa setiap negara yang hendak memperluas daerah koloninya di Afrika diharuskan untuk memberitahu negara-negara lainnya. Namun kesepakatan konferensi ini tidak berhasil mengakhiri persaingan Negara-negara imperialis Eropa.

Sattar Khan Meninggal
Tanggal 15 November 1913, Sattar Khan, yang terkenal dengan julukan "Panglima Nasional", salah seorang pejuang era Revolusi Konstitusional Iran, meninggal dunia. Pada masa mudanya, karena bentrokan dengan pasukan rezim despotik Qajar, dia meninggalkan tanah kelahirannya, Tabriz, Iran utara. Namun ketika Revolusi Konstitusional bergolak, ia kembali ke Tabriz dan memimpin perjuangan di kota itu. Setelah dikuasainya kota Teheran oleh pejuang konstitusional dan mundurnya Shah Muhammad Ali, Sattar Khan diundang rakyat untuk datang ke Teheran. Namun, para pejabat rezim Qajar menentang kehadiran Sattar Khan di kota itu dan terjadilah bentrokan sengit antara pasukan pemerintah dan pejuang konstitusional. Dalam bentrokan ini, banyak pejuang konstitusional yang tewas dan Sattar Khan sendiri terluka parah. Akibat lukanya itu, Sattar Khan meninggal.

Kota Susangerd Bebas dari Pendudukan Irak
Tanggal 15 November 1980, kota perbatasan "Susangerd" di barat daya Iran, menjadi saksi perjuangan pasukan Iran melawan pasukan agresor Irak. Operasi pertahanan militer Iran itu dilakukan hanya oleh 200 orang pasukan garda revolusi, para relawan, dan beberapa warga kota itu dengan berbekal senjata ringan. Dalam operasi ini, pasukan Iran dengan dipimpin oleh Doktor Mustafa Chamran, berhasil membebaskan kota Susangerd dari kepungan tentara Irak. Pasukan Iran melewati perjuangan pertahanan ini dengan amat berat, karena harus kehilangan banyak pasukan dan selama tiga hari berturut-turut tidak mendapat air dan makanan.

Muhammad Taqi Mudarres Rizvi Wafat
Tanggal 15 November 1986, Muhammad Taqi Mudarres Rizvi, seorang penulis dan peneliti terkemuka Iran, meninggal dunia pada usia 95 tahun. Dia dilahirkan di kota Mashad Iran dan kemudian menuntut ilmu di kota Teheran. Seusai menamatkan pendidikannya, Muhammad Rizvi mencurahkan perhatiannya di bidang penelitian dan mendidik para peneliti muda. Dia juga terlibat dalam penyusunan kamus besar "Dehkhuda". Karya-karya Rizvi antara lain mengoreksi teks dan menulis catatan kaki dari karya-karya sastra kuno. Selain itu, dia juga menulis banyak buku, antara lain berjudul "Sejarah Bukhara", "Biografi Nashiruddin Thusi" dan "Diwan Anwari".

16 November
The Great Adolph Tewas

Tanggal 16 November 1632, Gustav Kedua, Raja Swedia yang terkenal dengan nama The Great Adolph tewas terbunuh. Dia dilahirkan pada tahun 1594 dan pada usia 17 tahun telah diangkat menjadi raja. Gustav Kedua terkenal karena kemenangannya dalam era perang agama yang berlangsung selama 30 tahun di antara kaum Protestan dan Katolik sejak tahun 1618 hingga 1658. Gustav Kedua dengan dukungan Perancis berperang melawan imperium Roma dan sekutu-sekutunya demi membela kaum Protestan Jerman. Dia turun langsung ke medan perang dan menjadi panglima tentara Swedia. Dalam dua perang pertama, Gustav berhasil menang, namun pada perang ketiga, dia tewas akibat terjangan peluru. Meskipun demikian, pasukan Swedia tetap menang dalam pertempuran ini.

Serangan Perancis Ke Vietnam
Tanggal 16 November 1945 Masehi, agresi militer Prancis ke Vietnam mengawali peristiwa perang berdarah dan melelahkan rakyat negara ini demi merebut kemerdekaan. Seiring satu abad penjajahan Prancis atas Vietnam dan juga di tengah berkecamuknya perang dunia kedua, Jepang berhasil mengambil kontrol atas wilayah Vietnam. Namun pasca kekalahan Jepang dan hengkang dari Vietnam, Prancis kembali menjajah negara ini meskipun adanya kesepakatan atas kemerdekaan Vietnam. Dalam agresi kali ini, rakyat Vietnam di bawah kepemimpinan Ho Chi Minh bangkit melawan penjajahan Prancis. Setelah rakyat Vietnam melakukan perlawanan sengit, akhirnya pada tahun 1954 tentara Prancis menuai kekalahan. Peristiwa ini mengakhiri pendudukan Prancis atas wilayah Vietnam.

Hujan Buatan (Rain Making)
Tanggal 16 November 1946 Masehi, seorang ahli meteorologi berkebangsaan Amerika, Dr. Vincent Scahaefer untuk pertama kalinya menciptakan hujan buatan. Dr. Vincent dengan dibantu oleh seorang ahli kimia Amerika, Irving Langmuir berhasil menciptakan hujan buatan. Proses pembuatan hujan ini dilakukan dengan menyebarkan gas karbonik (proses super cooling) di udara. Hujan buatan biasanya digunakan di daerah dengan curah hujan rendah. Meskipun hujan buatan telah ditemukan, akan tetapi belum dapat dipergunakan secara luas di daerah-daerah dengan curah hujan rendah, mengingat biaya produksinya tergolong besar.

17 November
Giuseppe Verdi Gelar Opera Pertamanya

Tanggal 17 November 1839, komposer Italia terkenal, Giuseppe Verdi, melaksanakan opera pertamanya yang berjudul Oberto, Conte Di San Bonifacio di Milan. Giuseppe Verdi dilahirkan di Le Roncole, Italia pada tahun 1813. Sejak kecil, ia telah menunjukkan bakat musiknya dan pada usia 18 tahun, ia dikirim ke Milan untuk belajar di Milan Conservatory. Namun, dia ditolak oleh sekolah tersebut karena usianya telah melewati batas. Verdi kemudian belajar musik dari Vincenzo Lavigna di La Scala, Italia.

Terusan Suez Diresmikan
Tanggal 17 November 1869, Terusan Suez yang menghubungkan laut Mediterania dengan Laut Merah, resmi dibuka. Pembangunan terusan ini dipimpin oleh seorang insinyur Perancis bernama Ferdinand De Lesseps dan memakan waktu 10 tahun. Panjang terusan ini mencapai 168 kilometer dengan lebar antara 120 hingga 200 meter. Beberapa abad sebelumnya, langkah-langkah untuk membuka jalan air di antara kedua laut itu, telah dilakukan oleh Raja Dariush dari Iran dan sebagian raja-raja Mesir. Hal ini menunjukkan posisi penting terusan yang menghubungkan benua Eropa dengan Asia ini.

Konferensi Kairo
Tanggal 17 November 1943, diadakan Konferensi Kairo di Mesir, yang merupakan salah satu konferensi terpenting pada era Perang Dunia Kedua. Konferensi ini diadakan oleh para pemimpin negara-negara Sekutu dan dihadiri oleh Presiden AS dan China, serta Perdana Menteri Inggris. Di antara keputusan yang diperoleh dalam konferensi ini adalah pemberian kemerdekaan kepada Korea.

SCIRI Didirikan untuk Melawan Rezim Saddam
Tanggal 17 November 1982, dibentuklah Dewan Tertinggi Revolusi Islam Irak (SCIRI) yang terdiri dari partai-partai dan kelompok-kelompok Islam yang menentang Rezim Saddam. Tujuan pembentukan Dewan ini adalah untuk menyelamatkan rakyat Irak dari cengkeraman kezaliman rezim Saddam dan mendirikan pemerintahan yang berasaskan suara dari rakyat. Dengan memanfaatkan periode invasi Irak ke Iran, dewan ini berhasil memberikan pukulan telak terhadap rezim Saddam. Pasca perang Irak-Iran, kelompok oposisi terbesar Irak ini terus melakukan aktivitas politik dan militernya. Menyusul invasi AS yang menggulingkan Saddam Husein pada bulan Maret 2003, dewan ini masuk ke Irak dan melakukan aktivitasnya di dalam negeri. Pada bulan Agustus 2003, Ayatullah Baqir Hakim, pemimpin dewan, gugur syahid akibat ledakan bom di depan kompleks Mesjid Imam Ali, di kota Najaf. Namun, majelis ini tetap maju berjuang untuk mengusir pasukan agresor dari negeri mereka dan membentuk pemerintahan Irak yang independen.

18 November
Rakyat Aljazair Mulai Perjuangan Periode Kedua

Tanggal 18 November 1839, dimulailah periode kedua perjuangan rakyat Aljazair melawan penjajahan Perancis dengan dipimpin oleh Abdul Qadir bin Mahyud-Din. Pada tahun 1830, Perancis menyerang Aljazair dengan tujuan untuk menguasai negeri ini. Abdul Qadir dengan 50 ribu pasukannya berjuang hingga tahun 1847, namun akhirnya mengalami kekalahan dan dia ditawan oleh tentara Perancis. Sekitar satu abad kemudian, setelah Perang Dunia Kedua, sekali lagi rakyat Aljazair memulai perjuangannya melawan penjajahan Perancis. Pada tanggal 31 Juli 1962, barulah Aljazair meraih kemerdekaannya.
Louis Daguerre Meninggal
Tanggal 18 November 1851, Louis Daguerre, pelukis, inventor, dan fisikawan Perancis, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1789 dan sepanjang umurnya, dia berhasil menciptakan berbagai peralatan. Karya Daguerr yang terpenting adalah alat potret atau kamera, yang diciptakannya bersama dengan rekannya Joseph Niepce pada tahun 1829.

Perjanjian Terusan Panama Diteken
Tanggal 18 November 1903, Perjanjian Terusan Panama ditandatangani oleh pemerintah Panama dengan AS. Berdasarkan perjanjian ini, Terusan Panama disewakan untuk selama-lamanya kepada AS dengan imbalan 10 juta dolar tunai dan 250 ribu dolar pertahun. Namun, atas tekanan dari rakyat Panama, AS terpaksa mengubah perjanjian ini. Pada tahun 1978, Presiden AS saat itu, Jimmy Carter dan Presiden Panama, Jenderal Torrijos, menandatangani perjanjian baru yang menyatakan akan mengembalikan Terusan Panama pada akhir tahun 2000.
Terusan Panama yang memiliki panjang 68 kilometer ini, merupakan penghubung antara Samudera Atlantik dengan Lautan Teduh.

Maroko meraih kemerdekaannya
Tanggal 18 November 1956, Maroko meraih kemerdekaannya. Pada abad ke-8, Maroko merupakan sebuah kerajaan yang menjadi bagian dari imperium Islam. Pada abad ke-15, Portugis dan Spanyol menguasai seluruh pelabuhan Maroko hingga abad ke-19. Sejak tahun 1906, dalam Konferensi Algecira, Maroko resmi dijadikan jajahan Perancis. Sejak tahun 1911, rakyat Maroko memulai perjuangan mereka melawan penjajah. Pada tahun 1953, Perancis menangkap raja Maroko, Sultan Midi Muhammad bin Yusuf dan mengucilkannya ke Madagaskar, namun dua tahun kemudian mengelamblikannya ke Maroko. Akhirnya, tahun 1956, Maroko berhasil meraih kemerdekaannya.

Kolonel Abdul Salam Arif Berkuasa di Irak
Tanggal 18 November 1963, Kolonel Abdul Salam Arif, meraih kekuasaannya di Irak melalui sebuah kudeta berdarah. Dia mengebom gedung Kementrian Pertahanan Irak dan membunuh presiden Irak saat itu, Abdul Karim Qasim. Sebelumnya, Abdul Karim Qasim berhasil menjadi presiden juga setelah melakukan kudeta berdarah yang mengakhiri sistem monarkhi di Irak. Setelah Abdul Karim Qasim meraih kekuasaan, ia menyingkirkan anggota-anggota Partai Ba'ats yang sejak bulan Februari tahun itu, menduduki pos-pos sensitif di pemerintahan.Namun, tiga tahun kemudian, Abdul Karim Qasim tewas dalam sebuah kecelakaan udara dan posisinya digantikan oleh saudaranya, Abdur-rahman Arif.

Batu Pahatan Berusia 5000 Tahun Ditemukan di Iran
Tanggal 18 November 1989, di pinggiran kota Hamedan, Iran, ditemukan artefak berupa batu-batuan berusia 5000 tahun. Menyusul penemuan ini, kelompok arkeolog yang melakukan penggalian menemukan banyak batu-batuan pahatan peninggalan masa lampau. Penemuan ini disebut-sebut sebagai penemuan arkeologi terbesar di Iran. Gambar-gambar yang terdapat pada bebatuan tersebut menceritakan kehidupan di jaman dua ribu hingga ribu tahun sebelum masehi. Sebelum kelahiran Isa Al-Masih, kota Hamedan yang dahulu bernama kota Hegmataneh dan Ekbatan pernah menjadi pusat pemerintahan Iran.

19 November
Pemerintahan Directoire Berakhir di Perancis

Tanggal 19 November 1799, pemerintahan directoire di Perancis berakhir setelah berjalan selama empat tahun. Tiga tahun setelah kemenangan Revolusi Perancis, pada tahun 1792, berdirilah Republik Perancis. Republik Pertama Perancis yang berlangsung selama 12 tahun terdiri dari tiga tahap, yaitu convention, directoire, dan consul. Pemerintahan directoire dimulai sejak Oktober 1795.

Kunjungan Pertama Presiden Arab ke Israel
Tanggal 19 November 1977, Anwar Sadat, Presiden Mesir melakukan kunjungan ke Beitul Maqdis. Kunjungan Sadat ini merupakan kunjungan pertama presiden Negara-negara Arab ke Palestina Pendudukan, yang dilakukannya tak lama setelah mendekatnya hubungan Mesir dengan Rezim Zionis dan ditandatanganinya perjanjian antara kedua pihak, yang mereka istilahkan sebagai perjanjian perdamaian. Kunjungan Sadat ini menimbulkan kemarahan dari kaum muslimin Arab dan khususnya bangsa Palestina. Meski demikian, pada tahun 1978, dengan mediator AS, Sadat malah menandatangani perjanjian Camp David dengan Israel. Akibatnya, terjadi gelombang protes besar-besaran dari negara-negara Arab, negara-negara muslim, serta dari rakyat Mesir sendiri. Penandatangan perjanjian ini dianggap sebagai pengkhianatan terhadap bangsa Arab dan rakyat Mesir sendiri. Akhirnya pada tahun 1981, Anwar Sadat dibunuh oleh seorang perwira revolusioner Mesir bernama Khalid Islambuli.

NATO dan Pakta Warsawa Teken Perjanjian di Paris
Tanggal 19 November 1990, pemimpin Negara-negara NATO dan Pakta Warsawa, menandatangani perjanjian di Paris yang mengakhiri perang dingin antara kedua pihak. Mereka juga menyetujui penghentian perang propaganda dan pengurangan senjata di kedua organisasi militer ini. Blok barat yang dipimpin oleh AS dan blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet terlibat dalam perang dingin setelah adanya niat Uni Soviet untuk memindahkan rudal nuklirnya ke Kuba yang mengancam terjadinya perang nuklir di dunia. Akibatnya, Uni Soviet dan AS terpaksa menandatangani perjanjian untuk mencegah perang nuklir. Namun demikian, perang politik, propaganda, dan mata-mata di antara kedua blok terus berlangsung dan inilah yang disebut sebagai perang dingin. Menyusul runtuhnya Uni Soviet, berakhirlah perang dingin tersebut.

20 November
Kegagalan Revolusi Irak

Tanggal 20 November 1920, revolusi besar rakyat Irak melawan Inggris berakhir dengan kegagalan. Setelah Perang Dunia Pertama dan keruntuhan Imperium Ottoman, pemerintah Perancis dan Inggris membagi-bagi wilayah kekuasaan Ottoman di Timur Tengah. Atas dasar itu, Inggris menguasai Irak. Namun, sejak awal Inggris sudah mendapatkan perlawanan dari rakyat Irak. Pada tahun 1920, rakyat Irak dengan pimpinan para ruhaniwan dan ulama mengadakan sebuah revolusi besar dengan tujuan untuk mengusir Inggris serta mendirikan pemerintahan Islami yang independen. Namun, revolusi ini menemui kegagalan karena dihadapi dengan represi yang sangat keras dan pembunuhan massal terhadap rakyat Irak.

Pertempuran Cina melawan AS di Korea
Tanggal 20 November 1950, untuk pertama kalinya, pasukan AS dan Cina berhadap-hadapan dalam Perang Korea. Perang ini terjadi karena AS mendukung Korea Selatan, sementara Korea Utara didukung oleh Cina dan Rusia. Perang ini menimbulkan korban dan kerugian yang besar di kedua pihak. Akhirnya, dengan mediator PBB, perang ini dihentikan dan sejak saat itu hingga sekarang, Korea terbagi menjadi dua negara dengan dua sistem pemerintahan yang berbeda.

Niels Bohr Meninggal Dunia
Tanggal 20 November 1962, Niels Hendrik Bohr, seorang fisikawan Denmark, meninggal dunia. Dia dilahirkan di Kopenhagen, Denmark pada tanggal 7 Oktober 1885 di sebuah keluarga pencinta ilmu. Ayahnya adalah seorang profesor di bidang fisiologi dan dialah yang membangkitkan minat Niels Boehr untuk menggeluti bidang fisika. Ketika masih berstatus sebagai mahasiswa di bidang fisika, ia sudah memenangkan hadiah dari Akademi Ilmu Kopenhagen atas penelitian yang dilakukannya. Pada tahun 1913, dia berhasil menciptakan teori penyerapan sinar alfa dan melakukan studi terhadap struktur atom dengan dasar penemuan Rutherford terhadap nukleus atom. Selanjutnya, ia berhasil menemukan gambar struktur atom. Penemuannya atas struktur atom ini membuatnya dianugerahi hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1922.

Pengadilan atas Pejabat Nazi
Tanggal 20 November 1945, dimulailah pengadilan terhadap 24 pejabat tinggi Nazi di Nuremberg, Jerman. Pengadilan Nurenberg ini digelar oleh dewan internasional yang dianggotai oleh AS, Uni Soviet, Perancis, dan Inggris. Pengadilan Ini adalah pengadilan pejahat perang pertama di dunia. Para pejabat tinggi Nazi itu dijatuhi tuduhan kejahatan perang, kejahatan melawan perdamaian, dan kejahatan melawan kemanusiaan. Pengadilan yang berjalan selama 10 bulan dan berlangsung selama 216 kali persidangan ini diketuai oleh Lord Lawrence dari Inggris. Pada tanggal 1 Oktober 1946, 12 arsitek kebijakan Nazi dijatuhi hukuman mati dan tujuh orang lainnya dipenjara mulai dari 10 tahun hingga seumur hidup. Seorang lainnya bunuh diri semasa dipenjara dan seorang lagi dinyatakan mengalami gangguan mental sehingga tidak bisa diadili. Tiga orang lainnya dibebaskan dari hukuman.

21 November
Voltaire Lahir

Tanggal 21 November 1694, Francois-Marie Arouet, yang terkenal dengan nama Voltaire, seorang penulis dan filsuf Perancis terkenal, terlahir ke dunia. Voltaire awalnya menuntut ilmu di bidang hukum lalu bekerja sebagai sekretaris duta besar Perancis di Belanda. Kemudian, dia mengkonsentrasikan diri sepenuhnya di bidang penulisan dan banyak menulis karya yang mengecam pemerintah Perancis. Akibatnya, dia berkali-kali dipenjarakan dan dibuang ke luar negeri. Pada tahun 1717 hingga 1718, Francois-Marie Arouet ditahan di penjara Bastille. Di dalam penjara itulah, ia menulis naskah tragedi pertamanya yang berjudul Edipe dan untuk pertama kalinya menggunakan nama Voltaire. Pada tahun 1726, Voltaire dibuang ke Inggris dan di sana ia tetap menulis karya-karya yang laku keras di kalangan masyarakat. Di antara karya-karya Voltaire adalah buku berjudul "Philosophical Letter" yang berisi perbandingan sistem pemerintahan Perancis dengan sistem di Inggris. Buku ini dilarang beredar di Perancis, namun laku keras di Inggris. Karya lainnya berjudul "Dictionnaire Philosphique" dan "Julius Caesar". Dia meninggal dunia tahun 1778.

Penemuan Balon Terbang
Tanggal 21 November 1783, untuk pertama kalinya dalam sejarah, berhasil diciptakan balon terbang. Balon terbang ini ditumpangi dua orang, di antaranya seorang fisikawan Perancis bernama Pilatre de Rozier. De Rozier sejak masa mudanya telah berangan-angan untuk menciptakan sebuah alat yang bisa membawa manusia terbang ke langit. Pada saat yang hampir bersamaan, dua orang bersaudara bernama Mongolfier juga berhasil menciptakan balon terbang. De Rozier sendiri akhirnya meninggal dunia dalam salah satu uji coba terbangnya.

Komando Berlin oleh Napoleon
Tanggal 21 November 1806, komando terkenal yang disebut sebagai "Komando Berlin" dikeluarkan oleh Napoleon, Kaisar Perancis. Atas dasar komando ini semua negara-negara Eropa yang berada di bawah kekuasaan Perancis dilarang untuk melakukan perdagangan dengan Inggris. Hal ini dilakukan untuk membalas aksi Inggris yang melakukan pengepungan laut terhadap Perancis yang dimulai sejak bulan Mei tahun itu.

Proklamasi Independensi Luxemburg
Tanggal 21 November 1867, berdasarkan hasil Konferensi London, Luxemburg diumumkan sebagai negara yang independen dan tidak berpihak. Dengan demikian, Luxemburg tetap berada dalam persatuan dengan Belanda. Namun, pada tahun 1890, Luxemburg keluar dari persatuannya dengan Belanda dan pada tahun 1948 bergabung ke dalam NATO. Dengan demikian, negara ini sudah keluar dari posisi tidak berpihaknya. Luxemburg juga menjadi anggota Pasar Bersama Eropa dan Persatuan Eropa Barat, serta menjadi markas bagi Dewan Pengadilan Eropa dan Yayasan Bank dan Keuangan Eropa Barat. Luxemburg memiliki luas wilayah 2586 kilometer persegi, terletak di Eropa barat dan berbatasan dengan Jerman, Perancis, dan Belgia.

22 November
Libanon Merdeka

Tanggal 22 November 1943, di tengah berkecamuknya perang dunia kedua, Libanon mengumumkan kemerdekaannya. Sejak tahun 1918, Libanon yang sebelumnya termasuk bagian dari imperium Ottoman, jatuh ke tangan Prancis. Tahun 1923, Prancis mendapatkan dukungan masyarakat internasional dan secara resmi menduduki Libanon. Sejak saat itu sampai tahun 1943, Libanon menjadi ajang perjuangan rakyat yang menentang praktik penjajahan dan diskriminasi yang dijalankan Prancis.
Libanon memiliki luas wilayah 10.400 kilometer persegi dan terletak di wilayah barat Timur Tengah dan Laut Meditteranian serta berbatasan dengan Suriah dan Palestina Pendudukan.

John F. Kennedy Tewas Ditembak
Tanggal 22 November 1963, Presiden AS John F. Kennedy tewas tertembak saat melakukan lawatan ke kota Dallas di negara bagian Texas. Kennedy yang lahir tahun 1917 pernah tiga periode menjadi wakil rakyat di Kongres dan sekali di Senat AS. Beberapa hari setelah peristiwa teror tersebut, Lee Harvey Osward yang disebut-sebut sebagai pembunuh Kennedy tewas di tangan seorang bernama Jack Ruby. Ruby sendiri seperti diklaim polisi AS meninggal di dalam penjara akibat penyakit kanker. Dengan demikian, fakta sebenarnya di balik aksi teror terhadap Presiden AS tersebut hingga masih misterius.

Resolusi DK Nomor 242 Disahkan
Tanggal 22 November 1967, Dewan Keamanan PBB mengesahkan sebuah resolusi nomor 242 mengenai Palestina Pendudukan. Resolusi tersebut menuntut Rezim Zionis Israel untuk segera menarik mundur pasukannya dari seluruh wilayah yang didudukinya dalam perang Arab-Israel Juni 1967, menghentikan segala bentuk operasi militer, mengakui kedaulatan negara-negara di kawasan, menjamin keselamatan kapal-kapal yang melintas di perairan internasional di kawasan seperti teluk Aqaba dan terusan Suez, serta mencari penyelesaian masalah pengungsi Palestina secara adil. Meski demikian, sampai saat ini, Israel yang mendapatkan dukungan total negara-negara Barat, khususnya AS, hanya bersedia mematuhi sebagian isi resolusi Dewan Keamanan nomor 242 yang menguntungkannya.

23 November
Rumania Dikuasai Imperimum Romawi

Tanggal 23 November tahun 101, kawasan Rumania dikuasai oleh Imperium Romawi. Romawi berkuasa di Rumania hingga tahun 1453, ketika Imperium Utsmani menyerang kawasan tersebut dan mendudukinya. Sebagian wilayah Rumania juga dikuasai oleh Austria sampai tahun 1877, yaitu ketika Rumania mengumumkan kemerdekaannya. Rumania terletak di tenggara Eropa dan berbatasan dengan Rusia, Hongaria, Bulgaria, dan Yugoslavia.

Fernando Magellan Tewas
Tanggal 23 November 1521, Fernando Magellan, pelaut Spanyol termasyhur, tewas terbunuh. Pada tahun 1519, dia memulai ekspedisi penemuan wilayah baru dengan lima buah kapal. Ketika sampai di pantai Amerika Selatan, ia menemukan selat yang kemudian diberi nama Selat Magellan. Melalui selat ini, Magellan dan pasukannya mencapai Lautan Teduh, namun di laut ini mereka kelaparan dan tersesat, sampai akhirnya mencapai Philipina. Akibat turut campur dalam urusan internal kaum pribumi Philipina, Magellan dan anak buahnya terlibat dalam pertempuran dengan kaum pribumi. Dalam pertempuran ini, Magellan dan sebagian besar anak buahnya terbunuh. Pelaut yang tersisa hanya 18 orang, dan dengan satu kapal, mereka kembali ke Spanyol.

Hanoi Jatuh ke Tangan Perancis
Tanggal 23 November 1873, Hanoi, ibu kota VIetnam, jatuh ke tangan Perancis. Perancis sejak pertengahan abad ke-19, berusaha untuk memperluas wilayah penjajahannya. Kehidupan rakyat Vietnam yang saat itu diliputi kemiskinan, semakin diperburuk oleh eksploitasi Perancis. Meskipun imperialis Perancis membawa kemajuan di bidang transportasi, komunikasi, dan industri, namun secara keseluruhan Prancis hanya sedikit membawa kemajuan bagi rakyat Vietnam. Pada tahun 1930, seorang tokoh revolusioner didikan Moskow, Ho Chi Minh, mendirikan Partai Komunis Indocina yang mengorganisasi perjuangan kemerdekaan Vietnam secara luas. Pada tahun 1954, pemerintah Perancis bersedia mengadakan perundingan damai di Geneva dan akhirnya Perancis bersedia menarik pasukannya dari Vietnam.

Harian Majlis Diterbitkan
Tanggal 23 November 1906, harian Majlis di Iran untuk pertama kalinya diterbitkan dengan menggunakan mesin cetak jenis timbal. Harian ini, selain menerbitkan kabar-kabar dari dalam dan luar negeri, juga memberikan tanggapan atas semua sidang-sidang yang dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Iran. Redaktur harian ini adalah Adib Almamalik Farahani, seorang penulis terkenal Iran pada masa itu.

Thomas McMahon Dijatuhi Hukuman Mati
Tanggal 23 November 1979, Thomas McMahon, seorang anggota Tentara Republik Irlandia (IRA), dijatuhi hukuman seumur hidup karena merencanakan dan memasang bom yang telah menewaskan Lord Mountbatten dan tiga orang lainnya. Lord Mountbatten dikenal sebagai pahlawan dalam Perang Dunia II dan kerabat dekat Ratu Elizabeth. Pembunuhan Mountbatten tersebut adalah serangan pertama IRA terhadap keluarga kerajaan Inggris. IRA adalah gerakan separatis yang ingin memisahkan bagian utara Irlandia dari kekuasaan Inggris dan menyatukannya dengan kawasan selatan Irlandia yang merupakan negara independen, yaitu Republik Irlandia.

Mehdi Khaledi Meninggal Dunia
Tanggal 23 November 1990, Mahdi Khaledi, musikus termasyhur Iran, meninggal dunia pada usia ke-71 tahun. Dia mempelajari musik dari musisi-musisi terkemuka di kota Teheran. Kemampuannya yang tinggi di bidang musik membuatnya dalam waktu singkat berhasil masuk ke jajaran musisi terkemuka Iran. Dia dikenal sebagai pencipta metode baru dalam teknik memainkan biola yang hingga kini terus digunakan oleh para musisi dewasa ini.

24 November
Baruch Espinoza Lahir

Tanggal 24 November tahun 1632, Baruch Espinoza, seorang filsuf dan sosiolog terkenal dari Belanda, terlahir ke dunia. Karya pertamanya adalah The Treatise on The Correction of The Understanding, yang lebih banyak berbicara tentang metode filsafat. Dia kemudian banyak menggeluti pemikiran filsafat Descartes dan menulis ulang buku Descartes yang berjudul "Principle of Philosophy" dengan menggunakan metode geometri. Karya Espinoza lainnya adalah Theologico-Political Treatise yang berisi gagasan kemerdekaan untuk berpikir dan berekspresi. Metode dan pemikiran filsafat Espinoza mirip dengan kritikan sufisme. Kritikan-kritikannya terhadap agama Yahudi membuatnya diasingkan oleh para ulama Yahudi. Espinoza meinggal dunia pada tahun 1677.

Michael Faraday Berhasil Menemukan Induksi Elektromagnetik
Tanggal 24 November 1831, Michael Faraday, seorang fisikawan Inggris, berhasil menemukan fenomena induksi elektromagnetik. Penemuannya ini merupakan langkah besar dalam ilmu fisika. Faraday dilahirkan pada tahun 1791 dan awalnya dia bekerja di sebuah toko buku sambil melakukan penelaahan ilmiah. Beberapa tahun kemudian, dia menjadi asisten pada laboratorium milik Humphrey, seorang fisikawan Inggris. Faraday kemudian melakukan berbagai eksperimen dan berhasil menemukan fenomena rotasi elektromagnetik, efek megneto-optikal, motor elektrik, dan menemukan sebuah hukum fisika yang diberi nama hukum Faraday. Dia juga orang pertama yang berhasil mencairkan gas chlor.

Henri Tolouse Lautrec Lahir
Tanggal 24 November 1864, Henri Tolouse Lautrec, seorang pelukis terkenal asal Perancis, terlahir ke dunia di kota Albi, Perancis. Pada usianya ke-17, ia pindah ke Paris untuk menggeluti bidang seni lukis. Pada tahun 1884, Lautrec pindah ke kota Montmarte dan di sana ia banyak melukis wajah para artis dan kaum Bohemian. Karya-karya Lautrec di antaranya The Bar (dilukis tahun 1898) dan At The Races (dilukis tahun 1899). Karya-karya Lautrec selama 20 tahun menggeluti bidang seni lukis berjumlah 600 buah dan semuanya disimpan di Museum Lautrec di kota Albi. Seniman Perancis ini meninggal dunia tahun 1900.

Perjanjian Minyak Iran-Inggris Ditolak
Tanggal 24 November 1950, Komisi Perminyakan Perlemen Iran, menolak perjanjian tambahan perusahaan Iran dan Inggris. Perjanjian ini dibuat ketika AS dan Inggris sedang berkonfrontasi atas sumber minyak Iran dan di saat ketika gerakan nasionalisasi minyak Iran semakin meluas. Perjanjian tersebut merupakan keinginan Inggris untuk memperkuat posisinya dalam eksplorasi minyak di Iran selatan dan hal ini mengancam kepentingan nasional Iran. Dalam penentangan terhadap perjanjian ini, para ruhaniwan di bawah pimpinan Ayatullah Kashani dan gerakan nasional di bawah pimpinan Doktor Mushadeq berperan besar. Akhirnya tuntutan rakyat ini mencapai hasilnya dan pada tanggal 19 Maret 1950 industri minyak Iran dinasionalisasi.

25 November
Penyebab Malaria Ditemukan

Tanggal 25 November tahun 1880, penyebab berjangkitnya wabah malaria, berhasil ditemukan oleh Dr. Alphonse Laveran dari Perancis. Dr. Laveran melakukan banyak penelitian terhadap haematozoa, sporozoa, dan trypanosome. Pada tahun 1907, ia dianugerahi Nobel atas penelitiannya terhadap aktivitas protozoa dalam menyebabkan penyakit. Dia kemudian melakukan penelitian terhadap penyakit malaria dengan mengunjungi berbagai daerah yang terjangkit malaria di Perancis. Akhirnya, pada tahun 1880, Laveran menemukan bahwa penyakit malaria bersumber dari protozoa parasit dari jenis plasmodium yang dibawa oleh nyamuk anopheles.

Polandia Kembali Merdeka
Tanggal 25 November 1918, Polandia kembali meraih kemerdekaannya pasca Perang Dunia Pertama dan kekalahan Rusia, Jerman, dan Austria yang merupakan penjajah negara tersebut. Polandia selama berabad-abad sebelumnya berada di bawah kekuasaan berbagai negara. Pada era Perang Dunia Kedua, Polandia kembali diduduki Jerman. Setelah kekalahan Jerman di tahun 1945, Polandia kembali merdeka dan mendirikan pemerintahan komunis. Ketika Blok Timur dan Uni Soviet runtuh pada dekade 1980-an, pemerintahan komunis di Polandia pun dibubarkan. Polandia memiliki luas wilayah 312.683 kilometer persegi dan berbatasan dengan Cheko, Slovakia, Jerman, Lithuania, Belarusia, dan Ukraina.

Suriname Merdeka
Tanggal 25 November 1975, Suriname, sebuah negara yang terletak di Amerika Selatan, berhasil meraih kemerdekaannya dari Belanda. Suriname sejak awal abad ke-16 di bawah kekuasaan Inggris. Namun, Inggris dalam negoisasi imperialismenya, pada awal abad ke-17 menyerahkan Suriname kepada Belanda. Sebaliknya, Belanda melepaskan sebagian wilayah jajahannya di Amerika Utara. Pada tahun 1954, Suriname diberi hak otonomi dan baru 21 tahun kemudian berhasil meraih kemerdekaan penuh.
Suriname terletak di tepi pantai Samudera Atlantis dan berbatasan dengan Brazil, Guyana, Guiana Prancis.

Ayatullah Gharawi Meninggal Dunia
Tanggal 25 November 1978, Ayatullah Gharawi, seorang ruhaniwan dan pejuang Iran, meninggal dunia. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, beliau meneruskan belajar ke kota Najaf. Di sana, beliau menimba ilmu dari ulama-ulama terkemuka pada masa itu sampai berhasil mencapai derajat ijtihad. Setelah menyelesaikan pendidikannya, beliau kembali ke Iran untuk mengajar agama. Di samping mengajar, beliau juga akitif dalam perjuangan melawan rezim Shah yang despotik.

Tentara Rakyat Mustadh'afin Dibentuk
Tanggal 25 November 1980, menyusul dikeluarkannya perintah dari Imam Khomeini, pemimpin Revolusi Islam Iran, mengenai pembentukan 20 juta tentara di Iran, dibentuklah Tentara Rakyat Mustadh'afin. Tentara Rakyat yang disebut sebagai basij ini, dengan berbekal keimanan yang kuat, semangat pengorbanan, dan semangat juang yang tinggi, memainkan peran besar dalam perjuangan rakyat Iran melawan invasi Irak. Hingga hari itu, Basij tetap berperan aktif dalam bidang sosial, budaya, dan militer di Iran. Imam Khomeini dalam pernyataannya mengenai Basij mengatakan, "Basij merupakan manifestasi dari etika tinggi Islam dan tempat untuk berkhidmat kepada Tuhan."

Mahmud Karimi Meninggal Dunia
Tanggal 25 November 1984, Mahmud Karimi, seorang musisi terkemuka Iran, meninggal dunia. Sejak kecil, dia mempelajari biola dari ayahnya dan kemudian menuntut ilmu di bidang tersebut secara serius. Mahmud Karimi meninggalkan dua album karya-karyanya, yang salah satunya merupakan hasil kerjanya selama 40 tahun. Dia bermaksud untuk membuat album rekaman yang berisikan suara seruling yang dipadukan dengan lagu yang dibawakan oleh para penyanyi terkenal, akan tetapi kematian telah menghalangi semua rencananya itu.

Mirkhani Meninggal Dunia
Tanggal 25 November 1990, Mirkhani, seorang ahli kaligrafi terkenal Iran, meninggal dunia pada usia 80 tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, dia belajar kaligrafi Iran dari seniman-seniman terkemuka pada zaman itu dan dalam waktu singkat, Mirkhani berhasil masuk ke deretan seniman kaligrafi besar Iran. Mirkhani memiliki spesialisasi di penulisan jenis huruf nasta'aliq. Seniman besar Iran ini meninggalkan karya lebih dari 60 jilid kitab. Di antara karya Mirkhani adalah kumpulan syair Sa'di dan Hafidz yang ditulis ulang dengan tulisan indah.

26 November
Adam Mickiewicz Lahir

Tanggal 26 November 1855, Adam Mickiewicz, seorang penyair dan penulis besar Polandia, meninggal dunia di Istanbul, Imperium Ottoman. Dia dilahirkan pada tahun 1798 dan sebagaimana ayahnya, ia adalah seorang pejuang kebebasan. Mickiewicz hidup di masa ketika wilayah Polandia dibagi-bagi oleh Rusia, Austria, dan Prusia. Dia memainkan peran aktif dalam usaha untuk mempersatukan kembali tanah airnya. Oleh karena perjuangannya itulah, Mickiewicz dibuang ke Rusia pada tahun 1823. Enam tahun kemudian, dia pergi dari Rusia dan mengajar sastra di Perancis. Kemudian, Mickiewicz pergi ke Istanbul dengan maksud untuk membentuk pasukan Polandia guna melawan Rusia, namun di kota itu dia meninggal dunia. Karya-karya Mickiewicz di antaranya berjudul "Pan Tadeusz" dan "Forefathers' Eve".

Heinrich Herzt Meninggal Dunia
Tanggal 26 November 1894, Heinrich Herzt, seorang fisikawan dan matematikawan Jerman, meninggal dunia pada usia ke-37 tahun. Dia dilahirkan pada tahun 1857. Hezt berhasil mengaplikasikan teori Maxwell untuk memproduksi dan menerima gelombang radio. Karena itulah, unit frekuensi sebuah gelombang radio, yaitu satu putaran per detik diberi nama "hertz".

27 November
Kelahiran Sejarawan Besar Jerman

Tanggal 27 November 1817, Theodor Mommsen, sejarawan dan peneliti besar Jerman terlahir ke dunia. Setelah menamatkan pendidikan, Thoedor melakukan penelitian mengenai banyak hal, terutama naskah-naskah peninggalan kuno. Salah satu karya besar Theodor Mommsen yang terkenal adalah "Sejarah Rumawi Kuno", yang merupakan salah satu buku sejarah terlengkap yang mengenai kerajaan Rumawi Kuno. Sejarawan yang mendapatkan hadiah Nobel tahun 1902 ini juga aktif terjun di gelanggang politik dan pernah menjadi wakil rakyat di parlemen Jerman.

Konferensi Tehran Bahas Cara Mengalahkan Jerman
Tanggal 27 November 1940, para pemimpin Amerika Serikat, Inggris dan Uni Soviet, tiga negara yang menduduki Iran, menyelenggarakan konferensi di Tehran. Konferensi ini digelar setelah AS terlibat dalam perang dunia kedua melawan Jerman. Dalam konferensi yang dihadiri oleh presiden AS Roosevelt, Perdana Menteri Inggris Churchill dan Pemimpin Uni Soviet Stalin itu, dibahas cara-cara untuk mengalahkan Jerman dalam perang dunia kedua. Setelah empat hari berunding, para pemimpin ketiga negara menandatangani deklarasi bersama yang isinya adalah tekad untuk mengalahkan Jerman. Ketiga negara juga sepakat untuk meninggalkan Iran setelah perang berakhir.

Kekalahan Jerman Dalam Perang Tank
Tanggal 27 November 1941, Jerman mengalami kekalahan dalam perang tank melawan Uni Soviet. Perang ini meletus setelah Jerman berniat untuk menduduki Moskow dengan terlebih dahulu mengepungnya selama satu bulan. Kekalahan Jerman ini merupakan salah satu peristiwa terpenting yang terjadi pada perang dunia kedua, yang lantas disusul oleh sederet kekalahan pahit lainnya yang diderita dalam frontnya melawan Uni Soviet.


Yujin O'niel Meninggal Dunia
Tanggal 27 November 1953, Yujin O'niel penulis drama terkenal AS meninggal dunia dalam usia 65 tahun. O'Neil dilahirkan pada tahun 1988 dan menjalani kehidupan yang penuh dengan berbagai peristiwa. Dikarenakan kecintaannya yang mendalam terhadap teater dia disebut sebagai anak teater. Pada tahun 1936 dia mendapat hadiah nobel karena karyanya yang berjudul "Di Sisi Lain Ufuk." Di antara karyanya yang lain adalah buku berjudul "Imperatur Jons", "Penolakan Aneh" dan "Keluhan Sahara".

28 November
Pelabuhan Pondicherry Diduduki Perancis

Tanggal 28 November 1676, Pelabuhan Pondicherry yang terletak di India timur dan salah satu kawasan banyak hasil bumi di negara ini, diduduki oleh Perancis. Pelabuhan yang terletak dekat Teluk Bengali di lautan Hindia ini, sebelumnya menjadi rebutan negara-negara imperialis Eropa dan beberapa kali berpindah di bawah kekuasaan Perancis dan Belanda. Akhirnya, melalui perjuangan rakyat kawasan tersebut, pada tahun 1956, yaitu sembilan tahun setelah kemerdekaan India, pelabuhan Pondicherry kembali berada di bawah kekuasaan bangsa India.

Albania Merdeka
Tanggal 28 November 1912, Albania meraih kemerdekaanya. Jauh sebelum Masehi, Albania telah menjadi negara independen. Namun, setelah terbentuknya kekaisaran Romawi, Albania menjadi bagian dari kekuasaan imperium ini. Pada tahun 1501, seiring dengan meredupnya kekuatan imperium Rumawi, Albania jatuh ke tangan Imperium Ottoman. Pada awal abad ke-20, kekuatan Ottoman melemah dan terpaksa melepaskan wilayah kekuasaannya di Balkan. Tepat pada tahun 1912, Albania meraih kemerdekaannya. Namun, pada tahun 1939, Albania kembali diduduki oleh negara asing, yaitu Italia. Pada tahun 1944, di bawah kepemimpinan Enver Hoxha, Albania kembali merdeka dan menjadi sebuah negara komunis. Seiring runtuhnya Uni Soviet, pemerintahan komunis di Albania pun dihapus.
Albania merupakan satu-satunya negara Eropa yang penduduk muslimnya mayoritas. Negara ini terletak di semenanjung Balkan dan berbatasan dengan Yunani, Yugoslavia, dan Makedonia.

Mauritania Merdeka
Tanggal 28 November 1960, Mauritania memproklamasikan kemerdekaannya. Negara ini sejak abad ke-15 berada di bawah penjajahan Potugis, kemudian berpindah-pindah ke bawah kekuasaan Belanda dan Inggris. Pada tahun 1903, Mauritania dikuasai oleh Perancis. Pada pertengahan abad ke-20, rakyat Mauritania dalam sebuah referendum menyepakati dibentuknya sebuah pemerintahan otonomi. Baru pada tahun 1960, negara ini dengan menandatangani perjanjian kesepakatan dengan pemerintah Perancis, meraih kemerdekaan penuh. Mauritania terletak di barat daya Afrika dan berbatasan dengan Aljazair, Mali, dan Senegal.

Inggris Keluar dari Pulau Abu Musa, Tonb Besar dan Tonb Kecil
Tanggal 28 November 1971, Inggris keluar dari tiga pulau di Teluk Persia, yaitu pulau Abu Musa, Tonb Besar dan Tonb Kecil, dan kekuasaan atas tiga pulau ini dikembalikan kepada pemerintah Iran. Keluarnya Inggris dari ketiga pulau tersebut adalah bagian dari rencana Inggris untuk keluar dari wilayah Mediterania dan Teluk Persia karena masalah ekonomi dan politk. Tiga pulau ini memiliki nilai strategis karena terletak di Selat Hermez yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Oman. Pulau Abu Musa, Tonb Besar dan Tonb Kecil diduduki oleh Inggris sejak tahun 1887untuk mengamankan jalur perdagangannya di Teluk Persia dan Samudera Hindia.

Kapal Tempur Irak Berhasil Dikalahkan Iran
Tanggal 28 November 1980, menyusul invasi Irak ke Iran, dalam sebuah pertempuran sengit di Teluk Persia, sejumlah besar kapal perang Irak berhasil dihancurkan oleh angkatan laut Iran. Selain itu, anjungan minyak Al-Bakr yang terletak di barat laut teluk Persia juga mengalami kerusakan berat. Menyusul operasi militer tersebut, kontrol atas kawasan Teluk Persia tersebut berada di tangan pejuang Iran. Hari ini kemudian dikenang oleh rakyat Iran sebagai "Hari Angkatan Laut".

Ayatullah Araki Meninggal Dunia
Tanggal 28 November 1994, Ayatullah Syaikh Muhammad Ali Araki, seorang marji' taklid besar kaum muslimin, meninggal dunia pada usia 103 tahun. Beliau dilahirkan di kota Arak, Iran dan sejak usia 15 tahun telah mulai menimba ilmu dari ulama-ulama terkemuka saat itu, diantaranya Ayatullah Hairy dan Ayatullah Khansari. Kemudian, selama bertahun-tahun beliau mengajar ilmu-ilmu Islam di hauzah ilmiah Qum. Beliaupun merupakan salah satu pendukung revolusi Islam dan amat menghormati Imam Khomeini.
Di antara karya-karya Ayatullah Araki berjudul "Risalah fil Ijtihad wal Taklid" dan "Hasiye bar Urwatul Wutsqa" atau penjelasan atas kitab Urwatul Wutsqa.

29 November
Lord Macaulay Meninggal Dunia

Tanggal 29 November 1859, Lord Macaulay, seorang sejarawan Inggris, meninggal dunia. Dia menjadi terkenal atas karyanya "History of England from the Accession of James II" yang ditulisnya tahun 1848. Lord Macaulay yang memiliki nama lengkap Thomas Babington, lahir tahun 1800 di Leiceshershire. Pada tahun 1825, ia berhasil meraih gelar masternya dan mulai menulis kolom di Edinburgh Review yang membuatnya dikenal publik. Ia kemudian meniti karir di bidang politik sambil terus menulis dan menerbitkan buku-buku di bidang sejarah.

Dewan Antifasis untuk Kemerdekaan Rakyat Yugoslavia
Tanggal 29 November 1943, kaum komunis Yugoslavia berkumpul di kota Jajce, Bosnia, untuk bergabung dalam Dewan Antifasis untuk Kemerdekaan Rakyat Yugoslavia (AVNOJ). Dewan yang dipimpin oleh Joseph Broz Tizo ini, mengklaim bahwa Dewan tersebut adalah satu-satunya pemerintahan yang memiliki legitimasi di Yoguslavia. Pada malam harinya, mereka menyusun satu halaman domumen yang memproklamasikan negara federal baru. Selama 47 tahun lamanya, tanggal 29 November diresmikan sebagai Hari Republik dan dokumen yang disusun di Jajce dinyatakan sebagai Deklarasi Kemerdekaan.
Pada tahun 1941, Yugoslavia yang saat itu berupa kerajaan, diduduki oleh Nazi Jerman dan sekutunya. Para anggota kerajaan pun mengasingkan diri ke luar negeri. Selama dua tahun, para komunis Yugoslavia berjuang mengusir Nazi Jerman. Seiring dengan mulai lemahnya kekuatan Axis, kaum komunis di bawah pimpinan Tito mengambil kesempatan untuk merebut kekuasaan.
Pada tanggal 29 November tahun 1945, setelah Nazi menyerah dan komunis memegang kontrol penuh di Yugoslavia, AVNOJ kembali bertemu dan secara resmi menghapuskan sistem kerajaan serta mendeklarasikan berdirinya Republik Rakyat Federal Yugoslavia.

Majelis Umum PBB Mengesahkan Pembagian Palestina
Tanggal 29 November 1947, Majelis Umum PBB yang berada di bawah pengaruh negara-negara Barat, dengan suara mayoritas sederhana, menyetujui pembagian tanah Palestina untuk dua pemerintah, yaitu Palestina dan Zionis. Berdasarkan keputusan ini pula, wilayah Baitul Maqdis dinyatakan sebagai zona internasional. Resolusi yang secara resmi mengakui berdirinya pemerintah Zionis di tanah pendudukan Palestina ini menimbulkan kemarahan negara-negara Arab. Dengan alasan menolak rencana PBB itu, Inggris pada tahun 1948 menarik pasukannya dari Palestina. Namun, sesungguhnya aksi Inggris ini adalah untuk mempersiapkan pendirian pemerintahan Zionis. Pasukan Zionis segera mengisi pos-pos militer yang semula diduduki Inggris dan mendeklarasikan berdirinya rezim Zionis di tanah Palestina. Segera setelah aksi Zionis ini, terjadilah perang Arab-Israel Pertama.

30 November
Jonathan Swift Lahir

Tanggal 30 November 1667, Jonathan Swift, penulis terkenal Irlandia terlahir ke dunia di kota Dublin. Pada masa perjuangan kemerdekaan Irlandia, Swift juga turut aktif berjuang. Karya terkenal Swift adalah Perjalanan Gulliver yang diterbitkan tahun 1726. Meskipun diberi label sebagai buku anak-anak, namun buku itu populer di berbagai tingkat usia. Buku ini menunjukkan keinginan Swift untuk menarik minat baca masyarakat dan tidak menerima segala sesuatu begitu saja sebelum melakukan penelitian. Para pembaca buku itu bisa mencocokkan semua kisah dalam buku Gulliver dengan kejadian masa kini dan masalah sosial jangka panjang. Swift meninggal dunia pada usia 78 tahun.

Penemu Vaksin Cacar Meninggal Dunia
Tanggal 30 November 1822, Edward Jener, seorang dokter Inggris penemu vaksin cacar, meninggal dunia. Dia adalah seorang dokter yang lebih memilih tinggal di pedesaan untuk merawat masyarakat. Dia kemudian meneliti kebenaran mitos di kalangan petani, yaitu bahwa orang yang telah terjangkit penyakit cacar sapi, tidak akan terjangkit penyakit cacar. Para penderita cacar sapi biasanya meminum susu sapi yang telah terjangkit oleh cacar sapi. Dia kemudian melakukan eksperimen pertamanya dengan memvaksin seorang anak berusia 8 tahun dengan kelenjar yang diambil dari tangan seorang penderita cacar sapi. Kata "vaksin" sendiri berasal dari bahasa Latin "vaccinus" yang artinya sapi.
Namun beberapa tahun kemudian, muncul gerakan yang menentang keras vaksin cacar di Inggris, yang dipimpin oleh Mary Hume, dengan menulis buku "150 Alasan Untuk Menolak Vaksin". Salah satu di antaranya alasan tersebut adalah bahwa penyakit cacar bisa hilang dengan sendirinya dan vaksin yang disuntikkan ke tubuh manusia bahayanya jauh lebih besar daripada penyakit cacar itu sendiri.

Mark Twain Lahir
Tanggal 30 November 1835, Samuel Clemens, yang terkenal dengan nama Mark Twain, seorang penulis terkenal Amerika, terlahir ke dunia. Awalnya, dia menulis di surat kabar milik saudaranya. Pada tahun 1863, dia menulis sebuah buku yang membuatnya terkenal ke seluruh dunia, yaitu "Petualangan Tom Sawyer". Buku ini adalah kisah energetik dari seorang anak laiki-laki yang nakal yang bertemu dengan seorang buronan. Buku ini dibuat berdasarkan pengalaman masa muda Twain sendiri dan ditambah dengan berbagai khayalannya. Dalam buku ini, Twain dengan sangat bagus mendeskripsikan intrik perilaku anak-anak, sehingga anak-anak bisa memahami apa yang ditulisnya dalam buku itu. Pada saat yang sama, Twain juga mampu mendeskripsikan hal yang sama pada perilaku orang dewasa sehingga mereka juga memahami sepenuhnya apa yang tengah terjadi. Buku ini telah dibaca selama lebih 100 tahun dan hingga kini terus menjadi salah satu buku yang terkenal.

Abdul Basith Meninggal Dunia
Tanggal 30 November 1988, Abdul Basith Muhammad Abdusshamad, seorang qari terkenal asal Mesir, meninggal dunia di Kairo. Dia mulai menimba ilmu membaca dan menghapal Quran sejak masa kanak-kanak dan pada usia 12 tahun ia telah mendapat hadiah untuk penghapal dan pembaca Quran. Dia kemudian melakukan perjalanan ke berbagai negara dan menjuarai berbagai perlombaan tilawah Al-Quran internasional. Suara bacaan Quran Abdul Basith banyak direkam di kaset dan amat populer di kalangan para pemerhati Quran.

Jumat, 22 Januari 2010

Bulan Desember

1 Desember
Persatuan Suci Eropa Bubar

Tanggal 1 Desember 1825, persatuan negara-negara Eropa yang dinamakan Persatuan Suci membubarkan diri seiring dengan keluarnya Rusia dari persatuan tersebut. Organisasi ini berdiri pada tahun 1815 menyusul tumbangnya kekaisaran Napoleon serta terbentuknya Kongres Wina. Pada saat itu, ditandatangani sebuah kesepakatan di antara negara-negara Rusia, Austria, dan Kekaisaran Prusia. Ketiga negara itu sepakat untuk melaksanakan ajaran Kristen dalam kehidupan bernegara ataupun dalam hubungan internasional. Tidak lama kemudian, sejumlah negara Eropa lainnya turut menandatangani dan bergabung dengan Persatuan Suci ini. Akan tetapi, hanya berselang sepuluh tahun dari ditandatanganinya kesepakatan itu, persatuan tersebut bubar karena banyak prinsip-prinsip yang tidak terjelaskan dari isi kesepakatan, ditambah lagi dengan bermunculannya revolusi di sejumlah negara yang digerakkan oleh kelompok-kelompok yang menginginkan kebebasan.

Perjanjian Non Agresi antara Italia dan San Marino

Tanggal 1 Desember 1897, Italia dan San Marino menandatangani perjanjian non-agresi. Dalam perjanjian itu disebutkan bahwa San Marino berjanji untuk tidak menyerang Italia. Sebaliknya, selain berjanji untuk tidak menyerang San Marino, Italia juga mengakui kedaulatan negara tetangganya itu. San Marino adalah salah satu negara terkecil sedunia. Negara ini terletak di kawasan selatan selatan Eropa dengan luas wilayah hanya 61 kilometer persegi yang artinya lebih kecil dari Pulau Ternate di Indonesia. Pemerintahan negara ini berbentuk Republik dan penduduknya mayoritas beragama Katolik Roma.

2 Desember
Laos Merdeka

Tanggal 2 Desember 1954, Laos, sebuah negara yang terletak di semenanjung Indocina, meraih kemerdekaannya. Kemerdekaan negara ini disahkan dalam Konferensi Jenewa tahun 1954 yang dihadiri oleh negara-negara kawasan Indocina dan negara-negara adidaya. Laos sejak tahun 1893 resmi dijajah oleh Perancis. Pada tahun 1949, menyusul gerakan kemerdekaan yang bergolak di India dan Cina, Perancis terpaksa memberikan kemerdekaan terbatas kepada Laos. Kemudian, bersamaan dengan perjuangan melawan Perancis di Vietnam, sejak tahun 1950, kelompok sosialis Laos, yaitu "Pathet Lao" dengan dukungan Cina dan Vietnam, juga melancarkan perlawanan terhadap Perancis. Selepas kemerdekaan tahun 1954, perang saudara bergolak di Laos hingga tahun 1975, yaitu ketika kaum komunis berhasil meraih kekuasaan di negara itu.

Revolusi Fidel Castro Dimulai
Tanggal 2 Desember 1956, dimulailah revolusi Kuba yang dipimpin oleh Fidel Castro. Saat itu, Kuba dikuasai oleh rezim Batista yang despotik dan korup. Sebelumnya, pada tahun 1953, Castro juga pernah melakukan perlawanan, namun mengalami kekalahan dan dia dijebloskan ke penjara. Dua tahun kemudian, yaitu tahun 1955, Castro dibebaskan dari penjara dan dibuang ke AS. Pada tanggal 2 Desember 1956, Castro dan 82 pasukannya mendarat di Kuba namun kembali kalah dan mereka melarikan diri ke Sierra Maestra. Pada tahun 1957 , Castro melancarkan kembali serangannya yang berhasil membuat Batista kabur ke luar negeri pada tanggal 1 Januari 1959. Catro kemudian mengambil alih kekuasaan dan aksi poliknya yang pertama adalah menasionalisasi industri-industri Kuba yang sebelumnya dikuasai AS. Perlawanan Castro melawan AS inilah yang menyebabkan Kuba dijatuhi embargo dan blokade ekonomi oleh AS. Pada tahun 1976, Castro diangkat sebagai presiden dan kemudian ia mengangkat diri sebagai presiden seumur hidup. Ia menjalankan pemerintahan negaranya dengan system komunis.

Mirza Kuchak Khan Janggali Gugur Syahid

Tanggal 2 Desember 1921, Mirza Kuchak Khan Janggali, seorang ruhaniwan pejuang Iran, gugur syahid dalam perjuangan melawan rezim Reza Khan yang despotik. Setelah menyelesaikan pendidikan agamanya, Kuchak Khan bergabung ke dalam barisan pejuang kebebasan Iran yang saat itu berada dalam cengkeraman rezim despotik dan kekuasaan imperialis asing. Pada tahun 1919, Iran dan Inggris menandatangani perjanjian yang memberi peluang lebih besar kepada Inggris untuk mengontrol Iran. Kuchak Khan kemudian menggalang perjuangan untuk menentang perjanjian ini yang disebut sebagai "Kebangkitan Hutan". Pada awalnya, pasukan Kuchak Khan meraih kemenangan, namun atas kerjasama pasukan pemerintah dengan Soviet dan Inggris, sebagian anggota gerakan "Kebangkitan Hutan" terbunuh dan sebagian lainnya ditawan. Akhirnya. Kuchak Khan juga terbunuh dan dengan demikian berakhirlah gerakan "Kebangkitan Hutan".

Uni Emirat Arab Merdeka
Tanggal 2 Desember 1971, Uni Emirat Arab meraih kemerdekaannya dari Inggris dan hari ini dijadikan sebagai hari nasional negara tersebut. Uni Emirat Arab adalah sebuah negara yang berbentuk federasi yang dipimpin oleh tujuh orang Syeikh. Para Syeikh itu tetap berkuasa ketika bangsa Eropa datang ke wilayah itu pada abad ke-17 hingga abad ke-19. Sejak tahun 1920, Inggris menjalin kerjasama dengan para Syekh dan mengesksploitasi tambang minyak yang sangat kaya di kawasan itu. Pasca Perang Dunia Kedua, Inggris terpaksa keluar dari kawasan itu dan Teluk Persia pada umumnya. Menjelang keluarnya Inggris dari sana, pada tahun 1969, Inggris membentuk "Dewan Tinggi Uni Emirat Arab" yang terdiri dari sembilan wilayah kekuasaan para Syekh. Tak lama kemudian, Syekh Qatar dan Bahrain keluar dari federasi ini, sehingga kini UAE hanya beranggotakan tujuh anggota, di antaranya Abu Dhabi dan Dubai.

3 Desember
Machiavelli Lahir

Tanggal 3 Desember 1469, Nicolo Machiavelli, seorang sejarawan dan politikus Italia, terlahir ke dunia di kota Florence, Italia. Pada masa mudanya, Machiavelli telah menjadi diplomat penting. Namun, ketika terjadi peralihan kekuasaan, dia disingkirkan dari publik dan kemudian berkonsentrasi di bidang penulisan sejarah, filsafat politik, dan drama. Akhirnya, oleh pemerintah yang berkuasa, Machiavelli ditarik kembali untuk aktif dalam pemerintahan. Karya terbesar Machiavelli adalah The Prince yang ditulisnya tahun 1513 dan diterbitkan tahun 1532, lima tahun setelah kematiannya. Dalam buku yang kontroversial ini, Machiavelli berpendapat bahwa para pangeran haruslah meraih kekuasaan absolut atas wilayah kekuasaan mereka dan mereka harus menggunakan berbagai cara untuk itu, termasuk penipuan. Dalam beberapa bagian ia bahkan memuji-muji Caesar Borgia yang tiran dan despotik. Namun, pada tahun 1810, ditemukan surat yang ditulis Machiavelli bahwa dia menulis The Prince dengan tujuan untuk mengambil hati rezim yang berkuasa di Florence saat itu.

Pemberontakan Terhadap Louis Napoleon
Tanggal 3 Desember 1851, dimulailah pemberontakan warga Paris, Perancis dalam melawan rezim diktator Louis Napoleon, kemenakan dari Napoleon Bonaparte. Selama masa pemerintahannya, Louis Napoleon bertindak represif terhadap para penentangnya. Banyak di antara tokoh-tokoh terkemuka Perancis yang dipenjarakan dalam waktu lama oleh Louis Napoleon. Hal ini menimbulkan kemarahan warga Paris dan melakukan pemberontakan. Namun, Louis Napoleon membungkam pemerontakan warganya itu dengan pembunuhan, pemenjaraan, dan pembuangan. Victor Hugo, seorang penulis terkemuka Perancis adalah salah satu korban yang dibuang oleh Louis Napoleon.

Rajendra Prasad Lahir
Tanggal 3 Desember 1884, Doktor Rajendra Prasad, seorang politikus dan filsuf India, terlahir ke dunia di kota Bihar, India. Dia adalah seorang ilmuwan yang amat gigih dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsanya dari penjajahan Inggris. Rajendra Prasad berjuang bersama-sama Mahatma Gandhi dan beberapa kali terpilih sebagai pemimpin Kongres Nasional India. Pada tahun 1950, setelah kemerdekaan India dan dibentuknya pemerintahan republik di negara itu, Rajendra Prasad terpilih sebagai Presiden India yang pertama.

Pierre-August Renoir Meninggal
Tanggal 3 Desember 1919 Pierre-August Renoir, seorang pelukis besar Perancis meninggal dunia pada usia 78 tahun. Dia dilahirkan pada tahun 1841 dan sejak usia 13 tahun, dia telah bekerja magang sebagai pelukis bunga-bunga di piring porselen. Setelah memiliki uang tabungan, pada tahun 1862, dia masuk ke Atelier Gallery dan bergabung dengan pelukis-pelukis besar seperti Monet dan Bazille. Renoir adalah seorang pelopor aliran impresionis. Karya-karyanya banyak menggambarkan kehidupan asli serta penuh warna dan cahaya yang cerah. Karya-karya Renoir di antaranya berjudul, Potraits dan In The Meadow. Pada tahun 1898, tangannya lumpuh, namun dia tetap melukis sambil menahan sakit. Pada tahun 1919, tak lama sebelum kematiannya, dia berhasil menyelesaikan lukisan terakhirnya "The Nhymps".

Tragedi Bhopal India
Tanggal 3 Desember 1984, terjadi ledakan besar di pabrik Union Carbide milik AS. Ledakan akibat kebocoran gas methyl isocyanate dan gas-gas kimia lainnya itu telah membunuh 4,000 people hanya dalam beberapa jam. Hingga kini, angka korban yang tewas telah meningkat sampai 20.000 orang. Ratusan ribu lainnya yang masih hidup dengan menderita dampak gas berbahaya itu. Para korban tregedi Bhopal ini masih mendapat kesulitan dalam mengklaim ganti rugi dari perusahaan AS itu. Hingga kini, pabrik Union Carbide terus berdiri meskipun kepemilikannya sudah beralih tangan. Pemilik baru dari perusahaan itu menolak bertanggung jawab atas kehidupan para korban tragedy Bhopal.

4 Desember
Claude Berthollet Lahir

Tanggal 4 Desember 1748, Claude Berthollet, seorang kimiawan Perancis, terlahir ke dunia. Setelah menyelesaikan pendidikannya, dia banyak melakukan eksperimen eksperimen kimiawi. Berthollet meyakini bahwa hasil dari sebuah reaksi tergantung kepada perbandingan reaktan. Teori ini kemudian dibuktikan salah oleh ahli kimia lainnya, yaitu Proust. Namun, proposisi Berthollet bahwa tingkat reaksi kimia tergantung pada konsentrasi reaktan adalah benar. Fakta ini kemudian disebut sebagai Hukum Aksi Massa. Berthollet meninggal dunia pada tahun1822.

Mirza Abdul Qasim Farahani Meninggal Dunia
Tanggal 4 Desember 1835, Mirza Abdul Qasim Qaim-e Maqam Farahani, seorang penulis dan politikus Iran periode Qajar, meninggal dunia akibat dibunuh. Dia merupakan putra mahkota Dinasti Qajar dan kemudian diangkat menjadi penasehat Shah Muhammad. Dia banyak melakukan reformasi dalam berbagai bidang di Iran. Namun, para lawan politiknya dan imperialis asing melihat bahwa kebijakan yang diambil Farahani membahayakan kepentingan ilegal mereka, sehingga mereka merencanakan pembunuhan atas Farahani.
Farahani banyak meninggalkan karya penulisan, di antaranya berjudul "Mansha`at", "Jalayer Nameh" dan "Kumpulan Syair".

Vaksin Tipus Diaplikasikan

Tanggal 4 Desember 1899, untuk pertama kalinya, vaksin tipus diaplikasikan kepada masyarakat. Penyakit ini menyebar sejak abad ke-17 di Eropa dan memuncak pada era Perang Napoleon. Kemajuan signifikan dalam melawan penyakit ini dimulai setelah tahun 1909 ketika seorang dokter perancis, Charles Nicolle menemukan bahwa tipus berpindah dari orang ke orang melalui bakteri yang ada di tubuh. Virus dan bakteri penyebab tipus tersebar melalui air yang tercemar dan sanitasi yang yang buruk. Biasanya penyakit ini dimulai dengan demam lebih dari satu minggu yang muncul pada sore dan malam hari dan tidak juga turun meski kita sudah mengonsumsi obat penurun panas. Gejala lainnya adalah sakit kepala dan rasa tidak enak pada perut yang menyebabkan diare, perut kembung dan muntah-muntah. Lidah yang terlihat berselaput putih susu pada bagian tengah juga merupakan salah satu gejalanya. Bila semakin parah, hati dan limpa bisa membengkak. Penyakit tipus juga bisa berkomplikasi atau membuat luka pada bagian usus. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan meminum antibiotika.

Konferensi Bermuda Dimulai
Tanggal 4 Desember 1952, konferensi segi tiga yang diikuti AS, Inggris, dan Perancis, berlangsung di kepulauan Bermuda yang terletak di Samudera Atlantik Amerika Selatan, . Ketiga negara peserta konferensi itu, selain membicarakan kerjasama di antara mereka, juga mengambil keputusan penting dalam kerjasama menghadapi Uni Soviet. Pada saat itu, bagian barat Berlin berada dalam kekuasaan ketiga negara tersebut, sedangkan bagian timur Berlin dikuasai Uni Soviet. Pergolakan di antara kedua pihak itu memuncak dengan didirikannya Tembok Berlin pada tahun 1961 oleh Jerman Timur dan Soviet.

Jabar Baghcheban Meninggal Dunia
Tanggal 4 Desember 1966, Jabbar Baghcheban, seorang pendidik besar kaum tuna rungu Iran, meninggal dunia. Dia dilahirkan tahun 1882 dan pada tahun 1923, dia mendirikan taman kanak-kanak pertamanya di kota Tabriz. Di taman kanak-kanak inilah Baghcheban mulai mendidik tiga anak tuna rungu agar bisa berkomunikasi. Dia kemudian menciptakan metode baca-tulis khusus bagi anak-anak tuna rungu yang hingga kini diterapkan di Iran. Pada tahun 1934, Baghcheban mendirikan sekolah tuna rungu pertama di Iran.

Doktor Muhammad Fereyduni Meninggal
Tanggal 4 Desember 1990, Doktor Muhammad Husein Masayekh Fereyduni, seorang peneliti dan penulis terkemuka Iran, meninggal dunia pada usia 76 tahun. Dia meraih gelar doktornya di bidang bahasa dan sastra Persia serta banyak melakukan penelitian di bidang islamologi, Iranologi, dan hubungan budaya negara-negara Islam. Doktor Fereyduni juga pernah menjadi anggota komisi penelitian ilmiah internasional di UNESCO mengenai jalur sutra. Semua hasil penelitiannya ditulis dalam berbagai buku yang bernilai. Doktor Fereyduni juga sangat menyukai karya-karya Iqbal, sehingga banyak menerjemahkannya syair-syair Iqbal ke dalam bahasa Persia. Karya-karya Dr. Fereyduni di antaranya berjudul "Suara Penyair Masa Depan" dan "Riwayat Baru Tentang Rahasia Diri Iqbal"

Konferensi Palestina Pertama di Teheran

Tanggal 4 Desember 1990, konferensi pertama tentang Palestina digelar di kota Teheran, Iran. Konferensi ini adalah untuk menggalang kerjasama dunia untuk mendukung gerakan Intifadhah dan penentangan terhadap berlanjutnya imigrasi kaum Yahudi ke Palestina. Orang-orang yang hadir dalam konferensi ini, di antaranya adalah para pejuang dan pemikir muslim dari Palestina, Iran, dan negara-negara lainnya. Masalah utama yang dibahas dalam konferensi ini adalah dimensi dan penyebab gerakan Intifadhah, revolusi Islam Palestina, dan pengaruh perubahan regional terhadap Palestina.

5 Desember
Albert The Great Meninggal

Tanggal 5 Desember 1230, Albert Magnus yang dikenal dengan nama Albert The Great, seorang pendeta yang dianggap sebagai intelektual Gereja, meninggal dunia. Albert Magnus belajar di Universitas Padua dan kemudian meraih doktor di Universitas Paris. Selain berprofesi sebagai pendeta, Albert Magnus juga menekuni berbagai bidang ilmu seperti biology, kimia, astronomi, geografi, metafisika, dan matematika. Salah satu karya Albert Magnus adalah "Manusia dan Binatang, Studi Atas Teks-Teks Renaissance dan Abad Pertengahan." Dia juga berhasil memutihkan tembaga dengan menggunakan arsenik.

Ben Johnson Lahir

Tanggal 5 Desember 1573, Ben Johnson, seorang seorang penyair dan penulis drama Inggris, terlahir ke dunia. Ketika Johnson masih kecil, ayahnya meninggal dunia dan ia dibesarkan oleh ayah tirinya yang berprofesi sebagai tukang batu. Johnson pun pada awalnya menekuni profesi sebagai tukang batu, kemudian bergabung ke dalam kelompok teater. Ketekunannya dalam membaca membuat pengetahuannya menjadi amat luas, meskipun ia tidak memiliki pendidikan formal yang tinggi. Pada tahun 1598, Ben Johnson membuat naskah drama pertamanya berjudul "Every Man in His Humour", yang berupa komedi dalam gaya klasik. Karya pertamanya ini membuatnya sangat dikagumi publik dan menjadikannya seorang selebritis.

Napoleon Kembali Ke Perancis
Tanggal 5 Desember 1812, setelah mengalami kekalahan besar di Rusia, Napoleon Bonaparte dan pasukannya kembali ke Perancis. Serangannya ke Rusia dimulai pada tahun 1812 dan dilakukan setelah meraih berbagai kemenangan di Eropa. Setelah enam bulan berperang, Moskow berhasil dikuasai oleh Napoleon dan pasukannya. Namun, suhu yang sangat dingin dan serangan balik dari tentara Rusia, membuat Napoleon kalah dan kehilangan 320 ribu pasukannya.

Manuchehr Jahan Beglu Meninggal Dunia

Tanggal 5 Desember 1990, Manuchehr Jahan Beglu, seorang pemusik tradisional Iran terkemuka, meninggal dunia pada usia 62 tahun. Dia dilahirkan pada tahun 1928 dan kemudian menuntut ilmu musik di bidang musik dari pemusik-pemusik terkemuka Iran saat itu. Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di Austria hingga berhasil meraih gelar doktor. Sekembalinya ke Iran, di samping mengajar musik, Manuchehr Jahan Beglu melakukan penelitian di bidang musik. Karya yang ditinggalkannya antara lain buku berjudul "Pelajaran Sintur".

6 Desember
Amandemen Ke-13 Diratifikasi

Tanggal 6 Desember 1865, Amandemen ke-13 dalam konstitusi Amerika Serakat diratifikasi. Amandeman yang berisi penghapusan perbudakan ini dipelopori oleh presiden AS waktu itu, yang merupakan seorang pejuang anti-perbudakan, yaitu Abraham Lyncoln. Isi amandemen ini adalah "Tidak ada perbudakan atau kerja paksa yang boleh diberlakukan di Amerika Serikat atau di tempat manapun yang berada dalam naungan hukum Amerika Serikat, kecuali jika hal itu berkaitan dengan hukuman terhadap kejahatan yang telah terbukti,"Amandemen ke-13 ini kemudian diinterpretasi oleh Mahkamah Agung AS sebagai pelarangan diskriminasi dalam bidang publik atau privat serta dalam bidang tenaga kerja.

Finlandia Merdeka
Tanggal 6 Desember 1917, Finlandia meraih kemerdekaannya dari Rusia. Pada abad ke-12, Finlandia pernah meminta Swedia agar melindungi Finlandia dari ekspansi Rusia. Namun, Swedia kemudian malah menjajah Finlandia. Pada tahun 1721, Rusia menduduki Finlandia. Akibat perlawanan keras dari rakyat Finlandia, pada tahun 1901, Rusia memberikan hak untuk memilih dan memiliki dewan legislatif. Akhirnya menyusul revolusi Bolshevik di Rusia pada tahun 1917 dan keluarnya tentara Rusia dari wilayah Finlandia, negara ini pun memproklamasikan kemerdekaannya. Finlandia berbatasan dengan Rusia, Swedia, dan Norwegia dan pemerintahannya berbentuk republik.

Terowongan Italia-Perancis Mulai Dibangun

Tanggal 6 Desember 1958, dimulailah pembangunan salah satu terowongan terpanjang di dunia, yang menghubungkan Italia dan Perancis. Terowongan ini dibangun di bawah gunung Mont Blanc yang merupakan salah satu gunung tertinggi di Perancis. Terowongan ini panjangnya 12.233 kilometer dan dinamai Terowongan Gunung Cenis. Pembangunan terowongan ini memakan waktu enam tahun dan selesai pada tanggal 14 Agustus 1963. Terowongan ini menjadi salah satu objek pariwisata di Perancis dan Italia.

Masjid Babri Dihancurkan Oleh Hindu Ekstrim

Tanggal 6 Desember 1992, masjid Babri yang terletak di kota Faizabad, provinsi Uttar Pradesh, India, dihancurkan oleh kelompok Hindu ekstrim. Masjid ini dibangun pada tahun 1528 oleh Raja Zahiruddin Muhammad Babri dari Dinasti Timur India, di atas sebuah bukit. Pada tahun 1855, seorang berdarah Inggris bernama HW Nobel secara sengaja melakukan kesalahan dalam mencatat dokumentasi kawasan mesjid tersebut. Ia mencatat bahwa mesjid tersebut dibangun di atas reruntuhan candi tempat kelahiran Rama, salah satu dewa Hindu. Kaum Hindu kemudian berniat mendirikan candi di sana sehingga pada tahun 1922 mereka menyerang dan menghancurkan Masjid Babri. Aksi kaum Hindu ini menimbulkan kerusuhan besar dan mengakibatkan 3.000 kaum muslimin tewas.

7 Desember
Kunjungan Nixon ke Tehran Didemonstrasi

Tanggal 7 Desember 1953, tiga mahasiswa Universitas Teheran gugur syahid karena dibunuh oleh tentara Rezim Shah di Iran. Para mahasiswa itu terbunuh dalam demonstrasi terhadap kunjungan Presiden AS, Richard Nixon, ke Teheran, Iran. Kunjungan Nixon ini dilakukan tiga setengah bulan setelah Pemerintahan Mushadeq yang mendapatkan dukungan rakyat Iran, digulingkan dalam sebuah kudeta yang didalangi oleh CIA. Pada tanggal 7 Desember, tentara Rezim Shah mendatangi Universitas Teheran dan menyerang para mahasiswa yang tengah berdemonstrasi sehingga tiga orang di antara mereka tewas. Sehari kemudian, Nixon juga datang ke Universitas Teheran untuk dianugerahi gelar doktor kehormatan di bidang hukum. Kini, tanggal 6 Desember diperingati di Iran sebagai Hari Mahasiswa.

Pascal Meninggal Dunia
Tanggal 7 Desember 1662, Blaise Pascal, seorang matematikawan Perancis daan penemu mesin hitung, meninggal dunia. Ibu Blaise meninggal dunia ketika dia masih kecil, dan kemudian, Blaise dididik sendiri oleh ayahnya, Etienne Pascal. Pada usia 12 tahun, setelah menyelesaikan pendidikan bahasa Latin dan Yunaninya, Blaise mulai belajar geometri sendiri dan pada usia 16 tahun, dia sudah menerbitkan karya geometri pertamanya di bidang kerucut.
Pascal memiliki kesehatan yang sangat lemah, namun dia tetap bekerja konsisten di bidang ilmu. Pada usianya ke-18, dia berhasil menciptakan mesin hitung pertama di dunia. Ketika Blaise berusia 23 tahun, ia mulai tertarik menekuni agama dan menulis beberapa buku filsafat. Di akhir usianya, Pascal memberikan harta kekayaannya kepada kaum fakir miskin dan memberi perlindungan kepada penderita penyakit cacar. Dia meninggal pada usia 39 tahun dan kata-kata terakhirnya berbunyi, "Semoga Tuhan tidak mengabaikanku."

Pearl Harbour Diserang
Tanggal 7 Desember 1941, di saat ketika Perang Dunia Kedua berlangsung sengit, dua ratus pesawat tempur Jepang menyerang pangkalan militer AS, Pearl Harbour, yang terletak di Lautan Teduh. Operasi militer ini terjadi ketika Jepang dan AS tengah melakukan berunding mengenai masalah Asia Tenggara. Seiring dengan serangan yang menghancurkan 19 kapal perang AS ini, Jepang juga menyerang dan menduduki negara-negara di Asia Tenggara, di antaranya Indonesia. Menyusul serangan ke Pearl Harbour ini, AS mengumumkan perang dengan Jepang dan Perang Dunia Kedua meluas hingga ke Asia Timur.

Abdul Wahab Kiyali Syahid
Tanggal 7 Desember 1981, Abdul Wahab Kiyali, salah seorang tokoh pejuang kemerdekaan Palestina, gugur syahid dalam peristiwa teror yang didalangi oleh agen Zionis di kota Beirut. Sejak masa sekolah, Kiyali telah mulai berkecimpung di dunia politik untuk membebaskan Palestina. Dia menulis tesis doktornya di Universitas London dengan pembahasan mengenai masalah Palestina dan perjuangan bangsa Arab melawan penjajahan dan Zionisme. Di antara perjuangan yang dilakukan Kiyali adalah menerbitkan majalah Palestina pertama bernama Palestina Bebas dan mendirikan yayasan penerbitan yang menyuarakan kebebasan rakyat Palestina. Di antara karya yang ditinggalkan pejuang intelektual ini berjudul "Sejarah Baru Palestina", "Gerakan Perlawanan Palestina" dan "Penelitian Mengenai Palestina."

8 Desember
Kekuasaan Shogun Tumbang

Tanggal 8 Desember 1868, kekuasaan militer Shogun di Jepang tumbang dan ‎dimulailah reformasi di bidang sosial, politik, dan budaya di negara ini. Shogun ‎mulai menjalankan kekuasaan militernya sejak abad ke-12. Pada saat itu, ‎meskipun pemerintahan resmi berada di tangan para kaisar di Kyoto, namun ‎sesungguhnya kekuasaan berada di tangan para Shogun. Kekuasaan para Shogun ‎semakin lama semakin meluas di Jepang dan mereka melakukan pelarangan ‎hubungan antara Jepang dengan negara-negara lain. ‎
Pada tahun 1868, Pangeran Mutsuhito diangkat menjadi kaisar dan memilih nama ‎Meiji yang artinya "pemerintahan yang tercerahkan". Kaisar Meiji kemudian ‎menumbangkan kekuasaan Shogun dan menggantikannya dengan administrasi ‎kerajaan. Dia juga pindah dari Kyoto ke Tokyo dan melakukan berbagai reformasi. ‎Di masa kekaisaran Meiji, Jepang berhasil menjadi negara industri yang mampu ‎bersaing dengan negara-negara Barat.‎

Perang Falkland Meletus
Tanggal 8 Desember 1914, meletuslah Perang Falkland di Samudera Atlantik. ‎Perang ini terjadi antara angkatan laut Jerman dan Inggris. Dalam perang ini, ‎angkatan laut Jerman mengalami kekalahan besar dan pulau Falkland tetap ‎dikuasai oleh Inggris. Kepulauan Falkland terletak di Laut Atlantik Selatan, sekitar ‎‎480 kilometer dari pantai Argentina. Inggris telah menduduki kepulauan yang kaya ‎minyak itu sejak tahun 1833. Argentina sejak tahun 1820 telah mengklaim ‎kepemilikan atas kepulauan tersebut namun klaim ini ditolak Inggris. Pada tahun ‎‎1982, Argentina menginvasi kepulauan ini dan pecahlah perang antara Argentina ‎dan Inggris. Perang ini diakhiri dengan kekalahan Argentina.‎

Kudeta di Brunei Gagal
Tanggal 8 Desember 1962, kudeta di Brunei berhasil digagalkan. Kudeta yang ‎dilakukan oleh tentara Gurkha ini dipimpin oleh Sheikh Azahari yang pro-partai ‎demokratis di Brunei, yaitu Brunei People's Party (PRB). Kudeta ini dilakukan ‎sebagai reaksi atas penolakan Sultan Brunei untuk menyelenggarakan sidang ‎dewan legislatif. Sejak itu, Brunei diperintah dengan sistem absolut oleh Sultan, ‎yang memegang posisi sebagai perdana menteri, menteri keuangan dan menteri ‎pertahanan sekaligus. Pada tahun 1980-an berdirilah partai politik di Brunei, namun ‎dibubarkan pada tahun 1988. Pemerintah juga memiliki kekuasaan darurat, yang ‎termasuk di dalamnya hak untuk menahan warga negara tanpa melalui pengadilan. ‎Awalnya, Brunei berstatus protektorat Inggris, dan baru pada tanggal 1 Januari ‎‎1984, meraih kemerdekaan penuh.‎

Golda Meir Meninggal Dunia
Tanggal 8 Desember 1978, Golda Meir seorang tokoh rezim Zionis, meninggal ‎dunia. Dia dilahirkan di Kiev Rusia tahun 1898 dan pindah ke Wisconsin Amerika ‎tahun 1906. Pada tahun 1915, Golda Meir bergabung dengan Partai Buruh Zionis ‎dan pada tahun 1921, dia dan suaminya pindah ke Palestina. Pada tahun 1969, ‎Golda Meir terpilih sebagai Perdana Menteri Israel, hingga tahun 1974. ‎Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Israel.‎
Golda Meir adalah salah satu anggota Dewan Rakyat yang menandatangani ‎proklamasi pendirian Negara Israel tahun 1948. Secara signifikan, Deklarasi ‎Kemerdekaan Israel itu tidak menyebutkan adanya perbatasan, dan negara Yahudi ‎tidak pernah secara terbuka menyatakan batas-batasnya. Pada awal pendiriannya, ‎orang-orang Israel telah menyita 158.332 unit dari keseluruhan 179.316 unit ‎perumahan, termasuk rumah-rumah dan apartemen-apartemen milik bangsa Arab ‎Palestina. Orang-orang Yahudi sedikitnya telah mengambil alih 10.000 toko dan ‎‎1.000 gudang. Selain itu, kira-kira 90 persen kebun zaitun dan 50 persen kebun ‎jeruk Israel juga berasal dari rampasan. Perampasan kebun-kebun ini nilainya ‎sangat besar sehingga sangat menolong Israel dalam meringankan masalah serius ‎dalam keseimbangan neraca pembayaran Israel dari 1948 hingga 1953.‎

9 Desember
Palestina Diduduki Inggris

Tanggal 9 Desember 1917, dalam periode Perang Dunia Pertama, pasukan Inggris ‎berhasil mengalahkan tentara Ottoman di Palestina dan wilayah ini pun diduduki ‎oleh Inggris. Pada bulan Oktober tahun berikutnya, Inggris mengadakan perjanjian ‎penghentian perang dengan Ottoman dan sebagian besar kawasan Timur Tengah ‎diduduki oleh Inggris. Pendudukan Palestina oleh Inggris merupakan langkah ‎penting dalam realisasi Deklarasi Balfour yang berisi rencana pendirian negara ‎Yahudi di tanah milik bangsa Palestina. ‎

Gerakan Intifadhah Pertama Dimulai

Tanggal 9 Desember 1987, dimulailah gerakan kebangkitan rakyat Palestina untuk ‎melawan rezim Zionis yang telah menjajah tanah air mereka. Kebangkitan rakyat ‎Palestina yang dinamakan Intifadhah ini terjadi menyusul semakin kerasnya aksi ‎teror dan represi dari kaum Zionis terhadap bangsa Palestina dan berlanjutnya ‎pendudukan rezim tersebut atas tanah milik mereka. Di samping itu, bangsa ‎Palestina juga telah putus harapan atas bantuan dari pemerintahan Barat dan ‎organisasi-organisasi Plaestina yang ada. Gerakan Intifadhah pertama setelah ‎beberapa tahun terhenti, kembali dilanjutkan pada bulan September tahun 2000, ‎yang diberi nama "Intifadhah Masjid Al-Aqsha". Di antara keistimewaan gerakan ini ‎adalah adanya dukungan luas dari rakyat, kepercayaan bahwa Islam satu-satunya ‎jalan keselamatan, dan ketiadaan ketergantungan pada negara-negara lain. Oleh ‎karena keistimewaan inilah, meskipun tidak berbekal senjata, namun gerakan ini ‎tidak bisa dikalahkan oleh rezim penjajah Zionis. ‎

Irak Diumumkan Sebagai Agresor dalam Perang Irak-Iran
Tanggal 9 Desember 1991, Javier Peres De Cuellar, sekjen PBB waktu itu, secara ‎jelas dalam laporannya, mengumumkan bahwa Irak pada tanggal 22 Septrember ‎‎1980, melakukan agresi ke wilayah Iran. Menurut Sekjen PBB tersebut, ‎berdasarkan Piagam PBB, agresi Irak tersebut tidak bisa diterima oleh prinsip dan ‎hukum internasional serta etika internasional. ‎
Pada tanggal 22 September 1980, tentara Irak secara resmi memulai perang ‎dengan Iran dengan menyerang lewat udara dan darat. Kota-kota dan desa-desa ‎Iran dihancurkan serta jutaan anak-anak, pria, dan wanita menjadi korban. Irak ‎bahkan juga menggunakan senjata pembunuh massal yang korbannya hingga kini ‎masih hidup dengan menanggung penyakit akibat senjata kimia tersebut. Namun, ‎setelah delapan tahun berlalu, Irak tetap tidak mampu menaklukkan Iran dan ‎mereka mundur ke belakang garis perbatasan internasional. ‎

Ayatullah Gulpaygani Meninggal Dunia
Tanggal 9 Desember 1993, Ayatullah Sayyid Muhammad Ridha Gulpaygani, ‎seorang ulama dan marji besar dunia muslim, meninggal dunia. Beliau dilahirkan di ‎kota Gulpaygan Iran tengah dan memulai pendidikan agamanya dengan ‎mempelajari Al-Quran. Beliau kemudian menuntut ilmu dari ulama-ulama besar ‎pada zaman itu, di antaranya Ayatullah Hairi. Kemudian, beliau mengajar di hauzah ‎ilmiah Qum. Setelah meninggalnya Ayatullah Burujerdi yang merupakan ulama ‎paling penting saat itu, Ayatullah Gulpaygani pun menggantikan posisi beliau ‎sebagai marji taklid dan ulama terkemuka di Qum. Setelah kemanangan revolusi ‎Islam Iran yang digerakkan oleh para ulama, Ayatullah Gulpaygani memberikan ‎dukungan penuh beliau kepada Imam Khomeini. Di samping meninggalkan karya ‎penulisan di berbagai bidang ilmu, beliau juga meninggalkan sebuah rumah sakit ‎di Qum, yaitu Rumah Sakit Gulpaygani yang dikhususkan bagi para pelajar agama ‎dan kaum fakir miskin.‎

10 Desember
Belanda Kembali Meraih Kekuasaan di Sumatera

Tanggal 10 Desember 1816, Belanda kembali meraih kekuasaannya atas ‎Sumatera, dan Indonesia pada umumnya. Belanda menginjakkan kaki di wilayah ‎Indonesia pada tahun 1651 dengan menginvasi Kupang di Timur Barat. Sebelum ‎kedatangan Belanda, beberapa wilayah Indonesia timur telah dikuasai oleh ‎Portugis. Namun, hingga 200 tahun kemudian, batas jajahan antara dua kekuasaan ‎imperialis itu masih belum jelas. Pada tahun tanggal 20 April 1859, Belanda dan ‎Portugis menjalin perjanjian bahwa Belanda menguasai bagian barat pulau Timor ‎dan Portugis menguasai bagian timurnya. ‎
Selama era Perang Napoleon, Belanda jatuh ke tangan Perancis dan akibatnya, ‎wilayah jajahan Belanda di Indonesia diambil oleh Inggris. Gubernur Jenderal ‎Inggris di Indonesia dipegang oleh Sir Thomas Raffles. Setelah jatuhnya Napoleon ‎dan berakhirnya pendudukan Belanda oleh Perancis, Belanda dan Inggris ‎menandatangani sebuah konvesi di London pada tahun 1814, yang berisi ‎pengembalian wilayah kolonial Belanda yang didapatnya sejak tahun 1803. Dua ‎tahun kemudian, Sumatera pun kembali jatuh ke tangan Belanda. Selama waktu ‎itu, rakyat Indonesia dengan gigih berjuang melawan penjajahan Belanda, namun ‎selalu mengalami kegagalan, sampai akhirnya berhasil merdeka pada tahun 1945.‎

Pencetus Hadiah Nobel Meninggal Dunia
Tanggal 10 Desember 1896, Alferd Bernhard Nobel, ahli kimia dari Swedia ‎meninggal dunia. Ia dilahirkan tahun 1833 dan pada usia remaja ia berhijrah ke ‎Rusia. Setelah bertahun-tahun melakukan riset dibidang kimia, akhirnya Nobel ‎pada tahun 1867 berhasil menemukan dinamit. Bahan ini tidak digunakan untuk ‎perdamaian, tapi digunakan sebagai peralatan militer untuk berperang. Oleh ‎karena itu Nobel mengusulkan untuk memberikan penghargaan kepada mereka ‎yang berusaha menciptakan perdamaian. Penghargaan ini diberikan setiap tahun ‎di bidang, Kimia, Fisika, Kedokteran, Sastra dan Perdamaian dunia kepada ilmuan ‎yang berusaha menciptakan perdamaian dan kemajuan sains. Penghargaan ini ‎diberi nama sesuai penggagas pertamanya yaitu Nobel. Maka terkenallah ‎penghargaan tersebut dengan nama Hadiah Nobel. Akibat tekanan sejumlah ‎kekuatan besar dunia, kini mekanisme penentuan pemenang hadiah nobel ‎ditentukan oleh mereka. Malah di sebagian kesempatan hadiah nobel telah jauh ‎dari tujuan utamanya.‎

Deklarasi HAM Disahkan PBB
Tanggal 10 Desember 1948, Deklarasi Hak Asasi Manusia disahkan oleh Majelis ‎Umum PBB. Ide tentang hak asasi manusia yang berlaku saat ini berakar sejak era ‎Perang Dunia II. Pembunuhan dan kerusakan dahsyat yang ditimbulkan Perang ‎Dunia II menggugah suatu kebulatan tekad untuk membangun sebuah organisasi ‎internasional yang sanggup meredakan krisis internasional serta menyediakan ‎suatu forum untuk diskusi dan mediasi. Organisasi ini adalah Perserikatan Bangsa-‎Bangsa (PBB), yang telah memainkan peran utama dalam pengembangan ‎pandangan kontemporer tentang hak asasi manusia.‎
Para pendiri PBB yakin bahwa pengurangan kemungkinan perang mensyaratkan ‎adanya pencegahan atas pelanggaran besar-besaran terhadap hak-hak manusia. ‎PBB kemudian menugaskan Komisi Hak Asasi Manusia untuk menulis sebuah ‎pernyataan internasional tentang hak asasi manusia. Deklarasi Universal Hak ‎Asasi Manusia ini diumumkan sebagai "suatu standar pencapaian yang berlaku ‎umum untuk semua rakyat dan semua negara" . Namun, dalam pelaksanaannya, ‎HAM malah dijadikan alat bagi negara-negara Barat untuk menekan negara-negara ‎independen dunia di bidang politik dan ekonomi dalam rangka memperluas ‎pengaruh imperialisme mereka. Kini banyak negara-negara yang menyuarakan ‎agar diadakan perubahan isi Deklarasi HAM yang tidak sesuai dengan keyakinan, ‎kebudayaan, dan adat istiadat mereka, demi mencegah penggunaan HAM untuk ‎menekan mereka.‎

11 Desember
Alfred De Musset Lahir

Tanggal 11 Desember 1810, Alfred De Musset, seorang penyair dan penulis ‎naskah drama terkenal Perancis, terlahir ke dunia. De Musset adalah penulis ‎drama modern pertama dalam bahasa Perancis. Alfred de Musset memulai ‎karirnya di bidang syair dan drama sejak tahun 1828 dan pada tahun 1829, ‎terbitlah kumpulan puisi pertamanya. Pada tahun berikutnya, ia menulis La Nuit ‎Venetienne, karya drama pertamanya namun karyanya ini mendapat penghinaan ‎ketika dipentaskan. Sejak tahun 1840-an, karya-karya dramanya meraih ‎kesuksesan di pentas-pentas drama Perancis. Atas karya-karyanya yang dianggap ‎bernilai tinggi, akhirnya pada tahun 1852, De Musset diangkat sebagai anggota ‎Akademi Perancis. De Musset meninggal dunia tahun 1857.‎

UNICEF Didirikan
Tanggal 11 Desember 1946, berdirilah United Nations Children's Fund atau ‎UNICEF. Pendirian Organisasi Dana Anak-Anak PBB ini awalnya bertujuan untuk ‎menggalang dana bagi menolong anak-anak Eropa yang kelaparan dan terkena ‎penyakit setelah Perang Dunia II, serta menyediakan makanan, pakaian, dan obat-‎obatan bagi mereka. Kini, UNICEF memperluas kegiatannya untuk memberantas ‎kemiskinan, kekerasan, penyakit, dan diskriminasi terhadap anak-anak sedunia. ‎UNICEF melakukan aktivitasnya di lebih 150 negara dunia dan berpusat di New ‎York.‎

Rusia Mulai Menyerang Chechen

Tanggal 11 Desember 1994, Rusia memulai serangannya terhadap Republik ‎Chechnya. Serangan ini dilancarkan Rusia karena proklamasi kemerdekaan yang ‎dilakukan oleh bangsa Chechnya atau Chechen ini. Etnis Chechnya adalah salah ‎satu di antara sekian banyak etnis di kawasan Kaukasus yang kemudian dikuasai ‎oleh Uni Soviet. Namun, setelah bubarnya Uni Soviet, Rusia berniat menguasai ‎daerah Chechnya yang kaya minyak itu dan menolak proklamasi kemerdekaan ‎bangsa itu. ‎
Bangsa Chechnya telah tertindas sejak lama. Pada era Perang Dunia II, bangsa ‎Chechnya dituduh oleh Stalin telah bekerja sama dengan Jerman. Pada 23 ‎Februari 1944, Tentara Merah masuk ke Chechnya dan memulai pembersihan ‎etnis. Negeri itu dikosongkan dan penduduknya dipindahkan ke berbagai penjuru ‎Asia Tengah. Di daerah-daerah permukiman baru yang suhunya bisa mencapai -‎‎400C, para pengungsi itu dibiarkan hidup papa. Mereka juga dituduh "menyebarkan ‎kegiatan Islam", "mendirikan masjid-masjid baru", dan "memelihara tradisi ‎reaksioner". Paling tidak 425.000 orang dipindahkan dan setiap anggota keluarga ‎hanya diizinkan membawa barang 20 kilogram, sisanya ditinggalkan begitu saja. ‎Sekitar separuh dari jumlah itu tewas di pengungsian. Tapi, ada juga yang lahir, ‎atau besar, di perantauan yang penuh azab itu. Di antaranya terdapat Ruslan ‎Khasbulatov, yang kelak menjadi ketua parlemen Chechnya. Satunya lagi adalah ‎Dzhokar Dudayev, yang sempat mencapai pangkat jenderal dalam Angkatan Udara ‎Soviet. Dudayev menjadi presiden Chechnya hingga November 1994. Ia terluka, ‎kemudian tewas, oleh roket Rusia. Setelah Dudayev tewas, perjuangan diteruskan ‎oleh Aslan Maskhadov, Ruslan Gelayev, Abu Movsayev, dan kini, oleh Shamil ‎Basayev.‎
Perang Chechnya pertama berlangsung sejak tahun 1994 hingga 1996. Rusia ‎kalah telak dalam perang ini dan secara memalukan keluar dari wilayah Chechnya. ‎Rusia pun sepakat memberikan status otonomi kepada Chechnya. Namun, pada ‎tahun 1999, Rusia kembali menyerang Chechnya dan hingga kini perang terus ‎berlangsung. Alexander Solzhenitsyin, seorang pengarang pembangkang Rusia ‎dan penerima anugerah Nobel, pernah berkata, "Hanya satu bangsa yang secara ‎utuh berhasil menolak psikologi ketaklukan dan itulah bangsa Chechen."‎

12 Desember
Marco Polo Meninggal Dunia

Tanggal 12 Desember tahun 1323, Marco Polo, seorang petualang dan penulis ‎Italia, meninggal dunia. Ayahnya adalah seorang pedagang dan pada usianya ke-‎‎17, Marco Polo telah mengikuti ayahnya melakukan perjalanan bisnis ke berbagai ‎kawasan, di antaranya ke Cina. Marco Polo dan ayahnya tiba di Cina pada tahun ‎‎1275, dan mereka menjadi orang Eropa pertama yang datang ke wilayah itu. Marco ‎Polo tinggal di Cina hingga tahun 1292 dan bahkan diangkat sebagai gubernur ‎Yangchow selama tiga tahun. ‎
Karya tulis Marco Polo, yaitu "The Travels of Marco Polo" yang pertama kali ‎diterbitkan di Perancis, adalah buku catatan perjalanan yang paling terkenal dan ‎paling berpengaruh dalam sejarah. Buku ini secara amat detail memberikan ‎informasi pertama kepada bangsa Eropa abad pertengahan mengenai Cina, Siam, ‎Jepang, Jawa, Srilanka, Tibet, India, dan Burma. Selama kurun waktu yang cukup ‎lama, buku karya Marco Polo ini menjadi satu-satunya sumber rujukan bangsa ‎Eropa mengenai geografi dan kehidupan di Timur Jauh. Buku ini juga menjadi ‎basis dari penyusunan peta Asia akurat pertama yang dibuat di Eropa. Lebih jauh ‎lagi, buku ini memberi inspirasi kepada Columbus untuk bertualang ke timur ‎sampai akhirnya menemukan Amerika pada tahun 1442.‎

Pengiriman Pesan dengan Gelombang Radio Pertama

Tanggal 12 Desember tahun 1901, untuk pertama kalinya dalam sejarah ‎komunikasi, berhasil dilakukan pengiriman pesan lewat gelombang radio dari dua ‎tempat berjarak 2000 kilometer. Keberhasilan ini terjadi berkat usaha seorang ‎pemuda Italia bernama Guglielmo Marconi, yang menciptakan sebuah alat ‎penerima dan pengirim pesan melalui gelombang radio. Marconi dilahirkan di Italia ‎dan di sana ia memulai eksperimennya. Dia berhasil memindahkan sinyal radio dari ‎rumah ke rumah. Kemudian ia pindah ke London dan meneruskan eksperimennya ‎itu. Penemuannya itu kemudian dipatenkan dan ia mendirikan perusahaan di ‎bidang komunikasi yang hingga kini terus berdiri. Marconi menerima hadiah Nobel ‎tahun 1909.‎

Kenya Merdeka

Tanggal 12 Desember 1963, Kenya meraih kemerdekaannya dari Inggris dan hari ‎ini dijadikan Hari Nasional Kenya. Sejak abad ke-8, Kenya sudah menjadi koloni ‎bangsa Arab. Portugis datang ke Kenya pada abad ke-15 dan kemudian sejak ‎tahun 1895, Inggris menjajah wilayah itu. Sejak tahun 1950-an, rakyat Kenya mulai ‎bangkit melawan penjajahan Inggris dengan dipimpin oleh Jomo Kenyatta. Setelah ‎Kenya berhasil merebut kemerdekaannya, Jomo Kenyatta terpilih sebagai perdana ‎menteri dan setahun kemudian dia diangkat sebagai presiden. Dalam ‎perkembangan selanjutnya, Kenya selalu didera perang dengan negara tetangga, ‎konflik internal, dan bencana alam. Negara ini memiliki hasil bumi yang kaya, di ‎antaranya minyak, emas, batu akik, dan safir.‎

13 Desember
Abel Tasman Menemukan Selandia Baru ‎

Tanggal 13 Desember 1642, Abel Tasman, seorang pelaut Belanda, berhasil ‎mendarat di sebuah kepulauan di Pasifik Selatan, yang sekarang dikenal sebagai ‎Selandia Baru. Beberapa minggu sebelumnya, Abel Tasman berhasil menemukan ‎pulau Tasmania yang terletak di sebelah tenggara pantai Australia. Awalnya, Abel ‎Tasman menamakan pulau itu sebagai pulau Van Diemen, namun kemudian untuk ‎mengenang Abel Tasman, pulau itu diberi nama Tasmania. Laut di antara Selandia ‎Baru dan Australia juga diberi nama Laut Tasmania. Nama Selandia Baru sendiri ‎berasal dari nama sebuah provinsi di Belanda, yaitu Zeeland. Pada tahun 1840, ‎Inggris secara formal menguasai pulau ini dan dimulailah pembangunan ‎pemukiman Eropa pertama di Wellington, ibu kota Selandia Baru. Penduduk asli ‎Selandia Baru, yaitu bangsa Maori awalnya melakukan perlawanan, namun dapat ‎ditlakukkan oleh para imigran Eropa. Bangsa Maori kini hidup terasing di negerinya ‎sendiri.‎

Invasi Perancis Ke Afrika Barat Dimulai

Tanggal 13 Desember tahun 1870, dimulailah operasi militer Perancis untuk ‎menduduki wilayah Afrika Barat. Dalam operasi militer yang berlangsung selama ‎sepuluh tahun ini, puluhan ribu tentara Perancis tewas atau terluka akibat ‎perlawanan dari suku-suku dan pemerintahan lokal di Afrika Barat. Namun, karena ‎terpencar-pencarnya lokasi suku-suku tersebut, tidak bersatunya antar suku, serta ‎lebih lengkapnya persenjataan Perancis, akhirnya sebagian besar bangsa-bangsa ‎Afrika Barat, seperti Senegal, Zambia, Guinea, dan Pantai Gading, jatuh ke tangan ‎Perancis. Negara-negara tersebut berada dalam penjajahan Perancis dalam waktu ‎yang sangat lama, yaitu hingga abad ke-19.‎

Pemerkosaan Nanking

Tanggal 13 Desember 1937, dalam era perang Cina-Jepang, Nanking, ibu kota ‎Cina jatuh ke tangan pasukan Jepang dan pemerintah Cina lari ke Hankow, sebuah ‎kawasan di dekat sungai Yangtze. Untuk menjatuhkan semangat perjuangan ‎bangsa Cina, Jenderal Matsui Iwane, komandan pasukan Jepang memerintahkan ‎agar kota Nanking dihancurkan dan menyiksa ratusan ribuan rakyat kota itu. ‎Diperkirakan, ada 200.000 laki-laki dibunuh dan 20.000 wanita dipekosa kemudian ‎dibunuh. Peristiwa sadis ini kemudian dikenal dengan nama "Pemerkosaan ‎Nanking". Tak lama setelah Perang Dunia II berakhir, Jenderal Matsui dijatuhi ‎hukuman mati oleh pengadilan militer internasional.‎

Hijrah Besar-besaran Para Ulama Teheran ke Qom
Tanggal 13 Desember tahun 1904, terjadi hijrah ‎besar-besaran para ulama Islam dan pejuang kebebasan Teheran ke kota ‎Qom, Iran. Hijrah ini merupakan protes atas tindakan represif Shah Iran ‎waktu itu, yaitu Shah Muhammad Ali Qajar. Ulama yang turut serta dalam ‎hijrah ini, antara lain Ayatullah Sayyid Muhammad Behbahani dan ‎Ayatullah Sayyid Muhammad Thabathabai. ‎

Aksi hjrah ke Qom ini bertujuan untuk mencegah bentrokan antara ‎masyarakat dan tentara pemerintah. Untuk menarik mereka kembali ke ‎Teheran, para ulama dan pejuang kebebasan tersebut memberikan syarat, ‎yaitu diberlakukannya hukum Islam di seluruh Iran dan didirikannya ‎lembaga pengadilan di Iran.‎

Perpindahan Kekuasaan Dinasti Qajar ke Dinasti Pahlevi

Tanggal 13 Desember 1925, Majelis Muasesan sebuah ‎dewan yang dibentuk untuk mengatur perpindahan kekuasaan dari Dinasti ‎Qajar kepada Dinasti Pahlevi di Iran, menyelesaikan tugas mereka dalam ‎mengubah undang-undang dasar. Dengan demikian, masa pemeintahan ‎Dinasti Qajar yang telah berlangsung selama 153 tahun berakhir dan ‎dimulailah 53 tahun kekuasaan rezim Pahlevi di Iran. Kesamaan antara ‎dua rezim tersebut adalah aksi despotisme mereka di dalam negeri dan ‎kelemahan mereka dalam menghadapi kekuatan asing. Perpindahan ‎kekuasaan ini dimulai dengan kudeta yang dilakukan oleh Reza Pahlevi ‎yang didukung oleh Inggris pada tahun 1920. Rezim ini akhirnya ‎ditumbangkan oleh Revolusi Islam Rakyat Iran pada tahun 1978.‎

Ghulam Reza Saidi Meninggal Dunia

Tanggal 13 Desember 1988, Ghulam Reza Saidi, ‎seorang penulis dan peneliti terkemuka Iran meninggal dunia. Setelah ‎menuntut ilmu di bidang ilmu alam, matematika, astronomi, bahasa Arab, ‎Perancis, dan Inggris, Ghulam Reza Saidi mengabdikan diri di bidang ‎pengajaran, penelitian, penulisan, dan penerjemahan. Dia juga melakukan ‎perjalanan ke Pakistan dan India yang kemudian membuatnya dipengaruhi ‎oleh pemikiran-pemikiran Iqbal. Ghulam Reza Saidi meninggalkan banyak ‎karya penulisan, di antaranya penerjemahan buku-buku Iqbal ke dalam ‎bahasa Persia, buku sejarah berjudul "Kehidupan Rasululah SAWW, " dan ‎‎"Ammar Yasir".‎

Saddam Husein ditemui di Irak Utara

Tanggal 13 Desember 2003, Saddam Husein, bekas diktator Irak ditangkap setelah ‎ditemukan bersembunyi di tempat persembunyiannya dekat Tikrit, Irak Utara. ‎Saddam Husein telah menyembunyikan diri sejak serangan AS dan Inggris ke Irak ‎pada bulan Maret 2003. Penangkapan diktator penumpah darah ini menyebabkan ‎kegembiraan besar di tengah rakyat Irak dan negara-negara seperti Iran dan ‎Kuwait, yang pernah merasakan kekejaman penguasa zalim ini. Sementara itu, ‎meski masyarakat dunia menunggu terungkapnya berbagai kejahatan diktator Irak ‎ini yang hingga saat itu masih belum terungkap, namun pihak AS tidak bersedia ‎melepas Saddam begitu saja dan terus mengawasinya agar berbagai kerjasama ‎negara ini dengan rezim tiran Irak ini tidak terungkap.‎

Saddam berhasil meraih kekuasaan di Irak melalui kudeta Partai Baath yang ‎beridiologi Marxist. Di sepanjang kekuasaannya yang otoriter di Irak, selain ‎membunuhi rakyatnya, ia juga mengagresi Iran dan Kuwait, serta melakukan ‎berbagai kejahatan yang sangat mengerikan di dua negara tersebut.‎

14 Desember
Dokter Mahmud Najm Abadi Lahir

Tanggal 14 Desember tahun 1903, Mahmud Najm Abadi, seorang ahli kedokteran ‎dan peneliti terkemuka Iran, terlahir ke dunia. Selain mengobati para pasiennya, ‎Dokter Mahmud Najm Abadi juga melakukan penelitian di bidang kedokteran, dan ‎mengajar di fakultas kedokteran. Dia banyak melakukan penerjemahan buku-buku ‎kedokteran klasik karya ahli-ahli kedokteran dunia Islam, di antaranya Muhammad ‎bin Zakaria Razi atau Ar-Razi. Dokter Mahmud Najm Abadi meninggalkan sekitar ‎‎45 karya penulisan, di antaranya berjudul, "Tinjauan Terhadap Kedokteran Islam", ‎‎"Sejarah Kedokteran Iran", dan "Muhammad Zakaria Razi: Dokter, Filsuf, dan ‎Kimiawan Iran".‎

Kutub Selatan Ditemukan

Tanggal 14 Desember 1911, beberapa pelaut Norwegia di bawah pimpinan Kapten ‎Roald Amundsen, berhasil mendaratkan kakinya di Kutub Selatan dan menjadi ‎manusia pertama yang mencapai wilayah itu. Pada saat yang sama, seorang ‎pelaut Inggris bernama Robert Scott, juga melakukan eskpedisi untuk mencapai ‎kutub selatan, namun sampai di sana sebulan lebih lambat dari Amundsen. ‎Bahkan, Robert Scott dan rombongannya tewas dalam perjalanan pulang.‎

Israel Menduduki Dataran Tinggi Golan

Tanggal 14 Desember 1981, Parlemen Rezim Zionis yang disebut Knesset, secara ‎resmi memasukkan wilayah Dataran Tinggi Golan ke dalam bagian Israel alias ‎Palestina pendudukan. Rezim Zionis dalam perangnya dengan bangsa-bangsa ‎Arab pada tahun 1967, menduduki Dataran Tinggi Golan yang merupakan bagian ‎dari wilayah Syria. Klaim Zionis atas Dataran Tinggi Golan mendapat penentangan ‎keras dari para penghuni wilayah tersebut, pemerintah Syria, dan bangsa Arab. ‎Hingga kini, perseteruan tentang masalah Dataran Tingggi Golan selalu merwanai ‎konflik Arab-Israel.‎

Perjanjian Dayton

Tanggal 14 Desember 1995, ditandatanganilah perjanjian Dayton di Ohio, AS. ‎Dalam perjanjian ini, disepakati terbentuknya dua negara terpisah di Bosnia, yaitu ‎Republik Bosnia-Serbia dan Republik Bosnia-Croatia. Konflik di Yugoslavia berawal ‎dari tahun 1992 ketika Slovenia, salah satu dari enam negara bagian Yugoslavia, ‎memerdekakan diri. Dalam waktu 10 hari, Slovenia mendapat pengakuan dari ‎masyarakat internasional karena Slovenia hanya terdiri satu etnis yang beragama ‎Katolik. Negara Sosialis Yugoslavia didirikan oleh Marshall Tito pada tahun 1945 ‎dengan terdiri dari 6 negeri yaitu - Croatia, Montenegro, Serbia, Slovenia, Bosnia-‎Herzegovina, dan Macedonia. Di Serbia, dua mendapatkan kekuasaan otonomi ‎yaitu Kosovo dan Vojvodina. ‎
Menyusul kemudian Kroasia memisahkan diri. Bangsa Serbia menentang ‎kemerdekaan Kroasia ini dan meletuslah perang di sana. Namun akhirnya, Kroasia ‎berhasil menjadi negara merdeka. Bosnia Herzegovina yang mayoritas ‎penduduknya muslim, kemudian juga memproklamasikan kemerdekaannya. Bosnia ‎memiliki multietnik, yaitu etnik Bosnia yang muslim, Serbia yang ortodok dan ‎Kroasia yang Katholik. Etnis Serbia dengan dukungan pemerintah pusat ‎Yugoslavia melakukan pembersihan etnis di Bosnia. Tercatat 250 ribu bangsa ‎Bosnia tewas dan kaum perempuannya diperkosa massal. Satu juta dua ratus ribu ‎orang lainnya menjadi pengungsi. ‎

15 Desember
Sejarah Argentina

Tanggal 15 Desember 1516, dimulailah imigrasi pertama bangsa Eropa ke ‎Argentina yang dipimpin oleh Juan Diaz de Solis. Ekspedisi Spanyol yang pertama ‎ke Argentina dilakukan pada tahun 1502 dengan pimpinan Amerigo Vespuccio. ‎Pada saat itu, kawasan Argentina ditinggali oleh berbagai suku Indian, yang ‎terbesar di antaranya, suku Patagoni dan Andeans.‎
Orang-orang Spanyol kemudian mendirikan berbagai kota di Argentina, misalnya ‎pada tahun 1526, Sebastian Cabot mendirikan sebuah benteng di tepi sungai ‎Carcarañá yang menjadi pemukiman bangsa Eropa pertama di Argentina. Pada ‎tahun 1536, de Mendoza mendirikan Buenos Aires, namun kemudian kota ini ‎ditinggalkan pada 1541 setelah dihancurkan oleh penduduk pribumi. Kota ini ‎dibangun kembali pada tahun 1580, dan sejak abad ke-18 kota ini dijadikan ibu ‎kota seluruh koloni Spanyol di Argentina. ‎
Lambat laun, para imigran Eropa semakin banyak berdatangan ke Argentina dan ‎Amerika Latin pada umumnya. Mereka kemudian berniat mendirikan pemerintahan ‎sendiri yang terlepas dari penguasa koloni. Perjuangan para imigran Argentina ‎dimulai pada tahun 1810 dan pada tahun 1816, mereka memproklamasikan ‎kemerdekaan Argentina. Pada saat yang bersamaan, perjuangan mengusir ‎pemerintahan Spanyol bergolak di Amerika Latin, di antaranya dengan dipimpin ‎Simon Bolivar. ‎
Meskipun para imigran telah berhasil mendirikan pemerintahan independen di ‎Argentina, namun hak-hak penduduk pribumi telah diabaikan oleh para imigran ‎yang berkuasa di Argentina. Dalam UU pertama negara ini, tahun 1853, disebutkan ‎bahwa Kongres harus menjamin keamanan bangsa, menjaga perdamaian dengan ‎kaum Indian, dan menyuruh mereka masuk agama Katolik."‎
Selama seabad setelah kemerdekaan Argentina, kota Buenos Aires berkembang ‎pesat dan ramai didatangi imigran Eropa, khususnya dari Italia. Argentina menjadi ‎sebuah negara yang penuh kaum imigran Eropa dan merupakan rumah bagi ‎komunitas Yahudi terbesar di dunia. Kaum Indian pemilik asli tanah Argentina ‎sendiri telah punah pada abad ke-19. Yang kini tersisa adalah bangsa Indian ‎campuran yang tersisih ke pinggiran.‎

Henri Becquerel Lahir
Tanggal 15 Desember 1852, Antoine Henri Becquerel, seorang ilmuwan besar ‎Perancis, terlahir ke dunia. Ayah dan kakeknya juga merupakan ilmuwan besar ‎pada zaman itu. Karya pertama Becquerel adalah mengenai polarisasi cahaya dan ‎penyerapan cahaya oleh kristal. Pada tahun 1896, dia menemukan fenomena ‎radioaktif alami. Pada tahun 1903, Becquerel berbagi hadiah Nobel di bidang fisika ‎dengan Pierre and Marie Curie untuk penemuan mereka di bidang radioaktivitas. ‎Henri Becquerel meninggal dunia tangga 25 Agustus tahun 1908.‎

Spanyol Meninggalkan Sahara Barat
Tanggal 15 Desember 1975, Spanyol mengumumkan untuk meninggalkan Sahara ‎Barat, daerah jajahannya sejak tahun 1884. Dengan demikian, berakhir sudah ‎perjuangan kaum gerilyawan Sahara Barat yang tergabung dalam gerakan ‎pembebasan Polisario. Polisario kemudian memproklamirkan berdirinya Republik ‎Demokratik Arab Sahara.‎
Namun, kemudian Maroko menganeksasi Sahara Barat dan mengklaim bahwa ‎kawasan itu adalah bagian dari wilayahnya. Meskipun Mahkamah Internasional di ‎Den Haag, Belanda, menyatakan bahwa invasi Maroko itu melanggar hukum, ‎namun Maroko tetap tidak bersedia mundur dari wilayah itu. Akhirnya kembali ‎pecah perang di Sahara Barat. Puluhan ribu orang melarikan diri dari kekerasan ‎perang. 170 ribu Sahrawi, yaitu penduduk asli Sahara Barat sampai kini masih ‎tinggal di kamp pengungsi di Aljazair dalam kondisi buruk. Direncanakan, akan ‎diadakan referendum dengan pengawasan PBB untuk menentukan nasib masa ‎depan bangsa ini. Sahara Barat terletak di barat laut Afrika di tepi pantai Atlantik, ‎luas 284.000 km2 dan berbatasan dengan Mairitania, Maroko, dan Aljazair.‎

16 Desember
Perjuangan Siprus (Cyprus) Melawan Penjajahan Inggris Dimulai

Tanggal 16 Desember 1950, dimulailah kebangkitan rakyat Siprus untuk melawan ‎penjajahan Inggris. Siprus adalah sebuah pulau seluas 9251 kilometer persegi di ‎laut Mediterania. Pada abad ke-16 pulau ini dikuasai oleh Imperium Ottoman dan ‎pada tahun 1925, Inggris secara resmi menjadikan pulau ini sebagai wilayah ‎jajahannya. Sejak itu, terjadi perang saudara antara penduduk Siprus etnis Turki ‎dengan penduduk etnis Yunani yang menghendaki penyatuan Siprus dengan ‎Yunani. Pada tahun 1959, diadakan konferensi Yunani-Turki di Zurich dan London ‎yang menyetujui kemerdekaan Siprus. Pada tanggal 16 Agustus 1960, Siprus ‎resmi merdeka dengan pemerintahan berbentuk republik.‎

Kazakhstan Merdeka
Tanggal 16 Desember 1991, Kazakhstan memproklamasikan kemerdekaannya. ‎Bangsa Kazakh adalah etnis terbesar yang menempati wilayah Kazakhstan dan ‎merupakan keturunan dari kabilah Turki dan Mongol. Pada awal abad ke-18, ‎Kazakhstan dikuasai oleh Rusia. Pada abad ke-19, bersama dengan kawasan lain ‎di Asia Tengah, penduduk Kazakhstan mengenal dan memeluk agama Islam. ‎Ketika revolusi komunis menang di Rusia dan Uni Soviet berdiri, sejak tahun 1920 ‎Kazakhastan dijadikan salah satu dari 15 negara yang tergabung dalam Uni Soviet. ‎Seiring dengan bubarnya Uni Soviet, Kazakhstan pun memerdekakakan diri dan ‎menjadi negara berbentuk republic dengan Nur Sulthan Nazharboyev sebagai ‎presiden pertamanya.‎

Roger Garaudy Dipenjara

Tanggal 16 Desember 1998, Pengadilan Banding Paris menjatuhi Roger Garaudy ‎hukuman penjara dan denda sebesar 40.000 dolar atas tulisannya yang berjudul ‎‎"The Founding Myths of Israeli Politics" (Mitos Dasar Politik Israel). Dalam buku itu, ‎berdasarkan hasil penelitian yang dilakukannya, Garaudy menyodorkan bukti ‎bahwa NAZI dan Yahudi bekerja sama dalam PD II. Dalam buku ini, Garaudy ‎menyatakan bahwa kisah tentang kamar gas Auschwitz yang digunakan Nazi untuk ‎membunuh kaum Yahudi adalah rekaan belaka yang bertujuan untuk menarik ‎simpati masyarakat dunia tehadap bangsa Yahudi agar mau menyetujui berdirinya ‎negara Zionis di Palestina. Lebih jauh, Garaudy menyatakan bahwa klaim adanya ‎‎6 juta warga Yahudi yang tewas dibunuh Nazi adalah klaim bohong karena pada ‎zaman itu, populasi total Yahudi tidak mencapai jumlah enam juta. ‎
Atas tekanan dari kaum Yahudi, Roger Garaudy diseret ke pengadilan dan dijatuhi ‎hukuman penjara dengan tuduhan "mengingkari kejahatan anti kemanusiaan". ‎Anehnya, tidak satupun orang Yahudi yang pernah dijatuhi tuduhan mengingkari ‎kejahatan anti kemanusiaan yang terjadi di Qana, Lebanon pada tanggal 18 April ‎‎1996, ketika tentara Israel membunuh massal 100 pengungsi Arab yang berlindung ‎di markas PBB.‎

17 Desember
Napoleon Mengeluarkan Dekrit Milan ‎

Tanggal 17 Desember 1807, Kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte, mengeluarkan ‎dekrit yang dikenal dengan nama Dekrit Milan. Dekrit ini dikeluarkan sebagai reaksi ‎atas blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Perancis yang dilakukan Inggris ‎sejak bulan Mei di tahun yang sama. Sebelumnya, pada tanggal 21 November ‎‎1806, Napoleon telah mengeluarkan dekrit atau "Komando Berlin" yang berisi ‎larangan bagi semua negara-negara Eropa yang berada di bawah kekuasaan ‎Perancis untuk melakukan perdagangan dengan Inggris. Dalam Dekrit Milan pasal ‎‎3, disebutkan bahwa pulau-pulau Inggris dinyatakan sebagai kawasan yang ‎diblokade. Setiap kapal, milik negara manapun, yang berlayar dari pelabuhan ‎Inggris, atau koloni Inggris, atau negara-negara yang diduduki oleh tentara Inggris ‎akan menjadi hak milik Perancis. Akibat dari dekrit ini, perdagangan Inggris di ‎daratan Eropa menjadi berkurang, namun di lautan, Inggris masih tetap berjaya.‎

Julius Raab Lahir
Tanggal 17 Desember 1891, Julius Raab, seorang politikus dan kanselir Austria, ‎terlahir ke dunia di kota St. Polten Austria. Awalnya, Raab menuntut ilmu di bidang ‎agama, kemudian berpindah ke bidang politik. Sejak tahun 1953 hingga 1961, ‎Raab diangkat sebagai kanselir Austria. Pada saat itu, Austria diduduki oleh AS, ‎Inggris, Perancis, dan Uni Soviet karena dalam Perang Dunia Kedua, Austria telah ‎bersekutu dengan Nazi Jerman. Pada tanggal 15 Mei 1955, Julius Raab berhasil ‎menjalin perjanjian dengan keempat negara pemenang perang itu sehingga Austria ‎kembali merdeka. Julius Raab juga merupakan salah satu dari pendiri Partai ‎Rakyat, yang didirikan tahun 1945. Raab meninggal dunia tahun 1963.‎

Perang Bangladesh, Pakistan, India Berakhir
Tanggal 17 Desember 1971, berakhirlah perang antara India, Bangladesh, dan ‎Pakistan. Selepas kemerdekaan kawasan semenanjung India dari jajahan Inggris, ‎pada 3 Juni tahun 1947, berdirilah negara Islam Pakistan yang terdiri dari dua ‎bagian terpisah, yaitu Pakistan barat dan Pakistan timur. Karena ketidakadilan ‎yang dirasakan oleh Pakistan timur, rakyat kawasan ini pada tanggal 26 Maret ‎‎1971 di bawah pimpinan Liga Awami yang diketuai Mujibur Rahman, ‎memproklamasikan negara terpisah dengan nama Bangladesh. Namun, proklamasi ‎ini dihadapi dengan senjata oleh militer Pakistan dan terjadilah pembunuhan ‎massal rakyat Bangladesh. Sejumlah besar rakyat Bangladesh, yang sebagiannya ‎beragama Hindu, melarikan diri ke India. Perdana Menteri India waktu itu, Indira ‎Gandhi memutuskan untuk ikut campur dalam masalah ini demi membela ‎Bangladesh. Akibatnya, meletus perang pada tanggal 3 Desember 1971 antara ‎pasukan gabungan India dan Bangladesh melawan Pakistan. Perang itu berakhir ‎dua minggu kemudian dan Pakistan pun mengakui berdirinya Bangladesh.‎

415 Pejuang Palestina Dibuang ke Libanon Selatan‎
Tanggal 17 Desember 1992, dengan alasan terbunuhnya seorang polisi ‎perbatasan Israel, rezim ini membuang 415 orang pemimpin dan anggota ‎organisasi perjuangan Palestina, Jihad Islami dan Hamas, ke Libanon selatan. ‎Pemerintah Libanon tidak bersedia menerima para pejuang Palestina itu di ‎negaranya, sehingga akhirnya mereka terpaksa hidup terlunta-lunta tanpa memiliki ‎perlengkapan hidup apapun. Di tengah cuaca musim dingin yang menyiksa, para ‎pejuang Palestina hidup tanpa bahan bakar pemanas. Aksi kejam rezim Zionis ini ‎mendapatkan kecaman dari dunia internasional dan PBB pun mengeluarkan ‎resolusinya nomor 977. Akhirnya, rezim ini mengembalikan para pejuang Palestina ‎ke negeri mereka, meskipun sebagiannya kemudian ditahan dalam penjara-penjara ‎Israel.‎

18 Desember
Mesir Resmi Dijajah Inggris

Tanggal 18 Desember 1914, Inggris secara resmi menjadikan Mesir sebagai ‎wilayah jajahannya untuk mengamankan kedudukannya dalam Perang Dunia ‎Pertama. Saat itu, Mesir adalah bagian dari kekuasaan Ottoman yang bersekutu ‎dengan Jerman dan Austria yang merupakan musuh Inggris. Namun pada tahun ‎‎1922, seiring dengan meningkatnya gerakan nasionalisme rakyat Mesir, Inggris ‎secara sepihak mengumumkan kemerdekaan Mesir. Meskipun demikian, pengaruh ‎Inggris masih terus mendominasi kehidupan politik Mesir dan Inggris membantu ‎reformasi keuangan, administrasi, dan pemerintahan di Mesir. ‎
Pada Perang Dunia II, pasukan Inggris menjadikan Mesir sebagai basis tentara ‎Sekutu. Meskipun selepas perang pasukan Inggris telah angkat kaki dari Terusan ‎Suez, namun perasaan anti-Inggris berkecamuk di tengah masyarakat nasionalis ‎Mesir. Nasionalisme Mesir dan sikap anti Inggris semakin memuncak setelah ‎didirikannya negara Israel yang didukung penuh oleh Inggris. Pada tahun 1952, ‎Jenderal Muhammad Najib menggulingkan Raja Faruk dan pada tahun 1953, ‎mengubah sistem kerajaan menjadi republik. Tahun 1954, Jenderal Najib ‎digulingkan oleh Kolonel Gamal Abdul Nasser yang kemudian menasionalisasi ‎Terusan Suez. Akibatnya, meletuslah perang antara Mesir melawan Inggris yang ‎bersekutu dengan Perancis dan Israel. ‎

Zaman Atom Dimulai
Tanggal 18 Desember 1938, dengan ditemukannya fenomena pemecahan atom ‎oleh Otto Hahn, dimulailah era atom dunia. Otto Hahn adalah seorang ilmuwan ‎yang lahir tanggal 8 Maret, 1879,di Frankfurt, Jerman. Sejak tahun 1897, Hahn ‎mempelajari kimia dan kemudian melakukan berbagai penelitian di bidang ini. ‎‎ Penemuannya yang paling spektakuler adalah bahwa pemecahan uranium dan ‎thorium akan menghasilkan energi yang sangat besar. Sejak saat itu hingga tahun ‎‎1944, Hahn meneruskan penyelidikannya terhadap pemisahaan berbagai elemen ‎atom melalui pemecahan. Otto Hahn menerima hadiah Nobel bidang kimia tahun ‎‎1944.‎

Kota Dezful Dibombardir Irak

Tanggal 18 Desember 1982, dalam era perang Iran-Irak, tentara Irak ‎menembakkan roket-roket darat ke sebuah kota di barat daya Iran, yaitu kota ‎Dezful. Dalam serangan ini, 60 warga sipil gugur syahid dan 287 orang lainnya ‎luka-luka. Meskipun sebelumnya tentara Irak juga telah memborbadir beberapa ‎kota di Iran dengan menggunakan pesawat tempur dan menewaskan banyak ‎warga sipil, namun serangan ke kota Dezful adalah serangan besar Irak yang ‎pertama kali dilakukan terhadap kawasan pemukiman. Sejak saat itu, Irak semakin ‎meningkatkan serangannya, di antaranya dengan menggunakan senjata kimia, ke ‎kawasan pemukiman rakyat sipil Iran dan menewaskan atau melukai ribuan rakyat ‎sipil negeri ini.

19 Desember
Sierra Leone Jatuh Ke Tangan Inggris ‎

Tanggal 19 Desember 1787, Sierra Leone jatuh ke tangan Inggris. Kawasan Sierra ‎Leone ditemukan oleh ekspedisi Portugis di bawah pimpinan Pedra da Cintra dan ‎dialah yang memberi kawasan itu nama Sierra Leone. Selama berada di bawah ‎penjajahan Portugis, ribuan orang laki-laki dan perempuan penduduk Sierra Leone ‎dibawa ke Eropa dan dijual sebagai budak. Setelah kekalahan Portugis dari Inggris ‎dan jatuhnya kawasan-kawasan penjajahan Portugis ke tangan Inggris, praktek ‎penjualan budak itu terus berlangsung. Pada tahun 1808 Sierra Leone resmi ‎menjadi koloni Inggris dan sejak tahun 1896, statusnya naik menjadi protektorat. ‎Baru pada tahun 1961 Sierra meraih kemerdekaannya. Sierra Leone adalah ‎negara di bagian barat Afrika yang terletak di tepi Samudera Atlantik, serta ‎berbatasan dengan Ghana dan Liberia.‎

Noriega Ditangkap AS
Tanggal 19 Desember 1989, Jenderal Manuel Noriega ditangkap oleh tentara AS. ‎Mantan Presiden Panama itu lalu diadili dan dihukum 40 tahun penjara oleh ‎pengadilan AS di Miami, Florida. Hingga kini, Noriega masih berada di penjara di ‎kota Miami. Tuduhan yang ditimpakan kepadanya adalah mengedarkan narkotika ‎dan melakukan pemerasan. Para jaksa juga menuduh Noriega telah melakukan ‎pembunuhan dan penipuan di Panama. Peradilan ini adalah yang pertama kalinya ‎dilakukan AS terhadap seorang kepala negara asing dan menunjukkan arogansi ‎AS yang ingin memperluas kekuasaannya di negara-negara berdaulat. ‎Penangkapan itu melibatkan 22.500 personel tentara AS. Sebanyak 23 tentara AS, ‎‎125 tentara Panama, dan 200 hingga 600 penduduk sipil Panama tewas dalam ‎invasi AS tersebut. Invasi dan aksi campur tangan terhadap urusan internal negara ‎lain yang dilakukan AS ini menimbulkan kemarahan dan protes dari opini umum.‎

Shadiq Ganji Gugur Syahid

Tanggal 19 Desember 1990, Shadiq Ganji, Kepala Lembaga Kebudayaan Iran di ‎Pakistan, gugur syahid akibat aksi teroris yang terkait dengan kekuatan asing anti ‎Republik Islam Iran. Ganji selama empat tahun berada di Pakistan dengan ‎mengemban tugas penyebarluasan agama Islam dan mempererat hubungan ‎antara rakyat Iran dan Pakistan. Ganji dibunuh di kota Lahore menjelang ‎kepulangannya ke Iran.‎

Bill Clinton Di-impeachment
Tanggal 19 Desember 1998, Dewan Perwakilan AS menyetujui dua pasal ‎impeachment (pendakwaan) yang ditujukan kepada Presiden AS saat itu, Bill ‎Clinton. Bill Clinton dikenai tuduhan telah berbohong di bawah sumpah di depan ‎juri federal dan menghalang-halangi keadilan dalam kasus skandal seksnya ‎dengan beberapa perempuan, di antaranya Monika Lewinsky. Pada bulan Agustus ‎tahun berikutnya, Clinton terpaksa memberikan kesaksian di Gedung Putih yang ‎direkam oleh televisi dan secara langsung disiarkan di gedung pengadilan federal. ‎Clinton menjadi Presiden AS pertama yang terkena kasus impeachment dan yang ‎harus duduk di depan juri untuk memberikan pengakuan atas kesalahannya ‎sendiri. Lima minggu kemudian, anggota Senat AS melakukan voting untuk ‎menentukan apakan Clinton harus disingkirkan dari jabatannya atau tidak. ‎Hasilnya, Clinton lolos dari pemecatan dan dia tetap menajdi presiden sampai akhir ‎masa jabatannya.‎ ‎

20 Desember

Kaum Muslimin Menaklukkan Iran
Tanggal 20 Desember 642, menyusul kekalahan yang dialami oleh Raja Yezdgerd ‎Ketiga, raja terakhir dari Dinasti Sasani, dari pasukan kaum muslimin, dimulailah ‎era Islam di Iran. Kemenangan kaum muslimin dalam perang yang terjadi ‎‎ Nahawand, sebelah barat Iran itu, telah mengakhiri masa 416 tahun kekuasaan ‎Dinasti Sasani dan mengakhiri penderitaan rakyat Iran yang ratusan tahun ‎diperintah oleh dinasti kerajaan yang despotik. Secara bertahap, rakyat Iran ‎mengenal Islam dan karena prinsip tauhid, keadilan, dan persaudaraan yang ‎terkandung dalam Islam, merekapun memeluk agama Ilahi ini. Lambat laun, ‎akhirnya agama Islam tersebar luas di bumi Persia. ‎

Syekh Izzuddin Qasam Gugur Syahid
Tanggal 20 Desember 1935, Syekh Izzuddin Qasam, salah seorang pemimpin ‎perjuangan rakyat Palestina dalam menentang penjajahan Israel, gugur syahid. ‎Izzuddin Qasam awalnya menuntut ilmu di Suriah, kemudian melanjutkan ke ‎Universitas Al-Azhar, Mesir dan menjadi salah satu murid Syekh Muhammad ‎Abduh. Seusai menamatkan pendidikan di Mesir, Izzuddin Qasam kembali ke ‎tanah airnya Palestina, yang saat itu berada di bawah kekuasaan Inggris. Karena ‎dukungan Inggris terhadap berdirinya negara Israel, pada saat itu, terjadi imigrasi ‎besar-besaran kaum Yahudi dari berbagai negara Eropa ke Palestina. Sejak tahun ‎‎1930, rakyat Palestina di bawah pimpinan Syekh Izzuddin Qassam bangkit ‎berjuang mengusir Inggris. Demi menekan kebangkitan rakyat Palestina tersebut, ‎Inggris bekerja sama dengan orang-orang Zionis untuk membunuh pejuang ‎Palestina ini.‎

Muhammad Husain Shani' Khatam
Tanggal 20 Desember 1950, Muhammad Husain Shani' Khatam, seorang seniman ‎ukir terkemuka Iran, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1883 di kota ‎Shiraz, Iran selatan. Muhammad Husain Shani' Khatam dikenal sebagai guru besar ‎di bidang seni ukir Iran dan banyak meninggalkan karya-karya ukiran yang kini ‎tersimpan di musem-museum di dalam dan luar negeri Iran. Selain menguasai seni ‎ukir, Muhammad Husain Shani' Khatam juga menguasai seni kaligrafi. ‎

Oman Merdeka
Tanggal 20 Desember 1951, Oman meraih kemerdekaannya dari Inggris. Oman ‎adalah sebuah negara di pesisir semenanjung Arab yang memiliki sejarah kuno. ‎Setelah meninggalnya Rasulullah, kaum muslimin menaklukkan Oman dan rakyat ‎kawasan inipun memeluk Islam. Sekitar seabad kemudian, kelompok Islam ‎Khawarij yang bernama Abadhiah merebut kekuasaan di Oman dan mendirikan ‎pemerintahan di sana. Sejak tahun 1508, Oman jatuh ke tangan bangsa Eropa, ‎yaitu Portugis. Abad ke-17, pasukan Iran dan Inggris mengusir Portugis dari Oman ‎dan Dinasti Imami Ya'rubi pun berkuasa di sana meskipun berada di bawah ‎pengaruh Inggris. Sejak tahun 1901, kelompok Abadhiah melakukan ‎pemberontakan melawan imperialisme Inggris, namun dinasti yang berkuasa di ‎Oman bersama Inggris menaklukkan pemberontakan itu pada tahun 1922. Pada ‎tahun 1952, Oman dan Inggris menandatangani perjanjian yang memberikan ‎kemerdekaan penuh kepda Oman. ‎

John Steinbeck Meninggal Dunia
Tanggal 20 Desember 1968, John Steinbeck, seorang penulis roman Amerika, ‎meninggal dunia pada usia ke-66 tahun. Awalnya, Steinbeck menjalani berbagai ‎pekerjaan, sebelum akhirnya memilih karir sebagai penulis. Kehidupannya yang ‎pahit memberi pengaruh besar dalam karya-karyanya dan membuatnya berpihak ‎kepada kaum proletar dan kaum buruh. Karya-karya Steinbeck umumnya beraliran ‎naturalis atau realis. Namun, ia pernah pula menulis novel propaganda selama era ‎Perang Dunia Kedua, yang berjudul Bombs Away dan The Moon is Down yang ‎ditulisnya tahun 1942. Novel Steinbeck yang lain berjudul Of Mice and Men.‎

21 Desember
PLO Didirikan

Tanggal 21 Desember 1964, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) didirikan. ‎Ketika didirikan, PLO terdiri dari delapan kelompok gerilyawan dan sejumlah ‎lembaga pendidikan, sosial, kedokteran, budaya, dan keuangan. Setahun ‎kemudian, divisi militer PLO yang diberi nama Kelompok Fatah memulai aktivitas ‎mereka. Pada tahun 1974, PLO diterima sebagai anggota pengamat dalam PBB ‎dan hingga tahun 1982, organisasi ini berhasil menjalin hubungan resmi dengan ‎lebih dari 100 negara. Namun kemudian, sejalan dengan semakin kerasnya aksi ‎represi rezim Zionis terhadap aktivis PLO, organisasi ini mengubah taktik ‎perjuangannya dengan diplomasi. Hal ini terlihat dengan kesediaan pemimpin PLO, ‎Yaser Arafat, untuk menandatangani perjanjian Oslo pada bulan September tahun ‎‎1993 yang isinya memberikan pengakuan secara resmi atas keberadaan negara ‎Israel, dengan kompensasi pemberian status otonomi kepada Palestina oleh ‎Zionis. Namun, Zionis ternyata tidak memperdulikan isi perjanjian tersebut dan ‎hingga kini terus melakukan pembunuhan dan teror terhadap warga Palestina.‎

Apollo 8 Meluncur ke Bulan
Tanggal 21 Desember 1968, pesawat ruang angkasa pertama yang diawaki ‎manusia bernama Apollo 8, lepas landas dari Cape Canaveral, Florida, Amerika ‎Serikat. Astronot pesawat ruang angkasa ini adalah Frank Borman, James Lovell, ‎Jr., and William Anders. Selain menjadi orang pertama yang melihat planet bumi ‎secara utuh dari luar angkasa, ketiga atronot AS itu juga menjadi orang yang ‎pertama melihat sisi gelap bulan. Tepat pada pagi Natal, Apolo 8 meninggalkan ‎orbit lunarnya dan memulai perjalanan kembali ke bumi. Mereka mendarat dengan ‎selamat di laut Pasifik tanggal 27 Desember. Pada bulan Juli tahun berikutnya, Neil ‎Amstrong dan Edwin Aldrin dalam misi Apolo 11 menjadi manusia pertama yang ‎berjalan di bulan.‎

Tragedi Lockerbie Terjadi
Tanggal 21 Desember 1988, sebuah pesawat penumpang sipil milik Amerika ‎dengan nomor Pan Am 103, meledak di atas kota Lockerbie, Skotlandia. ‎Sebanyak 259 penumpang pesawat tersebut tewas dan 11 orang lainnya di ‎Lockerbie juga tewas tertimpa reruntuhan pesawat. AS dan Inggris kemudian ‎menuduh dua orang warga Libya sebagai pelaku pengeboman tersebut. Pada ‎tahun 1992, Dewan Keamanan PBB menjatuhkan embargo militer, minyak, dan ‎udara atas Libya karena telah memberi perlindungan terhadap kedua tersangka ‎pelaku peledakan tersebut. Pada tahun 1999, kedua terdakwa itu disidangkan di ‎pengadilan Den Haag, Belanda. Salah satu dari kedua terdakwa itu dibebaskan ‎dan seorang lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Pada bulan Agustus ‎‎2003, Libya mengakui bertanggung jawab atas peledakan pesawat tersebut dan ‎bersedia mengganti rugi materi kepada keluarga korban. Sebulan kemudian, ‎embargo PBB atas Libya pun dicabut.‎

22 Desember
Perang Punisia (Punic War) Berakhir

Tanggal 22 Desember 146 SM, berakhirlah periode ketiga dan terakhir dari Perang Punic yang terjadi antara Kartago dan Romawi. Pemerintahan Kartago yang terletak di Afrika Utara memiliki kekuatan laut terbesar di Mediterania abad ke-5 SM. Bangsa Punisia yang menghuni kota Kartago mendirikan pemerintahan independen di sana dan memperluas kekuasaan mereka ke hampir seluruh wilayah Afrika Utara. Rakyat negara ini mengontrol hampir semua perdagangan internasional di Mediterania dan karenanya, mereka hidup dengan makmur. Perang antara orang-orang Punisia dengan orang Romawi dimulai ketika Romawi berhasil memperluas kekuasaan imperiumnya hingga ke Italia. Antara Kartago dan Italia terdapat sebuah pulau bernama Sicilia, yang sebagiannya dikuasai oleh Kartago. Ketika penduduk Sisilia memulai perlawanan melawan orang-orang Kartago, Romawi ikut campur dan meletuslah Perang Punisia Pertama. Perang ini berlangsung tiga babak, dan baru berakhir tahun 146 SM dengan kemenangan Romawi dan runtuhnya pemerintahan Kartago.

Gempa di Sisilia
Tanggal 22 Desember 1693, terjadi gempa bumi besar di Sisilia, sebuah pulau yang terletak di sebelah selatan Italia. Akibat gempa ini, tiga kota besar di pulau ini hancur total dan kota Palermo, ibu kota Sisilia, mengalami kerusakan berat. Sekitar 80.000 orang tewas dalam gempa bumi yang merupakan gempa yang paling banyak meminta korban dalam sejarah Italia ini.

Pendudukan Port Said Berakhir
Tanggal 22 Desember 1956, berakhirlah pendudukan selama 50 hari yang dilakukan oleh Inggris dan Perancis terhadap pelabuhan Port Said di Mesir. Bersamaan dengan itu pula, kedua negara tersebut menarik pasukan mereka keluar dari Mesir. Peristiwa ini terjadi dalam era Perang Suez yang berawal dari dinasionalisasinya Terusan Suez tanggal 29 Juli 1956 oleh Gamal Abdul Naser, presiden Mesir saat itu. Inggris yang sebelumnya menguasai terusan tersebut tidak menerima aksi Mesir ini sehingga kemudian bersekutu dengan Israel dan Perancis untuk menyerang Mesir pada bulan Oktober 1956.

Nicolae Ceausescu Tumbang
Tanggal 22 Desember 1989, pemerintahan Nicolae Ceausescu, presiden dan pemimpin partai komunis Rumania saat itu, akhirnya tumbang. Ceausescu adalah seorang diktator yang kejam dan korup yang memerintah Romania dengan sistem komunis sejak tahun 1965. Dalam usahanya untuk membayar hutang luar negeri yang amat besar yang ditumpuk oleh pemerintahannya sejak tahun 1970, Ceausescu memerintahkan ekspor sebagian besar produksi pertanian dan industrinya. Akibatnya, terjadi kekurangan makanan, energi, obat, dan berbagai kebutuhan lainnya secara drastis di dalam negeri. Selain itu, kebijakan nepotisme, penggusuran rakyat, dan penekanan kehidupan agama, membuat rakyat Rumania semakin tertekan dan akhirnya bangkit berdemonstrasi menentang pemerintahan Ceausescu. Presiden Rumania itu pada bulan Desember 1989 memerintakan penumpasan militer terhadap demonstran di kota Timisoara. Akibatnya demonstrasi semakin menyebar hingga ke Bukares, ibu kota Rumania. Pada tanggal 22 Desember, tentara berbalik membela rakyat dan pada hari yang sama, Ceausescu dan istrinya melarikan diri dengan helikopter, namun berhasil ditangkap oleh tentara. Tiga hari kemudian, pasangan diktator ini diadili dan ditembak mati.

23 Desember
Sir Charles Lyell Lahir

Tanggal 23 Desember 1797, Sir Charles Lyell, seorang ahli geologi Inggris, terlahir ke dunia di Skotlandia. Sejak kecil, Lyell telah tertarik kepada sejarah alam dan ketika ia masuk ke Exeter College, Oxford, pada tahun 1816, ia semakin serius mempelajari geologi. Lyell dianggap sebagai orang pertama yang meletakkan dasar-dasar ilmu geologi. Pada tahun 1830, ia menulis jilid pertama dari bulu Principles of Geology dan pada tahun 1832, ia menulis jilid kedua dari buku tersebut. Buku ini mencapai sukses dan menjadi rujukan utama dalam bidang geologi.

Karet Sintetis Pertama Diciptakan

Tanggal 23 Desember 1932, karet sintetis untuk pertama kalinya diciptakan. Alasan produksi karet buatan ini adalah karena berkurangnya produksi getah karet alami dan meningkatnya pemakaian karet dalam berbagai bidang industri. Studi terhadap pembuatan karet sintetis di antaranya dilakukan oleh ilmuwan Jerman, Hermann Staudinger. Karet sintetis pertama yang berhasil diciptakan diberi nama "neoprene." Bahan ini sangat tahan panas dan bahan kimia, seperti minyak dan gasoline.
Di AS kemudian ditemukan variasi karet sintetis baru, yang disebut sebagai "GR-S" (Government Rubber Styrene). Materi ini terdiri dari polymer butadiene dan styrene serta menjadi basis produksi karet sintetis AS selama PD II. Militer sangat membutuhkan karet sintetis ini, di antaranya untuk pembuatan ban kendaraan militer dan mesin-mesin perang lainnya. Oleh karena itulah pemerintah AS melakukan usaha besar untuk meningkatkan produksi karet sintetisnya. Hingga tahun 1944, ada 50 pabrik karet sintetis yang didirikan Amerika dan memproduksi karet sintetis dua kali lipat dari produksi karet alami dunia sebelum dimulainya perang.

Tujuh Pejabat Jepang Dijatuhi Hukuman Mati
Tanggal 23 Desember 1948, berdasarkan keputusan pengadilan internasional di Tokyo, Jepang, tujuh orang pemimpin negara ini pada era Perang Dunia II, menjalani hukuman mati. Pengadilan di Jepang ini merupakan lanjutan dari pengadilan Nurenberg Jerman yang dilakukan untuk mengadili para penjahat perang. Sebanyak 25 orang pejabat Jepang diadili dan 18 di antaranya dijatuhi hukuman penjara. Hideki Toyo, Perdana Menteri Jepang pada era PD II adalah pejabat tertinggi yang diadili di pengadilan internasional Jepang itu dan dijatuhi hukuman mati.Tuduhan yang dinisbatkan kepada para pejabat dan perwira Jepang tersebut adalah, membunuh, menyiksa tawanan yang sakit dan tawanan sipil, menjalankan kerja paksa, merampok barang-barang milik umum dan pribadi, menghancurkan kota-kota dan pedesaan tanpa alasan militer, melakukan pembunuhan massal, pemerkosaan, dan kejahatan barbarisme lainnya terhadap warga sipil di negara-negara yang diduduki Jepang selama PD II.

Lavrentia Beria Dihukum Mati
Tanggal 23 Desember 1953, Lavrentia Beria, kepala badan intelijen Soviet, dan orang kedua di negara ini pada zaman pemerintahan Stalin, dihukum mati dengan tuduhan menyeleweng dari prinsip Partai Komunis dan menggalang konspirasi melawan pemerintah. Beria selama masa pemerintahan Stalin memerintahkan pembunuhan atas sejumlah besar warga Soviet sehingga menimbulkan situasi teror dan ketakutan di zaman itu. Akhirnya, setelah kematian Stalin yang merupakan pelindung utamanya, Beria diadili oleh pemerintahan baru Soviet dan dijatuhi hukuman mati.

24 Desember
Perancis Menyerang Ghana

Tanggal 24 Desember 1849, pasukan Perancis menyerang Ghana yang terletak di Afrika Barat. Serangan ini merupakan pendahuluan dari rencana penaklukan kawasan Ghana yang kaya hasil bumi itu. Sebelum terjadinya serangan tersebut, perusahaan dagang Perancis bernama Perusahaan Pantai Emas didirikan di Ghana dan perusahaan inilah yang mempersiapkan invasi militer Perancis ke wilayah ini. Selepas invasi tersebut, pasukan Perancis mendirikan banyak pangkalan militer di Ghana. Kemudian, pemerintah Perancis mengadakan perjanjian dengan negara-negara Eropa mengenai kedudukannya di Ghana, sehingga akhirnya pada tahun 1913, Ghana secara resmi menjadi jajahan Perancis. Rakyat Ghana meraih kemerdekaannya melalui referendum pada tahun 1958.

Ku Klux Klan Terbentuk
Tanggal 24 Desember 1865, berdirilah sebuah kelompok rasialis ekstrim bernama Ku Klux Klan di AS. Kelompok ini berkeyakinan bahwa ras kulit putih adalah ras yang terbaik. Mereka mendirikan organisasi tersebut dengan maksud untuk berjuang memberantas kaum kulit hitam di AS. Meskipun kelompok Ku Klux Klan empat tahun setelah berdirinya diumumkan pemerintah sebagai organisasi illegal, namun hingga sekarang masih tetap menjalankan aksi pembunuhannya terhadap warga kulit hitam. Bahkan, kelompok ini juga menyerang warga kulit putih yang dianggap sebagai pelindung kulit hitam. Namun demikian, hingga kini pemerintah AS belum pernah melakukan usaha serius untuk memberantas kelompok berbahaya ini.

Libya Merdeka
Tanggal 24 Desember 1951, dengan disahkannya Resolusi PBB, Libya kembali meraih kemerdekaannya dan Muhammad Idris Al-Mahdi terpilih sebagai raja. Libya selama bertahun-tahun berada di bahwa kekuasaan bangsa asing. Pada abad ke-16, Libya diduduki imperium Ottoman. Pada era Perang Dunia Pertama, Libya jatuh ke tangan Italia. Akhirnya, pada PD II, Libya jatuh ke tangan Inggris dan Perancis. Baru pada tahun 1951, Lybia merdeka. Pada tahun 1969, Moammar Qaddafi melakukan kudeta dan menggulingkan raja Idris. Qaddafi kemudian mengganti sistem kerajaan menjadi republik dan ia menjadi Presiden di Libya hingga kini.
Libya adalah negara di Afrika utara yang memiliki luas wilayah 1.759.540 kilometer persegi serta berbatasan dengan Mesir, Aljazair, Tunisa, Sudan, Chad, dan Niger.

25 Desember
Nabi Isa Lahir

Tanggal 25 Desember, Nabi Isa Al-Masih a.s., terlahir ke dunia di kota Bethlehem. Atas kehendak Allah, Nabi Isa terlahir dari seorang perawan suci, yaitu Sayyidah Maryam s.a. Sejak bayi, Nabi Isa telah dikarunia Allah kemampuan untuk berbicara dan menyampaikan risalah kenabiannya kepada umat manusia di zaman itu. Mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa a.s, secara jelas tercantum dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 45, yang artinya, "Ingatlah ketika para malaikat berkata; Hai Maryam, Allah menyampaikan berita gembira kepadamu tentang seorang putera yang akan menyampaikan perkataan-Nya, bernama Isa Al-Masih putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan akhirat dan tergolong orang-orang yang dekat kepada Tuhannya."
Nabi Isa selama masa kehidupannya di tengah Bani Israil, selalu menyeru kepada keimanan dan kebajikan. Nabi Isa juga dianugerahi Allah mukjizat berupa kemampuan menyembuhkan orang buta dan menghidupkan orang mati. Namun demikian, hanya sedikit dari kaum Bani Israil yang beriman kepada ajaran Nabi Isa. Beliau bahkan kemudian dikejar-kejar untuk dibunuh. Untuk menyelamatkan nabi-Nya, Allah mengangkat Isa a.s ke langit.

Perusahaan Dagang Hindia Timur Perancis Berdiri

Tanggal 25 Desember 1665, berdirilah "Perusahaan Dagang Hindia Timur Perancis" di masa pemerintahan raja Louis ke-14. Perusahaan ini didirikan Perancis di India untuk menyaingi politik, ekonomi, dan imperialisme Inggris. Enam puluh enam tahun sebelumnya, Inggris juga sudah mendirikan perusahaan dagang India Timur. Akibat berdirinya dua perusahaan imperialis yang saling bersaing ini, peperangan antara Inggris dan Perancis semakin meningkat untuk memperebutkan wilayah kekuasaan di India.

Tiga Pemimpin Palestina Syahid

Tanggal 25 Desember 1979, tiga orang pejabat tinggi Palestina tewas akibat teror yang dilakukan agen intelijen Israel, Mossad. Ketiga pejabat Palestina tersebut adalah Ali Hasan Salamah, penanggung jawab keamanan PLO yang dibunuh dengan bom mobil di Beirut, Lebanon; Samira Tuqan, anggota bagian politik PLO di Syprus; dan Ali Naser Yasin, wakil PLO di Kuwait. Ketiga pembunuhan yang terjadi pada hari yang sama di tiga negara berbeda itu dilakukan agen Zionis dengan tujuan untuk melemahkan perjuangan bangsa Palestina dalam merebut kemerdekaan tanah air mereka. Zionis secara paksa sejak tahun 1948 telah merebut tanah air bangsa Palestina dan mendirikan sebuah negara illegal bernama Israel.

Kamran Nejatullahi Gugur

Tanggal 25 Desember 1978, Kamran Nejatullahi, seorang dosen Instituit Politeknik Teheran gugur di tangan antek rezim Syah Reza Pahlevi dalam peristiwa konsentrasi para dosen di salah satu gedung departemen kebudayaan dan pendidikan tinggi di pusat kota Teheran. Konsentrasi itu dilakukan sebagai aksi protes terhadap tindakan represif para anggota militer rezim Syah terhadap tuntutan dan aspirasi kebenaran rakyat Iran. Konsentrasi dibubarkan dengan cara paksa dan kekerasan hingga menggugurkan Nejatullahi.


Gempa Dahsyat Guncang Bam

Tanggal 25 Desember 2003 sebuah gempa bumi besar berkekuatan 6,8 skala richter telah menguncang kota Bam di Iran Selatan dan kawasan sekitarnya. Gempa bumi dahsyat ini memusnahkan setengah kota Bam serta menelan 41 ribu korban. Demikian juga puluhan ribu rakyat kota ini cidera dan kehilangan tempat tinggal. Pasca bencana alam tersebut, masyarakat dan pemerintah Iran segera menyalurkan bantuan kepada korban. Dimensi gempa Bam ini sedemikian besar sehingga sebagian organisasi internasional dan negara-negara dunia turut menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi Bam. Selain menelan puluhan ribu korban, gempa ini juga mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Ditambah lagi dengan rusaknya sebagian komplek benteng kuno Arg-e Bam.

26 Desember
Mao Zedong Terlahir ke Dunia

Tanggal 26 Desember 1893, pemimpin besar dan pendiri Partai Komunis Cina Mao Zadong terlahir ke dunia. Pada tahun 1921, bersama rekan-rekan sepemikirannya Mao mendirikan Partai Komunis Cina. Dalam mengkampanyekan partainya, Mao mengedepankan nasib kaum agraris, dan karena itu dia cepat mendapatkan dukungan besar dari rakyat di wilayah pedesaan.
Dalam sejarah perjuangannya, Mao pernah menempuh perjalanan kaki bersama 100 ribu pasukan yang dipimpinnya dari wilayah Cina Selatan ke wilayah Cina Utara pada tahun 1934 demi menghindari konfrontasi dengan pasukan pemerintah. Dalam perjalanan berat yang berlangsung selama satu tahun itu, lebih dari 60 ribu jiwa melayang. Pasca PD II, kaum komunis pimpinan Mao berhasil mengalahkan kaum nasionalis pimpinan Chiang Kai-shek yang didukung oleh Barat, dan pada tahun 1949, Mao mendirikan Republik Rakyat Cina (RRC).
Selama sekian tahun berkuasa, Mao berhasil menciptakan pemerintah pusat yang tangguh di Cina. Meskipun sama-sama beraliran komunisme, pemikiran Mao banyak berbeda dengan paham Karl Marx dan Lenin. Karena itu, ajaran komunisme gaya pendiri RRC itu lebih dikenal dengan paham Maoisme. Mao Zedong meninggal pada tahun 1976.

Pasukan Rusia Mulai Lancarkan Invasi ke Afganistan

Tanggal 26 Desember 1979, Tentara Merah Uni Soviet melancarkan invasi ke Afganistan. Invasi ini kemudian menjadi peristiwa operasi dan aksi pendudukan terpanjang Uni Soviet terhadap sebuah negara merdeka. Pendudukan atas Afganistan itu diakui oleh generasi baru pemerintahan Soviet sendiri sebagai salah satu kesalahan besar yang pernah dilakukan penghuni Istana Kremlin selama ini. Invasi itu dilakukan dengan dalih memenuhi permohonan Babrak Karmal, salah seorang pejabat Afganistan saat itu.
Sehari setelah invasi tersebut, Karmil memegang tongkat kekuasaan di Afganistan melalui cara kudeta. Sejak itu, mujahidin Afganistan bangkit mengangkat senjata melawan sekitar 130 ribu pasukan dan berhasil membuat pasukan Soviet keteteran. Dari sisi lain, AS yang merasa kepentingannya terancam jika Soviet berhasil menancapkan pengaruh dan kekuatannya di Afganistan, akhirnya ikut mengganyang pasukan Soviet dengan memberikan dukungan politik, ekonomi, dan bahkan militer kepada sejumlah kelompok pejuang Afganistan. Akibat agresi Pasukan Merah itu, puluhan ribu umat Islam Afganistan gugur dan sebagian menderita luka-luka. Pada akhirnya, karena keteteran dan terjadi perubahan kebijakan luar negeri serta tak kuasa menanggung biaya perang yang begitu besar, Moskow terpaksa menarik mundur pasukannya dari Afganistan pada tahun 1989.


Tsunami di Laut India

Tanggal 26 Desember 2004 masehi, sebuah gempa bumi berkekuatan besar sekitar sembilan skala richter di Lautan India menimbulkan Tsunami. Gelombang besar Tsunami yang menghempas pesisir negara-negara persekitaran Lautan Hindia menyebabkan kerusakan besar. Negara-negara yang paling banyak mengalami kerugian tsunami adalah Indonesia, Sri Lanka, Malaysia, Thailand dan juga India. Tercatat sekitar 220 ribu orang tewas dan dua juta yang lain kehilangan tempat tinggal. Tsunami tersebut juga mengakibatkan kerugian milyaran dollar. Pasca tragedi ini bantuan dari berbagai negara dunia disalurkan untuk korban Tsunami. Peristiwa ini membuat berbagai negara memberikan perhatian khusus terhadap bencana alam dan mencari solusi memperkuatkan sistem peringatan dalam mencegah dampak kerusakan akibat bencana alam.

27 Desember
Johannes Kepler Terlahir ke Dunia

Tanggal 27 Desember 1571, astronomi dan matematikawan terkemuka Jerman Johannes Kepler terlahir ke dunia. Dia menekuni astronomi dan matematika sejak dia menjadi asisten seorang astronomi besar bernama Tycho Brahe. Setelah menggandrungi ilmu perbintangan dan tatasurya tersebut, namanya perlahan-lahan menjadi masyhur. Dialah yang mengungkap gerakan planet Mars pada garis peredaraan yang berbentuk bulat panjang. Dia pulalah yang menguak adanya gerakan planet yang dikemudian hari dikenal dengan nama 'UU Kepler'. Ilmuan ini meninggal dunia pada tahun 1630.

Louis Pasteur Lahir

Tanggal 27 Desember 1822 Masehi, Louis Pasteur, fisikawan dan kimiawan Perancis lahir. Hanya dalam usia ke-27 tahun dia sudah berhasil menyandang gelar doktor di bidang kimia, dan sejak itu dia menjadi dosen ilmu kimia di Universitas Strasbourg, Paris.
Pasteur berhasil menampilkan beberapa teori baru dan temuan-temuan besar menyangkut penyakit 'ulat sutera' dan penyakit-penyakit menular lainnya, terutama rabies. Temuan-temuannya di bidang pengobatan inveksi dan pembasmian virus telah banyak mengubah prinsip-prinsip medis dan teknik-teknik pengobatan sebelumnya.
Kebesaran nama Pasteur itu kemudian diabadikan pemerintah Perancis pada tahun 1888 dengan mendirikan Institut Pasteur. Institut ini sekarang menjadi salah satu pusat pengkajian terbesar di bidang kesehatan dan memiliki cabang di berbagai negara dunia.

IMF Mulai Beroperasi

Tanggal 27 Desember 1945, Dana Moneter Internasional (IMF), mulai beroperasi. Walaupun berada di bawah PBB, IMF tercatat sebagai sebuah organisasi internasional yang independen. Organisasi ini didirikan antara lain dengan tujuan menstabilkan nilai-nilai mata uang dunia, memfasilitasi pembangunan dan pertumbuhan secara seimbang dalam perdagangan internasional serta mengembangkan lowongan kerja. Namun demikian, arah kebijakan IMF banyak ditentukan oleh negara-negara yang paling banyak menaruh saham. Karena itu, negara-negara Barat, khususnya AS yang juga menjadi basis IMF, adalah pihak yang dominan dalam lembaga ini.
Langkah-langkah signifikan yang ditempuh IMF antara lain ialah penanaman modal pada sektor-sektor yang profitable dan memberikan utang kepada negara-negara anggotanya. Namun, karena sering mendiktekan berbagai kebijakan yang dinilai tidak realistis, IMF kerap mendulang kecaman dan protes berbagai negara yang memerlukan kucuran kreditnya.

Perjanjian Moskow Diteken

Tanggal 27 Desember 1945, Perjanjian Moskow ditandatangani tak lama setelah berakhirnya Perang Dunia II. Perjanjian diteken oleh para delegasi dari AS, Inggris, dan Uni Soviet. Berdasarkan perjanjian ini, semenanjung Korea yang tadinya merupakan negara kesatuan akhirnya dipetak menjadi dua bagian. Bagian utara semenanjung itu diproklamasikan sebagai Korut, dan bagian selatannya diproklamasikan sebagai Korsel.

Benazir Buttho Tewas
Tanggal 27 Desember 2007, Benazir Buttho pemimpin Partai Rakyat Pakistan (PPP) ‎tewas dalam sebuah insiden penembakan dan ledakan bom di kota Rawalpindi, Pakistan. Selain ‎menewaskan putri almarhum Zulfikar Ali Buttho, ledakan terorisme itu juga menewaskan 20 orang ‎kader dan pendukung partai PPP. Benazir dilahirkan di kota karachi Pakistan pada tahun 1953. Ia ‎belajar di Universitas Harvard di Amerika dan Oxford Inggris. Benazir kembali ke Pakistan pada tahun ‎‎1977. Tanggal 5 Juli 1977, ayahnya diturunkan dari kursi Perdana Menteri dalam sebuah aksi kudeta ‎yang didalangi oleh Jenderal Muhammad Zia-ul-Haq. Dua tahun setelahnya Zulfikar Ali Buttho dijatuhi ‎hukuman mati oleh pemerintah militer Pakistan dengan dakwaan terlibat pembunuhan. Saat itu ‎Benazir yang masih berusia 26 tahun dikukuhkan oleh para pendukung sang ayah sebagai Ketua ‎Partai PPP. ‎

Setelah tewasnya Presiden Zia-ul-Haq dalam kecelakaan pesawat Hercules C-130 tahun 1988, Benazir ‎terlibat secara aktif dalam percaturan politik di Pakistan dan hasilnya, partai PPP berhasil menguasai ‎parlemen, Dewan Nasional. Dengan kemenangan itu, Benazir terpilih menjadi Perdana Menteri dan ‎mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 2 Desember 1988. Dia tercatat sebagai Perdana Menteri ‎Pakistan termuda dengan usia 35 tahun dan menjadi wanita pertama yang duduk di jabatan itu. Dua ‎tahun kemudian, ia dipecat oleh Presiden setelah dijerat tuduhan korupsi. Partainyapun kalah dalam ‎pemilu. Namun setelah tuduhan keterlibatannya dalam korupsi tak terbuktikan, ia kembali memimpin ‎kemenangan koalisi partainya dan berhasil merebut kursi Perdana Menteri untuk kedua kalinya pada ‎tahun 1993. Pemerintahannya bubar dan ia lengser lagi pada tahun 1996 karena dituduh korupsi dan ‎penyelewengan kekuasaan. Tahun 1999 menyusul kudeta militer yang dilakukan oleh Jenderal Pervez ‎Musharraf, Benazir Buttho meninggalkan Pakistan dan menetap di Inggris dan Uni Emirat Arab. Tahun ‎‎2007 dengan terbentuknya koalisi dua partai besar pimpinan Benazir Buttho dan Nawaz Sharif, ‎Benazir kembali ke Pakistan. Kedatangannya menjatuhkan korban. 135 orang yang menyambut ‎kedatangannya tewas dalam sebuah serangan terorisme. Aktivitas politik Buttho berlanjut dan bak ‎pahlawan ia dielu-elukan rakyat Pakistan. Aksi teror pun akhirnya memangsa Benazir. ‎

Permulaan Perang 22 Hari Gaza

Tanggal 27 Desember 2008, militer rezim Zionis Israel melancarkan serangan ‎besar-besaran ke wilayah Jalur Gaza. Gempuran masif itu adalah babak kelanjutan dari reaksi Israel ‎atas dukungan besar warga Gaza kepada Gerakan Hamas dan pemerintahan kelompok perjuangan ‎Islam di Palestina ini. Sebelum terjadinya serangan tersebut, Gaza telah lebih dahulu diblokade ‎selama sekitar satu setengah tahun. Pasokan makanan dan obat-obatan ke Gaza dihalangi dan warga ‎di sana dipaksa berhadapan dengan kondisi kehidupan yang sangat sulit. Target utama perang ini ‎adalah menjatuhkan pemerintahan Hamas. Dahsyatnya serangan tentara Zionis nampak jelas dari ‎besarnya jumlah korban yang jatuh dalam beberapa hari pertama terjadinya perang. 230 orang gugur ‎syahid hanya dalam hitungan dua atau tiga hari. Usai menghancurkan seluruh targetnya lewat ‎serangan udara, Israel menggempur Gaza lewat darat dan laut. Wartawan dilarang memasuki ‎wilayah Gaza dengan maksud untuk menekan publikasi kejahatan yang dilakukan orang-orang Zionis ‎terhadap warga Gaza. Meski demikian, para pejuang Palestina khususnya dari kelompok Hamas dan ‎Jihad Islam dengan gigih melawan agresi Israel. Perang berakhir 22 hari kemudian dan Israel tak ‎berhasil meraih targetnya. Hamas tetap berkuasa di Gaza dengan dukungan dan popularitas yang ‎lebih besar. 1400 warga Palestina gugur syahid dalam perang ini sementara korban cedera tercatat ‎sebanyak 5500 orang. Kejahatan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Gaza semakin ‎menambah buruk citra rezim ini di mata dunia. ‎

28 Desember
Ayatullah Husein Ghafari Gugur Syahid

Tanggal 28 Desember 1673, Ayatullah Husein Ghafari, salah seorang ruhaniwan pejuang Iran gugur syahid di dalam penjara rezim Shah Pahlevi. Ayatullah Ghafari dikenal sebagai ulama yang berilmu tinggi dan penuh perhatian terhadap lingkungan masyarakatnya. Melihat kezaliman yang dilakukan oleh rezim penguasa saat itu, Ayatullah Ghafari tidak tinggal diam. Beliau menulis buku-buku dan menerbitkan majalah yang isinya menentang kekejaman rezim Shah. Selain itu, beliau juga aktif berpidato menyuarakan penentangannya atas depotisme penguasa. Akibatnya, beliau berkali-kali ditangkap dan dipenjarakan. Akhirnya, setelah mengalami penyiksaan dalam penjara, Ayatullah Ghafari gugur syahid.

Pertunjukan Film Pertama Di Dunia
Tanggal 28 Desember 1895, untuk pertama kalinya dalam sejarah perfilman, sebuah film cerita dipertunjukkan di depan umum. Film ini dibuat oleh Lumiere bersaudara, inventor terkenal asal Perancis dan pelopor industri perfilman. Tempat pemutaran film itu adalah di Grand Cafe di Boulevard des Capucines, Paris. Sekitar 30 orang datang dengan dibayar untuk menonton film-film pendek yang mempertunjukkan kehidupan warga Perancis.
Sesungguhnya, pada awal 1885, telah diproduksi gambar bergerak pertama namun, film karya Lumiere bersaudara yang dianggap sebagai film sinema yang pertama. Judul film karya mereka adalah "Workers Leaving the Lumiere Factory." Pemutaran film ini di Grand Cafe menandai lahirnya industri perfilman.

UUD Periode Konstitusional Iran Ditandatangani

Tanggal 28 Desember 1906, UUD Periode Konstitusional Iran yang disusun oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat pertama Iran, ditandatangani oleh raja Iran waktu itu, Shah Mozafaruddin Qajar. UUD ini awalnya memiliki 51 pasal, namun kemudian secara bertahap bertambah menjadi 107 pasal. UUD ini merupakan hasil dari perjuangan revolusi konstitusional rakyat Iran yang dipimpin oleh para ulama.
Pada tahun-tahun berikutnya, terutama dalam masa pemerintahan rezim Shah Pahlevi, UUD Iran itu mengalami pengurangan, penambahan, atau pengubahan. Umumnya pasal-pasal yang dihapuskan adalah pasal-pasal yang menguntungkan Islam dan rakyat. Sedangkan pasal-pasal yang ditambahkan adalah pasal-pasal yang menguntungkan penguasa.

Gempa Bumi Terbesar di Eropa
Tanggal 28 Desember 1908, gempa bumi yang paling besar dalam sejarah Eropa terjadi di kawasan Sisilia dan Calabria, Italia selatan. Tercatat sekitar 100.000 orang tewas dalam bencana tersebut. Sicilia dan Calabria terkenal sebagai "the dancing land" atau kawasan rawan gempa. Sebelumnya, yaitu pada tahun 1693, 60.000 orang tewas dalam gempa di Sicilia dan tahun 1783, 50.000 orang tewas akibat gempa di Calabria.
Gempa bumi yang terjadi di Italia selatan tahun 1908 ini berkekuatan 7,5 skala Richter dan terjadi pukul 5.20 pagi. Sembilan puluh persen dari bangunan di kedua kota, Sisilia dan Calabria, hancur.

Gerakan Melawan Buta Huruf di Iran
Tanggal 28 Desember 1979, Imam Khomeini, pemimpin besar Revolusi Islam Iran, mengeluarkan surat perintah mobilisasi umum untuk memberantas buta huruf dan pendirian gerakan pemberantasan buta huruf. Dalam surat perintah tersebut, Imam Khomeini menyatakan, "Sekarang tanpa membuang waktu dan tanpa kenal lelah, untuk berjuang melawan buta huruf secara serentak dan mobilisasi umum kita gerakkan agar Insya Allah dalam jangka waktu segera, semua orang telah mampu membaca dan menulis." Hasil dari gerakan ini terlihat sangat bagus dan menurut data UNESCO, kini Iran sudah keluar dari daftar negara-negara buta huruf.

29 Desember
Gabriella Mistral Lahir

Tanggal 29 Desember 1889, Gabriella Mistral, seorang penyair dan penulis Amerika Latin, terlahir ke dunia di Chili. Dalam karya-karya syair Mistral, banyak terlihat perhatian dan kecintaannya kepada anak-anak. Syair Mistral tentang anak-anak banyak dikutip oleh organisasi-organisasi yang bergerak di bidang kesejahteraan anak, untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan anak. Pada tahun 1945, Mistral meraih hadiah Nobel dan menjadi penulis Amerika Latin pertama yang menerima hadiah ini. Karya-karya syairnya dikumpulkan dalam sebuah buku berjudul "Gabriella". Mistral beberapa waktu pernah tinggal di Amerika Serikat, namun kecintaannya kepada tanah airnya membuatnya kembali ke Chili. Gabriella Mistral meninggal dunia tahun 1957.

Irlandia Merdeka

Tanggal 29 Desember 1937, perjanjian yang mengakui kemerdekaan Republik Irlandia, ditandatangani oleh pemimpin Irlandia Selatan dan pemerintah Inggris. Namun, dengan alasan tengah berlangsungnya Perang Dunia Kedua, Inggris tidak melaksanakan isi perjanjian tersebut. Setelah perang berakhir, pada tahun 1949, rakyat Irlandia selatan yang mayoritas Katolik, mengumumkan secara resmi kemerdekaannya dari Inggris. Kemerdekaan ini berhasil dicapai setelah rakyat Irlandia selama delapan abad berjuang melawan Inggris. Enam provinsi di Irlandia utara yang mayoritasnya umat Protestan pro-Inggris, menolak bergabung dengan Republik Irlandia karena ingin tetap bersatu di bawah pemerintahan Inggris. Oleh karena itu, hingga kini di Irlandia utara masih terus berlangsung perang saudara antara kaum Katolik minoritas yang menghendaki kemerdekaan dan penggabungan dengan Republik Irlandia, melawan kaum Protestan dan pemerintahan Inggris.

Bakhtiari Menjadi PM Iran

Tanggal 29 Desember 1978, menyusul kegagalan pemerintahan militer di bawah Perdana Menter Azhari di Iran dalam menghadapi gelombang revolusi rakyat negara itu, Shapour Bakhtiari diangkat sebagai PM baru. Shah dan Amerika Serikat yang mendukung rezim itu, berharap dengan ditunjuknya PM baru yang membawa misi propaganda nasionalisme dan reformasi itu, rakyat Iran dapat dibujuk untuk mundur dari gerakan revolusi yang dipimpin oleh Imam Khomeini. Menanggapi ditunjuknya Bakhtiari sebagai PM, Imam Khomeini mengeluarkan pernyataan bahwa pemerintahan Bakhtiari tidak legal dan menyerukan agar rakyat Iran meneruskan perjuangan mereka melawan rezim Shah yang despotik.

30 Desember
Teror Zionis di Baladush-Shaikh

Tanggal 30 Desember 1947, dua kelompok teroris Zionis dalam operasi bersama mereka, menyerang sebuah desa bernama Baladush-Shaikh di Palestina. Dalam serangan teror yang mengerikan itu, rumah-rumah warga Palestina dibakar dan enam puluh orang yang tengah berada di dalam rumah-rumah tersebut tewas terbakar.
Pada hari yang sama, sebuah kelompok teroris Zionis lainnya bernama Irgun juga melakukan aksi terornya dengan melemparkan bom ke tengah-tengah warga. Tujuh belas orang warga Palestina gugur syahid dalam serangan ini dan puluhan lainnya luka-luka. Meningkatnya serangan kelompok-kelompok teroris terhadap bangsa Palestina di akhir tahun 1947 dan awal tahun 1948 adalah dalam rangka mengusir bangsa Palestina dari tanah air mereka dan persiapan untuk proklamasi berdirinya negara Israel pada bulan Mei tahun 1948.

Raja Michael dari Rumania Mengundurkan Diri

Tanggal 30 Desember 1947, Raja Michael dari Rumania dipaksa untuk mengundurkan diri. Dia kemudian menjalani pembuangan di Swiss dan dicabut kewarganegaraannya. Dengan mundurnya Raja Michael, sistem kerajaan di Rumania dihapus dan dimulailah sistem republik di sana. Hingga tahun 1862, Rumania adalah sebuah wilayah otonomi di bawah kekuasaan imperium Ottoman. Pada tahun 1877, Rumania meraih kemerdekaan penuh dari Ottoman. Dalam era Perang Dunia Kedua, Rumania bersekutu dengan Uni Soviet dalam melawan Nazi Jerman. Namun, seusai perang, terbentuk pemerintahan koalisi di Rumania yang didominasi kelompok komunis dan didukung oleh Uni Soviet. Raja Michael pun kemudian dipaksa mengundurkan diri dan Dr. Constantin Parhon pun naik ke kursi kepresidenan. Seiring dengan runtuhnya Uni Soviet, rezim komunis Rumania yang saat itu berada di bawah kepresidenan Nicolae Ceausescu pun digulingkan oleh rakyat Rumania pada tahun 1989.

Marcos Dilantik Jadi Presiden

Tanggal 30 Desember 1965, Ferdinand Marcos dilantik oleh Senat Philipina sebagai presiden negara ini. Pada era pendudukan Jepang di Philipina selama Perang Dunia Kedua, Marcos memimpin perjuangan bangsa Philipina melawan Jepang, meskipun informasi lain menyebutkan bahwa fakta ini direkayasa oleh Marcos sendiri. Namun yang jelas, karena jasanya dalam perjuangan melawan Jepang itulah, ia kemudian terpilih sebagai anggota DPR Philipina dan akhirnya berhasil terpilih menjadi anggota Senat pada tahun 1959. Pada tahun 1965, melalui pemilu yang curang, Marcos berhasil terpilih sebagai presiden.
Kekuasaan Marcos di Philipina berlangsung selama 20 tahun. Selama memerintah, Marcos menggunakan kekerasan militer untuk mengontrol negara. Dia pun banyak menyelewengkan uang negara dan membunuhi lawan-lawan politiknya. Pada tahun 1983, Marcos membunuh salah satu oposannya yang terkemuka, yaitu Benigno Aquino. Pembunuhan Aquino membuat protes anti-Marcos bergelora di seluruh penjuru negeri Philipina. Akibatnya, tahun 1986, Marcos bersedia mengadakan pemilihan presiden baru. Janda Aquino, yaitu Corazon Aquino ikut serta dalam pemilu ini. Marcos dinyatakan menang dalam pemilu tersebut, namun pengamat independet menyatakan bahwa pemilu tersebut dipenuhi kecurangan. Akibatnya, demonstarsi anti Marcos kembali meluap dan Aquino memproklamasikan diri sebagai presiden baru Philipina. Keberpihakan militer kepada Aquino, membuat Marcos terpaksa melarikan diri ke Hawaii dengan menggunakan pesawat milik AS.

Diktator Irak, Saddam Hussein di Hukum Gantung

Tanggal 30 Disember 2006, diktator Irak, Saddam Hussein dihukum gantung menyusul putusan pengadilan tinggi Irak. Saddam Hussein dilahirkan di dekat kota Tikrit, 140 km utara Baghdad. Pada usia 20 tahun ia bergabung dengan Partai Baath. Menyusul kudeta yang dilakukan partai ini pada tahun 1968, akhirnya Saddam menjadi wakil dari Ahmad Hasan Al-Bakr pemimpin Baath waktu itu. Pada tahun 1979 Saddam berhasil menjadi presiden Irak. Selain memegang tampuk pimpinan tertinggi di Irak, Saddam juga memegang jabatan panglima tertinggi angkatan bersenjata Irak dan sejumlah pos penting lainnya. Di awal kekuasaannya Saddam mulai menjalankan ambisinya dengan dukungan penuh Barat. Hal ini ditandai dengan serangan Irak ke Iran yang mengakibatkan tragedi kemanusiaan. Dengan bantuan Barat pula Saddam membuat senjata kimia dan digunakan untuk menyerang bangsa Irak dan Iran.
Dua tahun setelah menyerang Iran, Saddam mencaplok Kuwait. Aksi tersebut mendapat kecaman luas dari masyarakat internasional. Setelah penarikan pasukan Irak dari Kuwait, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bansa (DK-PBB) memberlakukan sanksi terhadap Irak. Sanksi ini membuat mayoritas rakyat Irak menderita. Di sisi lain, selama kepemimpinannya, Saddam telah membantai atau mencebloskan ke penjara puluhan ribu warga Irak. Meski diktator Irak ini melakukan berbagai kejahatan, namun ia hanya dituntut hukuman gantung karena telah melakkan pembunuhan massal terhadap warga desa Ad-Dajil di Irak pada tahun 1982.

31 Desember
Andreas Vesalius Lahir

Tanggal 31 Desember 1514, Andreas Vesalius seorang dokter dan ahli anatomi Belgia, terlahir ke dunia di Brussel. Dia terkenal karena penemuannya atas struktur tubuh manusia dan perbaikannya terhadap konsep-konsep anatomi kuno yang salah. Vesalius belajar di University of Louvain dan kemudian pada tahun 1537, ia meraih gelar dokter dari University of Padua dan mengajar ilmu bedah di sana. Vesalius menulis buku revolusioner di bidang anatomi, berjudul "De Humani Corporis Fabrica" yang terdiri dari tujuh jilid. Buku ini berisi tentang struktur tubuh manusia dan dilengkapi dengan gambar-gambar yang dibuatnya sendiri. Buku karya Vesalius ini dianggap buku anatomi terlengkap saat itu. Kehebatan Vesalius membuatnya diangkat Raja Charles V sebagai dokter kerajaan. Vesalius meninggal pada tahun 1564.

Korek Api Pertama Ditemukan

Tanggal 31 Desember 1827, korek api pertama di dunia ditemukan oleh John Walker, seorang ahli obat-obatan Inggris. Walker menyebut penemuannya itu dengan nama "Friction Light". Walker menjual korek api buatannya itu dalam sebuah kaleng silinder. Tak lama setelah itu, bermunculanlah korek api hasil produksi ahli-ahli kimia lainnya. Korek api dalam bentuk yang kita temui dewasa ini adalah ciptaan ilmuwan Swedia pada tahun 1855. Korek api masa kini terdiri dari fosfor dan chlorate.

Mirza Ali Agha Tabrizi Gugur Syahid
Tanggal 31 Desember 1911, Mirza Ali Agha Tsiqatul Islam Tabrizi, seorang ruhaniwan pejuang Iran, gugur syahid di tangan agresor Rusia. Mirza Tabrizi berasal dari provinsi Tabriz, barat laut Iran. Dia banyak berperan dalam Revolusi Konstitusional Iran dan selalu berjuang memimpin rakyat dalam menantang infiltrasi dan pendudukan Rusia atas Iran. Rusia yang melihat bahwa kedudukannya di Iran dalam bahaya karena adanya pejuang seperti Mirza Tabrizi, akhirnya menangkap pejuang itu dan beberapa pejuang kemerdekaan lainnya. Mereka kemudian dihukum gantung oleh para tentara Rusia.

Kebangkitan Rakyat Azerbaijan
Tanggal 31 Desember 1989, rakyat Azerbaijan bangkit menentang kekuasaan Soviet. Pada abad ke-15, Azerbaijan menjadi bagian kekuasaan kerajaan Persia dari Dinasti Safawi dan Islam tersebar luas di wilayah itu. Pemerintahan Safawi berakhir pada tahun 1722 dan kekuasaan dipegang oleh penguasa-penguasa lokal. Pada tahun 1917, pemerintahan Soviet dibentuk di Baku. Namun setahun kemudian, Dewan Nasional Azerbajian yang anti komunis memproklamasikan Azerbaijani Democratic Republic. Sejak itulah "Azerbaijan'' menjadi nama sebuah negara di wilayah yang sebelumnya disebut sebagai "Kaukasus Muslim". Republik ini hanya berdiri selama 23 bulan dan kemudian jatuh ke tangan Turki, lalu ke tangan Inggris. Setelah Inggris keluar dari Azerbaijan pada tahun 1919, negara ini jatuh ke tangan Soviet. Pada tahun 1922, Azerbaijan dan beberapa negara kaukasus lainnya resmi dijadikan bagian dari Uni Soviet.
Revolusi Islam yang terjadi di Iran pada tahun 1978 telah membangkitkan kebangkitan relijius di Azerbaijan yang dijawab oleh Uni Soviet dengan kebijakan politik "Satu Azerbaijan". Pada tahun 1989, Azerbaijan melakukan pemberontakan melawan pemerintahan Soviet. Rakyat Azerbaijan utara khususnya, yang masih tetap menjaga tradisi Islam dan Persianya, dalam kebangkitan ini juga menuntut penggabungan dengan Iran. Namun, Tentara Merah Soviet menggagalkan kebangkitan rakyat ini. Akhirnya pada tahun 1992, Azerbaijan berhasil menjadi negara yang independen dan tidak lagi menggunakan sistem komunis.

Boris Yeltsin Mengundurkan Diri
Tanggal 31 Desember 1999, Presiden Rusia, Boris Yeltsin mengundurkan diri dan Vladimir Putin diangkat sebagai penggantinya. Yeltsin yang juga menjabat sekjen Partai Komunis menuntut Mikhail Gorbachev, presiden terakhir Uni Soviet untuk mempercepat reformasi, oleh karena itu pada tahun 1987 ia terpaksa mengundurkan diri. Pada Juni 1991 Yeltsin terpilih sebagai presiden baru Rusia berkat dukungan Barat. Pasca pembagian wilayah bekas Uni Soviet pada tahun 1991, Yeltsin berharap mampu menyelamatkan krisis ekonomi yang mendera Rusia dengan mengandalkan bantuan finansial dari Barat. Namun ternyata Barat tidak menepati janjinya sehingga kebijakan Yeltsin akhirnya gagal. Agresi militer ke Republik Chechnya dan pendudukan negara ini pada tahun 1994 termasuk peristiwa penting selama masa kepemimpinan Yeltsin.